Absolut Sistem Pemandu Kultivasi

Absolut Sistem Pemandu Kultivasi
Kemarahan Ketua Kelompok Gagak Hitam


__ADS_3

\=


\=


Kedatangan Feng Syhun, Ye Yue, Liuliu dan Xi Jinping merupakan sebuah kehormatan besar bagi pasukan bayangan Sekte Fajar Langit Dunia yang sedang menjalankan tugas dari Patriak Sekte Fajar Langit Dunia yaitu Bai Lian.


Mereka cukup lama tidak melihat Feng Syhun sedekat itu, sehingga membuat hati dan pikiran mereka kacau kini menjadi gembira karena terobati oleh kedatangan Feng Syhun dan yang lainya, itu di sebabkan karena orang-orang kelompok bayangan Sekte Fajar Langit Dunia sangat menghormati Feng Syhun.


Salah satu anggota yang tadi sudah terbakar amarah, karena mengingat masa lalu yang di lakukan Lu Weng terhadap dirinya kini mulai mereda amarahnya.


"Aku ingin menanyakan, apa tujuan keluarga Lu! Terutama Lu Weng mengirimkan pembunuh bayaran untuk membunuh ku dan yang lainya kecuali! Ye Yue?" ucap Feng Syhun kepada seluruh anggota keluarga Lu.


Terutama berbicara kepada kepala keluarga Lu, yaitu Lu We Yan! Feng Syhun ingin mengetahui apa permasalahan pastinya karena dia tidak pernah mempunyai masalah dengan keluarga bangsawan Lu di kota Zamran ini.


"Maafkan kami tuan muda, kami tidak mendidik anak kami dengan benar!" ucap Lu We Yan.


"Tidak-tidak, aku tidak butuh kata maaf! Yang aku ingin tahu apa tujuan dari Lu Weng mengirimkan pembunuh bayaran untuk membunuh ku?" ucap Feng Syhun dengan tegas.


"Kami semua yang ada di sini tidak mengetahui itu tuan muda, anak ku sedang pergi keluar dari kota Zamran ini!" ucap kepala keluarga Lu We Yan.


Para anggota keluarga lainya yang susah tahu watak dari Lu Weng, segera menyadari apa masalh di balik kejadian ini.


Mereka tahu karena sudah terlalu sering Lu Weng melakukan hal itu, membunuh atau menyiksa orang yang di rasa dekat dengan orang yang sedang dia dekati.


Setalah melihat Ye Yue dan hanya Ye Yue saja yang di biarkan hidup berarti maksud lain Lu Weng menginginkan Ye Yue, tapi Feng Syhun selalu di dekatnya sehingga dia menjadi buruan Lu Weng dengan menggunakan tangan pembunuh bayaran.


Itulah pemikiran dari para anggota yang tahu akan watak Lu Weng itu, bahkan ayahnya juga sudah mengetahui tapi tidak mau bicara.


*


Para anggota kelompok Gagak Hitam yang di biarkan hidup oleh Feng Syhun, kini sudah sampai di markas utama kelompok Gagak Hitam.


Setelah datang mereka bercerita bahwa tim mereka yang di kirim untuk membunuh Feng Syhun sudah gagal bahkan mereka kehilangan dua anggota mereka.


"Dasar bodoh, yang bikin lebih bodoh lagi kenapa kalian sebut bahwa kalian kelompok Gagak Hitam?" bentak ketua kelompok Gagak Hitam.


Dia sangat marah karena mendapat laporan dari anggota tim yang di kirim mengalami kegagalan, bahkan setelah gagal masih juga bocor bahwa kelompok yang berusaha membunuh adalah kelompok Gagak Hitam.


Ketua Gagak Hitam sedikit takut bila ada penyerangan dari Sekte Fajar Langit Dunia nantinya, karena di kabarkan Feng Syhun salah satu anggota keluarga dari orang penting Sekte Fajar Langit Dunia.

__ADS_1


Informasi ini di dapat dari informasi-informasi yang menyebar luas di benua tengah akhir-akhir ini.


"Maaf Ketua, tapi orang itu tidak memiliki tingkat kultivasi! Sehingga kami pikir mereka akan langsung takut dengan kelompok kita!" ucap salah satu anggota kelompok Gagak Hitam.


"Tapi apah, kalian di kalahkan dengan mudah! Berarti mereka menyembunyikan kultivasi nya dengan sangat dalam dan sempurna!" ucap ketua kelompok Gagak Hitam.


"Itu di luar dugaan kami ketua!" jawab salah seorang lainya dari kelompok Gagak Hitam.


"Dasar bodoh! Menang kalian sangat bodoh. Cepat siapkan pasukan yang besar dan berjaga di markas ini beberapa hari ke depan!" ucap ketua kelompok Gagak Hitam dengan amarah yang tinggi.


Dia tau bahwa diri dan kelompoknya dalam bahaya penyerangan Sekte Fajar Langit Dunia, karena yang di tau Feng Syhun adalah salah satu anggota keluarga petinggi Sekte Fajar Langit Dunia.


Sehingga sebelum kerugian besar terjadi dia lebih baik berjaga dengan kepahitan yang akan di alami kelompok Gagak Hitam.


Dia akan meminta, ganti rugi yang cukup banyak untuk mengganti kerugian ini pada Lu Weng.


*


Lu Weng masih santai di rumah penginapan yang dia sewa di kota Zang, dia sambil menikmati teh hangat yang di pesan di rumah penginapan itu.


Dari arah belakang datang orang kepercayaan Lu Weng dengan terburu-buru dan nafas yang memburu.


"Berita gawat apa?" jawab Lu Weng dengan nada keheranan.


"Orang-orang yang kita bayar dari kelompok Gagak Hitam gagal membunuh bocah itu, bahkan kelompok Gagak Hitam dua orang mati oleh bocah itu di pinggiran hutan perbatasan kota!" ucap orang kepercayaan Lu Weng.


"Apa bagaimana bisa?" ucap Lu Weng dengan langsung berdiri dari kursi yang di duduki.


"Kata kau pembunuh itu yang paling kejam dan selalu berhasil membunuh target nya?" lanjut Lu Weng kini mulai marah.


"Maaf tuan muda! Tapi tadi aku di datangi orang-orang kelompok Gagak Hitam itu memberitahu dan mereka mengancam!" ucap orang kepercayaan Lu Weng.


"Apa yang mereka ancaman kan?" ucap Lu Weng ingin tahu ancaman apa itu.


"Mereka mengancam akan membunuh kita, karena kelompok mereka dalam bahaya maka mereka meminta ganti rugi pada kita! Bila tidak di bayar maka nyawanya kita gantinya." ucap orang kepercayaan Lu Weng itu.


"Kurang ajar orang tidak berguna itu, sudah menerima uang dari ku dan pekerjaan gagal malah mengancam minta ganti rugi. Benar-benar kurang ajar.!" bentak Lu Weng.


Sebenarnya dia takut dengan ancaman kelompok Gagak Hitam, dia juga tahu kelompok Gagak Hitam sangat kejam dengan targetnya.

__ADS_1


Tapi yang bikin dia resah kenap kelompok Gagak Hitam tidak mampu membunuh Feng Syhun dan orang yang bersamanya.


"Apa bocah itu punya pengawal atau bisa jadi punya kartu As untuk memukul mundur kelompok Gagak Hitam bahkan mereka sampai kalah dan ada korban jatuh di pihak kelompok Gagak Hitam!" gumam Lu Weng dengan nada yang sangat bingung.


"Bukan Ye Yue kan yang menyerang mundur kelompok Gagak Hitam itu?" ucap Lu Weng kepada orang kepercayaannya.


"Tidak tuan menurut yang melaporkan yang menyerang mereka adalah Feng Syhun seorang diri tanpa di bantu siapapun!" ucap orang kepercayaan Lu Weng.


Dia menjelaskan apa yang di dengar dari orang yang menyampaikan berita kepadanya sesuai dengan yang di dengar.


Tapi berita itu seakan mengada-ada dan susah untuk di percaya untuk Lu Weng maupun orang kepercayaan Lu Weng juga masih belum bisa percaya itu semua.


"Berapa mereka meminta ganti rugi pada kita?" ucap Lu Weng kepada orang kepercayaan.


"Mereka meminta liam kali lipat dari bayaran awal yang sudah di sepakati!" jawab orang kepercayaan Lu Weng.


"Gila ini pemerasan terhadap kita!" ucap Lu Weng dengan marah.


Braaakkk...


Suara meja hancur karena di pukul dengan keras oleh Lu Weng dia sudah saking marahnya sehingga berbuat demikian.


"Kita harus pulang dan mengambil uang kembali uang yang ku bawa sudah hampir habis!" ucap Lu Weng.


"Baik tuan muda!" jawab orang kepercayaan Lu Weng.


\=


Bersambung.


\=


Terimakasih buat para pembaca novel ini.


Tunggu terus update selanjutnya.


Terimakasih.


...

__ADS_1


__ADS_2