
\=
\=
Shui Liu Xiang masih terus terbatuk-batuk, dia memegangi bagian dada dan perut dia antara pusar dan dada! Karena di sana bagian terletak dantian pada kultivator.
Dewi Sutra Cahaya Intan yang sudah sangat khawatir dengan keadaan Shui Liu Xiang, segera membatu memegangi dan menyenderkan kapal dan tubuh Shui Liu Xiang pada dirinya.
Meskipun dirinya terlihat begitu besar, tapi Dewi Sutra Cahaya Intan merawat Shui Liu Xiang dengan begitu telaten.
"Dewi, kalau boleh tau! Dewi kirim kemana tuan Liu Xiaobo itu?" Dewi Sutra Cahaya Intan bertanya dengan serius.
Dia hanya sedikit membantu dan tidak tahu Liu Xiaobo di kirim ke alam bagian mana, tapi Shui Liu Xiang tidak segera menjawab dia cuma berbisik.
"Kita kembali masuk ke ruang dimensi, Intan!" dengan nada begitu kecil karena Shui Liu Xiang saking lemahnya setelah menggunakan teknik terlarang itu.
"Baik Dewi!" jawab Dewi Sutra Cahaya Intan.
Mendengar jawaban Dewi Sutra Cahaya Intan, Shui Liu Xiang langsung mengalihkan fokus pandangan pada Ye Yue, dia dengan sisa tenaga yang dia miliki berkata pada Ye Yue.
"Apa kau hendak ikut nona, atau sebaiknya tetap di sini menjaga saudara mu?" suara itu sangat kecil tapi Ye Yue yang memiliki ranah kultivasi yang begitu tinggi sehingga dengan mudah mendengar dengan begitu jelas.
"Tidak Dewi, aku akan tetap di sini menunggu dan akan mencoba membantu Gege, bila dalam keadaan mendesak!" jawab Ye Yue pada Shui Liu Xiang.
"Baiklah nona, tetap berhati-hati!" ucap Shui Liu Xiang.
Dewi Sutra Cahaya Intan tidak menunggu lama lagi langsung, membuka jalur memasuki dimensi miliknya dan Shui Liu Xiang.
Mereka berdua, menghilang begitu saja tanpa jejak! Orang-orang dari daratan timur melihat itu yang belum mengetahui cukup heran.
Tapi setelah mendengar bisikan-bisikan dari rekannya akhirnya mereka mengerti dengan kejadian barusan.
"Lebih baik kalian semua kembali ke daratan timur dan berlindung di sana! Di sini sangat berbahaya situasinya." ucap Ye Yue sebelum dirinya berkelebat menuju ke arah Feng Syhun dan yang lainya.
Semua orang dari daratan timur yang mendengar ucapan dari Ye Yue memahami sesuatu, akhirnya dengan perdebatan antara mereka secara singkat! Mereka semua memutuskan memilih kembali ke daratan timur.
***
Genosida Raja Kehancuran, sudah menahan serangan Wang Long dan Xi Jinping bahkan mengakibatkan ledak petir hitam yang begitu besar gemuruh dan menggelegar.
Setelah menahan itu dia hendak mengayunkan kembali Gada Penghancur miliknya, karena serangan itu tidak menimbulkan apa-apa kepada dirinya.
__ADS_1
Tapi dia langsung merasakan aura kehadiran dari Liu Xiaobo yang tidak dia lepaskan sama sekali menghilang entah kemana membuat dirinya langsung mundur menjauh begitu jauh dari empat orang itu.
"Apa, pergi kemana bocah tengik itu?"
Wajah yang begitu kaget di perlihatkan oleh Genosida, hanya ucapan itu yang dia dapat utarakan meski tidak ada yang mendengar dan memperhatikan ucapannya.
Hanya butuh dua gerakan loncatan, Genosida sudah sampai di tempat Liu Xiaobo menghilang terakhir kali.
Genosida datang ke tempat itu karena merasakan aura kehadiran Liu Xiaobo sudah hilang totol itu sudah cukup lambat, bahkan Ye Yue sudah tidak di sana lagi dan pasukan dari daratan timur sedetik yang lalu baru pergi dari sana.
"Kurang ajar, bocah tengik itu di larikan kemana?" geram Genosida dengan menggenggam Gada Penghancur lebih erat dan sedikit meremasnya.
Jika saja senjata itu hanya senjata biasa bukan pusaka, pasti sudah hancur berkeping-keping! Tidak berbentuk lagi, karena genggaman dan remasan Genosida karena begitu kuat.
Dia memfokuskan untuk merasakan sisa-sisa aura di sana, tapi hanya bisa sedikit merasakan aura kehadiran Shui Liu Xiang. Sedangkan aura Liu Xiaobo tidak ada sisa aura pun sangat samar dia untuk dapat merasakan.
"Aku lengah, bocah kecil itu telah kabur bersama orang-orang itu!" gumam Genosida dengan sangat marah.
"Akan ku lampiaskan amarah ini pada orang-orang itu!"
Genosida langsung berbalik badan dan memancarkan aura membunuh yang sangat pekat.
Yang di maksud orang itu oleh Genosida, adalah Feng Syhun dan yang lainya.
Serangan Genosida sangat cepat, dengan sigap Wang Long dan Xi Jinping langsung menyambut serang Genosida berbarengan.
"Liuliu, lindungi Yue'er aku akan membantu mereka!" ucap Feng Syhun sebelum bergabung membantu Xi Jinping dan Wang Long melawan Genosida.
Kini kembali terulang empat orang bertarung dengan begitu mengerikan, Genosida lebih memilih mengincar Feng Syhun dalam serangan setelah beberapa bentrokan, karena mengetahui Feng Syhun paling lemah di antara dua lawan lainnya.
Pukulan Gada Penghancur Genosida selanjutnya setelah di tahan oleh Xi Jinping dengan pedang lebarnya, mengarah pada pinggang kanan bagian bawah Feng Syhun.
Feng Syhun, dengan begitu yakin menahan serangan itu dengan kekuatan penuh miliknya! Dengan menggunakan pedang miliknya Feng Syhun menahan Gada Penghancur itu dengan tebasan samping, dia menggenggam pedang merah inti api dengan kedua tangannya.
Dua senjata itu saling berbenturan, Feng Syhun begitu terbebani dan mental cukup jauh, dengan kesempatan itu Xi Jinping dan Wang Long langsung menyerang balik dengan waktu yang sama saat serangan Genosida dan Feng Syhun berbenturan.
Pukulan Wang Long mengenai bahu Genosida dengan telak, karena Genosida menghindari tebasan Xi Jinping yang terlihat sangat mematikan.
Baamm..!!
Berbarengan dengan mentalnya Feng Syhun terdorong Gada Penghancur, Genosida juga terpental jauh karena pukulan tongkat Wang Long.
__ADS_1
Genosida masih berdiri, tapi kini begitu jauh dari Xi Jinping maupun Wang Long berdiri, karena terpental akibat pukulan Wang Long.
***
Di ruang dimensi milik Shui Liu Xiang, dia terbaring lemah dan terus terbatuk-batuk akibat menggunakan teknik terlarang milik leluhurnya.
Teknik itu sering kali membunuh pengguna sebelumnya, karena teknik itu menguras begitu banyak tenaga dan Energi Ki sehingga dantian milik si pengguna teknik terlarang pecah dan akhirnya mati.
Tapi Shui Liu Xiang hanya mengalami keretakan pada dantian miliknya, jadi dia bisa cukup bertahan hidup. Akan tetapi Rana dia turun begitu jauh bahkan kini sampai di ranah tubuh dunia tingkat sedang.
"Dewi tingkat kultivasi anda menurun drastis, tolong anda terus bertahan Dewi!" ucap Dewi Sutra Cahaya Intan.
Dewi Sutra Cahaya Intan cukup khawatir dengan keadaan ini, padahal dia sudah mencoba memperbaiki dan menahan dantian milik Shui Liu Xiang cacat permanen.
Deng pengetahuan pengobatan, menggunakan elemen cahaya yang sudah di ketahui dari sejak dulu! Dewi Sutra Cahaya Intan sebagai roh dari pembentukan cahaya itu sendiri sehingga bisa mencegah itu terjadi.
Shui Liu Xiang hanya bisa menahan, rasa sakit di sekujur tubuhnya! Tapi dia senang setidaknya anak dirinya selamat meski pengorbanan yang dia keluarkan sangatlah parah.
"Xiao'er, jaga dirimu baik-baik di alam dewa nak!" ucap Shui Liu Xiang di sela-sela dia menahan sakit saat itu.
Dewi Sutra Cahaya Intan sangat kaget mendengar suara tuannya itu, kenap tidak karena Shui Liu Xiang mengirim anaknya ke alam dewa.
Alam yang sangat sulit untuk di jangkau oleh kultivator biasa, bahkan alam itu begitu tertutup dari susunan alam di dunia kultivator ini.
Hampir mirip dengan alam kegelapan, hanya saja alam dewa lebih tinggi kedudukannya dari beberapa alam di dunia kultivator.
Pada saat ini, belum ada hukum yang membatasi tingkatan kekuatan di semua alam hanya yang ada perkembangan lambat apa cepat karena tingkat Energi Ki setiap alam berbeda-beda.
Hukum pembatasan kekuasaan Kultivator terjadi setelah kehancuran semua alam yang ada.
\=
Bersambung.
\=
LIKE' dan komentar yah.
Terimakasih buat para pembaca novel ini.
Tunggu terus update selanjutnya.
__ADS_1
Terimakasih.
...