
Setelah memikirkan begitu lama akhirnya Feng Syhun menyetujui usul dari Kaisar Han Chen dia bersedia membawa Han Shou kedalam perjalanan menuju Benua Tengah.
Akan tetapi Feng Syhun mengajukan syarat bila terjadi hal-hal yang tidak di duga dia akan mengirim Han Shou kembali ke Istana Kekaisaran Han dan itu jalan terakhir untuk melindungi nyawanya.
Dia tidak mau repot dan lambat dalam bergerak karena Feng Syhun mengetahui tingkat kultivasi Han Shou sangat rendah akibat dari kerusakan dantianya di hampir turun 1 Ranah dari tingkat kultivasi sebelumnya.
Akhirnya Feng Syhun menunda keberangkatan selama 3 hari untuk menunggu kepulihan total kondisi dari Han Shou.
Selam 3 hari ini Feng Syhun menggembleng pelatihan pada Han Shou dengan memberi Pil Pemulih Tingkat Tinggi dan beberapa Pil Esensi Inti Ki Tingkat Tinggi pada Han Shou agar kultivasi nya tidak terlalu rendah.
Selam 3 hari di gembleng dan di latih oleh Feng Syhun akan tetapi hanya sedikit kenaikan dari kekuatan maupun tingkat kultivasi nya.
Putra Mahkota Han Shou berada di Ranah Penyempurnaan Inti Tingkat Tingkat Tinggi, itu sangatlah rendah untuk ukuran orang jenius.
3 Hari telah terlewati dengan cara singkat.
Feng Syhun, Ye Yue dan Liuliu sudah berdiri di gerbang Istana Kekaisaran Han sedang menunggu kedatangan Putra Mahkota Han Shou keluar dari kediaman nya.
"Gege keman Han Shou kenap di lama sekali?" ucap Ye Yue pada Feng Syhun.
"Entah lah biarkan saja, kita tunggu saja di sini pasti dia juga akan segera datang!" jawab Feng Syhun acuh tak acuh.
"Tuan apa kita pergi ke Benua Tengah dengan menggunakan teleportasi?" ucap Liuliu pada Feng Syhun.
Liuliu berucap blak-blakan di depan karena hanya ada mereka bertiga saja, bila ada orang lain Liuliu akan lebih tertutup sehingga lebih banyak berbicara pada Feng Syhun menggunakan telepati Sistem.
"Tidak aku lebih memilih menggunakan jalan biasa saja karena kita tidak sedang terburu-buru inih!" ucap Feng Syhun.
"baik tuan." jawab singkat Liuliu.
"Akhirnya mereka muncul juga! Aku sudah semakin bosan menunggu." ucap Ye Yue sedikit ketus.
Akhirnya rombongan Kaisar Han Chen, Permaisuri Xian Mu dan Putra Mahkota Han Shou datang di gerbang Istana Kekaisaran Han di ikuti di belakang oleh orang tua Ye Yue.
"Sudah siap semuanya? Mari kita berangkat Han Shou!" ucap Feng Syhun datar.
"Baik Kaka Feng!" jawab Han Shou semangat.
Han Shou bersemangat karena dia hendak pertama keluar dari Benua Utara ke Benua Tengah tidak seperti adiknya yang seakan lebih bebas dari dirinya yang lebih banyak terkurung di kota Kekaisaran Han maupun Istana Kekaisaran Han. Ini hal pertama yang akan Han Shou jalani keluar dari Benua Utara sehingga dia begitu semangat.
"Yue'er hati-hati di tiap perjalanan mu nak!" ucap Ye Wan pada putrinya.
"Iyah ayah!" ucap Ye Yue singkat.
__ADS_1
Tidak lupa Permaisuri yang begitu mencemaskan anaknya karena dia lebih dekat dengan Han Shou ketimbang dengan Han Shen anak keduanya, bisa di bilang Han Shen itu lebih bar-bar.
Merek berempat pun berangkat dari kota Kekaisaran menuju arah ke tenggara, untuk menyebrangi hutan mati di bagian selatan dan tenggara lebih tipis dari bagian yang lainya dan di sana sudah tersedia jalan setapak untuk para pedagang dan kultivator lepas tapi tetap saja bahaya akan keberadaan hewan buas tetap ada.
Maka dari itu para pebisnis-pebisnis dan pedagang banyak menggunakan jasa kultivator lepas untuk melindungi mereka selama berada di jalur hutan mati.
Selama perjalan Feng Syhun tidaklah beristirahat itu karena menurut dia pergerakan yang merka lakukan sangatlah lambat.
Meski kota Kekaisaran Han menuju perbatasan wilayah tenggara tidak begitu jauh tapi mereka berempat menempuhnya hampir 2 hari.
Setelah di kota terakhir yang mereka lewati untuk menyebrang ke Benua Tengah Feng Syhun memilih istirahat barang sejenak.
Merka memasuki rumah makan yang cukup mewah di kota perbatasan terakhir wilayah Kekaisaran Han.
Feng Syhun memilih duduk bersebelahan dengan Ye Yue dan Liuliu secara otomatis bersebelahan dengan Han Shou.
Pelayan rumah makan mendatangi mereka berempat dan menyodorkan menu andalan di rumah makan itu, "Selamat datang di rumah makan ini, tuan dan nona hendak memilih menu makan apah?" sapa pelayan wanita itu dengan nada yang ramah, meskipun hanya di buat-buat.
"Kami pesan yang paling sepesial di rumah makan ini!" ucap Feng Syhun pada pelayan wanita itu.
Lalu Feng Syhun menoleh pada Ye Yue.
"Kamu setujukah Yue'er?" ucap Feng Syhun.
"Aku juga mengikuti saja!" Liuliu pun sama halnya dengan Ye Yue berucap langsung.
Karena merka mengikut usul Feng Syhun, Han Shou akhirnya mengikut apa yang di pesan Feng Syhun.
Sebenarnya Han Shou ingin menunjukan pada mereka makanan yang enak di rumah makan itu karena sedikit banyaknya di sudah tau.
Tapi ya, mau bagaimana lagi Feng Syhun sudah memesan dia tidak berani membantahnya.
Mereka memakan di rumah makan itu sambil di selingi ngobrol kecil meski yang banyak ngobrol hanya Feng Syhun dengan Ye Yue untuk Liuliu dan Han Shou lebih banyak diam.
Lalu Han Shou bertanya pada Liuliu dengan nada kaku.
"Nona Liuliu bila boleh tau, sudah menginjak umur berapa sekarang?" ucap Han Shou.
Itu hanya pertanyaan biasa tapi di telinga Ye Yue seakan-akan Han Shou mencoba mendekati Liuliu deng sedikit basa-basi.
Liuliu yang di tanya demikian sebenarnya hendak diam tidak akan menjawab pertanyaan yang tidak ada artinya itu.
"Jawab saja Liuliu untuk mencairkan suasana!" ucap Feng Syhun pada Liuliu lewat telepati Sistem.
__ADS_1
Karena menurut Liuliu itu adalah perintah dari Feng Syhun akhirnya dia menjawab.
"Aku sekarang berumur 20 tahun!" ucap Liuliu datar.
Liuliu memberi tahukan umurnya pada Han Shou berdasarkan raut wajah yang dia tampilkan setara umur 20 tahun.
"Wah tidak menyangka kita seumuran!" ucap Han Shou dengan nada garing di telinga semua orang.
Bisa di katakan Han Shou adalah anak yang buta akan percintaan sama halnya dengan Feng Syhun.
Obrolan terus berlanjut dan akhirnya mereka pergi keluar rumah makan! Feng Syhun hendak membayar tagihan makan tapi Han Shou menahannya. "Biyar aku yang membayar Kaka tidak perlu mengeluarkan uang!." ucap Han Shou.
"Loh kenap demikian?" ucap Feng Syhun pada Han Shou.
"Ini amant dari ayah kak! Dan aku harus menjalankannya." ucap Han Shou berbicara jujur.
Yah karena sebelum mereka berangkat Kaisar Han Chen memberikan harta yang cukup banyak untuk persediaan hidup mereka di luar Istana Kekaisaran Han.
"Yah..!! Baik lah aku menurut saja." ucap Feng Syhun pasrah.
Mereka berjalan di posko penyewaan kultivator untuk menyebrangi hutan mati karena itu jalan satu-satunya untuk memasuki hutan mati yang tipis tidak terlalu lebar.
"Hay anak-anak hendak keman ini?" ucap salah satu kultivator penyewa jasa keaman dan keselamatan saat penyebrangan hutan mati.
"Kami mau ke Benua Tengah!" ucap Feng Syhun hanya singkat.
"Bila kalian mau pergi ke Benua Tengah harus memakai jasa kami bila tidak ingin mati konyol di hutan mati!" ucap orang sewaan jasa penyeberangan.
"Loh apa itu harus?" ucap Feng Syhun
"Harus bila tidak ingin mati konyol di hutan mati dan tidak boleh menolak ajakan dari kami.
ucap orang pemberi jasa penyeberangan dengan sedikit nada ancaman!.
\=
\=
LIKE'yah.
Tunggu terus update selanjutnya.
Terimakasih.
__ADS_1
...