
Feng Syhun dan Ye Yue, setelah keluar dari desa Xiangrikui. Mereka memilih mampir di kota terdekat dari desa itu, setelah terbang beberapa menit. Mereka mendarat hendak mencari tempat penginapan untuk menginap malam ini.
Mereka memilih penginapan yang lumayan besar. Sehingga belum menemukannya dengan mudah, padahal sudah lama mencari dan mendatangi beberapa penginapan! akhirnya dia memilih penginapan persik. Karena penginapan persik salah satu penginapan besar di kota Ji-yong.
Merek mendatangi penginapan itu dengan Ye Yue yang memimpin jalan. Sampailah di resepsionis penginapan persik, Feng Syhun berbicara.
"nona pesan dua kamar VIP untuk satu malam" ucap Feng Syhun.
"mohon maaf sekali tuan!. hampir semua kamar sudah terisi penuh, dari kamar biasa sampe kamar VIP. Ada sisa satu kamar VVIP saja tuan! apa bersedia menyewanya.?" ucap resepsionis penginapan dengan nada sopan.
"haadehhh..!! hanya tersisa satu kamar yah," ucap Feng Syhun, dengan nada kesel.
"sudahlah Gege, tidak perlu kesal begitu!. Tidak mengapa kan! kita ambil saja kamarnya." ucapnya sambil senyum manis ke arah Feng Syhun.
"baiklah,! aku ambil nona kamarnya. Berapa sewnya nona?" ucap Feng Syhun.
"untuk sewa kamar VVIP bila tidak memiliki token penginapan, tuan perlu membayar sebanyak 15 koin emas selama semalam." ucap resepsionis menjelaskan.
"ini koinya," ucap Feng Syhun singkat, sebari menyodorkan tangan yang menggenggam koin,
Menurut Feng Syhun 15 koin tidak lah seberapa.
"terimakasih tuan, ini kunci kamarnya kamar nomer 1, letak kamar di lantai paling atas lantai 3."
Feng Syhun dan Ye Yue tanpa banyak bicara lagi segera pergi. Menuju kamarnya.
Resepsionis itu berguman. "siap mereka membayar 15 koin emas, seperti sangat sepele."
Di jalan menuju kamar, Feng Syhun bertanya.
"Yue'er kenap kamu menyarankan menerima hanya 1 kamar" ucap Feng Syhun yang tidak mengerti kenapa.
"aku belum pernah menginap di kamar VVIP di penginapan yang mewah seperti ini!. Jadi penasaran saja. Tidak masalah kan Gege?." ucap Ye Yue sambil menengok ke Feng Syhun.
Jawaban Ye Yue setengah benar, karena dia memang belum pernah menginap di kamar VVIP seperti ini. Sebenarnya kenapa Ye Yue menerima kamar ini, karena dia kepengin selalu dekat dengan Feng Syhun.
Setalah menaiki tangga dan sampai di lantai 3 mereka menuju kamar no 1, dan langsung memasuki nya.
Meskipun hari masih sore Feng Syhun sudah mulai lelah, dia memilih membersihkan diri di kamar mandi. Karena akan langsung beristirahat.
Sedangkan Ye Yue masih mengelilingi kamar itu lalu membuka balkon kamar dan memandang kota, pemandangan kota dari sana sangatlah indah.
Tak lama kemudian Feng Syhun selesai dari kamar mandi dan memilih untuk langsung tidur, dia memilih kasur yang paling pinggir dari tempat itu. Karena di kamar itu hanya ada satu kasur yang sangat besar.
__ADS_1
Entah kenapa Feng Syhun langsung tertidur lelap, mungkin karna efek lelah.!
Ye Yue masih di balkon kamar, setelah merasa puas dia melangkah memasuki kamar. Melihat Feng Syhun yang sudah tertidur lelap.
Entah kenapa dia langsung mendekat dan mencium pipi Feng Syhun dengan mesra, senyum manis langsung terpatri di paras Ye Yue setelah mencium pipi Feng Syhun.
Sebelum tidur Ye Yue memilih mandi terlebih dahulu, cukup lama dia di kamar mandi membersihkan diri. Setelah beres dia keluar dengan baju tidurnya yang tipis dan terlihat transparan.
Piyama itu biasa dia gunakan sewaktu di rumahnya dulu. Dia langsung menuju kasur di arah sebaliknya yang Feng Syhun tiduri.
Malam berlalu dengan cepat. Pagi hari menerpa kota Ji-yong, tidur mereka pun tak teras berlalu begitu saja! Feng Syhun membuka mata lebih dulu.
Dia langsung kaget bukan main karna tubuh Ye Yue menindih setengah badan di badanya, badan Feng Syhun di jadikan guling oleh Ye Yue, pundak sebelah kanan Feng Syhun sedikit basah bercak air tercetak di sana.
Yang bikin lebih kaget, muka mereka berhadap-hadapan satu sama lain bahkan saling menempel, dada Feng Syhun berdetak tidak teratur karna merasakan adanya benjolan kenyal dan lembut menerpa dadanya.
Feng Syhun sangat penasaran apa yang kenyal itu, setelah melihatnya! sekali lagi dia di buat kaget karnanya, di sana terpampang benjolan yang menonjol tajam seakan menantangnya.
Karna piyama yang di pake Ye Yue sangat tipis dan tersingkap lebar! di sekitar area benjolan, sehingga dia memberontak tumpah kemana-mana.
Feng Syhun menatap dengan lekat cukup lama.
Sampai mata Ye Yue membuka, pada saat Ye Yue sadar akan posisinya dia beringsut dan langsung bangun dari tidurnya.
"Gege Syhun, maaf..!! aku tidak sengaja" seraya menundukan kepalanya tapi tak sadar pakaian nya tersingkap kemana saja.
Ye Yue setelah di ingatkan langsung sadar, dengan muka merah merona! lalu membalikan badan. Pergi ke kamar mandi.
Feng Syhun yang melihat sesuatu tak terduga mengambil nafas sangat dalam, lewat hidung dan buang perlahan lewat mulut.
"fiyuhhh....!! untung aku masih polos, kalo tidak bisa terjadi perang yang sesungguhnya." ucap Feng Syhun setelah membuang nafas lega.
Tak lama kemudian Ye Yue keluar dari kamar mandi sudah memakai pakaian yang normal dan sudah rapi. Keluar dari pintu seraya senyum manis ke arah Feng Syhun, seperti tak terjadi sesuatu yang menjanggal barusan.
Feng Syhun yang mendapatkan senyum manis. Membalas senyum pula, setelah tatapan beberapa saat Feng Syhun memasuki kamar mandi.
"untung Gege tidak marah karna kejadian tadi" ucap Ye Yue.
Tidak butuh lama Feng Syhun di kamar mandi, dia keluar dengan baju berbeda dan mengajak Ye Yue keluar kamar untuk mencari sarapan.
"Yue'er mau sarapan di penginapan ini, atau cari rumah makan di sekitar sini?" tanya Feng Syhun sebelum keluar kamar.
"lebih enak sepertinya ke rumah makan saja" ucap Ye Yue.
__ADS_1
"baiklah ayo kita keluar dari sini" ajaknya sambil melangkah keluar kamar, dan mengantar kunci kembali ke resepsionis.
Mereka berdua berjalan beriringan sepanjang jalan kota yang sangat ramai. Ye Yue memilih melingkarkan tangannya ke lengan Feng Syhun.
Feng Syhun tidak menolak perlakuan itu, dia berjalan sambil mengobrol ringan. Sepanjang jalan kota, orang-orang yang melihat mereka banyak yang kagum.
Di karenakan wajah Feng Syhun yang sangat rupawan dan tubuh yang bidang dan tegap. Membuat mata para wanita yang melihatnya tak mau lepas.
Di dampingi Ye Yue di sampingnya, yang sangat cantik dan anggun dalam bergerak seperti putri rembulan malam, terlihat lembut dan halus menghanyutkan.
Rata-rata orang di jalan kota yang melihat mereka, berbisik-bisik bahwa mereka pasangan yang sangat serasi.!
Banyak orang yang menatapnya, tapi ada dua orang yang memandangnya lekat dan rakus dari kejauhan. Feng Syhun sangat menyadari tatapan mereka tapi lebih memilih mengabaikan.
Ye Yue juga sudah mulai menyadari tapi tidak merespon itu semua, setelah lama berjalan mereka ber dua memasuki rumah makan yang lumayan mewah. Mereka duduk di dekat jendela, sekalian mengamati keadaan.
Pelayan menghampiri untuk menanyakan pesanan mereka, dan keduanya memesan makanan ringan saja. Hanya untuk mengisi perut secukupnya.
"Gege..!! apa Gege sudah menyadari dua orang yang mengamati kita?" Ye Yue akhirnya menanyakan itu karna penasaran.
"sudah Yue'er mereka memperhatikan kita dari sesudah keluar dari penginapan persik," ucap Feng Syhun tenang.
"selagi mereka tidak mengganggu kita biarkan saja, untung lah kita dari kemaren sebelum memasuki penginapan sudah menekan aura kultivasi kita."
"Iyah Gege benar, mencari informasi kalau menampakan kekuatan kita sebenarnya memang sangat susah, bisa jadi mangsa tidak mendekat." ucap Ye Yue mendukung rencana Feng Syhun.
Setelah pesanan datang mereka makan tidak berlama-lama, setelah hampir selesai. Orang-orang yang tadi memantau! kini menghampiri merka dan membentak kasar.
"serahkan perempuan mu itu, bila kau tidak ingin mati konyol....!!" ucap salah satu dari mereka.
Feng Syhun yang mendengar omongan barusan hanya tersenyum masam. . !!
"baik lah Yue'er, kita mulai bersenang-senang....!!" ucapnya berbisik di dekat telinga Ye Yue.
\=\=\=
LIKE'. 'yah
\=\=\=
Terimakasih buat para pembaca Noval ini.
Tunggu terus update selanjutnya.
__ADS_1
Yuk tinggalkan saran dan masukan pada kolom komentar, dan jangan lupa vote nya.😅
...