
\=
\=
Feng Syhun yang beru masuk ke dalam alam dimensi miliknya lalu merasakan ada tekanan yang cukup besar dan aneh tapi yang Feng Syhun rasakan bukan berasal dari berbagai alam ini yang membuat Feng Syhun cukup bingung.
Sebenarnya dirinya ingin mencari tahu tekan apa itu tapi orang tuanya, Feng Shui mendesak terus berbicara dan Feng Syhun tidak ingin mengabaikan ucapan ayah maupun ibunya.
"Nak, apa kau tidak apa-apa?" ucap Lin Ling menghampiri anaknya lalu mengusap puncak kepalanya.
Feng Syhun yang di ucap seperti itu seketika sadar, langsung berucap.
"Tidak apa-apa ibu!" ucap Feng Syhun sambil tersenyum.
"Kalau tidak apa-apa kenapa kamu tidak jawab pertanyaan ayahmu tadi?" Lin Ling coba memastikan lagi bahwa anaknya tidak apa-apa.
"Ahh, iya kah? Coba ayah ulangi lagi pertanyaan apa yang ayah tanyakan padaku! Maaf aku tidak begitu fokus ayah!" ucap Feng Syhun pada Feng Shui dengan senyum canggung.
Mereka sedang berkumpul di ruang keluarga, tapi ada sebagian orang luar seperti Kaisar Qing Long dan Kaisar Queen, sedangkan Ye Yue sedang menjemput anaknya ke kota Gong Dao.
Sebenarnya Feng Syhun ingin mengajak ayahnya pergi ke kota Gong Dao tapi ayahnya ingin tetap di sini untuk menemani orang-orangnya yang masih sedikit ketakutan atas inside beberapa waktu lalu.
"Syhun'er, bagaimana bisa alam ini saat kamu keluar mengalami goncangan, kilatan dan gemuruh guntur cukup lama apa tidak akan terjadi sesuatu pada alam ini?" ucap Feng Shui mengulangi pertanyaannya dirinya.
Karena tadi Feng Syhun tidak mendengarkan apa yang dirinya katakan, mungkin dirinya tahu bahwa anaknya sedang banyak pikiran.
Tapi setelah di pastikan oleh istrinya bahwa Feng Syhun baik-baik saja, maka dirinya mengulangi perkataan itu karena semau orang yang ada di alam ini ingin tahu apa penyebabnya dan bagaimana bisa terjadi.
"Oh yang itu, ayah dan semuanya tidak perlu khawatir! Karena beberapa waktu lalu para siluman menyerang semua alam dan mereka mengacaukan ruang dimensi sehingga semau alam terkana dampaknya! Termasuk alam ini!" jawab Feng Syhun sedikit mengubah cerita di belakangnya.
Padahal itu karena dirinya bertarung dengan Genosida dan sampai dalam keadaan sekarat juga, jika saja dirinya tidak berusaha dan menyerahkan pasti alam ini dan alam lain hancur begitu saja atas ulah Genosida.
"Apa termasuk alam fana?" ucap Kaisar Qing Long.
"Benar Kaisar Qing! Termasuk alam fana, tapi alam fana tidak rusak parah masih bisa di huni hanya saja beberapa kota hancur seperti kota Zang di benua tengah rata dengan tanah!" ucap Feng Syhun menjelaskan.
"Apa rata dengan tanah? Bagaimana dengan benua darat tuan Feng Syhun?" kali ini yang berbicara Kaisar Queen.
__ADS_1
"Untuk benua barat, aku rasa sepertinya aman! Karena setelah tidak adanya manusia di benau barat para siluman langsung pergi dan mencari keberadaan kehidupan yang mereka rasakan!" jawab Feng Syhun masih menerka-nerka.
Tapi tebakan dirinya tidak lah begitu meleset, hanya saja para siluman sedikit merusak fasilitas seperti merusak beberapa kota karena mereka cukup kesal tidak menemukan manusia sama sekali.
Obrolan terus berlanjut sangat banyak karena Feng Syhun sudah cukup pusing untuk menjawabnya dirinya undur diri dan beristirahat, karena Feng Syhun pergi Liuliu dan Xi Jinping juga pergi, termasuk Wang Long hanya tersisa mereka yang tua-tua saja dari benua barat.
Mereka juga akhirnya pergi untuk memberitahukan kepada masyarakat mereka masing-masing tentang informasi alam yang tidak akan terjadi apa-apa lagi sehingga tidak perlu khawatir.
*
*
Feng Syhun duduk di kamar yang sangat besar, di temani Liuliu! Karena dirinya mengajak Liuliu untuk mengikuti dirinya.
Feng Syhun langsung mencoba bermeditasi tapi Liuliu langsung berucap.
"Tuan itu labu apa yang ada di penyimpanan sistem?" ucap Liuliu setelah dirinya merasakan ada yang cukup aneh dengan penyimpanan sistem milik tuanya.
Serasa ada tekanan tipis yang keluar dari sana, Liuliu sebenarnya merasakan juga apa yang Feng Syhun rasakan akhirnya mencoba mencari tahu.
"Labu apa?" ucap Feng Syhun masih belum begitu mengerti arah pembicaraan mereka.
Ternyata setelah dirinya melih, di sana ada labu yang hitam cukup besar dengan lekuk satu kali dan atas yang kecil memiliki penutup yang sederhana seperti labu penyimpanan arak yang mengerikan.
Feng Syhun akhirnya mengeluarkan labu itu di kamar yang dirinya tempati bersama Liuliu sekarang, Feng Syhun berniat mau meditasi untuk memulihkan kondisi dirinya malah menemukan hal aneh.
Liuliu yang juga penasaran karena belum mengetahui itu maka dirinya langsung mencari tahu apa yang ada di depan Feng Syhun saat ini.
Feng Syhun juga heran kapan dirinya memasukkan labu hitam yang besar ini ke dalam penyimpanan sistem miliknya, dirinya hanya memasukkan sesuatu yang menurutnya berbahaya ke dalam penyimpanan sistem.
Jika itu barang biasa dirinya lebih memilih menyimpan di cincin penyimpanan.
Liuliu akhirnya selesai mencari tahu labu apa itu, akhirnya langsung berucap.
"Tuan ini adalah Sebuah senjata semesta! Labu penyimpanan semesta." ucap Liuliu langsung memberitahukan.
"Labu Penyimpanan Semesta? Apa itu aku tidak tahu?" ucap Feng Syhun masih memperhatikan labu Penyimpanan Semesta yang ada di depannya.
__ADS_1
Memang bentuknya hanya sebatas pinggang orang dewasa dan warna labu itu hitam pekat.
"Labu ini adalah sebuah senjata semesta dari alam bawah! Sama seperti pagoda sembilan tingkat itu adalah senjata semesta dari alam langit! Bisa di katakan labu ini adalah ciptaan dari leluhurnya siluman dan pagoda sembilan tingkat adalah ciptaan leluhur dari dewa!"
"Mereka menciptakan keduanya untuk saling adu tanding kehebatan dan saling melengkapi!" ucap Liuliu menjelaskan yang dirinya tahu.
"Sepertinya aku pernah melihat ini sebelumnya tapi di mana?" ucap Feng Syhun memegang dagunya untuk mengingat-ingat.
"Ahh, Liuliu sekarang aku ingat! Labu ini adalah senjata gada penghancur milik Genosida, karena dia kalah aku memungutnya takut senjata yang mengerikan ini jatuh ke tangan seperti Genosida yang lain!" ucap Feng Syhun cukup semangat.
Ternyata otaknya mudah mengingat juga meskipun bentuk labuh ini berbeda dengan gada penghancur milik Genosida, karena gada Genosida memiliki cukup banyak duri dari besi yang sangat kuat.
Sedangkan labu ini hanya polos saja dengan sebuah tali di perut labu yang menyatu dengan tutup labu itu.
Feng Syhun penasaran ingin membuka labu ini.
"Liuliu bagaimana jika kita buka saja labu ini, dari dalam tutupnya terlihat ada sedikit aura yang bocor dengan cukup kuat aku penasaran?" Feng Syhun mengusulkan.
"Jangan dulu tuan, karena kita belum tahu apa yang ada di dalam labu ini! Karena labu ini bisa menyimpan apa saja bahkan sebuah kekuatan besar bisa di simpan dalam labu ini tanpa ada orang yang tahu sama sekali!" ucap Liuliu coba mencegahnya.
"Seperti itu kah, aku malah semakin penasaran!" jawab Feng Syhun dengan senyuman mengambang di wajahnya.
Liuliu hendak mencegahnya lagi tapi dirinya tidak bisa karena belum juga berbicara lagi Feng Syhun sudah mencabut penutup labu itu, padahal penutup itu sangat keras.
Feng Syhun mencabutnya dengan menggunakan kekuatan yang besar karena saking kerasnya itu penutup labu.
Pluup..!
Tutup labu akhirnya terbuka namun dari dalam labu itu sebuah hisapan yang sangat kuat terjadi begitu saja, membuat Liuliu dan Feng Syhun langsung terhisap ke dalamnya tanpa ampun.
Setelah kekuatan besar dari Feng Syhun di kamar itu terhisap semua barulah labuh itu berhenti menghisap apa yang ada di sana.
\=
\=
Bantu LIKE' kakak.
__ADS_1
Terimakasih.
...