Absolut Sistem Pemandu Kultivasi

Absolut Sistem Pemandu Kultivasi
Orang-orang Suruhan Lu Weng


__ADS_3

\=


\=


Dua penjaga gerbang masih mengobrol panjang lebar tentang Feng Syhun dan lainya lalu membicarakan juga orang-orang yang memakai baju serba hitam.


Karena di sudah cukup lama membicarakan orang-orang itu maka yang satu berbicara lain.


"Hey, coba cepat buka berapa tips yang di berikan tuan muda itu kepada kita? Sepertinya jumlah yang besar!" ucap penjaga gerbang sayang tidak memegang kantung uang yang di berikan oleh Feng Syhun.


"Kau ingat saja bila masalah uang!" ucap penjaga gerbang yang satunya sambil bersungut-sungut tidak karuan.


Meski begitu dia membuka juga isi kantung yang di berikan oleh Feng Syhun, setalah membuka isi kantung itu.


Mereka berdua begitu kaget dengan isi yang ada di salam kantung itu, meski belum menghitung berapa jumlah pastinya tapi mereka bisa mengira-ngira berapa jumlah semuanya.


Di dalam kantung itu berisi koin emas yang cukup banyak bila di bagi dia dengan rata kira-kira bisa membayar gajih mereka selama dua bulan lamanya bekerja sebagi penjaga gerbang kota Zang.


Kenapa tidak hampir lima ratus keping koin emas yang di berikan oleh Feng Syhun!.


Feng Syhun memberi itu karena dia berfikir bahwa orang-orang Kotan Zang juga menerima gajih dari hasil pendataan penguasa di benua tengah ini Yaitu Sekte Fajar Langit Dunia, dan sekte itu kini berada di bawah naungan dirinya.


Sehingga memberi sedikit bonus untuk penjaga gerbang tidaklah maslah bagi dirinya!.


"Wih, itu tuan muda gila apa tidak waras? Memberi kita begitu banyak koin emas ini!" ucap penjaga gerbang karena saking tidak percaya atas kejadian ini.


"Jangan bilang seperti itu, mungkin dia memang sengaja memberi kita tips yang begitu banyak ini!" jawab satunya.


"Baiklah bagi saja sama rata!" ucap penjaga gerbang kota Zang yang tadi sangat terkejut.


"Iyah baiklah!" jawab temanya.


Lalu mereka berdua membagi dengan rata uang tips yang mereka dapatkan hari ini, dan dengan perasan senang mereka berdua kembali bekerja menjaga gerbang kota Zang.


*


Feng Syhun berjalan dengan sangat santai hingga dia mulai menjauhi kota Zang dan mulai mendekati hutan kecil yang cukup jauh dari kota Zang menuju kota lainya.


Dia sengaja berjalan dengan lambat karena hendak memancing orang yang menguntit dirinya dan yang lainya memunculkan batang hidung mereka.


Benar saja tidak membutuhkan waktu lama setelah Feng Syhun, Ye Yue, Liuliu dan Xi Jinping memasuki arena hutan kecil itu dari berbagi arah sudah mengapung lebih dari 15 orang berpakaian serba hitam dan memakai tudung kepala untuk menyamarkan identitas mereka.

__ADS_1


Feng Syhun dan yang lainya pura-pura terkejut dengan kedatangan mereka hanya Liuliu dan Xi Jinping yang sudah untuk berekspresi seperti yang di lakukan Feng Syhun dan Ye Yue.


"Siapa kalian? Dan mau apa?" ucap Feng Syhun dengan nada yang cukup bergetar seperti orang ketakutan.


Begitupun yang di lakukan Ye Yue tidak beda jauh dengan yang di lakukan Feng Syhun.


"Ha-ha-ha, kalian adalah target kita! Bila tidak ingin mati dengan utuh tubuhmu maka bunuh dirilah dengan damai!" ucap salah seorang kelompok orang yang memakai pakaian serba hitam itu.


"Serahkan saja nyawa busuk mu itu kecuali nona yang memakai hanfu putih!" lanjut ucap orang itu.


"Siapa kalian ini sebenarnya, kenapa mengaitkan nyawa kami dan kenapa hanya nona ini yang tidak kalian inginkan nyawanya?" ucap Feng Syhun sembari menunjuk pada Ye Yue.


"Iya kenapa aku tidak sekalian kalian bunuh?" ucap Ye Yue dengan nada penuh tanya.


"Hey-hey jangan banyak omong kosong cepat bunuh diri atau kami bantai beramai-ramai kalian ini!" bentak orang yang berdiri di samping orang yang tadi berbicara.


"Siapa dulu kalian ini? Masalah membantai itu urusan mudah!" jawab Feng Syhun.


Orang-orang yang memakai jubah serba hitam itu mulai muncul amarah di hatinya dan dia menyebutkan siapa dirinya dan yang lainya, karena nama kelompok mereka semua sangat di takuti oleh orang-orang yang mendengar kelompok dirinya.


"Kami adalah Kelompok Gagak Hitam, pembunuhan bayaran!" ucap salah seorang dari mereka.


"Apa tujuan kalian hendak membunuh ku?" lanjut Feng Syhun.


"Jangan banyak bacot, bila tidak ingin cepat-cepat mati!" bentak orang yang tadi berbicara dan menerangkan siap dirinya.


Dia bertambah amarahnya, karena bukanya takut malah mereka seakan sedang di remehkan oleh pemuda yang tadi berbicara yaitu Feng Syhun.


"Kelompok Gagak Hitam tidak perlu alasan untuk membunuh targetnya, hanya satu alasan kelompok Gagak Hitam membunuh, yaitu uang!" ucap orang yang tadi membentak.


"Baiklah bila alasan kalian uang maka akan ku beri lima kali lipat, dari uang yang kalian terima, tapi sebutkan siapa yang menyuruh kalian membunuh ku?" ucap Feng Syhun dengan tegas.


"Jangan macam-macam dengan Kelompok Gagak Hitam! Kami bertindak profesional dalam bekerja!" jawab orang yang pertama berbicara.


"Tadi bergerak hanya satu alasan yaitu uang? Aku pun sama-sama ada uang!" ucap Feng Syhun.


"Banyak omong kosong! Bila kau ada uang akan ku ambil sendiri setelah kau tidak bernyawa" ucap yang tadi berbicara.


"Mati saja kau bocah ingusan!" lanjut ucapan orang itu.


Lalu dia bergerak sangat cepat dan menyiapkan pukulan yang cukup kuat, mereka berfikir bahwa Feng Syhun hanyalah seonggok sampah dan orang-orang yang bersamanya juga sama saja.

__ADS_1


Mereka berfikir bahwa tugas ini begitu mudah tapi di masukan dalam misi tingkat S dan di hargai bayaran tinggi.


Maka dari itu sisa dari mereka tidak ada yang maju untuk membantu temanya yang sedang menyerang Feng Syhun.


Boommm..!!


Ledakan besar terjadi dan debu tanah jalanan langsung mengepul membumbung tinggi tertiup udara.


"Ha-ha-ha-ha....!!" Semua sisa anggota itu tertawa terbahak-bahak, mereka semua berfikir bahwa anak muda sampah itu sudah mati dengan tubuh hancur.


Di antara mereka belum ada yang sadar sebelum debu yang mengepul itu hilang tertiup angin kencang.


Setelah debu itu menghilang salah satu teman dari orang yang menyerang berhenti tertawa, karena melihat temanya yang menyerang sudah terkapar tidak berdaya karena hampir mati deng kepala yang sudah di injak oleh Feng Syhun.


Semua orang dari kelompok Gagak Hitam langsung tercengang dengan kejadian ini.


"Apa???" hampir semua orang berteriak bersamaan.


"Ba-ba bagaimana bisa?" ucap orang yang tadi melihat pertama bahwa temanya sudah terkapar tidak berdaya.


"Cepat katakan kalian suruhan siapa? Bila tidak akan ku injak hancur kepala teman kalian ini!!" ucap Feng Syhun sembari menginjak kepala salah satu kelompok Gagak Hitam.


Orang-orang itu hanya diam membeku mereka terlalu kaget bila saja jantung mereka lemah sudah pasti mati sedari tadi karena terlalu kaget dengan kejadian di depan mata kepalanya.


Bagaimana tidak tercengang!, orang yang tadi menyerang adalah salah satu orang terkuat di kelompok ini. Dan yang di serang hanya seorang sampah yang tidak berkultivasi dan menurut mereka dia orang cacat


Tapi yang terjadi kenapa sebaliknya, bukanya bocah sampah itu yang mati malah teman sendiri yang sedang sekarat dan kondisinya terancam tewas.


\=


Bersambung.


\=


Terimakasih buat para pembaca novel ini.


Tunggu terus update selanjutnya.


Terimakasih.


...

__ADS_1


__ADS_2