Absolut Sistem Pemandu Kultivasi

Absolut Sistem Pemandu Kultivasi
Senjata Pembabtisan Dewa


__ADS_3

\=


\=


Meskipun istana kaisar langit sama dengan istana sembilan dewa di alam dewa tapi nyatanya ini lebih besar dan lebih tinggi, tapi tidak ada satupun orang yang terlihat berlalu-lalang seperti di istana sembilan dewa.


Itu karena di istana kaisar langit ini adalah tempat rahasia sehingga hanya sedikit dari bawahan sembilan kesatria dewa yang dapat sangat di percaya, dan tidak akan berkhianat sedikit pun.


Hanya ada 20 orang yang tau istana kaisar langit dari jumlah bawahan sembilan kesatria dewa yang mencapai ribuan orang.


Sehingga untuk mengurus istana kaisar langit, sembilan kesatria dewa juga ikut melakukannya, seperti mengurus kebun buah persik dan tanaman herbal yang ada di sana, bahkan ada yang bantu bersih-bersih istana kaisar dewa itu! Meskipun di istana sembilan dewa mereka sangat di hormati dan di takuti oleh para bawahan mereka.


Pastinya oleh masyarakat alam dewa, sembilan kesatria dewa sangatlah di pandang tinggi tapi di istana kaisar langit mereka sampai mau melakukan hal yang biasa orang bawah lakukan.


Tian yang memimpin jalan mereka semua sampai di halaman tengah istana kaisar langit! Di sana ada tangga menurun dari empat sisi, di depan mereka menjulang tinggi menara sembilan tingkat berbentuk empat persegi.


Bangun itu sangat tinggi, ternyata yang terlihat dari luar istana kaisar langit bukan atap tengah dari istana kaisar langit tapi sebuah atap pagoda yang semakin atas semakin runcing.


Inilah yang membedakan istana kaisar langit dan istana sembilan dewa di daratan utama alam dewa! Sembilan kesatria dewa menuruni tangga di sisi bagian depan, di ikuti oleh Feng Syhun, Liuliu dan Xi Jinping.


Liuliu tidak begitu mengetahui tuan Liu Xiaobo menyimpan pagoda sembilan tingkat ini di halaman tengah istana kaisar langit, itu di karenakan saat kekuatan penuh sistem di gunakan untuk menyegel Genosida Liuliu dan Xi Jinping sudah menghilang bersama sistem yang sudah non aktif dari jiwa Liu Xiaobo.


"Hemm, jadi ini yang di maksud mereka adalah amanat dari tuan Liu Xiaobo?" gumam Liuliu.


Kini dia tau mengapa para sembilan kesatria dewa ingin membuktikan apa Feng Syhun benar-benar pewaris dari tuan Liu Xiaobo atau bukan, itu karena adanya pagoda sembilan tingkat di tangan mereka.


Tapi Feng Syhun masih bisa mendengar dengan jelas gumaman Liuliu itu, dia akhirnya lebih serius memandangi pagoda sembilan tingkat.


"Tuan, ini adalah pagoda sembilan tingkat yang di amanatkan oleh tuan Liu Xiaobo pada kami! Jika tuan bisa merubahnya menjadi senjata, maka kami tidak akan meragukan tuan sedikit pun!" ucap Tian pada Feng Syhun yang masih sangat antusias memperhatikan pagoda sembilan tingkat itu.


Dia memandang dari atas sampai bawah dan bahkan detail dari pagoda sembilan tingkat itu yang berbentuk empat persegi.


"Jadi pagoda sembilan tingkat ini adalah sebuah senjata? Bagaimana bisa senjata berbentuk pagoda?"


Feng Syhun berkata sedikit heran karena pagoda sembilan tingkat itu adalah senjata!.


Bahkan bahan dari pagoda sembilan tingkat ini saja Feng Syhun tidak begitu mengerti, secara sekilas bahwa dari pagoda sembilan tingkat itu adalah sebuah logam yang terlihat begitu keras.

__ADS_1


"Benar tuan, setiap tingkat dari pagoda itu menyimpan kekuatan kami! Dan tingkat sembilan adalah yang tertinggi itu di huni oleh kekuatan milik ku!" Tian menjelaskan bahwa pagoda sembilan tingkat ada senjata yang menyimpan kekuatan sembilan kesatria dewa.


"Apa? Setiap tingkat menyimpan kekuatan kalian?" ujar Feng Syhun masih tidak begitu percaya.


"Benar tuan!" ucap singkat Tian pada Feng Syhun.


"Bagaimana caranya aku merubah pagoda sembilan tingkat itu menjadi senjata?" gumam Feng Syhun sambil memegangi kepalanya dan sesekali mengusap tengkuknya.


"Itu hanya tuan yang tau, itupun jika tuan adalah penerus asli dari tuan Liu Xiaobo!" ucap Shan (dewa petir).


Dia sudah cukup lama memperhatikan gerak-gerik Feng Syhun, tuan muda di depannya tidak begitu istimewa! Dia sudah hidup lebih dari ratusan ribu tahun jadi untuk melihat karakter seseorang cukup mudah.


Meski melihat Feng Syhun ini tidak begitu istimewa tapi di dalam dirinya ada sesuatu yang misterius, itu yang membuat dia tidak bisa menilai dengan sembarangan.


"Liuliu, bagaimana ini apa kau tau petunjuknya?" ucap Feng Syhun pada Liuliu melalui telepati sistem.


"Itu hanya tuan yang tau, dan pastinya tuan ingin menembus Ranah Maha Dewa dengan cepat buka?" ucap Liuliu malah membuat Feng Syhun cukup bingung.


"Iyah itu sudah pasti Liuliu, aku ingin secepatnya berada di ranah itu agar bisa lebih setara bahkan unggul nantinya jika melawan Genosida!" jawab Feng Syhun cukup semangat.


"Pagoda sembilan tingkat ini adalah sebagai syarat untuk tuan menembus Ranah Maha Dewa! Karena jika pagoda sembilan tingkat itu berubah menjadi senjata maka dia di sebut sebagai. Senjata Pembabtisan Dewa!" jelas Liuliu pada Feng Syhun yang sedang kebingungan.


Feng Syhun mendengar penjelasan Liuliu itu cukup terkejut dia semakin bersemangat untuk merubah pagoda sembilan tingkat itu menjadi senjata miliknya.


"Aku perlu pencerhan dan akan bermeditasi cukup lama, apa ada tempat bermeditasi yang baik di istana kaisar langit ini?" ucap Feng Syhun pada Tian karena dia adalah Kaka tertua dari sembilan saudaranya.


"Jika tuan ingin bermeditasi maka bermeditasi lah di dalam pagoda sembilan tingkat yang paling bagus adalah tingkat sembilan!" Tian memberikan saran pada Feng Syhun tempat yang bagus untuk bermeditasi.


"Tapi memasuki pagoda sembilan tingkat bukanlah perkara mudah!" timpal dewa logam (jin) yang langsung membuat pandangan Feng Syhun mengarah padanya.


"Apakah seberat itu untuk masuk ke dalam pagoda sembilan tingkat?"


Feng Syhun tidak begitu percaya, sehingga berkata demikian pada sembilan kesatria dewa.


"Buktikanlah sendiri!" ucap Tian.


"Baiklah aku begitu penasaran dengan itu semua!" desah Feng Syhun sambil mendongakkan melihat dari posisi berdirinya ke arah lantai sembilan yang akan dia tuju.

__ADS_1


Akhirnya Feng Syhun melangkah masuk ke arah pintu yang masih tertutup, setelah Feng Syhun sampai di depan pintu! Pintu itu terbuka sendiri karena mendeteksi aura yang kuat mendekati.


Bila aura orang yang mendekati tidak besar dan kuat, bahkan tidak sebanding dengan aura di pintu itu maka pintu terus tertutup rapat! Dan orang itu memang tidak berhak masuk.


Setelah pintu terbuka lebar Feng Syhun tanpa ragu masuk, baru beberapa tarik nafas! Kesembilan kesatria dewa sudah merasa aura Feng Syhun sudah berada di tingkat lantai dua!.


Feng Syhun yang masuk ke dalam lantai pertama dia merasa tekanan kuat tapi bagi dirinya itu hal biasa saja! Dia mencari hal apa yang ada di lantai satu, tapi tidak terjadi sesuatu hanya tekan biasa saja.


Dia mengelilingi tangga di dalam pagoda lantai satu, setelah sampai di dekat pintu lantai ke dua! Pintu itu juga terbuka dengan cepat.


Kini Feng Syhun sudah di lantai 2 lantai ini mengalami tingkatan aura penekanan! Bahkan kekuatan jiwa miliknya sedikit terganggu.


Dia hadapan dia ada altar batu yang tingginya sepinggang dirinya dan di atas altar batu itu ada cermin, karena Feng Syhun penasaran akhirnya mendekati cermin itu.


Setelah menatap cermin itu dia langsung seperti masuk ke dalam ingatan masa lalu dirinya yang di buli dan selalu di musuhi oleh keluarga Feng lainya.


Dia sangat terbebani oleh pikiran itu, tapi karena keinginan yang besar dia yakin itu adalah sebuah ilusi, trauma terbesar dalam hidupnya jika hal kecil itu saja dia tidak sanggup melawan maka hanya sebuah angan-angan ingin menyelamatkan dunia kultivator dalam kehancuran.


"Aaahhhkk...!!" Feng Syhun langsung membentak dan menggelengkan kepalanya, bahwa dia melawan ingatan dia dalam jiwanya itu.


Jiwa ketakutan dirinya yang berlebihan di masa kecil, dan dia terus melawan berusaha menghilangkan hal itu.


Akhirnya dengan usahanya yang keras dia bisa merusak semua ingatan itu dengan kekuatan jiwanya, kini kekuatan jiwa Feng Syhun meningkat dengan sangat drastis.


Keadaan Feng Syhun dia lantai dua sedang berlutut dengan mata memandang nyalang ke arah depan lurus dengan nafas yang begitu terengah-engah, dan keringat membasahi tubuhnya.


Dia luar pagoda sembilan tingkat, Liuliu dan Xi Jinping cukup cemas dengan pengaruh lantai tingkat dua itu, karena tingkat dua mereka begitu hafal bahwa di sana adalah menyerang kekuatan jiwa maupun sebuah trauma hidup di masa lalu.


Setelah cukup lama mereka gelisah akhirnya bernafas lega karena aura Feng Syhun kini sudah menunjukkan di lantai tiga.


\=


\=


LIKE'


Terimakasih.

__ADS_1


...


__ADS_2