
"Apa kamu sudah ingat Yun'er?" ucap Ye Wan mengagetkan lamunan dari Xiang Yun.
"Sudah!! tapi aku masih tidak mengerti Gege, akan kebenaran berita 5 tahun yang lalu.?" ucap Xiang Yun.
"Aku pun berfikir demikian Yun'er! bagaiman bisa keluarga bangsawan besar, musnah di bantai dalam satu malam??, dan sekarang ada orang yang bermarga Feng!" ucapnya membenarkan ucapan Xiang Yun.
Berita tentang kehancuran keluarga Feng memang menyebar luas di Kekaisaran Qing, dan kekaisaran Queen. Bahkan sampai ke Benua tetangga.
Tapi berita tentang pewarisan harta pada keluarga kecil Feng Shui tidaklah menyebar sampai ke luar Kekaisaran Qing, jadi sudah sewajarnya berita ke Benua Utara tidak sampai ada yang mengetahui masih ada keluarga Feng yang masih hidup.
Maka dari itu informasi yang di gali oleh Ye Wan masihlah sangat sedikit akan kebenaran dan keakuratanya.
Ye Wan dan Xiang Yun yang masih bingung akan hal itu! akhirnya memutuskan untuk menanyakan langsung pada Feng Syhun saat bertemu nanti.
***
Di desa Pinus di pagi hari menjelang siang lalulintas desa sangat padat bakhan hampir menyamai kota kecil lainya.
Feng Syhun dan Ye Yue berjalan bersama! dengan Ye Yue memeluk lengan Feng Syhun, entah mengapa pose seperti itu Ye Yue sangat menyukai bila berjalan beriringan dengan Feng Syhun.
Orang-orang yang melihat mereka merasa kagum dengan pasangan kekasih Feng Syhun dan Ye Yue, karena mereka terlihat sangat serasi.
Dengan di dukung paras merek sangat tampan dan cantik dengan gaya anggun yang di perlihatkan Ye Yue, lalu Feng Syhun dengan gaya sederhana dan terlihat berkarisma bangsawan terpancar pada dirinya.
Mereka berdua hendak memasuki rumah makan sederhana yang cukup ramai karena terkenal dengan rasa yang enak dan olahan has dagingnya di desa Pinus ini.
Karena rumah makan yang sederhana dan tidak mewah di rumah makan itu tidak terdapat banyak meja di dalam ruangannya, dan tidak ada ruangan VIP dan sebagainya.
Di rumah makan hanya terdapat satu ruangan luas dengan beberapa puluh Maja dan kursi untuk ukuran 2 dan 4 orang, Feng Syhun dan Ye Yue memilih meja yang ukuran 2 orang karena menurutnya meja itu sudah cukup.
Tidak lama Feng Syhun dan Ye Yue duduk sudah di hampiri oleh pelayan.
"Mau memesan makanan apa tuan? ini menu makanan rumah makan kami!!" pelayan rumah makan berucap sambil menyodorkan menu makanan pada mereka berdua.
Feng Syhun dan Ye Yue melihat-lihat sebentar dan melihat tertera menu lengkap spesial, Feng Syhun memilih itu! Ye Yue pun mengikuti pilihan Feng Syhun.
__ADS_1
"Kami memilih yang ini nona! untuk dua orang" Feng Syhun berbicara pada pelayan itu sambil menunjuk pada menu yang tertera.
"Baik tuan tunggu sebentar!" ucap pelayan itu.
Tidak Menunggu lama pesanan sudah datang, Feng Syhun dan Ye Yue memakannya dengan lahap karena memang masakan di rumah makan sederhana itu benar-benar enak.
Setelah merasa kenyang mereka berdua membayar makanan di meja kasir, Feng Syhun membayar semu makanan yang di makan tadi hanya 1 koin emas, dia sedikit kaget karena makana sebegitu enak hanya 1 koin emas untuk 2 porsi menu spesial.
"Pantas rumah makan itu selalu ramai oleh pengunjung makanan spesial saja hanya 500 koin perak per porsinya" ucapnya memuji rumah makan itu.
Mereka berdua lalu keluar dari rumah makan langsung menuju arah keluar desa Pinus, setelah keluar desa mereka melesat terbang ke desa Xiangrikui.
***
Ye Wan dan Xiang Yun masih mengobrol di halaman belakang rumah karena masih membahas tentang asal-usul Feng Syhun.
Feng Syhun dan Ye Yue tidak membutuhkan waktu lama untuk sampai di desa Xiangrikui sebelum memasuki desa Feng Syhun memerintahkan pada Liuliu dan Xi Jinping untuk keluar agar mereka bisa mengenal orang tua Ye Yue.
Liuliu dan Xi Jinping pun keluar dari ruang Dimensi Sistem, merek berempat melanjutkan perjalanan dengan jalan kaki karena desa Xiangrikui sudah terlihat di depan mata.
Merek memasuki desa dengan mudah karena di sana tidak memiliki penjaga di gerbang desa. Desa Xiangrikui juga tidak memiliki pagar desa yang mengelilingi desanya hanya gerbang di jalan utama saja.
"Ayah ibu Yue pulang!!" ucap Ye Yue di pintu masuk.
Ye Wan dan Xiang Yun yang mendengar teriakan anaknya dari depan rumah langsung menuju depan rumah dan menyambut kedatangan anaknya.
"Yue'er kamu sudah pulang nak?" ucap Xiang Yun pada anaknya.
Ye Wan dan Xiang Yun melihat Feng Syhun tidak heran tapi melihat dua orang di sampingnya mereka mengerutkan dahi karena penasaran.
"Aah..!! Mari masuk Yue'er, Syhun'er dan anak-anak muda!" ucap Ye Wan agar lebih nyaman untuk mengobrolnya.
Semua yang ada di depan rumah lalu masuk ke dalam ruang tamu dan duduk si sana, Xiang Yun berpamitan untuk membuat teh untuk mereka semua.
"Nak Syhun'er apa informasi yang kamu butuhkan sudah di dapatkan kenap pulang begitu cepat?" ucap Ye Wan mengawali percakapan.
__ADS_1
"Sudah ayah!" jawab Feng Syhun dengan memanggil Ye Wan dengan sebutan ayah karena sudah di suruh demikian pas pertama datang ke rumah Ye Yue.
"Bagus lah bila sudah mendapatkan informasi nya, dan untuk selanjutnya apa rencananya Syhun'er?"
"Untuk selanjutnya aku akan kembali ke Benua Barat untuk membantu ayahku, tapi untuk itu aku perlu meminta izin membawa Yue'er ikut bersama ku ke Benua Barat. Apakah ayah mengizinkan?" ucap Feng Syhun yang sedikit gugup.
"Untuk itu yah?? Sebenarnya untuk masalah itu bila ada seseorang yang hendak membawa seorang wanita keluar dari desa Xiangrikui, harus melakukan ikrar janji suci di altar desa Xiangrikui. Itu adalah Adat Desa Xiangrikui sudah turun temurun dari pendiri desa." Ye Wan menjelaskan pada Feng Syhun.
Feng Syhun yang mendengar itu menengok pada Ye Yue dan Ye Yue mengangguk kecil, tanda iya membenarkan perkataan ayahnya.
Adat di desa Xiangrikui itu seperti pernikahan sederhana karena ikrar janji suci itu di ucapkan untuk seorang wanita yang tidak memiliki pasangan hidup dan laki-laki sebaliknya.
Feng Syhun masih bingung dengan ikrar janji suci seperti apa itu!!.
Tidak lama kemudian Xiang Yun datang membawa teh pada mereka, dan menyuguhkannya ke meja di sana.
"Kalau boleh tau siap yang datang bersama kalian ini Yue'er?" ucap Xiang Yun setelah selesai menyuguhkan teh pada mereka.
Ye Yue mengenalkan pada orang tuanya siap itu Liuliu maupun Xi Jinping. dalam obrolan itu Feng Syhun masih memikirkan apa itu ikra janji suci dia baru mendengar adat yang seperti itu, karena penasaran akhirnya Feng Syhun bertanya.
"Kalu boleh tau apa itu ikrar janji suci di altar desa Xiangrikui yang ayah maksudkan aku masih belum memahaminya?" ucap Feng Syhun penasaran.
"Ikrar janji suci itu adalah ucapan sakral di hadapan para anggota keluarga di desa Xiangrikui dan di bimbing oleh ayah dari anak yang mau di bawa keluar dari desa atau sebaliknya." jelas Ye Wan pada Feng Syhun.
Ye Yue yang tau apa itu ikrar janji suci, jadi berdebar karena bila ikrar itu di laksanakan maka dirinya sudah seutuhnya milik Feng Syhun.
\=\=\=
LIKE' yah.
\=\=\=
Terimakasih banyak buat para pembaca setia novel ini, jangan bosen nungu up selanjutnya.
Semoga menghibur.😉
__ADS_1
dukung lewat komentar dan vote nya.
....