
\=
\=
Feng Syhun kini memandangi Zius dengan sangat tajam, dia sudah percaya bahwa Liuliu, Ye Yue dan yang lainya bisa mengalahkan tujuh dewa-dewi dan 200 pasukan itu yang kini kebanyakan dari mereka sudah terluka parah.
Feng Syhun langsung bergerak ke arah Zius dengan kecepatan yang tidak bisa di percaya, bahkan Zius sendiri yang sejak awal sudah memperhatikan Feng Syhun saja sampai terkejut.
"Gerakan apa itu?" ucap Zius langsung menghindar sebisanya, meskipun tidak tahu serangan Feng Syhun dari arah mana datangnya.
"Kau menghindar ke arah yang salah Zius?" ucap Feng Syhun sampai-sampai suara itu seperti terdengar di depan telinga Zius.
Dengan kekuatan penuh yang di milikinya, Zius langsung menangkis dengan trisula tombak petir miliknya, ke arah sebelah kanan.
Trang..!
Boooommmm..
Suara beradunya pedang miliki Feng Syhun dengan trisula tombak petir milik Zius berdentang di sana, setelah itu ledakan besar terjadi karena tekan energi yang sangat besar berbenturan.
Feng Syhun hanya mundur beberapa langkah dari sana akibat benturan energi itu, sedangkan Zius langsung terpental ke arah kiri sangat jauh karena sapuan serangan dari Feng Syhun.
Dewa perkasa dan dewi kesederhanaan yang berbeda tidak jauh dari Zius sampai ikut terpental mundur cukup jauh akibat tekanan itu.
"Yang mulia Zius!" ucap dewa perkasa.
Dirinya tidak melihat gerakan dari serangan Feng Syhun barusan, bahkan tahu-tahu serangan besar sudah terjadi di dekat dirinya yang menyerang Zius.
Dewi kesederhanaan sampai tidak bisa berkata apa-apa, karena saking terkejutnya! Jika saja yang terkena serangan dirinya pasti langsung mati.
Zius menghantam tanah beberapa kali karena dirinya melaju cukup kencang, dia berusaha menghentikan dirinya dari terpental dengan menggunakan kaki dan tangannya yang masih memegang trisula tombak petir.
Uhukk..
Uhukk..
Setelah berhenti Zius langsung batuk dan memegangi dadanya yang sangat sakit.
"Manusia ini sangat kuat, berarti dia dari awal hanya main-main saja!"
"Gawat, apa aku kan mati di tangan dirinya saat ini?" keluh Zius setelah melihat dan merasakan sendiri kekuatan besar yang di miliki Feng Syhun.
__ADS_1
Baru juga berhenti batuk dan berucap beberapa kata, dari arah depan Feng Syhun sudah berada di depan batang hidung dirinya.
Feng Syhun memukul wajah Zius dengan tangan kiri, pukulan cepat itu Zius tidak bisa menghindari lagi.
Praaak..
Suara keras beradunya wajah Zius dengan tangan kiri Feng Syhun sungguh keras hinga suara remuk terdengar sangat nyaring.
Lolongan kesakitan seperti lolongan serigala malam menggema di pinggiran hutan raja hantu, lolongan Zius itu terdengar oleh semua bawahan dirinya.
Tapi mereka tidak bisa membantu, jangankan membantu Zius lepas dari masalahnya! Nyawa mereka saja saat ini sedang terancam oleh tekanan serangan dari Ye Yue yang masih dalam keadaan menggunakan sayap cahaya.
Ye Yue mengeluarkan cukup banyak bulu tajam lagi dari sayapnya dan mengarah ke tujuh dewa-dewi yang sedang tidak di serang oleh Liuliu, Xi Jinping dan Wang Long.
Karena dari atas dan tidak ada yang berani mendekat pada dirinya, Ye Yue bisa melihat jalannya pertarungan semua orang termasuk Feng Syhun.
Melihat Feng Syhun unggul dalam melawan Zius, Ye Yue hanya tersenyum manis dengan wajah datarnya itu.
Setelah masuk dalam teknik itu, Ye Yue terlihat berkarisma namun mukanya terlihat datar dan jarang sekali mengeluarkan ekspresi! Berbanding terbalik dengan Ye Yue yang biasanya yang selalu senyum cerah.
Dewi kesederhanaan, dewi kemarahan dan dewa perkasa berusaha dengan susah parah untuk menangkis serangan bulu cahaya milik Ye Yue.
"Sial, bulu cahaya ini sekeras baja!" ucap dewa perkasa memaki, meskipun dirinya masih menggunakan kapak kemurkaan tapi mengalami luka dalam beberapa kali membuat dia tidak bisa menampung maksimal kekuatan dari kapak kemurkaan itu.
Setelah menangkis serangan itu, dewa perkasa mengumpulkan kekuatan dari kapak kemurkaan dan hendak menyerang Ye Yue! Tapi langsung berhenti bergerak dan menengok pada sumber suara yang mengerikan.
*
Di bagian lain, Feng Syhun yang sudah memukul Zius dengan sangat keras bahkan muka Zius hampir hancur separuh dan tulang leher patah.
Setelah terkulai, Feng Syhun tidak tinggal diam lagi dia mengejar ke arah terpelantingnya Zius sambil mengacungkan pedang empat mata.
"Mati lah dengan tenang Yang mulia Zius!" ucap Feng Syhun mengikuti cara memanggilnya tujuh dewa-dewi terhadap Zius.
Zius yang sudah sekarat, masih bisa mendengar dan merasakan kematiannya sudah dekat dia menggunakan sisa tenaga dan energi Ki miliknya di alirkan ke trisula tombak petir untuk menggunakan teknik rahasia miliknya.
"Teknik penyerapan!" ucap Zius dengan susah payah.
Feng Syhun memenggal kepal Zius dengan sangat rapi, namun dia langsung memegang trisula tombak petir agar serangan dirinya lancar.
Setelah itu sengatan petir sangat besar langsung mengarah ke Feng Syhun dari trisula tombak petir dan sengatan itu menyerap kekuatan es miliknya.
__ADS_1
Suara tercekik dari Zius menggema, namun Feng Syhun langsung ikut berlutut karena kekuatan dari Phoenix es miliknya di ambil dengan paksa, sehingga dia mengalami luka dalam cukup serius.
Trisula tombak petir itu langsung jatuh dari tangan Feng Syhun dan tangan Zius bersamaan, lalu di susul tubuh Zius tanpa kepala yang jatuh.
Sedangkan Feng Syhun berlutut memegangi perutnya di mana dantian miliknya berada.
"Apa yang dia ambil dari ku, bagaimana rasa ini seperti di cabik-cabik, dantian milik ku!" ucap Feng Syhun dengan mata melotot tajam.
Uhukk..
Uhukk..
Dia langsung batuk setelah berlutut beberapa detik yang lalu.
Tapi dia menguatkan beberapa saat, lalu segera bangkit dan memegang kepal Zius di tangan kirinya lalu di angkat tinggi-tinggi.
Dia memandang ke arah tujuh dewa-dewi dan 50 pasukan yang masih bisa bertarung.
"Hentikan pertarungan, raja kalian sudah mati!" ucap Feng Syhun dengan suara yang lantang.
Semua orang dari alam dewa sejati langsung menengok ke arah Feng Syhun yang sedang berteriak lantang itu.
Mereka tidak percaya beberapa saat, namun setelah melihat kepala Zius yang setengah dari wajahnya hampir hancur baru sadar bahwa itu benar-benar Zius.
Yang paling terpukul adalah dewa perkasa, dia habis di serang oleh Ye Yue, setelah mengumpulkan kekuatan dari kapak kemurkaan dan hendak menyerang balik malah mendengar teriakkan dari Feng Syhun bahwa Zius sudah mati.
Setelah melihat kepalanya dan sudah tidak bisa merasakan Energi Ki milik Zius barulah dewa perkasa langsung terguncang.
"Kalian, benar-benar mengacaukan kami semua!" bentak dewa perkasa.
Feng Syhun yang melihat ini cukup terkesan dengan dewa perkasa ini.
"Dia cukup tangguh, bahkan setelah raja mereka sudah di bunuh pun tidak membuang senjata miliknya dan menyerah! Sungguh menarik, akan ku lihat pilihlah apa yang akan dia ambil!" gumam Feng Syhun.
Dia langsung membanting kepala Zius ke tanah.
\=
\=
...
__ADS_1