Absolut Sistem Pemandu Kultivasi

Absolut Sistem Pemandu Kultivasi
Menyerap Kekuatan Musuh


__ADS_3

\=


\=


Genosida yang sangat puas dengan kemajuan tubuhnya maupun kekuatan yang di milikinya sekarang sangat senang, dia tidak lagi mengeluh tentang dantian akhir pembuka segel pengekang yang tidak sempurna.


Malah Genosida menyebutnya keberuntungan langit yang berpihak pada dirinya, kenapa tidak setelah bangkit dari segel pengekang terkutuk itu dirinya begitu lemah.


Setelah berpindah ke alam kegelapan mendapatkan berkah yang tiada tara yaitu Energi Ki hitam yang begitu tebal dan murni, selama dirinya hidup ini lah kali pertama merasakan hal yang begitu menakjubkan.


Cukup lama Genosida menyanjung dirinya yang begitu di sayang oleh langit menurut dirinya, dan keberuntungan yang cukup besar! Hingga kejadian beberapa puluh ribu tahun di segal seperti sudah hilang entah kemana dan di ganti dengan kesombongan yang memang sudah melekat pada dirinya sejak dirinya tercipta.


Karena sudah puas memuji dirinya, Genosida mulai merasakan sekitar apa yang tadi dirinya rasakan setelah tahu dia langsung tersenyum lebar.


"Ha-ha-ha, , , ,! Memang kaum ku tidak akan berubah sedikitpun!" ucap Genosida setelah merasakan sekitarnya apa yang sedang terjadi.


Yang di rasakan oleh Genosida saat ini adalah di sekitaran istana yang di miliki dirinya dahulu, sedang terjadi baku hantam sesama siluman! Karena mereka merasa bahwa diri mereka lah yang paling kuat sehingga ingin menguasai alam kegelapan.


Kenapa para siluman merasakan bahwa diri mereka yang paling kuat? Itu karena mereka sudah menerima Energi Ki hitam yang sangat murni, yang tidak pernah terjadi sebelumnya sehingga kekuatan mereka meningkat 10-20 kali lipat dari sebelumnya tergantung kejeniusan yang mereka miliki masing-masing.


Karena kekuatan masing-masing siluman sudah meningkat begitu jauh makan timbullah keserakahan yang di dasari dengan kesombongan.


Genosida terbang ke arah lima siluman yang sedang saling bertarung untuk memperebutkan siap yang terkuat di antara kelimanya, dari kelima siluman itu masing-masing dari mereka memimpikan ingin menjadi penguasa tunggal di alam kegelapan! Setelah mendapatkan kekuatan besar tersebut, bukanya sebuah peluang besar.


Kelima siluman itu saling bertarung untuk membunuh satu sama lain, meskipun sudah bertarung cukup lama tapi kelimanya tidak ada yang kalah maupun mau mengalah begitu saja, karena yang mereka rebutan adalah sebuah kekuasaan di alam kegelapan.


Jika saja para pemimpin sebelumnya masih hidup tidak di bantai oleh Feng Syhun, Xi Jinping dan Wang Long pastilah mereka yang paling unggul di antara semuanya.


Untunglah di alam kegelapan yang tersisa hanya para siluman kroco, jika tidak maka ancaman untuk semua alam akan lebih besar di bandingkan sekarang.


"Bagus, saling bunuh lah kalian semua, dan sisakan yang terkuat di antara terkuat!" ucap Genosida setelah cukup dekat dengan lima siluman yang sedang bertarung itu.


Kelima siluman yang sedang bertempur, dengan semerta-merta langsung berhenti dan menjaga jarak di antara mereka semua! Mereka berlima merasakan tekanan intimidasi yang sangat berat bukan berasal dari kelima lawan tersebut melainkan dari orang lain yang baru saja datang.

__ADS_1


"Siapa kau? Berani mengganggu kami yang sedang memperebutkan kekuasaan di alam kegelapan ini!" ucap salah satu dari mereka berlima dengan begitu garang.


Genosida yang mendengar itu sontak ingin muntah seketika, tapi dia tetap senang karena kaumnya memiliki kesombongan yang hakiki.


"Apa kau ingin memperebutkan kekuasaan di alam kegelapan juga?" siluman yang paling dekat dengan Genosida berucap.


Dia yang paling merasakan bahwa Genosida sangat berbahaya, di lihat dari aura mencekam dan bentuk tubuh yang begitu mengerikan membuat dia cukup waspada.


"Apa memperebutkan kekuasaan? Apa itu perlu? Sedangkan alam kegelapan ini sejak dulu berada di genggaman tangan ku!" ucap Genosida menanggapi omongan mereka semua.


"Apa" salah satu dari mereka tidak bisa percaya begitu saja.


"Katak dalam sumur!" siluman yang pertama berucap langsung menghujat Genosida begitu saja.


Karena dia berpikir bahwa Genosida adalah siluman yang baru saja mendapatkan kekuatan besar tapi langsung bergaya bahwa alam kegelapan ada di genggaman dirinya sejak dulu.


Bukankah itu sebuah lelucon besar yang di tunjukkan olehnya, bahkan dirinya saja yang sudah bertarung beberapa hari belum bisa berucap demikian.


Genosida tidak langsung marah, bila saja dulu pasti dirinya langsung membunuh mereka tanpa berkedip sedikitpun! Tapi sekarang Genosida menahannya karena ada rencana yang akan dia lakukan.


Rencana itu muncul setelah melihat pertarungan antara kelima siluman yang ada di depannya itu, dan cukup bagus juga bila mempunyai pengikut yang tidak lemah.


"Kenapa berhenti, cepat bertarung kembali saling bantai!" ucap Genosida pada mereka semua.


"Apa perlu aku yang membantai kalian semua?" lanjut Genosida.


Mereka semua langsung saja marah mendengar ucapan Genosida barusan, seakan mereka di perintah oleh Genosida.


Jika saja itu dulu sebelum mereka memiliki kekuatan pastinya akan menanyakan siapa yang ada di depannya saat ini agar tidak menjadi masalah di kemudian hari, tapi beda cerita dengan sekarang karena sudah memiliki kekuatan maka semuanya di anggap rendah oleh mereka semua termasuk Genosida yang cukup terlihat kuat.


"Kurang ajar, rupanya kau ingin mati duluan!" bentak salah satu dari mereka yang sudah tidak tahan lagi akan kesombongan yang di tunjukkan Genosida.


Rupanya kedua siluman di antara mereka setuju dengan pendapat salah satu dari mereka yang ingin membunuh Genosida terlebih dahulu, jika Genosida di keroyok oleh ketiga siluman itu maka bisa dengan mudah terbunuh apa lagi di keroyok oleh kelimanya langsung maka cukup kematian yang menghampiri.

__ADS_1


Pikiran mereka cukup liar, padahal belum mengetahui siapa yang ada di hadapan mereka saat ini! Bila saja tahu bahwa yang di hadapannya adalah Genosida yang dulu pernah merajai alam kegelapan di tangannya maka mereka dengan segera langsung berlutut meminta ampunan.


Tanpa menunggu jawaban dari orang yang akan di serang, dua dari mereka langsung menerjang Genosida dengan ganas! Karena keduanya langsung menyerang dua di antara mereka juga ikut menyerang hanya tersisa satu siluman yang belum menyerang malah dia bergerak lebih menjauh sedikit.


Dia adalah orang yang paling dekat dengan Genosida sewaktu Genosida menghampiri kelimanya, dan dia yang paling merasakan intimidasi dari Genosida sehingga tidak ingin mengambil tindakan gegabah.


Genosida dengan santai melawan mereka sambil menguji kekuatan yang dia dapatkan barusan, dan ini kesempatan membunuh dengan tangannya sendiri yang memang sudah sangat lama dia tidak merasakan sensasi ini.


Ke empatnya menyerang Genosida dengan kekuatan penuh mereka, tapi Genosida hanya menghalau dengan lambaian tangan saja!.


"Hanya kekuatan seperti ini kalian bermimpi ingin menguasai alam kegelapan? 1000 tahun lebih cepat kalian mengatakan itu semua!" ucap Genosida masih cukup santai melawan ke empat siluman itu.


"Apa kalian ingin tahu, keganasan alam kegelapan sebenarnya? Lihat ini!" lanjut Genosida memberikan peringatan.


Setelah berucap demikian dia menyerang salah satu dari mereka dengan cengkraman tangan yang sedikit mengembang yang di arahkan pada jantung salah satu lawannya.


Dengan gerakan begitu cepat tangan itu sudah menancap di dada salah satu lawannya, dan dengan kekuatan yang di miliki Genosida langsung menghisap apa yang di miliki lawannya dengan cepat.


Lawan itu langsung mati seketika dengan tubuh yang begitu kering hingga badan menyisakan kulit yang membalut tulang saja.


Setelah membunuh yang kedua, Genosida langsung membunuh lawan berikutnya dengan cara yang sama! Menyerap vitalitas kehidupan dan Energi Ki hitam yang terkandung pada musuhnya.


Kedua lawan Genosida lainnya langsung mundur cukup jauh dia tidak berharap Genosida cukup hebat bahkan memiliki teknik yang sangat langka, yang bisa menyerap kekuatan musuh.


"Teknik apa itu, sangat mengerikan?" ucap salah satu dari mereka yang kini sudah menghindar cukup jauh.


"Aku tidak tahu, mungkin itu sebuah teknik terlarang!" ucap temannya yang sekarang sudah mulai tertekan.


"Ha-ha-ha-ha-ha. Akan ku rebut teknik itu!" tawa salah satu dari mereka, dan berucap berniat merebut kekuatan Genosida.


Genosida mendengar itu hanya bisa menatap dengan sinis.


\=

__ADS_1


\=


__ADS_2