Absolut Sistem Pemandu Kultivasi

Absolut Sistem Pemandu Kultivasi
Kenaikan Kutivasi Kedua Marga Han


__ADS_3

Bai Lian masih sibuka mencari kamar no 125 karena memang penginapan itu sangatlah besar sehingga kamar penginapan pun cukup banyak.


Setelah lama mencari akhirnya Bai Lian menemukan kamar itu dan langsung saja mengetuk pintu.


Tok, tok, tok.


"Maaf tuan mengganggu waktu istirahat mu!" ucap Bai Lian dari balik pintu luar.


"Tunggu sebentar!!" ucap dari dalam kamar.


Pintu kamar penginapan keluar seseorang laki-laki paruh baya, memiliki paras yang bersih dan cerah dengan kulit putih sedikit memerah.


Dengan muka yang tirus alis tebal dan mata yang sedikit bulat, hidung yang tidak terlalu mancung dan rambut panjang yang di kuncir kuda.


Keluar dengan pakai hanfu laki-laki sederhana has baju rumahan.


"Ada keperluan apa tuan mengetuk kamar penginapan ku?" ucap laki-laki paruh baya itu dengan nada yang sopan.


"Maaf menggangu istirahat tuan! Apa benar aku berhadapan dengan tuan Feng Shui?" ucap Bai Lian.


"Iyah benar!" ucap Feng Shui.


"Maaf tuan saya ingin menyampaikan sesuatu hal!" ucap Bai Lian.


"Jika begitu mari masuk! Tidak baik di luar bila bicara hal yang penting." ucap Feng Shui.


Bai Lian memasuki kamar penginapan itu, kamar itu cukup besar dan di sediakan kamar tamu untuk bersantai bila tidak memiliki tamu!


Feng Shui mengikuti dari belakang setelah menutup pintu kembali, dan duduk di sofa tamu yang tersedia.


"Silahkan tuan ada hendak menyampaikan apa?" ucap Feng Shui.


Baru juga mau mengucapkan apa yang hendak di sampaikan dari dalam muncul wanita paruh baya tapi wajah masih sangat cantik dan seperti berumur 30 tahun kebawah.


Dia adalah Lin Ling istri dari Feng Shui dan ibunya Feng Syhun, karena tingkat kultivasinya sudah mencapai puncaknya sehingga tubuh dan wajah tetap terawat dengan baik.


"Ada tamu kan Gege? Sebentar aku buatkan teh dulu!" ucap Lin Ling.


Lalu Lin Ling kembali lagi masuk ke dalam dan menuju dapur, karena penginapan itu adalah penginapan mewah untuk menyuguhi tamu atau di nikmati sendiri tersedia teh yang berkualitas tinggi. Sehingga cukup mudah untuk membuatnya.


Setalah Lin Ling kembali masuk ke dalam akhirnya Bai Lian melanjutkan ucapannya tadi yang tertunda.

__ADS_1


"Saya di utus oleh tuan Feng Syhun untuk menjemput anda! Agar anda untuk sementara waktu tinggal di Sekte Fajar Langit Dunia!" ucap Bai Lian.


Baru saja omongan itu selesai di ucapkan oleh Bai Lian dari pintu depan terbuka lebar karena di buka dengan paksa meskipun pintu itu tidak mengalami rusak parah tapi suara dentuman cukup keras di dengar dari dalam ruangan itu.


"Ping'er apa yang kau lakukan merusak pintu ruangan penginapan?" ucap Feng Shui karena kaget dan langsung mengucapkan kata dengan nada yang cukup menekan!


"Maaf ayah angkat! Aku masuk dengan paksa karena aku merasakan Energi Ki yang cukup tinggi berada di dekat ayah!" ucap Xi Jinping dengan ekspresi datar seperti tidak mempunyai salah.


Dari dalam kamar juga Lin Ling keluar karena mendengar dentuman pintu terbanting dengan keras!


Setalah melihat yang melakukan Xi Jinping, Lin Ling hanya menarik nafas panjang dan membuang perlahan lewat mulut, lalu masuk lagi kedalam dapur seakan tidak terjadi sesuatu hal.


Bai Lian hanya tertegun melongo melihat kelakuanku Xi Jinping yang barusan dia tahu bentul bahwa yang di maksud merasakan Energi Ki yang cukup besar adalah dirinya.


Bila kata-kata itu hanya mengucapkan cukup besar apa anak muda ini memiliki kekuatan yang sangat besar, apa dia lebih kuat atau masih di bawah tuan Feng Syhun.


itulah kata-kata yang terlintas di benak Bai Lian, Bahkan yang lebih konyol dalam pemikiran Bai Lian adalah.


"Apa semua anggota keluarga Feng adalah orang tidak normal dalam kultivasinya?" ucap Bai Lian dalam benaknya.


"Maaf tuan lanjutan ucapnya tadi! anggaplah itu hanya hiburan semata!" ucap Feng Shui.


Bai Lian menyampaikan semua apa yang perlu di sampaikan kepada Feng Shui dan menyebutkan bahwa dia siap mengantar ke Sekte Fajar Langit Dunia!


Obrolan mereka bertiga terus berlanjut dan sedikit banyaknya membahas Feng Syhun karena Feng Shui maupun Lin Ling selalu bertanya apa yang sedang di lakukan Feng Syhun.


*


Di Sekte Fajar Langit Dunia di ruangan tertutup kedua pemuda sedang tenggelam dalam meditasi peningkatan Energi Ki agar naik Ranah, mereka berdua berkultiv tertutup cukup lama sudah 1 bulan setengah.


Di dalam dantian mereka berdua mengalami ledakan yang teredam dan mereka berdua membuka matanya!


"Akhirnya aku menembus Ranah Tubuh Dunia tingkat Sedang!" ucap Han Shou.


"Aku hanya sampai di Ranah Tubuh Dunia Tingkat Rendah!" ucap Han Shen, dengan nada yang kurang puas.


"Sudah cukup baik itu Shen! Kamu berarti mengalami kemajuan pesat!" ucap Han Shou menghibur adiknya.


"Baiklah mari ka kita temua Kaka Feng Syhun!" ucap Han Shen.


"Baiklah mari kiat temui kaka Feng Syhun, tapi setelah kita selesai mandi agar lebih bersih!" ucap Han Shou yang mengeluarkan kotoran lebih sedikit dari tubuhnya ketimbang Han Shen.

__ADS_1


Mereka berdua membersihkan diri masing-masing dengan cepat dan bergegas mencari Feng Syhun, Ye Yue maupun Liuliu.


Tapi mereka lebih fokus mencari Feng Syhun, dan mencarinya cukup mudah bila berada di Sekte Fajar Langit Dunia karena sekarang semua orang hampir tau siapa itu Feng Syhun.


Di ruang kerja Sekte Fajar Langit Dunia Feng Syhun sedang duduk bertiga siap lagi jika bukan Ye Yue dan Liuliu.


Dari ambang pintu muncul kedua marga Han dengan senyum yang tidak pupus dari wajah mereka berdua. Itu karena di sebabkan kenaikan Kutivasi mereka berdua cukup tinggi.


"Salam jumpa Kakak-kakak Sekalian!" ucap Han Shou dengan sapaan cerah.


"Selamat Han Shou dan Han Shen atas kenaikan Kutivasi kalian!" ucap Feng Syhun sambil melambaikan tangan.


"Iah selamat buat kalian berdua!" ucap Ye Yue.


"Terimakasih atas ucapan selamat nya, Kaka Feng Kaka Yue!" ucap Han Shou.


"Terimakasih Kaka!" ucap Han Shen untuk keduanya.


Han Shou menengok kepada Liuliu berharap dia memberi selamat juga tapi Liuliu hanya diam dengan ekspresi muka datarnya!


Han Shou menarik nafas dalam lalu duduk tidak jauh dari Feng Syhun, begitupun juga Han Shen.


"Apa kalian mau ikut kompetisi pertarungan antara Benua mewakilkan Benua Utara?" ucap Feng Syhun kepada kedua marga Han.


"Kompetisi apa itu ka dan di mana?" ucap Han Shou.


Kedua marga Han tidak mengetahui akan adanya kompetisi antara Benua karena mereka sedang melakukan kultivasi tertutup!


\=


\=


LIKE' yah.


Terimakasih buat para pembaca novel ini.


Update telat review dari pihak MT lebih lama mungkin terjadi eror jadi mohon bersabarlah 😄.


Sekali lagi Terimakasih.


...

__ADS_1


__ADS_2