Absolut Sistem Pemandu Kultivasi

Absolut Sistem Pemandu Kultivasi
Gadis Kecil Berkemampuan


__ADS_3

\=


\=


Di desa Lembah Benua Biru latih tanding pertarungan generasi mudah baru saja selesai, juara dari pertandingan generasi muda itu ialah Qin Sha.


"Gege, anak kita menang! Aku sangat bangga meskipun dia perempuan tapi bakat bertarungnya sungguh hebat!" ucap Ruo Ning pada suaminya Qin Libing.


"Benar Ning'er, dia cantik seperti dirimu dan hebat seperti kakeknya!" jawab Qin Libing yang masih duduk di bangku penonton.


Mereka berdua dan para penonton lain melihat ke atas arena yang tidak begitu luas dan di sana ada 4 anak yang berdiri dan berbaris lurus.


Hanya ada satu wanita di antara 4 anak itu, yaitu Qin Sha anak dari Qin Libing dan Ruo Ning! Mereka adalah penduduk asli dari desa Benua Biru. Meskipun nama desa itu seakan besar tapi di sana hanya ada beberapa puluh kepala rumah tangga.


Para master dari desa itu segera menaiki panggung arena yang akan segera memberikan hadiah! Untuk pertandingan generasi muda dari desa itu.


Pertandingan itu memang adat generasi turun temurun, karena dari desa ini banyak melahirkan generasi hebat dia alam dewa! Termasuk para kultivator hebat dia jaman sekarang yang namanya begitu terkenal di alam dewa.


Pemberian hadiah berjalan dengan lancar, para peserta yang tidak senang juga ikut bangga karena yang mengikuti pertandingan generasi muda ini adalah anak-anak generasi baru yang sudah di pilih secara ketat oleh master desa Benu Biru! Yang artinya mereka semua adalah anak-anak berbakat.


Setelah acar selesai, para peserta kembali ke rumah masing-masing! Para master masih mengobrol di dekat area pertarungan karena mereka masih membahas tentang masa depan yang bagus bagi para juara, terutama Qin Sha.


Sedangkan Qin Sha dan kedua orang tuanya memilih kembali ke rumah terlebih awal karena letak rumah mereka sedikit lebih jauh di bagian barat desa.


Para master desa dan para kultivator master dari sekte lain yang sengaja di undang untuk melihat kehebatan para generasi muda kini terus membicarakan tentang Qin Sha, karena anak itu sangat beda dengan yang lain bahkan menurut mereka dantian dan kemampuan Qin Sha sangat spesial.


Ada beberapa dari mereka yang sudah memberikan informasi ini pada Patriak Sekte dan petinggi Sekte lainnya menggunakan aterfak komunikasi jarak jauh.


Saat para petinggi Sekte mengetahui kabar ini mereka rata-rata sangat senang, karena menurut mereka dantian seperti itu pernah di miliki oleh Dewi yang pernah menggegerkan alam dewa beberapa ratus ribu tahun yang lalu!.


Karena merasa ada generasi yang lahir dengan keistimewaan tinggi, rata-rata dari mereka ingin mengunjungi desa Benua Biru dan merekrut Qin Sha atau yang lain ke Sekte mereka masing-masing.


Qin Libing dan Ruo Ning tidak tahu bahwa ada banyak bahaya yang mengincar anaknya karena memiliki dantian khusus.


Gong Ouu mulai menunjukkan seringai tajam di mukanya, dia keluar dari persembunyiannya yang jauh dari pusat desa yang memiliki pepohonan rapat di pinggiran hutan.


Gong Ouu mengetahui kabar dari hewan peliharaannya yang di tugaskan mengawasi di tengah desa setelah tahu Qin Sha sudah pulang bersama kedua orang tuanya dia langsung bergegas bergerak.


Qin Libing dan Ruo Ning pulang bersama anaknya Qin Sha, tanpa dia mereka sadar daei jarak yang cukup jauh ada seorang yang mengikuti.

__ADS_1


Gong Ouu mengikuti Qin Sha dan kedua orang tuanya di jarak yang cukup jauh agar orang tua dari Qin Sha tidak merasakan kehadiran dirinya! Gong Ouu tidak berani bergerak terlalu cepat karena lokasi masih dekat dengan pusat desa.


Dia berniat mencegat Qin Libing dan Ruo Ning di jalan yang cukup sepi, agar aksinya berjalan dengan sangat lancar.


Gong Ouu memang tidak terlalu berkemampuan tapi dia orang yang sangat hati-hati, dan tidak ingin dirinya beraksi dengan gagal.


Kini Qin Sha dan kedua orang tuanya sudah berada jauh dari pusat desa dan sudah cukup jauh di bagian barat desa Benua Biru, mereka sedikit telat menyadari ada serangan dari belakang yang sangat mendadak.


Baammm.!!


"Akhhhakk..!! Bagaimana bisa dia menyadari serangan ku?" ucap Gong Ouu cukup terkejut.


Gong Ouu menyerang dari belakang menggunakan pukulan tapak racun, agar sekali pukul pada kedua orang tuan Qin Sha langsung menemui ajal.


Akan tetapi, Gong Ouu tidak memprediksi ada pertanyaan pohon akar menjalar yang sempurna milik Qin Sha.


Setelah tau ada serangan, Qin Libing dan Ruo Ning sangat kaget begitu juga Qin Sha! Pertahanan pohon akar menjalar milik Qin Sha langsung melindungi apa bila ada bahaya yang mendekati Qin Sha. Meskipun dia tidak sadar akan ancaman itu sekalipun.


"Siapa kau? Beraninya menyerang kami?" ucap Qin Libing langsung menghunuskan pedang miliknya.


Dengan sigap Ruo Ning melindungi anaknya di belakang dirinya, dan dirinya sedikit mundur jauh di belakang suaminya.


Gong Ouu mengeluarkan senjata miliknya juga, dia tidak menjawab pertanyaan dari Qin Libing langsung menyerang duluan, dengan tebasan pedang sangat keras dari atas ke bawah!.


Trang..!!


Suar dua senjata saling beradu, dan akibat benturan itu menimbulkan cukup kuat gelombang kejut di sekitar pinggiran desa di bagian barat.


Qin Libing terpental mundur cukup jauh, bahkan hampir menabrak istri dan anaknya! Tapi sebelum menabrak istri dan anaknya dia di hentikan oleh tanaman menjalar yang keluar dari dalam tanah, akhirnya Qin Libing terhenti dari terpental barusan.


"Ayah apa tidak apa-apa?" ucap Qin Sha cukup cemas.


Dia menyelamatkan ayahnya, karena dia tahu ayahnya sedikit terpojok akhirnya membantu ayahnya menyerang Gong Ouu.


Setelah melihat ada akar menjalar dari tanah muncul lebih banyak dan menyerang Gong Ouu dengan cukup ganas, jadi Qin Libing tidak tinggal diam dia juga menyerang kembali.


Trang..!!


Trang..!!

__ADS_1


Beberapa suara menggema beradunya beberapa senjata, hanya ada beberapa gelombang kejut tapi kini Qin Libing bisa menghadapi tekan itu.


"Gawat, bocah itu benar-benar mempunyai kemampuan khusus!" gumam Gong Ouu, sambil terus bertarung dan menahan serang yang datang dari berbagai arah.


Bahkan beberapa bagian vital dirinya hampir terkena serangan pedang maupun akar menjalar yang keras seperti tongkat kadang berubah tajam seperti pedang, dan kekerasan akar itu seakan melebihi senjata biasa.


Padahal Qin Sha masih bersama ibunya, dan dia masih bersembunyi di belakang Ruo Ning! Tapi dia tetap mengawasi tanaman rambat miliknya agar serangan mengenai sasaran yang tepat.


Qin Libing sudah terengah-engah karena bertarung dengan Gong Ouu cukup lama serangan demi serang mereka torehkan, sedangkan Gong Ouu masih bisa mengatasi nafasnya dengan baik dan serangan miliknya masih cukup kuat.


Gong Ouu tidak berpikir bahwa menangkap Qin Sha akan sesulit ini, dan lagi kini dirinya tidak bisa bergerak dengan leluasa! Bila saja Qin Libing tidak di bantu anaknya pasti dia sudah mati di tangan Gong Ouu sejak awal-awal pertarungan.


Qin Libing memang tidak begitu memiliki kemampuan, sehingga menghadapi Gong Ouu sangatlah susah.


Baru saja Gong Ouu mau menyerang kembali Qin Libing, dari arah desa datang aura yang sangat kuat. Sehingga Gong Ouu langsung membuka keahlian lainya dan itu adalah sebuah teknik teleportasi berjarak.


Wosss..!!


Gong Ouu menghilang dari tempat berdirinya barusan, dan Qin Libing langsung terduduk dan batuk darah cukup banyak.


"Ayah..!!" ucap Qin Sha sambil berlari ke ayahnya yang kini muntah darah segar sedikit kehitaman.


Dari arah timur beberapa master desa Benua Biru datang!


"Apa yang terjadi? Aku merasakan pertarungan sehingga bergegas menuju kemari!" ucap salah satu master petinggi desa.


"Dia terkenal sedikit racun, cepat bawa dia ke pusat desa kembali!" ucap salah satu master petinggi desa yang langsung memeriksa keadaan Qin Libing setelah sampai di sana.


"Baik!" jawab salah satu petinggi desa lainnya.


Mereka semu bergegas kembali ke pusat desa Benua Biru kembali, meskipun cukup jauh tapi di sana penanganan lebih baik daripada di bawa ke rumah Qin Sha.


\=


\=


Terimakasih.


...

__ADS_1


__ADS_2