Absolut Sistem Pemandu Kultivasi

Absolut Sistem Pemandu Kultivasi
Genosida Kecewa


__ADS_3

\=


\=


Karena semenjak siang sebelumnya Ye Yue, Feng Ying dan orang tua Ye Yue sudah di masukkan ke dalam ruang dimensi milik Feng Syhun, kini mereka berempat berada di kota Gong Dao dan sudah berada di istana Kekaisaran yang ada di kota itu.


Ye Wan dan Xiang Yun masih saja kagum dengan kota Gong Dao. Mereka berdua masih belum bisa percaya dengan kota ini yang katanya di kabarkan dari Ye Yue bahwa kota ini milik Feng Syhun dan yang membuat Feng Syhun juga.


"Yue'er, apa kamu yakin nak bahwa kota ini yang membuat adalah Feng Syhun?" ucap Xiang Yun masih saja mencecar pertanyaan yang sama sedari siang kepada Ye Yue.


"Ibu padahal sudah berkali-kali aku bilang bahwa kota ini yang membuat adalah Gege! Apakah masih tidak percaya? Coba saja ibu lihat bahwa kota ini masih belum memiliki penduduk sama sekali!" jawab Ye Yue.


Setelah di jawab demikian Xiang Yun maupun Ye Wan sedikit mempercayai ucapan anaknya itu, meskipun mereka enggan tidak percaya ucapan anaknya yang sedari kecil tidak pernah berbohong.


Akan tetapi omongan itu seperti membual, karena alam yang mereka tempati juga merupakan kekuasaan mutlak untuk Feng Syhun! Ini yang paling Ye Wan dan Xiang Yun tidak bisa terima.


Tapi setelah melihat keasrian dan kemegahan yang klasik kota Gong Dao menyita pikiran mereka, bahwa kota ini pasti sulit bila di bangun oleh anak menantunya.


Karena masih penasaran akhirnya Ye Yue menyarankan agar orangtuanya pergi melihat-lihat keluar dan di antara oleh Wang Long.


Di karenakan rasa penasaran yang cukup tinggi akhirnya Ye Wan maupun Xiang Yun mengikuti saran anaknya itu, keluar melihat-lihat kota Gong Dao.


Cukup lama mereka melihat-lihat dan semakin lama akhirnya semakin banyak orang dan itu adalah orang-orang benua tengah yang di bawa oleh Liuliu dan Xi Jinping.


Mereka adalah orang dari pasukan bayangan Sekte Fajar Langit Dunia dan para penduduk kota Zang yang akan tetapi belum semuanya.


Semakin lama kota Gong Dao semakin banyak orang yang mulai menempati di sana.


***


Feng Syhun kini pergi lagi kembali ke benua barat dan sudah berada di kediaman dirinya, setelah sampai di sana dia cukup kaget melihat banyaknya pasukan milik ayahnya yang sudah berkumpul di sana yang di atur oleh ibunya Lin Ling.


"Ibu apa di luar semua adalah pasukan milik ayah?" ucap Feng Syhun setelah menemui ibunya yang ada di dalam rumah.


"Benar Syhun'er, mereka sebagai adalah pekerjaan yang ada di toko pil dan herbal bintang! Dan ibu juga sudah mengumumkan untuk membawa semua setok barang di toko dan gudang milik kita!" ucap Lin Ling, sambil tersenyum bangga ke arah anaknya yang masih berada di ambang pintu tempat dirinya kerja.


Feng Syhun hanya bisa melongo saja melihat ibunya sangat antusias untuk mengikuti dirinya berpindah alam, bahkan sampai-sampai mengosongkan setok barang yang ada di toko milik keluarganya.


"Apa ayah masih belum kembali ibu?" tanya Feng Syhun setelah keterkejutan itu sirna.

__ADS_1


"Ayahmu masih membantu Kaisar Qing Long dan Kaisar Queen untuk bersiap-siap pindah! Tapi dia menemukan ada beberapa kultivator bebas yang tidak ingin ikut!"


Lin Ling menjawab sambil melihat laporan barang yang sudah mereka kumpulkan semua dan siap untuk di bawa, tanpa melihat Feng Syhun yang ada di hadapannya. Karena barang sangat banyak barang itu berada di cincin penyimpanan masing-masing ketua toko cabang.


"Jika mereka tidak ingin, maka tinggalkan saja ibu! Kita sudah tidak memiliki waktu cukup banyak!"


Feng Syhun sedikit kecewa karena ada saja sifat orang yang seperti itu di manapun, dan mengapa dia harus susah-susah bila mereka tidak ingin di tolong.


Feng Syhun terus mengobrol sambil membantu ibunya untuk mengecek apa yang menjadi kesibukan ibunya sedari tadi.


***


Di alam kegelapan saat ini.


Genosida masih saja menelusuri kota-kota yang ada di sekitar setengah banyak kota di datangi dia melakukan hal yang sama membiarkan mereka saling membunuh untuk menentukan siap yang paling kuat.


Kini dia sudah berada di tepi pantai yang air lautnya tenang tapi berwarna sangat gelap seperti sebuah lautan yang mati.


Meskipun keadaan alam kegelapan sangat gelap karena para siluman mengalami transformasi sekarang, sehingga bisa melihat dengan jelas apa yang ada di sana.


Genosida langsung terbang di atas laut yang gelap dan luas, Genosida mencoba mengukur kemampuan dengan melayang di atas laut yang daya gravitasinya sangat berat bila itu bukan Genosida maka tidak akan berani.


Meskipun gravitasinya sangat berat tapi Genosida melewati dengan tenang hanya kecepatan terbangnya saja yang melambat dari sebelumnya.


"Perubahan tubuh ini sangat kuat, aku tidak menyangka bahwa akan sekuat ini? Bila di padukan dengan teknik terlarang maka akan sangat sempurna dan kuat!" gumam Genosida sambil terbang terus menelusuri laut gelap itu.


Setelah cukup lama terbang akhirnya gravitasi mengurangi tekanannya karena sudah mencapai ke daratan yang lain, Genosida langsung turun dengan sempurna.


"Aku tidak menyangka bahwa sampai dengan secepat ini di benua demon?" ucap Genosida pada dirinya sendiri.


Dahulu kala Genosida juga pernah melakukan hal yang sama akan tetapi setelah sampai di benua demon dirinya langsung terkapar karena saking tidak kuatnya menyeberangi lautan gelap ini.


Tapi dia sangat senang merasakan perkembangan tubuh yang di milikinya sekarang, setelah selesai mengagumi dirinya langsung menyebarkan persepsinya seluas mungkin.


Genosida langsung mengerutkan keningnya tanda dia tidak mengerti apa yang sedang terjadi!.


"Apa Energi Ki hitam yang pekat tidak sampai ke benua demon ini? Tidak mungkin tubuhku masih bisa merasakannya!" gumam Genosida cukup heran.


Masih sangat penasaran Genosida langsung terbang ke kota terdekat yang ada di sana, setelah sampai di sana Genosida kecewa.

__ADS_1


"Apa..?? Di sini tidak ada penghuninya? Berarti persepsi ku tidak salah." Genosida masih bingung dan kecewa dia memeriksa kota itu lebih dalam.


Setelah sampai di kota yang lebih dalam dia melihat banyak bekas berserakan tubuh yang sudah hampir menghilang karena sudah di busukan oleh Energi Ki hitam beberapa hari yang lalu.


Genosida masih belum mengerti situasinya, dia memeriksa keadaan tubuh para siluman yang sejauh hampir menghilang akibat di serap oleh Energi Ki hitam dan tanah yang dia pihak sekarang.


Bila saja ada siluman lain di sana Genosida ingin sekali mengorek informasi, agar dirinya tidak seperti orang bodoh saja.


Tidak menemukan jawaban di sana Genosida langsung pergi mengunjungi kota-kota lainnya lagi, akan tetapi yang dia temukan sama!.


Bahkan sudah lebih dari sepuluh kota besar Genosida kunjungi tetapi hasilnya sama, dan sekarang kota yang Genosida kunjungi saat ini adalah kota di mana letak kerjaan Athena berdiri.


"Bahkan kerjaan Athena kosong tidak berpenghuni?" ucap Genosida tidak percaya.


Tatapan matanya yang merah itu seakan kosong, yang di bayangkan Genosida saat ini banyaknya pertarungan hebat di setiap kota dan dia akan mengambil siapa yang paling kuat.


Akan tetapi di hadapan saat ini yang dia temui hanya tempat kosong belaka.


Baammm..!!


Genosida langsung menghantam gedung yang tidak bersalah di salah satu sudut kota kerjaan Athena, dirinya sangat kecewa dan cukup marah.


Jika tahu akan seperti ini, dia akan menghentikan pertarungan di benua Lathraia! Dan tidak akan menyuruh mereka semua saling membunuh.


Jika seperti ini maka pasukan dirinya akan semakin sedikit, memikirkan seperti ini saja Genosida sangat kesal ingin sekali dia mengamuk tapi terhadap siapa.


Tahu kesalahan dirinya, Genosida langsung menggunakan teknik terlarang dan menghilang dari sama untuk menuju kembali ke benua Lathraia kembali.


Wosss..!!


\=


\=


LIKE'👍.


Terimakasih.


...

__ADS_1


__ADS_2