
Kultivator lepas yang menyewakan jasa keaman dari penyebrangan antar benua di hutan mati rata-rata kekuatan mereka berada di Ranah Penyempurnaan Inti Ki Tingkat Tinggi bahkan ada yang berbeda di Ranah Tubuh Dunia Tingkat Rendah.
Mereka menarik bayaran dari berapa jumlah orang yang di lindungi dan tingkat kekuatan orang yang harus di lindungi.
Semakin lemah orang yang di lindungi semakin mahal biyaya sewa mereka dan mereka memberi tingkatan sesuai jumlah orang dan tingkat kultivasi orang yang di lindungi.
Tingkat misi dari S, A, B dan C.
Misi pelindungan tingkat S di golongkan sebagi misi paling tinggi di lihat dari ranah dan jumlah yang di lindungi.
Misi tingkat (S) mengawal lebih dari 3 orang.
# Pedang/Manusia tanpa kultivasi.
# Ranah Pembentukan Tubuh Dunia Tingkat 1-6
Misi tingkat (A) mengawal lebih dari 2 orang.
# Ranah Pembentukan Roh Tingkat 1-6
Misi tingkat (B) mengawal lebih dari 1 orang.
# Ranah Pembentukan Inti Tingkat 1-3
Misi tingkat (C) mengawal 1 orang.
# Ranah Pembentukan Inti Tingkat 4-6
Biaya Tingkat Misi.
Tingkat
S \=> 500 Ribu Koin emas. (untuk 1 orang)
Tingkat
A \=> 100 Ribu Koin emas. (untuk 1 orang)
Tingkat
B \=> 50 Ribu Koin emas. (untuk 1 orang)
Tingkat
C \=> 20 Ribu Koin emas. (untuk 1 orang)
Untuk Ranah di atas itu tidak memasuki tingkat dalam misi bila tetap ingin di kawal.
Harga yang tidak masuk dalam misi di nego antar yang mengawal dan yang di kawal.
Ini lah sebab Kultivator yang menghadang jalan Feng Syhun sedikit ngotot dan memaksa harus di kawal, karena akan masuk peringkat (S) untuk 3 orang.
Menurut pandangan orang yang memaksa harus mengawal, Kultivator itu sedikit memaksa karena sudah hampir 3 bulan lamanya tidak pernah mendapat misi tingkat (S), karena dampak dari krisis yang melanda Benua Utara.
*
__ADS_1
Kultivator pemberi jasa itu masih memandang Feng Syhun, Ye Yue dan Liuliu dengan sorot yang tajam karena di sertai sedikit ancaman dari orang itu.
"Berapa sewa yang harus kami bayar?" ucap Feng Syhun.
Lalu orang itu menjelaskan detail misi setelah memberi lembaran daftar misi pada Feng Syhun, dia menjelaskan detail nya karena di kertas itu kurang lengkap.
Menurut Feng Syhun biyaya misi itu hanya sejumlah uang receh tapi dia tidak butuh di kawal bila hanya 1 koin emas pun dia tidak akan mengeluarkannya karean memang tidak butuh pengawalan.
Setelah membaca dan mendengarkan penjelasan Feng Syhun berucap.
"Bila kami tidak mau! Bagaimana?" ucap Feng Syhun dengan nada santai.
"Kalian tidak si izinkan keluar dari Benua Utara sebelum mengalahkan aku!" ucap orang pemberi jasa dengan nada yang sombong.
Menurut dia Feng Syhun, Ye Yue dan Liuliu hanyalah orang yang tidak berguna karena tidak di rasakan Energi Ki pada dirinya.
"Hay, hay jaga ucapanmu! Siapa yang membuat peraturan seperti itu?" Putra Mahkota Han Shou angkat bicara karena dia tidak mengetahui adanya aturan semacam ini di Kekaisaran Han.
"Ini aturan dari kesepakatan kami para kultivator bebas!" ucap orang itu.
"Dan siapa kau menanyakan aturan segala?" lanjut orang itu.
"Aku..!" ucapan Han Shou terpotong oleh tangan Feng Syhun yang menyilang di depan Han Shou.
"Cukup Shou! Kita lihat apa kemauan dia." ucap Feng Syhun setelah tangan yang di angkat di depan Han Shou di turunkan kembali.
"Baik kak!" Han Shou menjawab dengan cepat.
"Hanya seorang pengawal rendahan ternyata!" ucap kultivator pemberi jasa di dalam batinya.
"Kami tidak perlu di kawal oleh kalian para kultivator bebas!" ucap Feng Syhun pada orang itu.
"Kau..!" Han Shou hanya keluar kata-kata itu, setelah ingat akan larangan Feng Syhun untuk tidak membongkar identitas nya terlebih dahulu.
Orang itu hanya tersenyum sinis pada Han Shou, dan kembali menatap Feng Syhun.
"Tadi kau bilang, kami boleh lewat asal mengalahkanmu kan? Bukannya tadi kau bilang seperti itu kan?" tanya Feng Syhun.
"Ha-ha-ha-ha!!"
Kultivator bebas pemberi jasa mengawal di dalam hutan mati itu tertawa sangat keras.
Ye Yue yang melihat itu sudah ingin menbas orang itu sekarang juga tapi dia ingin melihat apa yang Gege nya akan lakukan.
"Ya, ya apa kau mau bertarung?" ucap orang itu setelah ketawa.
"Baiklah mari kita adu kekuatan!" tantang Feng Syhun.
"Jangan salahkan ku jika kau mampus dalam satu gerakan!!" ucap orang itu.
"Apa kau keberatan?" lanjutnya.
"Tidak sama sekali." jawab Feng Syhun.
"Baiklah, mampus lah kau orang tak berguna!!" bentak orang itu.
__ADS_1
Lalu di bergerak dengan kecepatan maksimal yang dia bisa orang itu berada di Ranah Penyempurnaan Inti Ki Tingkat Tinggi.
Dengan kepalan tangan sudah dia aliri seperlima dari kekuatan nya dia menerjang dada Feng Syhun, menurut dia bila dia hanya menggunakan kekuatan fisik sudah cukup untuk membuat Feng Syhun mengenaskan.
Tapi yang dia inginkan Feng Syhun langsung mati dengan jantung remuk.
Seperlima dari semua kekuatan nya menurut dia sudah lebih dari cukup, untuk Ranah Pembentukan Roh Tingkat Tinggi saja bila menerim pukulan itu bisa langsung mati, sedangkan ini hanya sampah sudah di pastikan mati konyol.
Dalam sekejap pukulan tangan kosong itu mengenai dada Feng Syhun!.
Krakkk...!
"Aauuw" suara kesakitan terdengar melengking.
Kepalan tangan dari orang itu langsung patah dan terkoyak di ujung kelima jarinya.
Itu karena Feng Syhun menggunakan Elemen Angin yang sangat tipis di depan dadanya karena Elemen Angin yang di gunakan Feng Syhun sangat padat ketajamannya hampir menyerupai mata pedang.
Untung lah Feng Syhun hanya membentuk prisai tipis bila dia membentuk pedang bisa langsung terbelah itu tangan dan tubuhnya juga.
Orang itu masih memegangi tangan kanan yang lunglai karena patah dengan tangan kirinya dan menahan rasa sakit yang amat sangat.
"Aku belum melakukan serangan dan kau sudah terduduk di tanah seperti itu?" ucap Feng Syhun datar.
Kultivator bebas itu sangat kaget dengan yang barusan dia alami dia tidak tau apa yang terjadi dan tidak mengerti bagaimana tanganya bisa patah yang dia rasakan tangan itu seperti di koyak oleh jarum yang sangat tajam dan banyak bahkan seperti di cengkram dan di plintir hingga patah.
Padahal itu bukan seperti lagi dan memang itu terjadi demikian dia memandang tangan kanannya dan Feng Syhun bergantian.
"Siapa kalian sebenarnya?" setelah dia sadar akhirnya membuka suara dengan sedikit bergetar.
"Kau baru menanyakan itu setelah kau terluka?" ucap Feng Syhun.
Orang itu hanya diam mematung mendengar perkataan Feng Syhun.
"Apa masih bisa di lanjut pertarungan kita?" lanjut Feng Syhun berucap.
"Kurangajar akan ku bunuh kau!!" bentak orang itu.
Seharusnya dia menyadari dengan kekuatan orang yang di hadapannya tapi karena sudah sangat meluap-luap emosinya dia pun lupa akan itu semua.
Orang itu kembali menerjang dengan Pedang di tangan kirinya karena tangan kanan dia sudah patah dan lunglai, kini orang itu menyerang dengan kekuatan penuh.
Tebasan itu hanya tinggal beberapa inci lagi di leher Feng Syhun dan Feng Syhun langsung bergerak cepat menampar kecil muka orang itu.
Darrr!!
Kepal itu langsung pecah berhamburan isinya.
Feng Syhun juga ikut bengong dia hanya menggunakan kekuatanya sangatlah kecil dan akibatnya sungguh mengerikan.
\=
\=
LIKE' yah.
__ADS_1
Terimakasih sudah membaca novel ini.
...