
\=
\=
Di alam kegelapan Genosida merasakan kekuatan yang sangat kuat, setelah Siluman Pelahap Jiwa mengaktifkan semua kekuatan yang terkandung dalam cincin warisan setan yang sudah dia isi dengan berbagi jiwa yang sudah mati yang dia kumpulan selama ribuan tahun lamanya.
"Sayang sekali jalur untuk meneleportasikan, ke alam fana sudah di hancurkan! Bila saja masih bisa seharusnya pion baruku aku kirim ke alam fana!" ucap Genosida siluman raja kehancuran.
"Akan ku siksa orang yang berani menutup jalur ku untuk menaruh poin-poin di alam fana! Bila aku sudah mendapatkan kebebasan ku seperti dulu jangankan alam fana alam? Alam dewa ku lampaui dengan mudah seperti membalikan tangan!" ucap Genosida dengan sangat geram.
Haaaahhhk...!!!
Suara teriaknya yang sangat kencang dari ruangan itu, bahkan ruangan itu seperti hendak runtuh karena teriakan yang di lakukan Genosida, bila saja ada kultivator tingkat fana di ruangan gelap itu pasti dia mati seketika karena teriakan yang barusa terjadi.
Setelah cukup lama akhirnya keadaan di ruangan gelap itu kembali tenang dan hening, seperti tidak terjadi suatu apapun dan seakan tidak ada penghuni sama sekali.
*
Kembali ke ruang bawah tanah Sekte Fajar Langit Dunia!.
Ye Yue yang berada di luar dan merasakan suasana di dalam tabir pelindung itu sangat cemas setelah mengetahui Feng Syhun sedikit terluka, dia hendak menerobos masuk terus akan tetapi di cegat oleh Liuliu.
"Nona Ye Yue, biarkan tuan Feng Syhun melawan sendiri siluman itu! Agar tuan Feng Syhun melampaui limiter yang belum pernah di jangkau!" ucap Liuliu memberi penjelasan pada Ye Yue.
"Baiklah Liuliu, aku menurut apa katamu!" ucap Ye Yue.
Dia tau bahwa yang di katakan Liuliu baik kedepannya untuk Feng Syhun, sehingga dia langsung menyetujui dengan mudah.
Dan dia tau jika Feng Syhun berada dalam bahaya dan terancam nyawanya maka Liuliu dan Xi Jinping tidak akan berpangku tangan, pasti dia akan bergerak di barisan paling depan.
Bai Lian dan Bai Yang masih menjaga penasehat kekaisaran benua selatan, tapi pikiran dan hatinya tertuju pada pertarungan di dalam tabir pelindung.
Meski hanya bisa merasakan samar-samar tapi karena pengalaman dan kekuatan kultivasi nya sudah meningkat pesat mereka bisa tau sedikit banyaknya merasakan persepsi pertarungan tingkat tinggi.
Meski yang mereka rasakan hanya aura yang sangat besar yang bertebaran kian kesana kemari tidak jelas, tapi mereka mengetahui bahwa Feng Syhun mulai terdesak dan di akhiri dengan Feng Syhun terjatuh membentur tabir pelindung.
Mereka berdua tidak tau apa Feng Syhun terluka atau bagaimana yang dia tau hanya Feng Syhun terpental ke belakang den membentur dinding sangat keras.
Di dalam ruangan tempat Feng Syhun bertarung melawan siluman pelahap jiwa, mereka sedang berbicara satu sama lain.
__ADS_1
"Karena aku rasa kalau kau adalah lawan terberat yang aku lawan maka aku akan memulai dengan sangat serius, dan bersungguh-sungguh mengeluarkan semua kemampuan yang ku miliki!" ucap Feng Syhun pada siluman pelahap jiwa.
Siluman Pelahap Jiwa masih sangat terpukul dengan kata-kata Feng Syhun bahwa dirinya akan mulai sangat serius dengan pertarungan ini.
Yang dia tau dari awal Feng Syhun sudah sangat serius, karena bisa menahan pukulan yang di lancarkan dirinya dengan menggunakan setengah dari kekuatannya.
"Cepat tunjukan keseriusan yang kau katakan itu!" tantang siluman pelahap jiwa.
Feng Syhun mengeluarkan dua pedang sekaligus dari cincin penyimpanan miliknya!.
Dia memegang dua pedang yang susah sangat lama tidak dia gunakan lagi, karena belum memiliki lawan yang cukup kuat seperti sekarang ini.
Siluman Pelahap Jiwa cukup bergetar hatinya melihat senjata yang di pegang oleh kedua tangan Feng Syhun, dia tau pedang itu tidak cukup tinggi dalam tingkatan nya!.
Tapi pedang itu adalah pedang yang cukup langaka karena senjata yang mengandung elemen itu sangat jarang di temukan.
Dia pun melihat cincin penyimpanan yang di bawa oleh kapten tim benua selatan dan dia begitu kecewa karena di dalam sana hanya ada barang rongsokan menurutnya.
Senjata hanya tingkat perunggu, dan teknik tingkat bumi rendah yang hanya untuk orang-orang lemah.
Karen tidak menemukan yang istimewa akhirnya dia tidak menggunakan senjata dengan terpaksa!.
"Bersiaplah mari kita bertarung dengan semangat!!" ucap Feng Syhun.
Feng Syhun menghilang dan hal yang sama di lakukan oleh siluman pelahap jiwa, dia pun menerjang pula ke arah Feng Syhun berada.
Tring..!!
Tranng..!!
Suara berdentang terus berbunyi, seakan benda logam nan keras terus berbenturan di setiap segala sudut ruangan itu!.
"Gila, ini tangan siluman terbuat dari apa?" gumam Feng Syhun, karena setiap serangan yang dia lancarkan seakan berbenturan dengan log yang sangat keras!.
Padahal pedang dirinya berbenturan dengan tangan kosong siluman pelahap jiwa, tapi Feng Syhun tetap menyerang dengan sebat dan cukup kuat ayunan pedangnya.
Sedangkan di benak siluman pelahap jiwa sudah mulai gelisah, karena dia tidak memiliki senjata meskipun dia kuat tapi melawan orang yang sama kuatnya dan lawan menggunakan senjata dia lama-lama akan kalah juga.
"Sial teknik perubahan tangan logam ku akan segera menurun! Bila aku tidak mempertahankan lebih lama lagi tangan ku akan putus oleh pedang sialan itu!" ucap siluman pelahap jiwa.
__ADS_1
Hingga beberapa tebasan yang banyak, akhirnya Feng Syhun berhasil mendaratkan tendangan pada perut bagian kanan dari siluman pelahap jiwa.
Boommm...!!
Suara benturan yang sangat keras akibat benturan badan siluman pelahap jiwa dangan tabir pelindung.
Uhuk, uhuk..!!
Suara batuk siluman pelahap jiwa yang sama mengalami luka ringan dan batuk yang mengeluarkan darah di sudut bibirnya!
Siluman pelahap jiwa mulai gelisah di hatinya, bila seperti ini terus dia takut akan menelan kekalahan di hati pertama dia bangkit seutuhnya dan di hari pertama dia mengeluarkan kekuatan dari pelahap jiwa yang dia kumpulan selam ribuan tahun lamanya.
Setalah memikirkan kekuatan pelahap jiwa yang dia gunakan, dia melirik pada cincin warisan setan dan baru mengingat padanya.
Bahwa pertama kali dia memiliki cincin itu cincin warisan setan bisa di gunakan sebagi cincin penyimpanan dan dia pernah menaruh senjata yang dulu pernah dia gunakan tapi bukan senjata utama dia.
Tapi setidaknya dia menjadi lega karena sama-sama menggunakan senjata juga seperti lawannya!.
Feng Syhun cukup heran dengan lawan bertarung nya saat ini, dia jelas-jelas terkena tendangan telak dan terluka meski hanya sedikit di bagian dalamnya.
Tapi kenapa dia malah senyum-senyum sendiri tidak karuan!.
"Bagaimana, apa sekarang kita impas dengan apa yang kita lakukan tadi?" ucap Feng Syhun, menyinggung luka yang di terima dia awal tadi.
"Bocah tengik, jangan bangga dulu hanya bisa membuat orang terdorong saja sudah begitu bangga!" jawab siluman pelahap jiwa.
"Itu baru awal dan selanjutnya akan lebih berarti dan berkesan nantinya!" ledek Feng Syhun.
Siluman Pelahap Jiwa cukup jengkel dengan ucapan Feng Syhun barusan, dan dia berdiri dari posisinya yang tadinya tergeletak menyandar di dinding ruangan.
\=
\=
LIKE' yah.
Terimakasih buat para pembaca novel ini.
Tunggu selalu update selanjutnya jangan pernah lelah untuk menunggu!..
__ADS_1
Meski aku tau menunggu itu berat, hanya dilan yang kuat.
...