
\=
\=
Feng Syhun, Liuliu, Xi Jinping dan Wang Long kembali ke alam dimensi milik Feng Syhun! Feng Syhun berencana mengatur orang-orang yang tinggal di alam dimensi miliknya agar tertib di kota yang sudah di bangun oleh dia sebelumnya.
Cukup banyak yang Feng Syhun ungsikan, tapi ke tujuh kota yang dirinya bangun cukup besar dan bisa menampung mereka semua, meskipun yang paling besar adalah kota Haozhai yang di tempati oleh penduduk dari benua barat.
Feng Syhun meletakkan orang-orang dari benua barat cukup tepat di kota Haozhai yang sangat besar dan megah, karena semua penduduk benua barat mau di ungsikan semuanya dan itu sangat banyak.
Beberapa hari di alam dimensi miliknya sudah cukup dan Feng Syhun berhasil mengatur semuanya, hanya sesekali dirinya masuk ke alam dewa menemui beberapa dari sembilan kesatria dewa di istana Kaisar dewa.
Setelah di rasa masih aman dan terkendali Feng Syhun kembali ke alam dimensi dan tidak menemui Tian yang sedang melakukan penjagaan ketat di titik-titik tertentu, yang sudah Feng Syhun tunjukkan tempatnya.
Karena di sanalah letak pintu gerbang antara alam berada, sehingga bila para siluman menjebol alam dewa maka mereka tiba di sana terlebih dahulu.
***
Alam dewa masih terus tenang.
Hingga beberapa dari master dan kepala sekte kecil maupun besar sudah mulai bosan dengan aktivitas yang seperti ini, mereka ingin kembali melakukan aktivitas normal di sete mereka masing-masing.
Kenapa mereka bosan, karena menunggu yang tidak pasti itu melelahkan! Dan inilah yang di alami mereka semua.
"Apa kau mengira alam dewa akan mengalami guncangan besar? Sesuai yang di katakan oleh Kaisar Dewa!" ucap salah satu kepala sekte menengah yang ada di kamp pasukan memecahkan keheningan sejak tadi.
"Ya aku sih masih percaya, meskipun Kaisar Dewa berbicara bawah alam dewa akan hancur dalam beberapa hari juga aku mempercayai ucapannya!" jawab kepala sekte besar yang ada di kota Yangdong.
Sekte yang dirinya pimpin berada di kota Yangdong, kota yang sama dengan berdirinya istana kaisar dewa, dan sekte ini adalah sekte paling tua di daratan utama alam dewa.
Mengetahui sejarah membuat para pemimpin dan petinggi Sekte pagoda tunggal sangat mempercayai sembilan kesatria dewa! Jika sembilan kesatria dewa saja mempercayai ucapan kaisar dewa kenapa dirinya tidak percaya itu hal yang lucu.
"Pemimpin Lu, apa anda tidak berpikir bahwa ini hanya sia-sia! Sudah hampir satu minggu kita di sini berjaga dan siaga terhadap serangan, tapi apa? Di sini tetap aman sentosa hanya seorang dari nyamuk hutan saja yang ada!" ucapnya sedikit menyindir kepala sekte pagoda tunggal.
"Terserah anda, jika hendak protes maka berbicara lah dengan tuan Tian!" ucap kepala sekte pagoda tunggal ingin mengakhiri pembicaraan yang bikin dirinya pusing.
Pemimpin sekte menengah mendengar nama Tian dan di suruh dirinya berbicara langsung kaget.
__ADS_1
Dia berani berbicara dengan yang lain yang penting jangan dengan sembilan kesatria dewa, apa lagi dengan Tian itu adalah seperti mimpi buruk, berbicara tanpa unsur perlawanan saja dirinya takut apalagi sekarang berbicara hendak menentang keputusan Tian pasti dirinya akan tamat.
Mereka sedang berbicara di sana dengan cukup serius, tiba-tiba di langit dekat dengan mereka berjaga saat ini suara menggelegar sangat kuat dan mengguncang daratan itu.
"Boooommmm..!!"
"Praaangg...!!"
Setelah suara dentuman yang sangat kencang di langit itu, suar seperti pecahan pelindung yang terbuat dari kaca langsung terdengar.
Goncangan terus terjadi di sana membuat orang-orang yang ada di sana cukup limbung sesaat, barulah setelah itu mereka normal kembali meliputi guncangan masih terus berlanjut.
"Apa ini?" ucap salah satu dari mereka yang mengobrol tadi.
"Jangan-jangan ucapan Yang mulia Kaisar dewa benar adanya!" kepala sekte pagoda tunggal berbicara setelah itu langsung berdiri dan keluar ruangan untuk melihat kejadian langsung.
Orang-orang yang ada di sana mengikut keluar semua, kare mereka juga cukup penasaran! Sedangkan di luar sudah banyak para kultivator yang berjaga tercengang dengan apa yang mereka lihat.
Yang baru saja keluar langsung melihat ke arah langit, di sana retakan besar terlihat dan di pusat retakan besar itu seperti ada lorong yang tidak berdasar.
"Apa itu, sesuatu seperti portal dimensi?" ucap kepala sekte pagoda tunggal.
Portal dimensi itu terbentuk dengan cepat langsung terjadi tekan hebat di sana, di alam dewa terlihat jelas portal dimensi terbentuk tidak seperti di alam fana yang terbentuk pusaran dengan di barengi cuaca yang buruk.
Retakan semakin lama semakin besar begitu juga portal dimensi yang terbentuk di sana ikut membesar, setelah cukup besar portal dimensi itu dari sana muncul satu persatu siluman seperti air yang mengalir dari danau yang besar menuju sungai.
Orang-orang dari alam dewa langsung tahu bahwa itu siluman, kare dari aura mereka yang sangat hitam dan pekat seperti menenggelamkan perasaan yang tenang.
Apa lagi para veteran yang dulu ikut perang bersama dengan sembilan kesatria dewa maupun Liu Xiaobo! Mereka sudah melihat langsung para siluman jadi begitu melihat langsung paham.
Orang-orang yang tadi sudah frustrasi dengan apa yang dirinya lakukan, kini mulai mengaku kesalahan dirinya telah meremehkan kaisar dewa dan sembilan kesatria dewa.
"Semuanya bersiap, serangan terburuk akan terjadi!" bentak kepala sekte pagoda tunggal pada semua pasukan, dia memang sudah pernah ikut berperang bersama sembilan kesatria dewa dan Liu Xiaobo melawan siluman.
Semua kultivator yang sada di sana langsung bersiap menyambut serangan yang datang.
Dari arah lain muncul aura yang sangat kuat menuju ke tempat mereka, setelah aura sangat kuat itu mendekat ternyata mereka adalah Tian dan beberapa sembilan kesatria dewa lainnya.
__ADS_1
"Ternyata belum terjadi pertempuran! Kenapa aku tadi sangat risau." ucap Tian setelah datang di kerumunan para penjaga itu.
Mendengar ucapan Tian setelah tiba di sana orang-orang yang berjaga ingin mengutuk Tian tapi tidak mempunyai keberanian.
Bagaimana tidak yang di pertaruhan nyawa malah seenaknya berbicara seperti itu seenak jidatnya saja.
"Saudara Guang, saudara Shan, saudara Huo kita susul mereka ke atas tidak perlu menunggu sini!" ucap Tian setelahnya lalu langsung terbang ke atas dengan kecepatan tinggi.
Di susul oleh Guang (dewa cahaya), Shan (dewa petir) dan Huo (dewa api).
Kebetulan mereka bertiga yang sedang bersama Tian di tempat penjagaan pusat! Karena yang perlu mereka jaga adalah sebuah daratan yang luas dan belum tahu para siluman muncul di sebelah mana.
Maka mereka menjadikan beberapa pos jaga yang terletak di empat titik berbeda dan satu titik sebagai tempat penjagaan pusat.
Setelah Tian dan tiga lainnya merasakan Energi Ki hitam yang sangat besar mereka berempat langsung bergegas menuju titik jaga yang paling barat karena dari sana yang mereka rasakan adanya Energi Ki hitam yang kuat itu.
Tapi setelah sampai di sana, belum terjadi pertempuran sedikitpun! Berbeda dengan pikiran Tian sebelum bahwa jika sudah meletusnya Energi Ki yang besar pasti sudah terjadi pertempuran besar tapi setelah sampai belum adanya pergerakan.
Sehingga setelah tiba Tian langsung berkata demikian, yang membuat para pasukan lain cukup geram.
***
Di alam dimensi miliknya Feng Syhun berada di kota Gong Dao berkumpul dengan yang lainnya!.
"Hemm, mereka sudah tiba di alam dewa ternyata!" gumam Feng Syhun.
Tapi semuanya bisa mendengar dengan jelas Feng Syhun bergumam Sesuatu.
"Apa kita akan pergi sekarang Gege?" ucap Ye Yue yang berbeda di sampingnya.
"Baiklah, mari kita berangkat sebelum semaunya kacau!" ucap Feng Syhun memutuskan.
\=
\=
LIKE' 👍.
__ADS_1
Terimakasih.
...