Absolut Sistem Pemandu Kultivasi

Absolut Sistem Pemandu Kultivasi
Anak Titisan


__ADS_3

\=


\=


Pasukan dari kota Kabut berjumlah puluhan ribu, rata-rata dari mereka memiliki tingkat kultivasi ranah di aura dewa biasa.


Meski dari mereka sudah banyak yang memiliki tingkat kultivasi ranah Kaisar Raja tingkat menengah dan masih ada di bawahnya.


Tapi tidak ada yang di bawah ranah Kaisar Raja! Karena ranah di bawah itu tidak masuk kualifikasi yang di inginkan Wu Lung.


Dua Pasukan Besar Bertemu di bagian paling barat daratan timur, jumlah pasukan dari daratan timur seimbang dengan darat selatan.


Pasukan kota Kabut dan pasukan kota Cahya saling berhadapan di pinggir hutan kematian!.


"Di mana pemimpin yang kalian banggakan, apa takut menghadapi ku. Sehingga tidak menampakkan diri?" ucap Wu Lung dengan suara cukup kencang.


Dia berdiri di jajaran paling depan, dengan gagahnya berjubah perang yang di lengkapi dengan aterfak perisai yang menempel pada bajunya di bagian dada dan punggung.


"Dasar orang berperilaku serigala hitam! Berani hanya karena keadaan kami yang sedang lemah!" gumam orang kepercayaan Dewi Cahaya.


Dia tidak ingin menunjukan pada musuh apa kelemahan di pasukan daratan timur.


"Untuk menghadapi kalian para orang-orang kota Kabut, cukup kami yang turun tangan!" jawab orang kepercayaan Dewi Cahaya.


"Jangan membual, aku tau tuan mu yang hamil tanpa suami sedang bersembunyi takut dengan cercaan orang-orang luar!" ucap Wu Lung dengan nada ejekan.


Bukan rahasia lagi di kalangan Benua Langi, bahwasanya Shui Liu Xiang hamil tanpa seorang suami. Di saat dia hamil membuat geger para kultivator lain khususnya para pemimpin empat daratan besar di benua langit.


Mereka semua cukup kaget dengan kejadian ini!. Bagaimana tidak seorang gadis tanpa suami tiba-tiba hamil sehingga mereka menyebut Shui Liu Xiang sebagi pelacur.


Sebenarnya Shui Liu Xiang pertama kali mengetahui dirinya hamil sangat tertekan tapi setelah itu dia dengan begitu gigih merawat kandungan dirinya.


Hari ini adalah hari di mana dia mengandung sudah 9 bulan lamanya! Bila saja pasukan dari kota Kabut itu tidak datang maka Shui Liu Xiang akan melewati hari-hari melahirkan dengan tenang.


Setelah mendapat informasi bahwa ada penyerangan dari kota Kabut daratan selatan, Shui Liu Xiang langung memasuki ruang dimensi miliknya.


Ruang dimensi yang cukup luas dengan warna putih seperti kekosongan tanpa batas, Shui Liu Xiang mendarat dengan mulus di ruangan itu meski sedang hamil besar namun untuk hal seperti itu masih dalam jangkauan mudah.


"Dewi, kenapa anda sudah berada di sini?" ucap sosok yang cukup besar berparas cantik dan memancarkan cahaya kelembutan selembut sutra.


Dia adalah sosok mahluk jelmaan dari cahaya, yang sudah di bentuk oleh Shui Liu Xiang, yaitu Dewi Sutra Cahaya Intan.


"Intan, bantu aku melahirkan! Kota Cahya kini dalam bahaya besar." ucap Shui Liu Xiang.


"Baik Dewi!" ucap Dewi Sutra Cahaya Intan.

__ADS_1


Dia segera membantu melahirkan tuanya itu dengan sekuat tenaga, begitu juga dengan Shui Liu Xiang karena kelahiran kali ini tidak sesuai jadwal, di lebih banyak mengorbankan Energi Ki miliknya.


Tak lama kemudian suara gema bayi menangis terdengar di ruang dimensi itu, bayi itu begitu bercahaya dan mata yang putih bersih dengan pupil mata yang hitam pekat.


"Dewi, anak dewi laki-laki! Dia sangat lucu." ucap Dewi Sutra Cahaya Intan.


Bayi itu kini berhenti menangis, dia berada di telapak tangan Dewi Sutra Cahaya Intan dan besarnya hanya seujung jari kelingking saja.


Itu di sebabkan Dewi Sutra Cahaya Intan sangat besar hampir setara dengan pohon yang tinggi bila ada di hutan kematian.


Shui Liu Xiang memandang anaknya dengan rasa haru dan sendu!.


"Intan..!!" ucap Shui Liu Xiang memanggil temannya selama ini yang selalu menemani duka dan suka.


"Iyah, Dewi!" jawab Dewi Sutra Cahaya Intan itu.


"Aku akan menamai anak ku, Liu Xiaobo! Karena dia tidak memiliki ayah sehingga aku berikan nama ku terhadapnya." ucap Shui Liu Xiang.


"Nama yang sangat bagus, Dewi!" jawab Dewi Sutra Cahaya Intan.


Jedaaarrr...!!


Petir besar menggema di ruang dimensi itu, Shui Liu Xiang maupun Dewi Sutra Cahaya Intan langsung tersentak karena saking kagetnya.


"Apa itu Dewi?" ucap Dewi Sutra Cahaya Intan bertanya pada Shui Liu Xiang.


Shui Liu Xiang tidak menjawab dia langung memandang sekeliling dan saat dia memandang ke arah kanan! Di sana muncul kabut tipis dan muncul lah sosok orang tua yang sangat putih bersih.


Dia terlihat tua tapi seperti sangat bugar dan bertenaga aura dalam dirinya saja begitu kuat.


Shui Liu Xiang sangat kagum dengan aura yang di pancarkan oleh orang tua itu! Tapin karena belum tau dia musuh atau teman Shui Liu Xiang masih tetap waspada meskipun dia sudah kehilangan banyak Energi Ki.


"Siapa anda, bagaimana bisa anda masuk kedalam ruang dimensi ku?" ucap Shui Liu Xiang.


Dewi Sutra Cahaya Intan hanya berdiri di belakang Shui Liu Xiang dan memandang dengan pekat ke arah orang tua itu! Dia menjaga anak dari tuanya takut ada sesuatu hal yang bisa mencelakai bayi yang baru lahir.


"Tenanglah nona, aku datang ke sini karena menerima panggilan aura dari Anak Titisan yang baru saja anda lahirkan!" ucap orang tua itu dengan nada pelan dan senyum selalu merekah di wajah tua itu.


Orang tua itu memakai hanfu serba putih, dan penutup kepal putih, wajah di hiasi dengan rambut janggut yang sangat panjang hingga menutupi dadanya namun tidak begitu tebal.


Membuat terlihat begitu berwibawa, dia memegang seloki emas di tangan kanannya.


"Nona tidak perlu tahu siapa saya, yang cukup nona tau anakmu akan menyelamatkan dunia kultivator dari kehancuran yang akan segera datang!" ucap orang tua itu.


"Telanlah ini nona muda! Pil itu akan memulihkan Energi Ki milik mu dengan cepat." ucap orang tua itu sebari mendekat dan memberikan pil pada Shui Liu Xiang.

__ADS_1


Karena tidak adanya tekan aura membunuh maka Shui Liu Xiang juga mengendurkan kewaspadaan!.


"Dewi jangan langsung percaya dengan orang tua itu!" ucap Dewi Sutra Cahaya Intan yang ada di belakang Shui Liu Xiang.


"Nona boleh percaya atupun tidak itu hak nona, tapi saya sangat tahu bahwa nona muda mempercepat kelahiran anak itu untuk mencegah penyerangan dari daratan selatan buka?" ucap orang tua itu masih dengan nada pelan dan tenang.


Shui Liu Xiang sangat terkejut dengan itu, karena ucapan itu sangatlah benar! Tapi dia belum pernah membicarakan masalah itu pada siapapun dan bagaimana orang tua di depannya bisa mengetahui.


"Bagaimana anda tahu tentang itu?" ucap Shui Liu Xiang.


"Saya tahu apa yang nona muda lakukan selama ini karena aku terikat dengan anak nona!" jawab orang tua itu.


"Sebenarnya siapa anda?" ucap Shui Liu Xiang masih sangat penasaran.


"Cepat lah telan pil itu aku sudah tidak memiliki waktu banyak, dan daratan timur sedang berbahaya sekarang!" ucap orang tua itu malah memberi perintah bukanya menjawab.


Karena sudah cukup percaya dan memang yang di ucapkan orang tua itu benar, dan pil yang di pegang tidak memiliki aroma racun maka di langung menelan dan melakukan meditasi.


Benar saja pil itu sangat ampuh tidak memerlukan waktu lama Energi Ki yang tadinya hilang sangat banyak kini telah pulih total.


Shui Liu Xiang membuka matanya dan hendak bertanya sesuatu hal namun orang tua itu berucap lebih dulu.


"Sekarang minuman air yang ada di dalam seloki ini pada anak mu nona!" ucap orang tua itu.


Karena sudah cukup percaya Shui Liu Xiang tidak lagi bertanya dan membantah, dia memberikan air dari seloki itu pada anaknya yang baru lahir.


Setelah air itu di minumkan bayi itu menggeliat sejenak, dan cahaya pada tubuhnya lebih terang lagi setalah itu cahaya pada tubuh Liu Xiaobo menghilang total.


Dengan menghilangnya cahaya pada tubuh Liu Xiaobo orang tua itu juga ikut menghilang entah kemana.


\=


Bersambung.


\=


LIKE' dan komentar yah.


Terimakasih buat para pembaca novel ini.


Tunggu terus update selanjutnya.


Terimakasih.


...

__ADS_1


__ADS_2