
\=
\=
Feng Syhun, Xi Jinping dan Wang Long baru saja mendarat di luar desa yang mereka lihat dari kejauhan.
Dia sengaja mendarat cukup jauh dari desa tersebut untuk melihat situasi dalam desa yang baru mereka lihat.
Desa itu cukup aneh karena situasi dan lalu lalang sangat jarang seakan penghuni desa itu sangat sepi, itu semua mereka bertiga tahu karena mengaktifkan persepsi yang sampai menyelidiki keseluruhan desa.
Mudah saja bagi Feng Syhun, Xi Jinping dan Wang Long untuk melihat keadaan desa dari jarak kejauhan. Itu karena persepsi mereka bertiga sangatlah jauh untuk sekarang.
Desa itu cukup besar meskipun tempat desa itu bisa di bilang sangat terpencil, karena dekat sekali dengan hutan yang sangat luas.
"Tuan apa kita akan tetap melihat dari sini saja tanpa masuk ke dalam?" ucap Wang Long setelah Feng Syhun cukup lama diam termenung di sana.
"Kita akan masuk, tapi aku ingin menyusun rencana terlebih dahulu! Apa yang nantinya kita lakukan di dalam." jawab Feng Syhun dengan masih menatap lurus ke depan di mana desa itu terlihat di kejauhan.
Beberapa lama kemudian, akhirnya Feng Syhun melangkah dengan mantap ke depan dan berencana masuk ke dalam desa tersebut! Xi Jinping tanpa bersuara sepatah katapun mengikuti dari belakang dan juga Wang Long yang hendak bicara tapi hanya membuka dan menutup mulutnya saja tanpa keluar suara sedikitpun. Akhirnya Wang Long hanya menggelengkan kepalanya tak jadi berkata sesuatu pun.
Sebelum bergerak maju Feng Syhun mengingatkan pada mereka agar menurunkan tingkat kultivasi agar tak mencolok.
Tiga orang itu yang tak lain Feng Syhun, Xi Jinping dan Wang Long sampai di depan pintu masuk desa dengan di bangun gerbang sederhana dan dua penjaga siluman kelas rendah.
Desa itu cukup besar dan di bangun tembok mengitari desa yang ada, cukup terlihat makmur dari desa pada umumnya jika di samakan dengan desa di alam fana.
"Siapa kalian?" ucap salah satu penjaga gerbang desa.
Sedangkan yang satunya langsung menghunuskan pedangnya dan di arahkan kepada Feng Syhun yang berdiri paling depan.
"Kami adalah pengelana dan hendak mampir kedalam desa!" ucap Feng Syhun tenang.
Siluman penjaga gerbang yang tadi membentak pada Feng Syhun, Xi Jinping dan Wang Long kini menyuruh temannya untuk menurunkan senjatanya.
Dengan ini Feng Syhun tahu bahwa yang membentak barusan adalah sebagai pemimpin penjagaan kali ini! Akhirnya dengan sikap tenang Feng Syhun berbicara kembali.
"Kami ingin masuk ke dalam desa, karena perbekalan kami sudah habis!" ucap Feng Syhun tentu saja berucap demikian hanya untuk mengelabuhi penjaga gerbang.
Penjaga gerbang yang bertindak sebagai pemimpin sebenarnya masih sangat waspada karena kekuatan ketiganya sangatlah tinggi bagi mereka, tapi tidak memiliki aura kegelapan itu yang membuat penjaga gerbang sangat bingung.
Takutnya mereka bertiga adalah klan bangsawan dari kota kerajaan, yang kini menurut kabar sudah di pimpin tunggal oleh siluman yang bisa merubah dirinya dengan bentuk berbeda dari siluman lainya.
Melihat ketiga orang di hadapannya memiliki bentuk lain dari penduduk biasanya di alam kegelapan mereka berdua semakin waspada.
__ADS_1
"Apa status kalian di kota kerajaan?" ucap penjaga gerbang yang bertindak sebagai pemimpin.
"Kami hanya penduduk biasa dan hanya sebagai pengelana saja!" jawab Feng Syhun enteng.
"Jika kalian hendak masuk bayarlah dengan tiga batuk kristal ki hitam tingkat rendah!" ucap penjaga gerbang itu.
Feng Syhun hanya melongo mendengar itu, karena dia baru mendengar tentang hal batu kristal ki hitam tingkat rendah.
"Apa yang kalian maksud batu kristal ki ini?" ucap Feng Syhun sebari menyodorkan 3 batu kristal ki tingkat rendah pada dua penjaga gerbang desa tersebut.
Penjaga gerbang itu menerima batu itu dan melihat dengan tatapan melotot, karena menurut kabar bahwa di alam kegelapan ini ada 4 batu kristal yang 3 batu kristal ki hitam tingkat rendah sampai tinggi.
Sedangkan yang satunya adalah batu kristal ki murni, dan batu itu sangat langka hanya orang-orang kerajaan dan para siluman bangsawan yang memiliki batu kristal ki murni itu di alam kegelapan ini.
Menurut kabar batu kristal ki murni yang di pegang oleh mereka itu adalah sebuah harta yang sangat langka, satu dari batu itu bernilai tukar 1000 batu kristal ki hitam tingkat tinggi.
"Siapa kalian sebenarnya, kenapa bisa memiliki batu kristal ki murni ini malah sampai 3 batu banyaknya?" ucap salah satu penjaga gerbang itu dengan sedikit bergetar karena sangat terkejut.
Sedangkan yang satunya hanya mengangguk setuju, dengan ucapan temanya itu.
"Sudah ku katakan kami hanya pengelana! Apa dengan itu kita bisa masuk ke desa untuk menambah perbekalan?" ucap Feng Syhun tapi sudah cukup waspada.
Bila dia di persulit lagi maka dengan cara membunuh dua penjaga itu dan menerobos paksa lebih baik menurutnya.
"Silahkan masuk tuan!" lanjut penjaga gerbang desa itu sedikit membungkuk.
Akhirnya Feng Syhun hanya mengangguk dan berlalu dari gerbang desa dan dari dua penjaga itu, setelah Feng Syhun cukup jauh masuk ke dalam desa dan sudah tidak terlihat lagi di pandangan mereka dua penjaga gerbang itu saling tatap dan tertawa pelan.
"Ha-ha-ha-ha...!!" dua penjaga itu tertawa.
"Kita kaya kawan! Dengan ini kita tak akan lagi menjadi penjaga gerbang desa ini!" ucap salah satu penjaga gerbang yang bertindak sebagai pemimpin.
"Kau benar, aku tadi mau berkata terima saja dan kita kaya! Belum berucap tapi kau sudah tau maksudku. Kau benar-benar pintar!" puji temanya.
Feng Syhun dari kejauhan masih tetap bisa mendengar dengan jelas percakapan mereka berdua dan cukup tercengang dengan percakapan itu.
Hanya tiga batu kristal ki tingkat rendah bisa di sebut sangat kaya apa nilai tukar batu itu sebagus itu di alam kegelapan, cukup mendengar itu Feng Syhun hanya menggeleng pelan karena yang dia dengar sangat lucu karena nilai tukarnya sangat tidak masuk akal.
Berjalan masuk lebih dalam ke desa kini banyak pasang mata yang memperhatikan mereka bertiga dengan tatapan aneh.
Feng Syhun tahu bahwa alam ini juga sama dengan alam yang lain sehingga sebelum masuk ke desa dia sudah meneken kemampuan yang cukup rendah agar tidak terlalu mencolok karena semua orang dapat merasakan tingkatan kultivasi setinggi apapun, tapi menurut mereka rendah sedangkan menurut warga desa kemampuan itu sangat tinggi.
Di desa itu Feng Syhun mencari penginapan untuk menanyakan sesuatu, karena menurut Feng Syhun di desa ini para siluman sangatlah lemah bahkan tidak ada yang mencapai tingkat kultivasi pembentukan roh tingkat rendah.
__ADS_1
Bahkan lebih banyak dari mereka semua adalah penduduk biasa tanpa kultivasi, ini membuat rencana awal Feng Syhun untuk membantai mereka semua di urungkan.
"Dari pada membantai para siluman tidak memiliki Energi Ki hitam lebih baik aku mengorek informasi saja dari mereka!" gumam Feng Syhun sebari berjalan mencari penginapan di desa itu.
Hanya ada satu penginapan di desa ini, dan penginapan itu cukup besar karena desa ini adalah desa persinggahan para siluman kultivator lepas yang sering berburu hewan buas di dalam hutan atau para kultivator pencari tanaman herbal di dalam hutan untuk meningkatkan kultivasi mereka atau untuk di jual di kota yang besar atau kota kerajaan.
Sampailah Feng Syhun di penginapan itu, tanpa pikir panjang Feng Syhun masuk dan menemui pelayan penginapan penerimaan tamu.
"Maaf apa masih ada kamar kosong?" ucap Feng Syhun pada pelayan penerima tamu.
Baru juga pelayan itu hendak berbicara, dari dalam penginapan ada suara yang menegur dengan sangat keras pada Feng Syhun dan yang lainya.
"Hay, Hay!"
Secara refleks Feng Syhun, Xi Jinping dan Wang Long menengok ke sumber suara yang terdengar membentak mereka tak terkecuali pelayan penerima tamu penginapan itu.
"Tuan muda!" ucap pelayan penerima tamu penginapan itu, dengan cepat dia membungkuk memberi hormat pada orang itu.
Feng Syhun hanya menengok sekali lalu mengabaikan! Menurut dia, itu tidaklah penting Feng Syhun hanya butuh jawaban dari pelayan penerima tamu dari penginapan itu.
"Hey orang asing apa kau tak mendengar ucapan ku barusan?" ucap orang itu dengan suara sangat menekan dan sedikit aura hitam yang mengintimidasi di ruangan itu.
Pelayan itu langsung terbebani olah aura penekanan itu, sedang Feng Syhun dan yang lainnya tidak memikirkan sama sekali.
Orang itu langsung kaget dan menarik kembali aura yang tadi di lepaskan itu, dia tak menyangka di desa ini ada orang yang sanggup menahan aura intimidasi miliknya.
"Apa di sini masih ada kamar yang kosong?" ucap Feng Syhun mengulangi ucapannya.
"Ad-ada tuan." ucap pelayan itu tergagap.
"Jika ada aku pesan tiga kamar, apa dengan ini cukup?" ucap Feng Syhun dengan mengeluarkan satu batu kristal ki tingkat rendah ke atas meja di hadapan pelayan penerima tamu.
Pelayan itu hanya mengerutkan kening karena tidak tau, sedang orang yang tadi membentak yang di sebut tuan muda oleh pelayan penginapan kini di buat sangat kaget melihat batu kristal ki tingkat rendah itu.
"Batu kristal ki murni?" gumam tuan muda itu sangat pelan.
\=
\=
LIKE' dan komentar.
Terimakasih buat para pembaca novel ini.
__ADS_1
...