
Feng Syhun, Ye Yue, Liuliu dan Bing Zuan Shi pulang kembali ke Istana Kekaisaran Han! Mereka tidak menggunakan teleportasi untuk kembali ke kota Kekaisaran Han.
Akan tetapi memilih menggunakan jalur pada umumnya seperti kultivator biasa, rencana Feng Syhun bertujuan untuk menguji kemampuan dari Bing Zuan Shi dalam hal bergerak cepat dan gesit lalu menguji terbang dengan kecepatan tinggi.
Ini semua metode pelatihan awal, tapi Feng Syhun tidak mengutarakan pada Bing Zuan Shi,
Feng Syhun bergerak dengan cepat dan gesit berpindah dari pohon satu ke pohon lainya di ikuti oleh ketiga wanita cantik di belakangnya.
Tidak membutuhkan waktu lama dari kaki gunung Lima Puncak di desa Salju Perak. Kine mereka sudah menapaki salju yang luas tanpa rindangnya pepohonan, kini hanya sedikit pepohonan yang berderet dan sangat berjauhan jaraknya.
Karena jarak pepohonan sudah semakin jauh, merek berempat di lanjutkan dengan terbang cepat! Karena kultivasi Bing Zuan Shi yang paling rendah dia tertinggal di belakang.
Mereka berempat sudah terbang dengan kecepatan tinggi selama 12 jam lamanya kini di kejauhan sudah terlihat kota kecil di bagian pinggiran kekuasaan Kerajaan Wu, mereka berempat berencana istirahat barang sejenak di kota itu! Sebenarnya tidaklah cocok di bilang kota karena memang jumlah penduduk di sana cukup sedikit bila di banding dengan kota-kota pada umumnya.
Mereka semua mendarat tidak jauh dari gerbang kota.
"Kita istirahat barang sebentar di kota ini untuk melepas lelah!" usul Feng Syhun.
"Baik Gege!" ucap Ye Yue.
"Baik tuan" ucap Liuliu.
"Baik Kaka Syhun" ucap Bing Zuan Shi.
Mereka semua memasuki kota itu tanpa mengantri karena memang sangat sepi pajak masuk kota terbilang sangat mahal sampai 3 koin emas untuk 1 orang, setara dengan kota Wangwungu di Benua Barat yang kotanya sangat besar.
Tapi Feng Syhun tetap membayar semua tagihan pajak masuk kota itu tanpa masalah.
Setalah memasuki kota mereka mencari tempat makan hanya ada rumah makan daging panggang karena kota ini sangat sepi dari orang-orang berlalu lalang
Karena kota ini terletak di antara daratan bersalju dan daratan biasa maka di sini tetaplah terasa dingin dari udaranya karena udara hembusan dari arah utara mengandung salju tipis.
Di rumah makan yang tidak terlalu besar merek duduk di bangku yang mengitari maja untuk ukuran 4 orang.
Pelayan melayani mereka dengan memanggang daging langsung di atas meja yang merek tempati, karena dari mereka belum ada yang mengetahui rumah makan tipe seperti itu, maka dari itu mereka menyewa pelayan untuk melayaninya.
"Maaf nona, boleh bertanya sesuatu?" ucap Feng Syhun.
Liuliu, Ye Yue dan Bing Zuan Shi menengok ke arah Feng Syhun.
__ADS_1
"Tentu boleh tuan, silahkan tanyakan saja!" ucap gadis pelayan rumah makan daging panggang.
"Apa nama kota ini? Di depan gerbang masuk tidak ada nama kota tertera pada papan plang? tanya Feng Syhun,
Feng Syhun menanyakan nama kota ini karena sepanjang merek berjalan, belum pernah menemukan namanya bahkan di gerbang masuk pun tidak ada namanya.
Ye Yue juga sangat penasaran tapi Liuliu tidak terlalu memikirkan hal itu. sedangkan untuk Bing Zuan Shi sewaktu menuju ke kota Kekaisaran tidak berhenti di kota ini, jadi dia juga penasaran akan nama kota yang mereka singgahi.
"Kota ini banyak yang menyebut Kota Tanpa Nama!" jawab pelayanan rumah makan itu.
"Kota Tanpa Nama, aneh juga kedengarannya." gumam Feng Syhun.
"Tuan ketika masuk ke kota ini membayar pajak berapa?" tanya gadis pelayan itu pada Feng Syhun.
"Kenapa nona yang penduduk di sini bertanya demikian?" Feng Syhun balik bertanya karena merasa keheranan dengan pertanyaan gadis pelayan rumah makan itu.
"Bukan seperti itu tuan! para penjaga gerbang bila ada kultivator bebas memasuki kota ini, menarik pajak masuk sesuka hati mereka."
"Pantas saja saat kita memasuki kota ini biaya pajak masuk termasuk cukup mahal" ucap Ye Yue menimpali omongan mereka berdua.
"Memangnya berapa biaya masuknya?" pelayanan itu bertanya karena penasaran akan jumlah pajak yang mereka bayar.
"Kami membayar 3 koin emas setiap orang." jawab Feng Syhun dengan entengnya.
Pelayan itu yang mendengar biaya masuk ke kota sampai 3 koin emas perorang jadi membeku karena terkejut.
"Itu sangatlah mahal, berarti tuan sedang di peras oleh penjaga gerbang!" gadis pelayan berucap tapi setelah mengucapkan kata-kata itu dia segera menengok ke segala arah takut ada yang mendengar ucapannya.
"Baiklah terimakasih atas informasinya nona!" ucap Feng Syhun tidak ingin melanjutkan pembicaraan itu lebih jauh.
Lalu mereka berempat lanjut makan dengan lahap karena daging panggang itu sangatlah enak.
Tidak lama setalah itu mereka selesai dari aktifitas memakan daging panggang, lalu melanjutkan perjalanan menuju ke kota Kekaisaran Han. Feng Syhun tidak lupa memberi uang pada pelayan itu sebagi ucapan terimakasih.
Baru juga keluar dari Kota Tanpa Nama rombongan Feng Syhun di cegat oleh beberapa orang berjubah hitam.
"Hay nona-nona cantik. Lebih baik kalian ikut kami daripada mengikuti laki-laki sampah seperti dia!." ucap orang di jajaran paling depan dengan menunjuk kepada Feng Syhun.
"Siapa kalian?" ucap Feng Syhun penasaran dan sedikit emosi di sebut sampah, saat ada orang yang menyebut dirinya sampah! Ingatan di masa lalu teringat kembali pada saat tinggal di kota Wangwungu bersama keluarga besar Feng.
__ADS_1
"Kau tidak berhak berbicara di hadapan ku!" ucap orang yang tadi menggoda para wanita.
Feng Syhun sudah sangat kesal dibuatnya dan dia bergerak dengan cepat lalu memukul muka pria itu dengan kuat! Muka yang di tutupi dengan topeng rubah itu seketika hancur dan langsung mati di tempat.
[Tuan telah membunuh kultivator Ranah Penyempurnaan Inti Tingkat Tinggi mendapatkan 700 ribu Poin Kekayaan dan 1,4 juta Poin Ki]
5 Orang bawahan pemimpin yang tadi di bunuh Feng Syhun sangat terkejut karena pemimpin mereka yang di anggap paling hebat di mata mereka mati tanpa perlawanan sama sekali.
Mereka semua hanya mewaspadai pergerakan dari Bing Zuan Shi yang menurut mereka hampir setara kekuatannya dengan pemimpin mereka.
"Siap kalian sebenarnya?" ucap salah satu dari orang berjubah hitam dengan topeng rubah hitam pula.
"Kalian tidak berhak bertanya padaku!" ucap Feng Syhun dengan nada bergetar menahan amarah yang meluap-luap.
Lalu Feng Syhun bergerak secepat kilat dan menekan beberapa bagian dari tubuh mereka dan mereka semua mematung tidak bisa bergerak dan tidak bisa mengeluarkan Energi Ki pada tubuhnya.
"Kurang ajar apa yang kau lakukan pada tubuh ku?" ucap orang yang tadi bertanya pada Feng Syhun.
Hanya dia yang mampu berbicara sedangkan yang lain tidak bisa bergerak dan tidak bisa berbicara.
Setelah Feng Syhun menguasai pengetahuan Tabib Tingkat Kuno dia bisa melihat titik beku pada kultivator dan aliran Energi Ki yang mengalir ke seluruh tubuh terlihat dengan jelas oleh Feng Syhun.
Liuliu dan Ye Yue hanya diam menonton saja, mereka tau bila Feng Syhun sudah bergerak maka semua beres. Sedangkan Bing Zuan Shi melihat itu sedikit ketakutan apa lagi melihat keganasan Feng Syhun membunuh pemimpin mereka.
"Katakan padaku siapa yang mengutus kalian untuk mencegat perjalanan kami?" ucap Feng Syhun.
Dia tau setelah memasuki Kota Tanpa Nama dan mendengar penjelasan pelayan rumah makan daging panggang, bahwa di balik kota itu ada yang tidak beres.
"Jangan harap kalian dapat informasi dariku!" ucap orang itu dengan dingin padahal nyawanya sudah di ujung tanduk.
"Benarkah begitu?" Feng Syhun bertanya sambil menyeringai penuh arti.
\=
\=
LIKE' yah.
...
__ADS_1