Absolut Sistem Pemandu Kultivasi

Absolut Sistem Pemandu Kultivasi
Liu Xiaobo Menuju Alam Lain


__ADS_3

\=


\=


Feng Syhun, yang kini sudah mulai sembuh! Langsung melompat mendekati Xi Jinping dan Wang Long! Begitu juga dengan Liuliu dia langsung mengikuti gerakan Feng Syhun.


Feng Syhun, yang mendengar ocehan dari Genosida bahwa meraka yang ada di alam ini akan mati semua, bahkan anak itu juga akan di bunuh akhirnya cukup penasaran.


Feng Syhun cukup penasaran dengan anak siapa yang di maksud ucapan dari Genosida itu, apa anak itu adalah incaran sebenarnya Genosida berada di alam ini.


"Apa kalian tahu maksud dia ingin membunuh seorang anak kecil?" ucap Feng Syhun pada ketiganya.


"Tuan sepertinya, dia mengincar tuan Liu Xiaobo yang masih berada di usia kecil!" ucap Liuliu mencoba menjelaskan.


"Apa, apa di sini ada senior Liu Xiaobo kah? Kenapa kamu tidak bilang Liuliu!" ucap Feng Syhun cukup kaget.


Dia tidak menyangka bahwa senior Liu Xiaobo ada di alam ini bahkan berada di masa kecilnya.


"Apa kita di kiri ke alam ini untuk bisa melihat senior Liu Xiaobo dan siluman Raja Kehancuran Genosida itu?" gumam Feng Syhun mencoba memikirkan dirinya di teleportasikan ke alam ini.


"Tuan, aku pun baru mengetahui beberapa saat setelah Genosida berusaha membunuh anak kecil, dan sepertinya tuan Liu Xiaobo juga tidak menganaliku mungkin ini terjadi di masa lampau sehingga mereka tidak mengingat pada ku!" ucap Liuliu coba menjelaskan.


"Baiklah Liuliu, lupakan dulu senior Liu Xiaobo! Kita fokus dulu mengalahkan siluman kurang ajar ini terlebih dahulu baru kita temua senior Liu Xiaobo!" ucap Feng Syhun.


Setelah itu Liuliu mengangguk setuju, apa yang di usulkan oleh Feng Syhun. Dia langsung memandang Genosida dengan menggunakan mata sistem, untuk melihat apa yang paling berbahaya dari Genosida itu.


Setelah melihat, Liuliu cukup kaget! Karena setiap bagian dari tubuh Genosida memiliki dampak bahaya yang tinggi dan teknik apa saja yang dia kuasai juga sangat berbahaya.


Teknik yang hampir semua di miliki Genosida adalah teknik terlarang, yang cukup banyak mengorbankan kekuatan dari alam kegelapan yang di ambil dari siluman yang ada di sana.


Bahkan dampak kematian yang di terima Genosida karena menggunakan teknik terlarang nyaris tidak ada, malah dia mengorbankan kehidupan orang lain untuk kepentingan diri sendiri.


"Tuan, setelah aku melihat dengan penglihatan sistem, Genosida tidak bisa di kalahkan dengan mudah! Energi Ki hitam dirinya akan terus ada dan meningkat bila ras siluman masih ada di alam kegelapan!" ucap Liuliu setelah melihat dengan menggunakan penglihatan sistem.


"Apa, itu sungguh merepotkan! Apa Xi Jinping dan Wang Long maupun kita tidak bisa melawan dia Liuliu?" ucap Feng Syhun bertanya.


"Bisa tuan tapi itu memakan waktu cukup lama,! Mungkin bisa mencapai waktu selama satu minggu penuh bahkan bisa mencapai satu bulan bertarung terus menerus tanpa henti." jawab Liuliu dengan entengnya.


Feng Syhun yang mendengar itu cukup kaget, karena dia tidak bisa membayangkan bertarung terus menerus hinga dalam hitungan bulan! Menurut dia ini kegilaan yang tinggi.


Saat sedang sedang berbicara yang menurut dia bagus untuk melakukan rencana dan siasat untuk mengalahkan Genosida Raja Kehancuran.


Dari arah depan Genosida, meluncur dengan gerakan sangat ringan bahkan tidak menimbulkan suara dan gerakan itu tidak bisa di rasakan dengan pasti.


"Tuan bersiaplah serangan datang!" ucap Wang Long memberikan peringatan pada Feng Syhun yang masih sibuk mengobrol dengan Liuliu.

__ADS_1


Feng Syhun sebenarnya masih sedikit merasakan pergerakan dari Genosida, tapi dia berfikir bahwa Wang Long maupun Xi Jinping bisa menghadang serangan Genosida meski dengan susah payah.


Genosida, langsung mengayunkan Gada Penghancur ke arah Feng Syhun, Liuliu, Xi Jinping dan Wang Long.


Kini Genosida Raja Kehancuran tidak lagi menggunakan Teknik Segel Pembalik, dia sudah sangat percaya dengan kamapuan yang dirinya dapat dari hasil penyerapan Energi Ki hitam dari alam kegelapan.


Wang Long dan Xi Jinping dengan sigap langsung menahan serangan itu, merak menahan dengan senjata masing-masing.


Tring...!!


Traaats..!


Tiga senjata saling berbenturan, bahkan menimbulkan petir hitam yang menjalar hingga sangat jauh dari mereka berlima.


Meskipun Feng Syhun dan Liuliu tidak mengayunkan senjatanya mereka berdua juga melakukan penghalauan dengan perisai Energi Ki milik masing-masing.


Baammm..!!


Ledakan aura yang saling bentrok antara mereka menyebar luas menerjang apa saja, bahkan sampai sejauh mata memandang aura itu sangat tajam.


Banyak dari pasukan daratan timur langsung tumbang tidak sadarkan diri bahkan ada yang mati seketika karena terkena gelombang tekan itu.


"Segera, kalian semau menjauh dari arena pertempuran ini!" ucap Shui Liu Xiang dengan suara sangat lantang bahkan berkesan membentak pada mereka semua.


Orang-orang dari pasukan daratan timur yang mengetahui keadaan gawat saat ini dengan segera putar balik dan ngacir lari dengan sangat kencang kembali ke daratan timur.


Yang mati hanya beberapa, meski tidak banyak tapi menjadi pemandangan menyesakkan mata dan hati Shui Liu Xiang.


Shui Liu Xiang memandang anaknya, Liu Xiaobo tapi dia cukup kaget karena tadi lupa tidak melindungi anaknya yang masih kecil.


Mata Shui Liu Xiang hampir melompat keluar, saat anaknya dengan gaya santai melihat ke arah pertarungan Feng Syhun, Liuliu, Xi Jinping dan Wang Long berada.


Dan yang bikin kaget pada Shui Liu Xiang anak itu seakan tidak terjadi apa-apa, sedangkan pasukan daratan timur cukup banyak yang tumbang dan mati seketika karena dampak tekanan serangan barusan.


"Anak ku, memang bukan anak biasa! Belum memiliki kultivasi tapi sudah bisa bertahan pada bentrokan serangan besar!" ucap Shui Liu Xiang pada benaknya.


Karena sudah begitu yakin dia memantapkan diri untuk melakukan teknik terlarang milik leluhurnya untuk menyelamatkan anaknya.


Dia dengan segera duduk bersila, dan memejamkan mata dengan tenang! langsung menghimpun kekuatan bahkan seluruh Energi Ki miliknya, Shui Liu Xiang salurkan semuanya ke teknik itu.


Di sekitar Shui Liu Xiang kini muncul cahaya kemasan, dan cahaya itu mulai meredup seakan masuk ke dalam tubuh Shui Liu Xiang semuanya.


Raut wajah Shui Liu Xiang langsung memucat tak terlihat memiliki darah sedikit pun! Setelah beberapa tarikan nafas, Shui Liu Xiang langsung memuntahkan darah segar begitu banyak.


Uhukk,, uhukk!!

__ADS_1


Suara batuk Shui Liu Xiang terdengar oleh beberapa orang dari pasukan yang masih tersisa di sana, begitupun juga Ye Yue mendengar suara batuk itu yang memilukan hati.


Bahkan Ye Yue tidak berani memandang Shui Liu Xiang karena darah yang dia keluarkan dari mulut tidak normal, bukan seperti luka dalam biasa tapi suka dalam begitu berat.


Dewi Sutra Cahaya Intan yang tadinya hanya membantu tanpa menyentuh tubuh Shui Liu Xiang kini langsung menghampiri, dengan sigap dia langsung membantu sekuat tenaga.


"Dewi, hentikan ini sangat berbahaya!" ucap Dewi Sutra Cahaya Intan lirih.


Akan tetapi Shui Liu Xiang tidak mendengarkan sama sekali ucapan Dewi Sutra Cahaya Intan.


Dia terus fokus, setelah teknik itu mencapai pada puncaknya Shui Liu Xiang membuka matanya!.


"Nak Xiao'er, kemari lah!" ucap Shui Liu Xiang memanggil anaknya yang tidak jauh berdiri di sampingnya.


Liu Xiaobo yang berdiri tidak terlalu jauh akhirnya mendekat, dan berdiri di depan sang ibu.


"Nak dengar penuturan ibu, Alam ini sangatlah berbahaya! Bahkan semua alam sangat berbahaya, maka kau harus tetap hidup dan berusaha dengan baik. Selalu menolong sesama dan janganlah membuat kerusakan!" ucap Shui Liu Xiang.


Liu Xiaobo mendengarkan itu dengan fokus, sia tidak tau apa yang akan ibunya lakukan setelah berkata demikian.


"Lorong Cahaya Penembus Segala Alam!" ucap Shui Liu Xiang dengan tenang menyebutkan teknik yang dia gunakan saat ini.


Wosss..!!


Cahaya emas begitu terang muncul dari bawah kaki mungil Liu Xiaobo, cahaya itu begitu terang dan seketika menelan Liu Xiaobo dengan sempurna dan tempat Liu Xiaobo tadi berdiri kini hanya terdapat sisa dari teknik itu yang membekas dengan warna menghitam seperti terbakar sesuatu yang sangat panas.


Liu Xiaobo menghilang dari pandangan semua orang.


Uhukk,, uhukk.!!


Shui Liu Xiang batuk ke dua kalinya kini malah lebih parah lagi, seketika tangan satunya memegang tubuh bagian dada dan nafas dirinya tersengal-sengal.


\=


Bersambung.


\=


LIKE' dan komentar yah.


Terimakasih buat para pembaca novel ini.


Tunggu terus update selanjutnya.


Terimakasih.

__ADS_1


...


__ADS_2