
Orang-orang yang berada di halaman beladiri murid luar no 1 sampai 5 yang memang posisi halaman itu paling dekat dengan pusat wilayah Sekte Langit Penguasa.
Mereka merasakan getaran seperti gempa yang cukup besar, anak murid luar halaman beladiri itu keluar dari dalam gedung dan bertanya satu sama lain ada apa kah ini sebenarnya.
"Sobat apa ini, kenapa terjadi gempa di Sekte Langit Penguasa? Ini adalah hal pertama yang baru Sekte Langit Penguasa alami!" ucap salah satu murid luar beladiri.
"Aku pun tidak tau, tapi perasaan ku merasakan ini berasal dari pusat Sekte Langit Penguasa!" ucap teman orang yang tadi bertanya.
"Cepat-cepat kita lihat apa yang terjadi di dalam!" ucap salah satu dari mereka.
"Tunggu, apa kalian tidak ingat di sana adalah tempat terlarang untuk murid luar seperti kita?" ucap orang yang tadi pertama kali merasakan getaran.
"Itu urusan nanti, yang penting kita tau dulu keadaan di sana!" jawab salah satu dari mereka.
Tanpa ada perdebatan lagi mereka berbondong-bondong memasuki area pusat Sekte Langit Penguasa.
Di beberapa bagian ada pihak-pihak intelijen keamanan Sekte Langit Penguasa yang mengawasi dari kejauhan.
"Bagaimana ini apa kita lapor kepada pimpinan, bahwa muncul tiga siluman di bagian pusat Sekte Langit Penguasa?" ucap salah satu dari pihak keamanan.
Di anatar mereka melakukan percakapan lewat aterfak Batu komunikasi jarak jauh!.
Para pihak intelijen itu tidak mengetahui bahwa 3 siluman itu adalah Patriak mereka dan 2 tetua tertinggi Sekte Langit Penguasa ini.
Bila saja mereka tau pasti akan sangat menggemparkan suasana Sekte Langit Penguasa di saat-saat ini.
Dan mereka juga membicarakan tiga anak muda yang sedang melawan tiga siluman itu, karena mereka tidak mengenali ketiganya sama sekali.
Menurut mereka apa ketiganya adalah anak murid sekte ini atau bukan? Bila bukan lalu siapa dan kapan mereka menyusup karena pihak keamanan tidak pernah merasakan, dan melaporkan adanya penyusup di Sekte Langit Penguasa ini.
Kembali ke pertempuran Feng Syhun dan siluman tetua pertama yang sangat ingin membunuh feng Syhun, dia menyerang dari segala sisi dan semua kekuatan yang dia miliki, tapi dia tetap tidak bisa membuat Feng Syhun tumbang malah dirinya yang mulai babak belur seperti sebelumnya.
"Kurang ajar berapa hebat bocah ini? Aku saja yang saat ini mendapatkan kekuatan yang sangat besar dari roh leluhur tidak bisa membuatnya terdesak!" ucap tetua pertama Sekte Langit Penguasa dengan sangat geram.
"Berarti dari pertama dia belum mengeluarkan segala kemampuan nya, benar kurang ajar!" lanjut tetua Sekte Langit Penguasa.
Karena Patriak Sekte Langit Penguasa masih belum bisa bergerak kembali tetua kedua kini melawan Liuliu yang akhirnya tetua kedua Sekte Langit Penguasa menyadari kenap tetua pertama dan Patriak Sekte Langit Penguasa ngotot ingin menggunakan teknik terlarang ternyata mereka benar-benar sangat kuat.
Kini tetua kedua Sekte Langit Penguasa lebih parah lagi dia melawan Liuliu dan dari belakang di dukung oleh Ye Yue yang menyerang menggunakan busur Cahaya Matahari nya.
__ADS_1
Yang bikin repot dari anak panah cahaya itu ialah di kendalikan dengan pikiran Ye Yue dan target di kunci dengan sorot mata Ye Yue.
Bila target sudah terkunci oleh sorot mata Ye Yue dan benak Ye Yue mengingat bagian itu yang kena pasti tepat sasaran, karena meski yang di incar anak panah itu bergerak sangat cepat akan tetapi kecepatan anak panah itu menyerupai kecepatan cahaya.
"Liuliu bagaimana bisa dia sudah terkena anak panah ku di bagian jantung kenapa masih hidup dan terus menyerang mu?" ucap Ye Yue kepada Liuliu.
"Sepertinya teknik terlarang ini sangat merepotkan bila mereka tidak di bikin terkapar dengan serangan besar maka akan tetap bisa bergerak dan menyerang!" ucap Liuliu menjelaskan yang dia pikirkan.
"Apa bagaimana mungkin? Teknik macam apa itu?" ucap Ye Yue yang sangat kaget akan penjelasan Liuliu barusan.
Feng Syhun yang mendengar percakapan Ye Yue dan Liuliu mundur terlebih dahulu dari arena pertarungan dan mengeluarkan pedang Biru Inti Es miliknya, kini Feng Syhun memegang dua pedang sekaligus.
"Apa dengan memotong semua bagia tubuh mereka bisa tetap menyerang balik?" ucap Feng Syhun dengan senyum menyeringai.
Tetua pertama Sekte Langit Penguasa melihat dua pedang dengan unsur Elemen yang berbeda di tangan Feng Syhun menjadi mundur beberapa langkah.
"Sial menghadapi satu pedang saja sudah sangat susah dia malah mengeluarkan pedang lainya benar-benar sial!" ucap tetua pertama Sekte Langit Penguasa.
Di bagian lain Patriak Sekte Langit Penguasa sudah bisa bangun dari sekaratnya dia langsung berdiri di samping tetua pertama.
"Patriak anda sudah bangun ternyata?" ucap tetua pertama Sekte Langit Penguasa.
"Patriak mari kita bekerja sama melawan bajingan yang satu itu!" ucap tetua pertama Sekte Langit Penguasa dengan menunjuk ke arah Feng Syhun.
"Beraninya kau menunjuk dengan tangan kotormu." bentak Feng Syhun.
Karena Feng Syhun paling tidak suka di tunjuk oleh seorangpun dia langsung naik amarahnya.
"Akan ku minta tangan kotor kau yang di gunakan untuk menunjuk ku!" ucap Feng Syhun.
"Jangan harap kali ini mendesak kita berdua dengan kekuatan kau yang tidak seberapa itu!" ucap tetua pertama Sekte Langit Penguasa.
"Begitu kah?" jawab Feng Syhun dengan nada ejekan.
Setalah kata-kata itu selesai Feng Syhun membentuk armor Elemen Tanah yang cukup tipis namun sangat kuat, pada bagian tubuh yang memang sangat terbuka seperti punggung dan dada.
"Baiklah mari kita mulai pembantaian sepihak!!" ucap Feng Syhun dengan senyum yang lebar.
Wosss...
__ADS_1
Feng Syhun menghilang dari pandangan mereka berdua yaitu patriak Sekte Langit Penguasa dan tetua pertama Sekte Langit Penguasa, itu karena Feng Syhun menggunakan teknik tebasan tanpa suara.
Slaass...!!
Aahhhh..! Jerit tetua pertama Sekte Langit Penguasa.
Itu karena tangan kanan yang tadi di gunakan untuk menunjuk Feng Syhun di tebas putus sebatas siku.
"Hahahaha apa kau lihat aku sudah meminta tangan kau yang kotor itu!" ucap Feng Syhun masih dengan senyum lebar.
Kini Feng Syhun muncul kembali di tempat yang sebelumnya berdiri.
"Keparat, bagai mana bisa di melakukan itu dan gerakan macam apa itu kita tidak bisa melihat dan merasakan?" ucap tetua Pertama Sekte Langit Penguasa.
"Kita harus hati-hati tentu pertama, sepertinya mereka bertiga tidak semudah yang kita bayangkan!!" ucap Patriak Sekte Langit Penguasa.
"Heeh kalian baru menyadari sekarang jika kita bertiga tidak sesederhana yang kalian pikir di awal??" ucap Feng Syhun.
Wosss..!!
Feng Syhun menghilang kembali dari pandangan mereka berdua dan muncul di antara mereka berdua dan langsung menendang dengan sangat keras ke arah punggung dan dada mereka.
Uhuk..
Uhuk..
Batuk keras mereka berdua.
Yaitu Patriak Sekte Langit Penguasa dan tetua pertama Sekte Langit, mereka berdua terpental sangat jauh berlawanan arah dan membentur bangunan apa saja yang di lalui laju mereka dan bangunan itu kini ambruk tidak berbentuk.
\=
\=
LIKE' yah.
Terimakasih buat para pembaca Noval ini.
..
__ADS_1