Absolut Sistem Pemandu Kultivasi

Absolut Sistem Pemandu Kultivasi
Feng Syhun Memuji Siluman


__ADS_3

\=


\=


Feng Syhun dan Wang Long kini berdiri di dekat hutan mati benua timur, mereka sedang memandangi hutan mati yang ada di bagian barat benua timu.


Karena hutan mati kini menjadi lebih mencekam setelah kedatangan para siluman yang tangguh itu, apalagi setelah Feng Syhun dan Wang Long membantai siluman yang menyerang benua timur.


Setelah mendapatkan informasi dari Liuliu di benua selatan juga sama-sama di serang oleh para siluman, Feng Syhun jadi lebih ganas lagi membantai para siluman.


Dia memberi tahukan pada Wang Long untuk segera dengan cepat menghabisi semua siluman yang ada di benua timur.


Kini mereka sudah menghabisi semua, dan sedang memandang ke arah hutan mati karena dari sana seperti ada para siluman yang berjumlah banyak.


"Wang Long kita harus capat bergerak ke arah hutan mati sepertinya dari arah sana terdapat siluman yang cukup banyak!" ucap Feng Syhun memecah kesunyian setelah selesai membantai para siluman.


"Baik tuan sepertinya kita harus menyusuri hutan mati ini!" jawab Wang Long sambil memandang lurus.


Feng Syhun masih memegang pedang merah inti api miliknya, karena itu cukup efektif untuk memusnahkan para siluman.


Selain memperlambat regenerasi tubuh para siluman, menggunakan pedang merah inti api juga lebih cepat membunuh para siluman bila langsung menebas leher para siluman atau langsung memecahkan kepala mereka.


"Wang Long, cepat bergegas!!" Feng Syhun berucap sebari langsung melesat terbang ke arah benua tengah.


Tanpa menjawab lagi Wang Long juga mengikuti gerakan Feng Syhun terbang ke arah benua tengah melewati hutan mati.


Mereka berdua sangat cepat terbang menuju benua tengah sambil terbang Feng Syhun menanyakan kondisi di benua selatan seperti apa.


"Liuliu, bagaimana kondisi di benua selatan?" ucap Feng Syhun melalui telepati sistem.


"Benua selatan cukup kacau tuan, karena orang-orang yang di selamatkan masih cukup banyak dan para siluman benar-benar menggila.!" jawab Liuliu dari benua selatan sambil terus bertarung dan memasukkan orang-orang yang masih bisa di selamatkan.


"Maaf Liuliu, aku dan Wang Long belum bisa membantu! Karena kami sekarang sedang menuju ke benua tengah di sana siluman lebih banyak!"


Feng Syhun cukup sedih karena waktu yang di prediksi kurang akurat, sehingga dia hanya bisa berusaha keras dan juga mengandalkan teman-teman dirinya.


Setelah itu Feng Syhun berpikir 'andaikan para kesatria sembilan dewa bisa membantu dirinya di alam fana pasti lebih mudah!.'


Karena berpikir demikian, Feng Syhun cukup menghawatirkan orang-orang di alam dewa apakah di sana juga sedang di serang seperti ini apa tidak.


"Tidak apa-apa tuan, ini adalah bagian tugas kami!" jawab Liuliu di sebrang sana.


Feng Syhun akhirnya sadar dari pikiran dirinya, setelah mendengar jawaban dari Liuliu yang menggema di benaknya.

__ADS_1


"Tolong selamatkan sebanyak mungkin Liuliu!" ucap Feng Syhun.


"Baik tuan!" jawab Liuliu singkat.


Tidak ingin memikirkan terlalu banyak, Feng Syhun mengeratkan gigi tanda dia sangat kesal dengan keadaan sekarang, akhirnya dia memilih mempercepat terbangnya menuju ke benua tengah.


Sampai-sampai Wang Long cukup kuwalahan mengikuti dari belakang.


"Tuan Feng, sungguh mengalami peningkatan yang mengerikan!" gumam Wang Long.


***


Di benua utara, tiga kerajaan yang sedang melakukan persiapan perang perebutan Kekaisaran yang akan berkuasa di benua utara di kejutkan oleh fenomena alam.


Mereka mempersiapkan peperangan karena mendapatkan bocornya informasi dari masing-masing mata-mata yang mereka kirim untuk mengawasi pergerakan dari kekaisaran Han.


Hasil dari mata-mata mereka sangat mengejutkan, bahwa orang-orang kekaisaran Han menghilang secara misterius.


Bahkan semua rakyat yang ada di wilayah langsung kekaisaran Han juga menghilang entah kemana, tapi para raja itu tidak memikirkan lebih lanjut yang dia pikirkan saat ini bila Kekaisaran Han runtuh dan meninggalkan benua utara maka tidak ada kekaisaran yang memegang tampuk kekuasaan.


Sehingga tiga kerajaan kini mempersiapkan perang seperti dua tahun yang lalu, dan kini mereka bertekad harus menang dan menjadi Kekaisaran yang baru yang akan menguasai benua utara.


Pasukan kerajaan Wei yang sudah hendak berangkat dengan pasukan maksimal mereka kini langsung mendongak keatas, di atas terlihat awan yang hitam yang sangat pekat dan memiliki petir di mana-mana.


Para pasukan ini hanya sedikit yang merasakan tekanan, karena semangat dan hati mereka sedang membara untuk melakukan perang dengan kedua kerajaan lainnya.


"Apa ini, apa ini adalah serangan dari salah satu kerajaan di benua utara lainnya?" ucap salah satu komando pasukan kerajaan Wei.


"Apa kau bodoh, mana mungkin salah satu kerajaan di benua utara memiliki kekuatan sebesar ini? Jika mereka memiliki kekuatan sebesar ini maka alam fana ada di genggaman mereka!" jawab salah satu komando pasukan yang lainya.


"Ahhhh benar juga kau, tadi aku begitu gugup dan tertekan! Sehingga menganggap ini serangan dua kerajaan lainnya." jawab komandan pasukan yang tadi bertanya.


Baru saja mereka saling mengobrol, dari lubang pusarnya di langit turun beberapa ratus siluman yang sudah siap menggila.


"Hey hati-hati dengan serangan yang akan datang!" ucap jenderal perang dari pasukan kerajaan Wei di sana yang sedang memberikan semangat dengan ucapan yang membara.


Dia juga sangat kaget, padahal sedang melakukan nasehat dan arahan sebelum perang, tapi langsung di datangkan fenomena alam dan adanya siluman yang datang.


"Mereka semua siluman.!!" ucap salah satu pasukan yang ada di sana.


Dia mengetahui ini karena sudah mencari informasi setelah insiden peperangan antara benua dua tahun lalu.


Setelah kejadian itu dia menggali banyak informasi tentang siluman, meskipun cukup samar tapi dia berhasil menebak dengan benar.

__ADS_1


Siluman yang turun dengan cepat mulai menyerang di mana-mana tidak peduli adanya teriakan dan minta tolong ampunan.


"Apa mereka sudah tahu kedatangan kita sehingga bisa mengumpulkan pasukan cukup banyak? Tapi sebanyak apapun kalian, kalian adalah makhluk rendahan yang tidak akan bisa menang melawan kami!" ucap siluman yang baru saja menginjakkan kakinya ke tanah.


"Bunuh mereka semua tanpa ampunan!" lanjut siluman itu.


Dia adalah salah satu komando yang di tunjukkan oleh Genosida untuk memimpin pasukan penyerangan ke alam ini sehingga wajar saja bersikap arogan.


"Baiklah..!" ucap para siluman yang dekat dengan komandan pasukan.


Para siluman sebenarnya enggan untuk menurut dari perintah komandan pasukan, tapi mereka dengan terpaksa saja mengikuti lagi pula perintah itu sesuatu yang menyenangkan yaitu membantai orang-orang yang lemah.


Hanya dalam waktu singkat di kerajaan Wei sangat kacau, bahkan kini rajanya sangat takut akan kematian karena melihat serangan para siluman sangatlah kejam.


Bukan hanya di kerajaan Wei di kedua kerajaan lainnya juga sama mereka di serang oleh siluman, meskipun hanya beberapa ratus siluman yang menyerang di benua utara tapi mereka berhasil memporak porandakan tiga kerajaan baik pasukan maupun masyarakat umum yang tidak bersalah.


Di benua tengah dan benua utara para siluman mendominasi, sedang di benua timur siluman di bantai habis oleh Feng Syhun dan Wang Long.


Benua selatan pertarungan sangat sengit tapi Liuliu dan Xi Jinping sangat unggul mereka hanya kerepotan karena masih ada beberapa masyarakat yang belum di ungsikan.


Karena belum terlalu siapa masyarakat yang berada di pelosok benua selatan, Liuliu memasukkan Bai Lian untuk mengatur masyarakat benua selatan di alam dimensi milik Feng Syhun.


Tapi meskipun begitu Liuliu dan Xi Jinping bisa mengatasi itu semua, dan sedikit demi sedikit memusnahkan para siluman yang berada di benua selatan.


Hanya di benua barat, siluman yang datang di sana plonga-plongo karena semua penduduk sudah Feng Syhun ungsikan, hanya meninggalkan bangunan yang sudah kosong.


Karena di benua barat kosong tidak memiliki penghuni, para siluman bergerak ke benua tengah dan benua utara sebagai.


***


Feng Syhun dan Wang Long tiba di benua tengah dan kini sedang terbang di atas kota Zang cukup tinggi, karena dia merasakan di sana sedang terjadi pertemuan hebat.


"Wah, wah para siluman ini bukan hanya membuat keonaran yang mengerikan tapi juga membantu mengurangi beban kita, memusnahkan orang-orang dari kerajaan Sahoi dan sekutunya!" ucap Feng Syhun memuji siluman.


Wang Long yang mendengar itu hanya bisa pasang wajah polos karena tidak tahu apa yang di ucapkan Feng Syhun barusan.


\=


\=


Terimakasih.


...

__ADS_1


__ADS_2