
\=
\=
Dewa perkasa langsung memandang ke belakang di mana kapak kemurkaan miliknya membentur tanah dengan sangat keras hingga mengguncangkan daratan itu dengan sangat kuat, setelah dirinya menengok kembali pada Feng Syhun dia langsung kaget hingga tidak bisa menghindari sapuan dari tendangan Feng Syhun yang begitu tiba-tiba.
"Ambil kembali kapak mu, tanpa kapak kau bukan lawan ku!" ucap Feng Syhun sambil menendang dewa perkasa.
Dewa perkasa hanya bisa menahan tendangan Feng Syhun dengan menyilangkan kedua tangannya di depan dada untuk mengurangi resiko cedera yang sangat parah pada tubuhnya.
Plaakk..!!
Tendangan itu mengenai dengan telak pada tangan yang di silangkan oleh dewa perkasa.
Wooss..!!
Baammm..!
Tubuh dewa perkasa terbang begitu jauh hingga menghantam tanah tidak jauh dari kapak miliknya yang tertancap pada tanah karena lemparan Feng Syhun beberapa waktu lalu.
"Kakak..!" ucap beberapa dari adik dewa perkasa.
"Jangan kau alihkan pandangan mu ke arah orang lain, saat bertarung dengan ku!" Liuliu berucap dan langsung menghantam tubuh dewi kemarahan dengan telak di bagian dadanya.
"Akan ku bunuh kau!" bentak dewi kemarahan setelah terpental cukup jauh dan memuntahkan darah segar.
Dirinya sangat tertekan, tapi karena gaya bicaranya yang selalu seperti orang marah-marah membuat dirinya tidak terlihat tertekan oleh Liuliu sama sekali.
Tapi Liuliu tidak menanggapi ucapan dewi kemarahan dengan begitu serius, setelah dia memukul dengan telak langsung menerjang kembali tanpa ampun, Liuliu seperti kesurupan.
Dewa-dewi yang lain juga sama-sama tertekan dengan kekalahan kakak terkuat meraka, bagaimana ini bisa di percaya? Seba sedari dulu jika kakak terkuat mereka mengeluarkan kapak kemurkaan, maka lawan itu tidak akan berkutik sama sekali! Meskipun hanya satu serangan darinya.
Di tempat lain Ye Yue melawan dua dewi sekaligus tapi dirinya tidak merasakan tekanan mereka, justru dewi kesederhanaan membiarkan dirinya terkana serangan mutlak, karena melindungi adiknya? Agar adiknya bisa pergi dari cengkeraman Ye Yue, untuk menolong kakak terkuat meraka.
Setelah terlepas dari Ye Yue, dewi manja langsung bergegas ke tempat di mana kakak terkuat meraka jatuh menghantam daratan.
Sedang ketiga dewa lainnya tidak bisa berkutik sedikitpun di bawah serangan Wang Long dan Xi Jinping, malah mereka di tekan habis olah mereka berdua.
__ADS_1
Kini tujuh dewa-dewi alam dewa sejati di desak hebat oleh Feng Syhun dan yang lainya, kelompok yang sudah sangat lama mendominasi di alam dewa sejati kini di buat terdesak oleh orang yang mereka anggap lemah.
Dewa perkasa memegang lengannya yang sangat sakit, akibat tendang Feng Syhun! Bahkan dirinya merasa kedua tangannya seperti patah.
Di tambah punggung dirinya menghantam tanah dengan keras membuat dia langsung batuk dengan darah keluar cukup banyak dari mulutnya.
"Kakak apa kau tidak apa-apa, adik sangat menghawatirkan keadaanmu!" ucap dewi manja pada kakaknya yang tergeletak di sana, dengan cepat membatunya untuk bangkit.
"Adik, tidak perlu khawatirkan aku! Aku tidak apa-apa!" jawab dewa perkasa.
Dewa perkasa bangkit dengan cepat dan mengambil kapal kemurkaan miliknya lagi, setelah memegang kapak itu kekuatan dirinya berangsur-anggsur membaik.
Energi yang telah menghilang dan semakin sedikit setelah di serang oleh Feng Syhun kini kembali masuk ke dalam dirinya lewat kapak kemurkaan.
Dari kejauhan Feng Syhun mendatangi dewa perkasa dan dewi manja! Dengan kecepatan yang sangat tinggi Feng Syhun bergerak, sehingga hanya membutuhkan beberapa saat sudah sampai di hadapan mereka berdua.
"Mundur lah adik, berlindung di belakang ku! Dia sangat kuat, kau bukan lawannya!" ucap dewa perkasa sambil mendorong adiknya mundur ke belakang dirinya dan menyuruh menjauh.
Feng Syhun yang melihat itu cukup tertegun, dirinya sadar bahwa dia berbuat sedikit keras terhadap mereka, dirinya sadar mereka melakukan ini karena sebuah perintah dari rajanya! Meskipun begitu Feng Syhun tidak terlalu memikirkan lebih jauh.
*
*
*
Duduk seorang yang cukup berwibawa dan terlihat jejak ambisius di wajahnya, dia sedang merenung sendiri.
Dia adalah Zius penguasa alam dewa sejati yang ingin menguasai seluruh alam di dunia kultivator! Dirinya sedang memikirkan orang yang di ceritakan oleh tujuh dewa-dewi, orang yang muncul bersama pecahan langit alam dewa sejati.
"Apa orang itu adalah orang yang datang dari alam lain selain alam dewa sejati ini? Jika benar aku haru bertemu dengan dirinya dan memaksa menuntun jalan keluar ke alam lain, agar aku bisa menguasai alam lain selain alam dewa sejati ini!" ucapnya dengan tenang.
Setelah itu dia tersenyum karena terbawa pikiran dirinya yang terbayang entah ke mana.
Saat sedang terbayang sesuatu yang dirinya inginkan sejak dulu, tanah dan istana tiba-tiba berguncang cukup keras.
"Apa ini, bagaimana daratan ini bisa berguncang seperti ini?" ucapnya cukup penasaran.
__ADS_1
Karena dirinya panik dia langsung keluar dari istana untuk mencari tahu apa penyebab terjadinya guncangan yang cukup kuat itu.
Zius berdiri di ambang udara di atas istana miliknya, dia merasakan aura yang kuat dari arah hutan raja hantu di bagian timur istana miliknya.
"Apa terjadi sesuatu di dalam hutan raja hantu atau sekitarnya?" ucap dirinya memikirkan apa yang terjadi kedepannya.
Karena semua orang di alam dewa sejati tahu bahwa hutan itu sangatlah misteri dan di larang siapa saja untuk masuk bahkan raja Zius saja tidak tahu, terdapat apa di dalamnya karena dirinya belum pernah masuk lebih dalam hanya di bagian pinggiran saja.
Tidak hanya Raja Zius yang merasakan getaran hebat masyarakat yang dekat di sana dan satu daratan juga merasa hal yang sama tapi mereka lebih memilih diam.
Mereka mengabaikan sepenuhnya apa yang terjadi di sana, karena masyarakat di sini tidak menginginkan pertarungan! Sehingga tidak ingin memperdulikan pertempuran orang lain.
Sikap ini di ambil karena pesan dari nenek moyang mereka yang sudah turun-temurun keluarga mereka masing-masing.
Tapi jika dirinya yang di lawan maka mau tidak mau akan mempertahankan dengan sekuat tenaga, tapi jika bisa selesai dengan berbicara baik-baik maka akan merek lakukan dengan bicara.
Karena Raja Zius cukup penasaran dengan kejadian ini dan berpikir bahwa ini ada hubungannya dengan tugas yang di berikan kepada tujuh dewa-dewi bawahan langsung dirinya, Zius menjadi bersemangat.
Dia langsung mengumpulkan pasukan dirinya yang terkuat dan meninggalkan setengah pasukan di bawah mereka, untuk menjaga istana miliknya dari penyerangan tak terduga lainnya.
Setelah mengumpulkan, sekitar 200 orang terkuat dari pasukan dirinya! Zius membawa mereka ke sumber guncangan yang di perkirakan dekat dengan hutan raja hantu.
200 pasukan itu bergegas dengan cepat menuju ke lokasi hutan raja hantu, beberapa di pasukan yang di bawa Zius itu terjadi beberapa keributan percakapan di antara mereka.
"Apa kita akan berperang?" ucap salah satu dari mereka bertanya pada temannya.
"Aku tidak tahu, tapi sepertinya Yang mulia Zius sedang menuju pusat guncangan beberapa waktu lalu!" jawab temanya.
"Ya aku merasakan itu! Tapi apa ini serangan musuh?" tanyanya kembali.
"Aku tidak tahu sebaiknya kita ikuti saja, nanti juga kita akan tahu, lalu kita akan melakukan apa!"
Teman itu akhirnya mengakhiri percakapan mereka, karena di tanyakan sesuatu yang dirinya juga tidak tahu jawabannya.
\=
\=
__ADS_1
Terimakasih.
...