
\=
\=
Shui Liu Xiang masih saja berlutut satu kaki karena terpental jauh ke belakang, tapi dia tidak mengalami luka sedikitpun hanya saja dia menggunakan Energi Ki cukup banyak, sehingga bisa sangat berbahaya bila menghadapi semua siluman yang datang ke benua langit ini! Jangankan semua dua apa tiga saja dia bisa terbunuh kapanpun.
"Sangat gawat, hanya satu dari mereka saja bisa membuat ku sangat tertekan seperti ini! Bagaimana bila mereka melawan ku sekaligus? Tidak-tidak dua apa tiga dari mereka saja aku sudah pasti kalah." gumam Shui Liu Xiang membayangkan apa yang terjadi selanjutnya.
Shui Liu Xiang mulai berdiri dan mengeluarkan pedang miliknya dari cincin penyimpanan, Shui Liu Xiang tahu bahwa situasi saat ini sangatlah berbahaya dan dia sadar bahwa dirinya hanya sendirian di sana , bila tidak melakukan antisipasi lebih dini takutnya akan membawa dampak buruk terhadap dirinya.
Setelah bangun dan memegang pedang miliknya, dia langsung bersiap siaga dengan mengalirkan Energi Ki untuk melakukan perlawanan.
"Ha-ha-ha-ha-ha,,!!" tawa siluman pasukan elit Genosida yang tadi menyerang Shui Liu Xiang.
Setelah tertawa terbahak-bahak dia langung berucap cukup kencang. "Kau cukup tangguh juga rupanya? Aku kira tadi hanya manusia lemah belaka." berucap demikian agar rekan pasukan elit lainya cukup penasaran.
Shui Liu Xiang tidak merespon ucapan siluman itu dia hanya memandang dengan tajam terhadap mereka semua, terutama terhadap Genosida yang memang sedang memperhatikan mereka bertarung.
"Terima kematian mu kali ini!" bentak siluman pasukan elit Genosida yang tadi sudah menyerang.
Dia bergerak dengan kecepatan tinggi menerjang Shui Liu Xiang, sebelum bergerak dia sudah mengeluarkan senjata pedang lebar dan berwarna hitam cukup pekat dan memiliki aura yang tidak enak untuk berdekatan.
Pedang itu seperti sudah memakan ratusan nyawa hingga seperti memiliki racun yang ganas.
Tebasan pedang lebar milik siluman pasukan elit Genosida sangat kencang dan bersuara menderu mengarah pada leher Shui Liu Xiang, dengan sigap Shui Liu Xiang menangkis pedang itu dengan senjata yang di genggamnya! Seketika dentingan pedang berbunyi cukup keras dan di susul dengan ledakan besar.
"Hanya bawahan, sudah sangat kuat seperti ini! Bagaimana dengan tuannya itu?" ucap Shui Liu Xiang di benaknya.
Di saat menangkis serangan itu dan bentrok tadi, meski tidak terlempar begitu jauh dan tidak terluka tapi di tau bahwa serangan itu sangat kuat, sehingga bisa menyimpulkan bahwa bawahan itu sangat kuat.
"Apa, dia masih bisa menahan serangan penuh ku?" ucap siluman pasukan elit Genosida itu.
Dia sangat kaget dengan apa yang di alami kali ini, dalam alam kegelapan dia di pilih sebagi pasukan elit karena kekuatan dirinya yang besar dan sangat mematikan, tapi baru keluar dari alam kegelapan sudah berhadapan dengan orang yang bisa menahan serangan penuh dirinya. Ini lah yang membuat dirinya begitu terkejut.
"Hemm.. Aku tidak merasakan ancaman darinya, tapi dia cukup kuat bisa menahan serangan pasukan elit milik ku!" ucap Genosida.
Dia sedari tadi meski sedang fokus pada persepsinya, namun masih bisa melihat sekeliling dengan sangat jelas bahkan hampir semua sudut dia jelajahi dalam hutan kematian itu.
Jadi sudah wajar, bahwa dia bisa melihat dengan jelas pertarungan pasukan elitnya dan orang yang kebetulan ada di sana! Yaitu Shui Liu Xiang.
"Bagus, orang-orang kuat itu terpancing oleh aura pertarungan ini! Aku harap salah satu dari mereka adalah anak yang di ramalkan!" ucap Genosida setelahnya, dia cukup senang dan berucap sambil tersenyum lebar.
Yang di rasakan Genosida adalah pergerakan Feng Syhun dan yang lainya, dia dapat merasakan sampai sejauh itu meski kurang begitu akurat. Itu menandakan bahwa kekuatan Genosida bukanlah sesuatu yang dapat di remehkan.
__ADS_1
Shui Liu Xiang terus melakukan baku hantam bahkan sudah hampir 10 jurus lebih yang di lakukan oleh pasukan elit Genosida maupun Shui Liu Xiang.
Luka di beberapa bagian dari siluman pasukan elit Genosida sudah terlihat dan darah hitam keluar dari luka itu.
Setelah serangan fatal terakhir dari Shui Liu Xiang mengenai bahu siluman itu, dia langsung mundur jauh! Langsung menjaga jarak dengan Shui Liu Xiang.
"Apa, kenapa luka ini tidak langsung beregenerasi! Apa tidak bekerja jurus itu?" ucap siluman pasukan elit Genosida yang sedang bertarung dengan Shui Liu Xiang.
Para pasukan yang lain hanya tersenyum sinis, melihat kawan darinya yang sedang bertarung mengalami luka parah.
Shui Liu Xiang masih dalam keadaan baik, dia hanya mengalami lebam sedikit karena tekanan Energi Ki hitam milik siluman itu menekan kulit bagian luar tubuh Shui Liu Xiang.
"Apa kau sudah tidak sanggup melawan dia?" ucap salah satu siluman pasukan elit Genosida yang lain.
Dia berbicara seperti mencibir temannya yang sedang bertarung, bukanya malah membantu ini malah di hina.
Itulah sifat dari para siluman, saling menindas satu sama lain bila dia kuat maka berkuasa! Jadi bila salah satu dari mereka mati maka itu baik karena berkurangnya saingan antara mereka menjadi orang yang di percaya oleh Genosida.
Siluman, yang sedang bertarung dengan Shui Liu Xiang sudah mulai kehilangan banyak darah dan Energi Ki hitam yang dia punya karena berusaha menyumbat luka yang dia terima!.
Tapi itu semua gagal seakan luka yang dia alami semakin di sumbat semakin parah!.
Shui Liu Xiang masih mewaspadai semua gerakan siluman di antara mereka, terutama Genosida karena menurut persepsi Shui Liu Xiang dialah mahluk paling berbahaya di hadapan dirinya saat ini.
Dia sudah bertarung banyak jurus tapi baru sekarang bisa mengajukan pertanyaan, karena semua serangan yang dia terima sangat ganas bisa membunuh dirinya kapan saja.
Genosida yang mendengar itu hanya melirik dengan tajam dan mengangkat alisnya tinggi-tinggi.
Genosida akhirnya menengok, dan mengangkat dagunya sedikit lebih tinggi! Dan berkata dengan suara berat.
"Kau ingin tahu siapa kami?"
"Baiklah, akan ku beritahu kau siap aku adanya! Aku adalah Raja Kehancuran, setiap alam yang aku singgahi maka harus hancur!" lanjut Genosida, dengan seringai tajam dia memandang ke arah Shui Liu Xiang.
"Apa kau percaya itu?" ucap Genosida.
Shui Liu Xiang hanya dia saja dia tidak menjawab maupun bergerak dari tempatnya saat itu, dia hanya memasang kuda-kuda dan persiapan pertahanan yang tinggi bila ada serangan mendadak.
"Hanya diam, mampus saja kau! Manusia tidak berguna." bentak Genosida setelah itu.
Wosss..!!
Dia dengan sekejap menghilangkan dari pandangan semua orang, dan sekejap mata sudah muncul di hadapan Shui Liu Xiang dengan pukulan tangan kosong mengarah pada kepala Shui Liu Xiang dengan ganas.
__ADS_1
Shui Liu Xiang cukup terkejut karena tidak merasakan pergerakan Genosida, tiba-tiba langsung muncul di depannya.
Dengan reflek yang cukup tinggi, Shui Liu Xiang langsung menahan dengan sekuat tenaga dan seluruh Energi Ki miliknya yang sudah di siapkan sebelumnya.
Boommm..!!
Ledakan besar terjadi di sana bahkan menimbulkan getaran yang hebat dia hutan kematian itu, menyisakan bekas ledakan yang sangat besar hingga membentuk cekungan yang sangat dalam dan lebar.
Ledakan besar itu terjadi, para pasukan elit Genosida langsung menjauh dengan secepatnya! Mereka semua tahu bahwa serangan kecil dari tuannya itu sangatlah berbahaya.
Guratan panjang di hutan kematian itu sampai terlihat ratusan meter jauhnya.
Uhukk,, uhukk,,!!
Terlihat wanita yang cukup muda, sedang tergeletak berlutut tidak begitu berdaya sedang memegangi dadanya dengan satu tangan dan tangan satunya masih memegang pedang sambil menyanggah tubuhnya agara tidak ambruk total.
Dia Shui Liu Xiang, setelah menerima serangan ganas dari Genosida yang sangat besar itu.
Dia masih hidup tapi kondisi dirinya cukup parah karena Energi Ki miliknya terkuras habis, bahkan untuk menahan sakit pada tubuh dan jalan darahnya saja dia sudah tidak begitu sanggup.
"Ap-apa, apa aku akan mati di sini oleh mereka?" ucap Shui Liu Xiang terbata-bata.
Muka dia cukup pucat pasif seperti tidak memiliki darah sedikit pun.
"Apa, dia masih hidup? Cukup menarik juga, jika itu pasukan elit ku maka sudah pasti mati!" gumam Genosida.
Dia cukup kaget dengan apa yang di lihat itu, kenapa? Karen Shui Liu Xiang masih hidup setelah menerima serangan darinya.
Yang dia rasakan tingkat kultivasi orang itu hanya satu tingkat lebih tinggi dengan pasukan elitnya, seharusnya setelah serangan barusan! Orang itu seharusnya mati seketika. Tapi ini tidak terjadi sehingga membuat Genosida cukup terkejut.
\=
Bersambung.
\=
LIKE' dan komentar yah.
Terimakasih buat para pembaca novel ini.
Tunggu terus update selanjutnya.
Terimakasih.
__ADS_1
...