Absolut Sistem Pemandu Kultivasi

Absolut Sistem Pemandu Kultivasi
Ye Yue Vs Pemuda Narsis (3)


__ADS_3

Ye Yue masih bersikap dengan tenang berdiri di tempatnya tanpa menghiraukan keributan dari kerumunan orang-orang yang menonton, pukulan yang di arahkan padanya dari pemuda narsis itu, menurut Ye Yue gerakan dia masih sangat lamban dan kacau dalam penyerangan langsung. Sehingga dapat di bendung dengan mudah dan tanpa mengeluarkan banyak Energi Ki miliknya.


Bila saja Ye Yue mengeluarkan semua Energi Ki pada dirinya sudah di pastikan pemuda itu langsung remuk sekujur tubuhnya hingga mengeluarkan asap yang mengerikan karena Energi Ki Ye Yue mengandung Elemen Cahaya yang murni.


"Apa hanya seperti ini kehebatan orang yang sok narsis di halaman beladiri murid luar no 15 ini?" ucap Ye Yue mengejek pemuda narsis itu.


Pemuda itu menggertakan giginya hinga mengalami gesekan hebat dan menimbulkan bunyi bahkan hampir mengeluarkan asap hitam akibat gesekan gigi yang begitu kuat itu.


Ye Yue tidak memperhatikan amarah pemuda itu dia malah mencari keberadaan Feng Syhun dan Han Shou, karena Ye Yue merasakan aura dari mereka berdua mulai menjauh dari arena pertarungan.


"Hay wanita jalang kau melihat kemana? Makan makan pukulanku!" ucap pemuda itu dengan sangat lantang.


Karena fokus Ye Yue tidak pada pertarungan menurut pemuda itu adalah kesempatan emas untuk menghabisi Ye Yue dalam satu kali pukulan telak tepat pada jantungnya, pemuda narsis itu berharap pukulan itu langsung membuat Ye Yue mati seketika.


Akan tetapi pikiran itu hanya angan-angan saja, meskipun Ye Yue seperti tidak fokus dalam pertarungan akan tetapi reflek dan persepsi nya sangat tajam akan gerakan di sekitarnya apa lagi yang membahayakan nyawanya.


Orang-orang yang menonton pertarungan itu ada yang menyayangkan bahwa gadis cantik yang menjadi lawan pemuda yang sangat Narsis itu bakal kalah dan mati di pertarungan ini.


"Kasian wanita yang cantik itu akan segera mati di pertarungan ini. Bila saja dia tidak menantang tuan muda dari slah satu tetua, aku juga mau menjadi pendamping hidup nya." ucap salah satu penonton yang sudah terpesona dengan kecantikan Ye Yue.


"Hay jangan berharap terlalu tinggi kau, memangnya wanita itu mau kah denganmu?" ucap temanya yang berada tidak jauh dari dia.


Ye Yue yang menyadari di serang dengan sangat brutal oleh pemuda itu dia langsung berkelit ke samping dan pukulan pemuda itu mengenali tempat kosong lewat beberapa inci dari badan Ye Yue.


"Kau hendak membunuhku yah bila begitu matai saja kau!" ucap Ye Yue.


Dia berucap demikian sambil melancarkan pukulan telak di punggung pemuda narsis itu, Ye Yue mengeluarkan hampir sepertiga Energi Ki miliknya.


Meski hanya sepertiganya bila untuk mengalahkan Ranah Penyempurnaan Inti Ki Tingkat Tinggi itu sudah lebih dari cukup.

__ADS_1


Boooomm...!!


Suara ledakan pukulan yang begitu kerasnya hingga menggema di seantero arena pertarungan meski arena itu sangat besar tapi suara itu terus menggema karena saking kerasnya.


Bahkan hasil dari pukulan itu tubuh pemuda narsis memantul di lantai pertarungan beberapa kali dan meninggalkan kawah yang cukup besar dan cekungan kecil di pantulan berikutnya hingga dia terkapar di dinding dengan bentuk yang sangat mengenaskan.


Bahkan di setiap kawah yang terbentuk meninggalkan darah yang cukup banyak dan gesekan daging yang tergores tertinggal di kawah tersebut.


Semua penonton terbengong sebentar dan setelah sadar dari lamunanya salah satu dari mereka yang sangat membenci kelakuan dan perlakuan pemuda itu bersorak kegirangan.


"Yehhh..!! Akhirnya dia di kalahkan." ucap salah satu penonton.


Setalah ucapan itu menggema semua penonton hampir sadar semua dan meneriaki berbagi ucapan yang hampir sama dengan teriakan pertama.


Ada yang memaki ada yang menyumpahi bahkan hampir rata-rata yang penonton ucapkan itu adalah perkataan buruk buat pemuda itu.


Itu semua di sebabkan tinggal laku pemuda itu dan empat anak buahnya yang seakan paling berkuasa di halaman beladiri murid luar no 15 bahkan sering memalak apa yang murid lain miliki dan yang paling tidak di sukai dia sering berbuat yang tidak senonoh pada gadis di halaman beladiri murid luar no 15 itu. Sehingga dia paling di benci oleh gadis di sana.


Ye Yue tidak memperdulikan teriakan yang di lontarkan pada pemuda itu maupun pujian yang mengarah padanya dia langsung berkelebat ke arah aura Feng Syhun yang di rasakan semakin menjauh.


Semua orang lagi-lagi di buat tercengang dengan gerakan Ye Yue yang sangat cepat hingga tidak bisa di lihat oleh mata mereka.


Kini para penonton yakin bila saja wanita cantik itu ingin membuat tuan muda salah satu tetua itu dengan cepat maka itu hal yang mudah.


Mereka semua hampir sama dalam benaknya bertanya-tanya, siapa gerangan wanita yang sangat cantik itu karena mereka tidak pernah melihat sebelumnya.


Para anak buah dari pemuda narsis itu hendak melarikan diri dari halaman beladiri murid luar no 15 itu, akan tetapi para penonton menyadari dan berteriak.


"Hay kau mau kemana jika ingin pergi maka pergilah bersama tuanmu yang menjijikkan itu!" ucap slah satu dari penonton.

__ADS_1


Semua orang menengok kearah anak buah itu dan melihat mereka hendak kabur tapi di jegal beberapa penonton lainnya sehingga tidak bisa kabur.


Kini di arena pertarungan sungguh sangat kacau balau karena empat anak buah pemuda narsis itu di gempur oleh ratusan orang, merka berebut pukulan untuk melampiaskan dendam yang selama ini mereka pendam.


Akhir dari keserakahan dan penindasan adalah kematian yang mengenaskan itulah yang di terima pemuda narsis dan empat anak buahnya.


Kini Ye Yue sudah mulai mendekati Feng Syhun, Han Shou dan Han Shen. Mereka bertiga duduk mengitari meja di mana terletak beberapa meja karena itu adalah tempat makan umum yang di sediakan Sekte Langit Penguasa, untuk tempat makan para murid dari halaman beladiri no 15.


Ruangan yang di gunakan Han Shou biasanya di gunakan oleh dirinya dan teman-teman lainya karena sudah kebiasaan tiap-tiap kelompok mempunyai tempat dan meja khusus.


Dan orang-orang di halaman beladiri pun sudah hafal akan di amana dia duduk makan dan tempat kelompok mana menempati tempat mana. Itu semua sudah menjadi kebiasaan yang bergulir setiap harinya.


"Kaka apa yang ingin di bicarakan dengan ku?" ucap Han Shen pada kakanya Han Shou.


Baru juga ucapan itu keluar dari mulut Han Shen dan belum di jawab oleh Han Shou Ye Yue datang dan langsung duduk di sebelah Feng Syhun.


"Gege kenapa langsung pergi ke sini tidak melihat pertarungan ku?" ucap Ye Yue dengan wajah yang cemberut.


"Bukanya aku tidak ingin melihatmu bertarung Yue'er tapi misi kita mencari Han Shen dan memastikan dia aman lalu selanjutnya kita selidiki motif dari Sekte ini!" ucap Feng Syhun menjelaskan pada Ye Yue.


Ye Yue tidak menjawab hanya mengangguk kan kepalanya saja.


\=


\=


LIKE' yah.


Terimakasih.

__ADS_1


..


__ADS_2