
\=
\=
Setelah tahu nama kota di alam kultivator silam, Feng Syhun langsung mengaktifkan dan membeli peta sistem! Feng Syhun cukup kaget karena setelah melihat peta sistem benua ini ternyata sangat besar.
Dan nama benua yang Feng Syhun, Ye Yue, Liuliu dan Xi Jinping tempati dan terlempar kedalamnya adalah Benua Langit.
"Liuliu, apa kamu mengetahui benua langit ini? Di sistem di beritahukan bahwa benua ini bernama benua langit!" ucap Feng Syhun pada Liuliu dengan menggunakan telepati sistem.
"Ya tau tuan, dulu tuan Liu Xiaobo berasal dari Benua Langi! Tapi alam ini begitu sangat berbeda pada saat aku bertemu tuan Liu Xiaobo." jawab Liuliu.
Liuliu dan Feng Syhun terus berbicara di dekat arena! Meski di sana cukup banyak orang dan lumayan ramai, tapi Feng Syhun dan Liuliu seakan tidak terganggu oleh kehadiran mereka! Mungkin karena mereka berdua berbicara dengan menggunakan telepati sistem sehingga tidak terganggu oleh kehadiran mereka sama sekali.
Dari arah belakang datanglah tiga orang murid inti salah satu sekte besar yang di tugaskan, untuk mengawal pelaksanaan pertarungan itu! Guna melihat kemampuan dan keterampilan para pemuda di kota kecil yang Feng Syhun dan yang lainya singgahi saat ini.
Kota kecil ini masuk dalam jangkauan kota Kabut dan daerah paling pinggir di kota kabut, karena berbatasan langsung dengan kota-kota besar lainnya.
Letak dari kota yang di singgahi Feng Syhun dan yang lainya saat ini ialah berbatasan langung dengan hutan kematian yang bebas tanpa pemilik wilayah tertentu.
Hutan kematian adalah hutan yang pertama kali Feng Syhun, Ye Yue, Liuliu dan Xi Jinping yang terdampar di benua langit ini.
"Hay anak-anak miskin, ngapain kalian berkumpul di sini? Minggir! Di sini hanya tempat untuk orang-orang berbakat!" ucap salah satu pemuda sombong yang ada di kedai makan waktu itu, Yang tidak lain adalah tiga orang murid inti salah satu sekte besar.
Di bilang anak-anak miskin, Feng Syhun yang tadinya mau diam tanpa mempermasalahkan lagi kini mulai tersulut amarah.
"Kau sudah meremehkan kami dua kali! Aku tidak akan tinggal diam lagi." ucap Feng Syhun dengan nada ancaman.
"Anak-anak miskin dan lemah seperti kalian bisa apa di sini?" ucap salah satu dari mereka, karena mulai terbawa amarah yang di sebabkan ucapan Feng Syhun yang meninggi.
"Gege, langung beri pelajaran saja!" ucap Ye Yue memberi usul pada Feng Syhun.
Tiga pemuda dewasa itu cukup marah mendengar ucapan Ye Yue yang barusan di lontarkan, karena seakan mereka itu adalah orang bodoh yang tidak ada apa-apanya di mata mereka.
"Kurang ajar kau, berani meremehkan murid inti Sekte Nong Wu. Cari mati kalian?" ucap salah satu pemuda dewasa itu.
Orang-orang yang tadinya berkerumun di sana kini mulai menyebar memberikan ruang untuk mereka bertujuh, 3 dari Sekte Nong Wu dan empat lainya Feng Syhun, Ye Yue, Liuliu dan Xi Jinping.
Di kerumunan tadi banyak berbisik mengenai kebodohan empat pemuda remaja itu yang berani membuat masalah dengan para murid inti Sekte Nong Wu.
"Nasib Empat anak remaja itu sebentar lagi berakhir!" ucap salah satu penonton di sana berbicara dengan orang di sebelahnya.
"Iyah, setauku para murid inti Sekte Nong Wu sangat hebat dan kejam, apa lagi terhadap orang yang berani menghina mereka!" ucap orang yang di ajak bicara tadi.
__ADS_1
"Sungguh bodoh, lebih baik bersujud tiga kali dan meminta maaf saja. Bila ingin selamat!" ucap orang di sebrang lainya.
Para anak murid inti Sekte Nong Wu, mendengar ucapan para penonton di sana yang seakan memuji dirinya kini tambah besar kepal, bahkan sifat arogan mereka langung keluarga untuk di umbar.
"Apa kalian dengar ucapan mereka semua? Cepat minta maaf dan bersujud tiga kali bila tidak ingin mati!" ucap salah satu dari mereka.
"Sudah jangan banyak omong terhadap orang bodoh macam mereka! Langsung ku habisi saja." ucap orang yang tadi berbicara pertama.
Wooss..!!
Anak murid inti Sekte Nong Wu langung bergerak dengan cepat dan menggunakan kekuatan hampir penuh, karena dia berniat membunuh Feng Syhun dan tiga lainya sekaligus.
Boommm..!!
Ledakkan besar terjadi di sana, orang-orang yang ada di sana langung mundur begitu jauh untuk menghindari dampak serangan yang di lancarkan oleh anak murid Sekte Nong Wu.
"Kasian sekali mereka karena salah memilih musuh!" ucap penonton di bagian belakang orang-orang murid inti Sekte Nong Wu.
Orang itu berucap demikian karena ledakan di sana sangat besar tidak mungkin bagi seorang di ranah raja emas *9 bisa bertahan.
Karena kultivasi anak murid inti Sekte Nong Wu berada di ranah Kaisar Raja tingkat tinggi.
Meski ada dua ratus orang yang melawan anak murid inti Sekte Nong Wu dengan tingkatan yang sama, seperti yang di gunakan Feng Syhun dan yang lainya! Mereka menurunkan tingkatan kultivasi di ranah raja emas *9 karena rata-rata di benua langit seumuran mereka berada di ranah raja emas.
Sehingga penonton tersebut bisa berani berbicara demikian meski belum lihat siapa yang akan terluka atupun mati nantinya.
"Mampus kalian para orang miskin!" bentak salah satu anak murid inti Sekte Nong Wu yang berdiri di pinggiran, karena dia juga ikut menghindari serangan yang di lancarkan temanya.
"Tunggu ada yang tidak beres!" ucap salah satu orang yang berbeda dari anak murid Sekte Nong Wu.
Dia sadar meski debu dan asap masih mengepul dengan tebal tapi dia merasakan aura kehidupan dari temanya sangatlah kecil.
Setelah beberapa saat, debu dan asap itu menghilang total! Yang mereka bayangkan dan pikiran ternyata salah kaprah.
Yang mereka bayangkan empat anak muda itu sudah tewas dengan mengenaskan dan dalam keadaan tubuh mereka tidak berbentuk lagi.
Tapi kini mereka masih berdiri dengan kokoh, bahkan orang yang tadi menyerang dari anak murid inti Sekte Nong Wu, sedang terkapar tidak berdaya dan di injak tubuh bagian dada orang itu oleh Feng Syhun.
Dengan mulut yang mengeluarkan darah sangat banyak! Bahkan nafas hampir putus.
Dua teman lainya dari murid inti Sekte Nong Wu sangat terpukul melihat temannya hampir mati! Oleh orang yang mereka remehkan sebelumnya.
"Apah bagaimana mungkin bisa seperti ini?" ucap salah satu dari mereka.
__ADS_1
"Kurang ajar mati saja kau!" ucap salah satu murid inti Sekte Nong Wu dan langung menyerang dengan senjata yang biasa dia andalkan.
Wosss..!!
Tring..!!
Slaazz..!!
Salah satu orang dari murid inti Sekte Nong Wu menyerang dengan gerakan cepat dan memusatkan tekan Energi Ki pada pedang miliknya.
Feng Syhun dengan sigap menahan serangan itu dengan pedang miliknya, yaitu pedang Biru Inti Es!.
Dan dengan cepat gerakan kedua dari Feng Syhun langung memotong tangan kanan yang memegang pedang dari anak murid inti Sekte Nong Wu.
Ahhaak..!!
Teriak anak murid inti Sekte Nong Wu dengan begitu kencangnya, dengan tangan kirinya dia memegang lengan kanan yang sudah buntung.
Dia berusaha mengalirkan Energi Ki pada lengan kanan yang terluka agar rasa sakit itu bisa hilang dan darah yang mengucur berhenti.
"Bagaimana bisa gerakan susulan itu aku tidak melihatnya!" gumam anak murid inti Sekte Nong Wu yang tadi menyerang Feng Syhun.
"Siapa kalian sebenarnya?" ucap anak murid inti Sekte Nong Wu yang tadi menyerang Feng Syhun.
"Aku siapa? Kalian tau kami adalah anak-anak miskin!" jawab Feng Syhun dengan nada ejekan.
Feng Syhun berucap demikian untuk memancing amarah mereka semua, hanya dua di antara mereka yang marah karena ucapan Feng Syhun barusan.
Sedangkan yang satunya jangankan marah untuk bernafas saja dia sudah sangat kesulitan! Untuk bergerak pun tubuhnya sudah tidak merespon sama sekali.
Di tambah setelah berucap demikian Feng Syhun dengan sengaja menginjak kembali tubuh orang itu dan lebih parahnya di tambah tekan berat!.
\=
Bersambung.
\=
LIKE' dan komentar yah.
Terimakasih buat para pembaca novel ini.
Tunggu terus update selanjutnya.
__ADS_1
Terimakasih.
...