
\=
\=
Wang Long dan Xi Jinping tidak terpental begitu jauh, hanya sekedar ledakan gelombang kejut dan tekan mereka bisa dengan mudah menghalaunya.
Yang mereka cukup kaget meskipun perisai lautan darah milik Genosida Raja Kehancuran itu pecah berkeping-keping, tapi Genosida sendiri tidak mengalami luka malah dia terlihat menyeringai dengan tajam ke arah Xi Jinping dan Wang Long.
Tidak ada perubahan mencolok pada fisik Genosida hanya saja aura yang pekat dan hitam terpancar jelas keluarga dari tubuhnya.
Langit yang tadinya menghitam setelah ledakan besar akibat serangan dari Wang Long dan Xi Jinping kini mulai berubah kembali seperti semula.
Pada saat ledakan besar terjadi, aura berwarna biru gelap dan pekat dari langit turun begitu cepat masuk ke dalam tubuh Genosida, itu adalah bentuk kekuatan yang di ambil dari alam kegelapan.
Tidak ada petir merah kutukan langit yang menyambar kembali tubuh Genosida, karena tubuh itu sudah sangat kuat dan kekuatan yang di serap hanya beberapa kali lipat dari sebelumnya.
"Liuliu, apa Siluman Raja Kehancuran itu berhasil dengan teknik terlarangnya itu?" ucap Feng Syhun.
Dia tidak bisa fokus karena dirinya sedang melakukan meditasi pemulihan yang di bantu oleh Liuliu, sehingga untuk mendeteksi apa Genosida berhasil apa tidak dia cukup kesulitan.
"Dia berhasil tuan!" ucap Liuliu masih dalam posisi menyalurkan Energi Ki pada Feng Syhun.
Setelah beberapa tarik nafas, Feng Syhun langsung meminta berhenti pada Liuliu! Karena merasa dirinya sudah membaik.
Wang Long dan Xi Jinping yang masih dalam posisi sangat dekat dengan Genosida, sedikit mundur karena aura hitam yang sangat tebal langsung meledak keluar dengan begitu kuat.
"Ha-ha-ha-ha,, kalian semua akan mati! Ramalan itu tidak akan terjadi, anak itu akan ku bunuh di sini!" gelegar tawa dan ucapan Genosida begitu menggema.
Hampir semua orang yang ada di sana bisa mendengar itu, dari orang yang memiliki ranah kultivasi rendah sampai Xi Jinping dan Wang Long yang tinggi di sana semua mendengar ucapan itu.
Dewi Cahaya, sangat kaget dengan ucapan Genosida! Karena mengarah pada 'ramalan dan anak itu akan aku bunuh di ini.'
Sedangkan di sekitar mereka yang masih anak-anak adalah anaknya sendiri yaitu Liu Xiaobo.
"Apa anak yang di maksud oleh siluman itu Liu Xiaobo?" gumam Shui Liu Xiang.
Setelah ingat kejadian sebelumnya, bahwa anaknya pernah hendak di serang olah Genosida Raja Kehancuran.
Shui Liu Xiang langsung berfikir bahwa yang di incar oleh siluman itu adalah anaknya! Dia juga seketika mengingat bahwa anaknya adalah anak titisan.
__ADS_1
"Apa kelahiran anak ku sudah di ketahui oleh para siluman, gawat bila benar demikian aku harus menyelamatkan anak ku dengan cepat!" ucap Shui Liu Xiang di benaknya.
Wajah Shui Liu Xiang setelah mengingat itu dan membayangkan apa yang akan terjadi pada anaknya seketika menegang dan hampir wajah itu putih seperti tidak memiliki darah sedikit pun.
"Intan, bantu aku! Untuk menggunakan teknik cahaya penembus segala alam!" ucap Shui Liu Xiang pada Dewi Sutra Cahaya Intan.
"Dewi apa yang akan anda lakukan, teknik itu sangat berbahaya bagi kultivasi Dewi dan bisa saja menyebabkan kematian!" ucap Dewi Sutra Cahaya Intan mengingatkan.
"Apa kau tau, Intan? Yang Siluman itu incar adalah anak ku! Aku baru menyadari setelah gema suara dia yang sangat berhasrat ingin membantai." ucap Shui Liu Xiang dengan sangat yakin.
Shui Liu Xiang memandang dengan sorot mata yang sangat tajam dan penuh dengan keyakinan tinggi.
"Dewi akan memilih alam yang mana? Tolong jangan ambil alam yang begitu misterius! Aku khawatir Dewi tidak kuat dan hal buruk mendatangi Dewi!" ucap Dewi Sutra Cahaya Intan.
Dia tidak ingin kehilangan orang yang pertama kali dirinya lihat setelah memiliki bentuk fisik, sehingga dirinya sangat menghormati Shui Liu Xiang apapun itu.
"Tidak intan aku lebih mementingkan keselamatan anak ku!" ucap Shui Liu Xiang menunduk dan melihat Liu Xiaobo.
Liu Xiaobo yang kini seperti anak berusia 12 tahun dan memiliki pemikiran yang sama seperti anak umur 12 tahun ke atas sudah tau akan keadaan yang di ucapkan ibunya dan roh penjaga ibunya! Yaitu Dewi Sutra Cahaya Intan.
Tapi Liu Xiaobo tidak berbicara sepatah katapun, hanya memandang balik ibunya yang kini sedikit mengeluarkan air mata.
Ye Yue meski dia mendengar apa yang di ucapkan oleh keduanya, dia tidak ingin ikut campur akan tetapi setelah mendengar bahwa Dewi Cahaya bisa saja kehilangan nyawa dan ringannya dari dampak itu menurunnya tingkat kultivasi dirinya, maka dia pun angkat bicara.
"Nona, aku akan menggunakan teknik terlarang milik leluhur ku, dulunya teknik ini sangat mematikan penggunanya tapi telah aku tingkatan! Akan tetapi untuk alam yang misterius maka dampak kematian lebih tinggi." ucap Shui Liu Xiang menjelaskan pada Ye Yue apa yang hendak dia lakukan.
"Teknik apa itu kah Dewi?" ucap Ye Yue cukup penasaran.
"Teknik ini seperti teleportasi, tapi kita bisa memilih alam yang lebih jauh dari aterfak teleportasi biasa! Bahkan bisa menembus alam misterius sekalipun." ucap Shui Liu Xiang.
Dia berucap demikian tidak semata-mata ingin memamerkan teknik leluhurnya akan tetapi mencoba untuk menjelaskan apa yang ingin Ye Yue ketahui.
Shui Liu Xiang menjelaskan cukup banyak, akan tetapi setelah dia menjelaskan pada Ye Yue apa yang akan dia lakukan, aura besar di belakang mereka cukup jauh saling berbenturan dengan tekan mengerikan.
Bahkan banyak dari pasukan daratan timur tertunduk berlutut karena tidak kuatnya menahan aura yang bertebaran tidak karuan di sekitar mereka.
Aura itu berasal dari pertarungan Feng Syhun, Xi Jinping, Liuliu dan Wang Long melawan Genosida Raja Kehancuran yang sudah menerima kekuatan besar dari penyerapan Energi Ki hitam dari alam kegelapan.
Bahkan pasukan dari daratan utara, yang masih sangat jauh di bagian utara hutan kematian merasakan aura berat yang menyebar! Mereka sudah mulai merasakan tekan itu.
__ADS_1
Banyak dari pasukan yang memiliki kultivasi rendah mereka merasakan berat untuk terus maju, ada pula yang sudah cukup pusing karena beratnya tekan itu.
Meskipun, pemimpin dari merak dan para komandan pasukan tidak merasakan dan tidak begitu peduli dengan tekan yang menerpa pada mereka, tapi melihat pasukan mereka sebagian kecil kuwalahan akhirnya memilih membuka suara.
"Dengar semuanya, Kalian yang masih di bawah aura Raja platinum tingkat tinggi segera pulang kembali ke daratan utara! Sepertinya orang-orang yang sedang bertarung bukan orang biasa bisa di lihat dari dampak pertarungan mereka!" ucap pemimpin pasukan daratan utara.
Meskipun pemimpin dari pasukan darat utara adalah orang yang cukup tinggi kultivasinya dan dia termasuk empat orang terkuat di benua langit ini! Bahkan dia lebih tinggi dari Shui Liu Xiang di beberapa tingkatan kecil.
Tapi dia masih merasakan tekan yang bisa mengancam dirinya, maka dari itu dia memilih memulangkan pasukan yang di bawah ranah Raja platinum tingkat tinggi.
Sedangkan yang di atas itu boleh mengikuti dirinya untuk melihat pertarungan yang sangat mengerikan di kepala masing-masing menurut mereka.
Akhirnya cukup banyak dari pasukan itu yang mundur untuk pulang kembali ke daratan utara, bahkan beberapa dari merak seakan langsung menghembuskan nafas lega karena tidak jadi ikut ke medan perang yang meraka bayangan sangat dahsyat itu.
Hampir setengah lebih pasukan yang pulang, pemimpin pasukan daratan utara pun tidak mempermasalahkan jumlah yang tersisa.
Dia berfikir, lebih sedikit yang mengikuti dirinya, maka akan lebih mudah menjaga mereka dari serangan musuh kelak setelah tiba di sana.
Dia tidak tahu yang bertarung di sana adalah, para monster dari alam lain yang kapan saja bila mereka inginkan bisa saja alam ini hancur luluh lantakkan dengan mudahnya.
"Pemimpin, apa ini tidak berlebihan pasukan kita merosot jauh jumlahnya! Kita akan berperang bila tidak mengandalkan jumlah maka kita akan kalah!" ucap komandan pasukan darat utara.
Dia adalah komandan terkuat dari tiga komandan seluruhnya, bahkan dia ahli dalam formasi perang dengan pasukan besar.
Sehingga dia bisa berucap demikian karena memang itu kenyataannya dalam perang besar, bila tidak memiliki kekuatan individu yang kuat maka jalan ke dua adalah pasukan yang sangat banyak.
Pemimpin pasukan daratan utara hanya menggelengkan kepalanya sebelum dia mulai menjawab pertanyaan dari salah satu komando pasukan miliknya.
\=
Bersambung.
\=
LIKE' dan komentar yah jangan lupa.
Terimakasih buat para pembaca novel ini.
tunggu terus update selanjutnya.
__ADS_1
Terimakasih.
...