
\=
\=
______________________________
Di alam lain selain alam dewa ada.
Alam Dewa Sejati.
Alam yang lebih tinggi dari alam dewa! Di sebuah istana yang sangat besar duduk seseorang raja para dewa dan di depan dirinya duduk berderet para abdinya, para bawahan dirinya menyebut orang itu dengan sebutan.
Raja Seluruh Alam.
Meskipun raja seluruh alam tapi yang nyatanya, alam dewa sejati terisolasi dari alam-alam lain sejak dahulu kala, karena orang-orang di sini lebih memilih hidup damai daripada harus bertempur dengan sesama manusia maupun siluman. Di tambah tragedi besar beberapa ribuan abad yang lalu.
Meskipun bisa di katakan manusia yang tinggal di Alam Dewa Sejati adalah orang-orang kuat tapi mereka lebih mencintai kedamaian.
Setelah tragedi pada saat itu, alam ini di tutup dalam dunia luar sehingga keberadaan alam ini tidak bisa di ketahui olah orang-orang di dunia kultivator maupun dunia para siluman.
Setelah berjalan jutaan tahun, lahirlah penguasa alam dewa sejati yang cukup berambisi.
Anak ini lahir dari seorang selir raja di alam dewa sejati yang sangat bijaksana, karena ambisinya yang sangat tinggi! Dia hanya memimpin alam yang begitu kecil. Dirinya sangat tidak puas.
Setelah mempelajari sejarah hingga ribuan tahun, barulah dia tahu bahwa alam dewa sejati di isolasikan dari alam luar lainnnya, mengetahui ini dirinya ingin membuka alam itu agar bisa bersaing dengan yang lain untuk menjadi yang terkuat.
Dari informasi sejarah isolasi ini bisa di buka dengan 'kunci' gerbang alam dewa sejati bisa di jebol dengan kunci itu, meskipun dirinya belum tahu bagaimana bentuknya! Sehingga raja seluruh alam itu hanya bisa menunggu tanda-tanda datangnya pintu akan terbuka.
Raja Seluruh Alam ini sangat senang setelah melihat ada kilatan merah yang menggurat panjang lalu menyebar ke seluruh langit alam dewa sejati, di tambah ada getaran kecil yang menjalar di semua daratan yang ada.
Jika itu terjadi maka tanda-tanda terbukanya gerbang isolasi akan terjadi.
"Mungkinkah, ini tanda kunci gerbang alam dewa sejati sudah muncul!" gumam Raja seluruh alam.
_________________________________
*
*
Kembali ke alam raja.
__ADS_1
Di mana tempat Feng Syhun dan Genosida bertarung satu sama lain untuk menentukan siapa yang paling kuat dan siapa yang akan keluar menjadi pemenangnya.
.
Feng Syhun yang tadi menyerang dengan strategi salah menurut dirinya, kini malah tersenyum cerah karena kesalahan dirinya malah menipu Genosida! Dan membuat Genosida terluka parah.
"Sepertinya benar, aku memiliki keberuntungan yang tinggi!" ucap Feng Syhun.
Akibat serangan dirinya, Feng Syhun merasakan bahwa energi Ki hitam yang ada di tubuh Genosida sangat berantakan dan tidak teratur.
Meskipun kini jarak mereka berdua sangat jauh tapi Feng Syhun bisa merasakan dengan tepat, dia cukup senang kini Genosida sedikit sekarat karena terkena telak serangan miliknya barusan yang dirinya anggap sebagai kesalahan.
Di kejauhan berada di dasar tanah yang memang tergusur olehnya, Genosida masih menahan sakit di dadanya.
Dia kemabli muntah dari yang banyak dan langsung berlutut begitu lemah setelah berdiri sesaat.
"Sial aku baru merasakan sakit yang seperti ini sejak aku di lahirkan!" gumam Genosida sedikit menggeram karena kesakitan.
"Bocah itu benar-benar kuat, dan aku tertipu olehnya! Benar-benar sial. Bocah itu harus mati di tanganku jika tidak, bagaimana aku di sebut raja kehancuran? Jika anak kecil saja mempermainkan ku seperti ini!"
Setelah bertekad seperti itu Genosida langsung bangun dan menahan rasa sakitnya, setelah tekadnya naik drastis regenerasi pada tubuhnya langsung meningkat pesat dan kini tubuhnya sudah sedikit membaik.
"Siluman benar-benar sangat berbahaya, bisa sembuh hanya dengan berdiam diri sebentar saja!" ucap Feng Syhun lalu dirinya langsung melesat terbang ke arah Genosida setelah energi Ki yang di milikinya sudah cukup stabil.
Tapi yang dirinya tidak sangka Genosida melakukan regenerasi tubuhnya begitu cepat, bahkan tidak bisa Feng Syhun bayangkan.
Dirinya saja melakukan pelancar Energi Ki agar tidak berantakan cukup memerlukan waktu, tapi Genosida tidak sama sekali.
"Serangan seperti tadi sangat menguras stamina ku dan begitu membebani tubuh sampai tidak bisa bergerak cepat, aku harus merubah model serangan!" ucap Feng Syhun sambil terbang ke arah Genosida.
Genosida yang melihat Feng Syhun mendatangi dirinya, langsung menyeringai tajam! "Kau mendatangi orang yang akan mencabut nyawamu bocah".
Genosida langsung menggertakan giginya satu sama lain dan langsung menyongsong serangan Feng Syhun.
"Trang..!"
Sura benturan senjata mereka berdua dan langsung di susul ledakan yang besar.
"Boooommmm..!!"
Tapi mereka tidak terpental jauh, hanya mundur beberapa meter saja akibat bentrokan itu.
__ADS_1
"Dia benar-benar kuat sepertinya, kekuatan bocah ini setara dengan ku?" ucap Genosida pada benaknya.
Feng Syhun juga mundur langsung membuang nafas yang sedari tadi dirinya tahan dengan susah payah.
"Ya benar-benar hebat, bukan omong kosong belaka dengan julukan Raja Kehancuran!" Feng Syhun mengeluh.
Sebenarnya dia menahan kekuatan dirinya tadi, karena saat di awal serangan Feng Syhun cukup kerepotan dengan kekuatan sendiri. Jika menggunakan seluruh kekuatan dirinya Feng Syhun merasakan terbebani dan gerakannya menjadi lambat.
Sehingga dapat di lihat dengan mudah oleh mata lebar Genosida.
Mereka terus bertarung mengadu kekuatan mereka dengan cara berbenturan senjata, saling mengindari serangan yang mendadak dan mengandalkan kecepatan yang dimiliki masing-masing.
Bahkan dampak dari kerusakan pertarungan mereka kini sangat parah, bahkan daratan yang ada di bawah merah kini hampir hancur lebur.
Genosida dan Feng Syhun terus bertarung hingga beberapa jam lamanya, dan mereka akhirnya memilih menjeda pertarungan mereka masing-masing, karena sudah lelah dan kesakitan.
Kini Genosida memegang gada penghancur miliknya di tangan kanan! Tangan kiri dirinya memegangi dadanya yang mendenyut sakit.
Tidak jauh berbeda, Feng Syhun juga sama dirinya masih mengambang di udara dia memegang pedang empat mata di tangan kanannya dan tangan kiri memegangi kepalanya yang cukup pusing.
"Bahkan sampai sejauh ini aku tidak bisa mendesak Genosida sama sekali! Apa seperti ini kesulitan senior Liu Xiaobo sehingga memilih menyegel Genosida, tapi Genosida di tangan ku harus mati!" gumam Feng Syhun.
Dia memandang lurus ke arah Genosida yang sama-sama merasakan sakit di tubuhnya, tapi yang di untungkan dari Genosida adalah dirinya memiliki regenerasi yang sangat kuat.
Sedangkan Feng Syhun hanya bisa mencegah rasa sakit bukan memulihkan luka yang di deritanya, itu karena Energi Ki bisa menahan rasa sakit agar tidak terasa.
Untunglah Feng Syhun tidak akan kehabisan Energi Ki, karena Energi Ki seperti terus-menerus masuk ke dalam dantian memiliki dan tidak akan pernah habis.
Yang tidak sadar dari Feng Syhun maupun Genosida semakin mereka mengadu senjata mereka masing-masing dengan kekuatan yang besar yang di miliki mereka berdua.
Ada alam yang menerima getaran hebat dan menerima kilatan petir merah di langitnya! Karena pintu gerbang alam itu seperti di ketuk dengan keras dan hampir di dobrak dari luar.
Jika saja pertempuran Feng Syhun dan Genosida terus berlanjut dan memakan waktu lama sedangkan mereka berdua terus menggunakan senjatanya masing-masing maka pintu alam itu akan benar-benar hancur yang sedari dulu sudah di segel.
Setelah Genosida membaik dari luka luar dan dalam yang di miliki, Genosida langsung bergerak menyerang kembali.
\=
\=
Bantu LIKE' kakak 👍.
__ADS_1
Terimakasih.
..