
\=
\=
Feng Syhun menarik aura itu kembali dan muali menanyakan dengan tenang, dan menginginkan jawaban yang memuaskan.
Karena dia tidak merasa memiliki musuh atau pernah menyinggung perasaan orang di benua tengah ini, sehingga dia rela untuk bertanya lebih dalam dan membiyarkan orang-orang kelompok Gagak Hitam ini untuk mengulur waktu kematian mereka.
Dan juga sebagi penunjuk jalan di mana markas mereka berada, sehingga untuk membantai di kemudian hari cukup mudah tanpa repot-repot mencari markas kelompok Gagak Hitam itu.
"Baiklah katakan sekarang! Sebelum kesabaran ku habis." ucap Feng Syhun setelah menarik kembali aura tekanan miliknya.
"Ba, baik' tuan akan ku katakan. Tapi tuan berjanji tidak akan membunuh kami!!" ucap salah satu dari kelompok Gagak Hitam.
"Ucapkan dengan benar tanpa ucapan dusta belaka!!" ucap Feng Syhun menekankan.
"Baik tuan!" jawab orang yang tadi.
Kenap yang menjadi hanya orang itu karena dia adalah sebagi perwakilan ketua kelompok yang bergerak itu, dan kekuatan dia lebih tinggi beberapa tingkatan kecil dari temannya.
Dan dia saja yang masih sedikit bugar, sedangkan yang lainya sudah hampir mati karena sekarat akibat tekanan Energi Ki yang sangat berat, dan tekan jiwa yang begitu hebat.
Bila saja lebih lama lagi Feng Syhun masih menekan mereka maka beberapa dari mereka pasti sudah ada yang mati dan ada yang gila.
"Cepat jangan buat ku menunggu terlalu lama!" Bentak Feng Syhun pada mereka semua.
"Dari laporan yang kami terima ada tuan muda yang sangat kaya dan berpengaruh di sebuah kerajaan di benua tengah ini, tapi kami tidak tau pasti orang nya! Hanya mengetahui nama tanpa identitas lain." ucap ketua kelompok Gagak Hitam.
"Siap orang itu cepat katak?" ucap Feng Syhun.
"Orang itu bernama Lu Weng sesuai laporan yang kami terima dari kelompok Gagak Hitam kami!" jawab ketua kelompok Gagak Hitam itu.
"Dan kenapa hanya nona itu yang kalian biarkan lolos dari incaran kalian?" ucap Feng Syhun.
"Kami tidak tau tuan karena tidak ada laporan informasi tentang itu lebih mendalam!" ucap orang dari Gagak Hitam.
"Hemmm,, baiklah kalian semua ku lepaskan tapi jangan harap pengampunan kedua bila kalian bertemu kami lagi di kemudian hari!" ucap Feng Syhun pada mereka semua.
Mereka semua memberi ucapan terimakasih, sambil berlutut di hadapan Feng Syhun.
"Terimakasih tuan, sudah mengampuni nyawa hamba ini!" ucap salah seorang dari mereka.
Memang mereka orang yang tidak tau malu, yang tadinya sangat sombong baru di gertak dengan sedikit kekuatan saja sudah sangat takut dan memohon ampunan.
__ADS_1
"Pergilah jangan sampai aku berubah pikiran kembali!" ucap Feng Syhun sambil mengibaskan tangannya mengusir mereka.
Dengan sisa tenaga dan Energi Ki yang tersisa dari mereka dan yang sudah hampir mati mereka serat dengan paksa dan saling bertopang satu sama lain.
Bahkan ada yang berseok-seok dalam berjalan tapi karena keinginan hidup yang tinggi, mereka paksaan kabur dari Feng Syhun dan yang lainya.
"Liuliu, tandai mereka semua dan mereka pergi kemana! Aku ingin mendapatkan di mana markas kelompok Gagak Hitam itu!" ucap Feng Syhun pada Liuliu melalui telepati sistem.
"Baik tuan, akan ku lakukan!" ucap Liuliu.
Lalu dengan sigap Liuliu menandai mereka melalui Energi Ki yang di kuasai Liuliu dari kakuatan sistem.
"Sudah tuan! Apa kita akan membuntuti mereka?" ucap Liuliu masih melalui telepati sistem.
"Tidak perlu!" jawab Feng Syhun.
Lalu Feng Syhun berjalan mendekati Ye Yue dan yang lainya, dia tidak tertarik lagi untuk pergi ke kota teratai biru.
"Gege Syhun, kenap orang-orang itu di lepaskan begitu saja?" ucap Ye Yue dengan nada kesal.
Sebenarnya Ye Yue sedari tadi sudah menahan amarah bila saja Feng Syhun memberi perintah atau izin untuk membantu dirinya membantai orang-orang dari kelompok Gagak Hitam pasti sudah di lakukan dengan cepat dengan senang hati.
"Buka seperti itu Yue'er, tapi aku hanya mengulur Waktu Kematian mereka, dan itu hanya sebuah pancingan agar kami tau di mana markas kelompok Gagak Hitam! Nanti di sana baru kita habiskan mereka tanpa ampun." ucap Feng Syhun menjelaskan rencananya pada Ye Yue agar dia tau.
"Maaf Gege, bila aku salah menduga! Aku kira Gege Syhun benar-benar memberi mereka ampunan!" ucap Ye Yue dengan suara lirih karena merasa sedikit bersalah.
"Tidak akan Yue'er, Gege paling benci orang seperti mereka!" jawab Feng Syhun.
Lalu Ye Yue mengangguk tanda dia mengerti maksud perkataan Feng Syhun.
Karena Feng Syhun penasaran dengan orang yang bernama Lu Weng akhirnya dia membatalkan pergi ke kota teratai biru dan kembali ke Sekte Fajar Langit Dunia.
Guna menanyakan kepada Bai Lian dan Bai Yang mengenai informasi siap itu Lu Weng.
Itu karena Feng Syhun cukup penasaran apa tujuan sebenarnya dia ingin membunuh dirinya, Liuliu dan Xi Jinping sedangkan Ye Yue tidak ikut dalam daftar pembunuhan itu.
Feng Syhun berjalan kembali ke dalam kota Zang sambil memikirkan itu semua, Ye Yue mengikuti dari belakang begitu juga dengan Liuliu dan Xi Jinping.
Setelah mereka sampai di gerbang kota Zang penjaga gerbang itu keheranan dengan Feng Syhun dan yang lainya.
"Taun muda, kenapa kembali dengan cepat apa ada sesuatu yang tertinggal?" ucap salah satu penjaga gerbang kota Zang.
Karena di tanya seperti itu sehingga Feng Syhun menjadi sadar dari pikirannya sendiri.
__ADS_1
Dia menjawab pertanyaan itu dengan singkat saja.
"Tidak sudah tidak berminat pergi ke kota itu!" ucap Feng Syhun.
"Apa bila masuk kembali ke kota Zang harus membayar pajak masuk kota?" ucap Feng Syhun menanyakan kepada penjaga gerbang kota Zang.
"Ahh,, untuk tuan karena tidak jadi keluar maka tidak perlu membayar pajak masuk!" jawab penjaga gerbang yang satunya lagi.
Dia hawatir bila nanti membayar pajak ulang Feng Syhun akan mengambil uang tips kembali karena tidak jadi pergi ke kota teratai biru.
Sedangkan memang peraturan kota Zang bila belum lewat hati berikutnya maka seseorang yang keluar kota Zang bebas masuk kembali lagi tanpa pajak masuk.
"Baiklah terimakasih!" ucap Feng Syhun sambil mengangguk.
Lalu dia dengan cepat melangkah masuk ke kota Zang dan menuju Sekte Fajar Langit Dunia dengan cepat.
Karena dia ingin cepat-cepat mengetahui rahasia apa yang sedang terjadi tadi!.
Karena Feng Syhun terburu-buru menuju ke Sekte Fajar Langit Dunia maka tidak membutuhkan waktu lama untuk sampai di sana.
Di gerbang Sekte Fajar Langit Dunia, penjaga gerbang memberi hormat pada Feng Syhun dan yang lainya.
Feng Syhun hanya melambaikan tangan nya dan segera masuk dengan cepat.
\=
Bersambung.
\=
LIKE' dan komentar yah.
Terimakasih buat para pembaca novel ini.
Tunggu terus update selanjutnya.
Untuk yang kemarin minta Crazy up author hanya mampu up 4 capter di hari ini.😁
Dukung novel ini yah dengan cara Vote dan beri gif yang kalian miliki.
Sebelumnya terimakasih.
...
__ADS_1