Absolut Sistem Pemandu Kultivasi

Absolut Sistem Pemandu Kultivasi
Perlawanan Sia-sia


__ADS_3

\=


\=


Tujuh dewa-dewi tidak membuang senjata mereka meskipun raja mereka Zius telah di kalahkan bahkan telah mati di tangan Feng Syhun.


Malah dewa perkasa terlihat begitu marah, melihat kepala Zius yang di pegang oleh Feng Syhun! Seakan penghinaan menurut dirinya.


Karena sejak dulu dirinya sangat menghormati Zius, meskipun dengan perlakuan apapun dari Zius itu sendiri! Bagi dewa perkasa dia adalah sang penyelamat hidup.


Feng Syhun melihat perubahan sikap yang di lakukan dewa perkasa hanya bisa tersenyum.


"Tidak ada kah dari kalian yang mau menghentikan pertarungan ini?" ucap Feng Syhun sekali lagi.


Feng Syhun memandang sekeliling setelahnya, tapi sikap mereka malah berubah seperti terbakar emosi.


"Kau bocah tengik, aku tidak akan menyerah meskipun aku dan saudara ku kan mati di ini!" bentak dewa perkasa karena emosi dan kekuatan dirinya meluap-luap.


Dewi kemarahan yang sudah terluka cukup parah langsung bergerak mendekati dewa perkasa.


"Apa kau bodoh, kita akan segera mati jika di lanjutkan!" ucap dewi kemarahan.


"Kau takut kah, itu seperti bukan gayamu saja!" dewa perkasa menyindir.


"Kita mundur untuk sementara lalu menyusun strategi kedepannya!" bisik dewi kemarahan.


Dewi kemarahan cukup yakin jika dengan strategi akan bisa mengalahkan mereka semua, meskipun mereka adalah orang-orang yang sangat hebat sekalipun.


"Kau tahu, jika sekarang kita tidak bisa mengalahkan mereka! Maka nanti atau sampai kapanpun akan menjadi perlawanan sia-sia!" ucap dewa perkasa.


Setelah berucap demikian dia tidak menghiraukan adiknya lagi, melainkan langsung menyerang Feng Syhun.


Wooss..


Gerakan dewa perkasa sangat cepat, Feng Syhun yang sekarang cukup jauh saja bisa di jangkau dalam beberapa tarik nafas.


Feng Syhun yang melihat gerakan dari dewa perkasa hendak menyerang dirinya, dia bergerak terlebih dahulu lalu menginjak kepala Zius dan langsung pecah.

__ADS_1


Setelah Zius mati bagian tubuhnya sangat rapuh karena sudah tidak memiliki energi Ki yang mengalir di sekujur tubuhnya.


Melihat itu Zius sangat marah besar, kekuatan yang tadinya sudah besar kini tambah besar lagi keluar dari tubuhnya.


"Kau cari mati!" bentak dewa perkasa.


Bentakan itu menggelegar seperti petir yang menyambar, begitu tinggi suara dewa perkasa.


Kapak kemurkaan langsung mengarah ke Feng Syhun dengan ganas!.


Wooss..


"Trranng!"


"Boooommmm..!"


Suara benturan logam keras menggema di seantero pinggiran hutan raja hantu, di susul dengan dentuman yang menggetarkan daratan.


Serangan itu sangat besar, apalagi sekarang di puncak siang hari! Semakin meninggi matahari di alam dewa sejati semakin tinggi pula energi Ki dan kekuatan yang di serap oleh dewa perkasa.


Feng Syhun masih berdiri di tempatnya semula, sedangkan dewa perkasa terpental mundur cukup jauh.


Dewa perkasa langsung batuk darah, dia memegangi dadanya karena sakit lalu mengelap mulutnya dengan punggung tangan miliknya.


"Benar-benar tangguh! Aku sampai di titik ini tapi dia tidak tergoyahkan!" gumam dewa perkasa.


Dewa perkasa sangat yakin Feng Syhun sangat kuat, karena bisa menahan serangan sebesar itu dari dirinya! Jika itu Zius pasti mengalami luka yang sama-sama parah dengan dewa perkasa.


Sedangkan Ye Yue melihat Feng Syhun di serang lagi, dia langsung mengamuk.


Ye Yue langsung mengepakkan sayapnya karena sangat marah, serangan itu sangat brutal ke segala arah bahkan sampai mengenai Liuliu, Xi Jinping dan Wang Long.


Karena serangan sangat brutal itu banyak sekali membunuh pasukan yang di bawa Zius, karena mereka sudah terluka parah akhirnya tidak bisa menghindari serangan brutal dari Ye Yue.


Bahkan 50 pasukan yang masih bisa bergerak bebas saja setengahnya sampai terbunuh, lalu sisanya mundur sangat jauh.


Xi Jinping, Liuliu dan Wang Long saja menghindari serangan dari Ye Yue karena serangan itu sangat kuat, mereka tidak ingin menangkisnya karena jika di tangkis oleh mereka Ye Yue akan mengalami luka dalam akibat benturan Energi Ki.

__ADS_1


"Sial, perempuan itu sangat kuat!" ucap salah satu pasukan Zius yang masih hidup.


"Aku tidak ingin mati di sini sebaiknya kita pergi!" ajak teman yang berdiri di sampingnya.


"Ya aku juga tidak ingin mati, cepat-cepat!"


Akhirnya kedua orang itu pergi tidak memikirkan lagi kepada tujuh dewa-dewi yang masih bertarung dengan mereka semua.


Setelah melihat dua orang dari mereka pergi menjauh dan sudah tidak terlihat di area pertarungan, orang-orang yang lainya juga ikut pergi.


Mereka juga tidak ingin mati begitu saja oleh Feng Syhun dan yang lain, di hati mereka tergetar rasa ketakutan yang tinggi! Melihat serangan Ye Yue yang sangat berutal.


Feng Syhun melihat serangan Ye Yue yang sangat kuat langsung tercengang, karena perkembangan Ye Yue sangat cepat.


"Apa itu kekuatan sejati Yue'er?" ucap Feng Syhun dalam benaknya.


Padahal dia masih sedang bertarung dengan dewa perkasa, tapi masih mengimbangi kecepatan dewa perkasa dengan mudah.


Dewi kemarahan setelah serangan berutal barusan langsung mengalami luka yang sangat parah.


"Apakah si kakak bodoh itu akan terus mencari mati di sini?" ucap dewi kemarahan dengan sangat marah.


Sehabis menggunakan kekuatan besar dan menyerang dengan sangat berutal, Ye Yue kembali ke mode normalnya di langsung turun ke bawah dan berdiri di tanah yang cukup banyak berserakan mayat.


Xi Jinping sudah berhasil membunuh dewa pemalu, dia langsung menyerang dewa ketawa.


Sedangkan dewa sedih bertarung dengan Wang Long saja kali ini, yang tadinya bertarung melawan dewa sedih dan dewa ketawa! Karena dewa ketawa di ambil alih Xi Jinping makanya pertarungan ini sudah sangat berat di pihak tujuh dewa-dewi.


Sedangkan untuk Feng Syhun terus menggempur pertahanan dewa perkasa, yang semakin di gempur semakin kuat.


Padahal tubuh dewa perkasa, sudah berlumuran darah karena sayatan dari pedang milik Feng Syhun.


"Hemmm, sayang sekali orang seperti dirinya harus mati di sini!" ucap Feng Syhun pada benaknya.


\=


\=

__ADS_1


..


__ADS_2