
\=
\=
Setelah di tegur oleh Feng Syhun untuk bangun Patriak dari Sekte Awan Perak akhirnya memberanikan diri bangun! Dia tidak berani mengabaikan ucapan dari kaisar dewa.
Apalagi sekarang dia sedang dalam masalah yang di timbulkan anaknya, jika tahu akan begini kejadiannya? Dia lebih memilih untuk tidak membawa anaknya ke pertemuan orang-orang penting di sini.
Feng Syhun melirik di mana mereka duduk dia tahu itu perwakilan dari sekte awan perak, lalu bertanya pada Tian yang duduk hanya terhalangi oleh Liuliu saja.
"Tian, siapa mereka? Apa Patriak dari Sekte Awan Perak?" ucap Feng Syhun cukup lirih.
Tapi Tian mendengar itu cukup jelas, dia segera menganggukkan kepalanya! Sambil berucap.
"Benar Yang mulia kaisar!"
Feng Syhun menengok kembali ke arah Patriak Sekte Awan Perak! "Patriak Sekte Awan Perak anda tidak bersalah, itu kesalahan yang di lakukan putra anda!"
"Dia meremehkan aku boleh saja, tapi apa yang dia andalan sampai bisa begitu berani meremehkan ku di sini?" lanjut Feng Syhun berucap.
Suara Feng Syhun terdengar tidak memiliki amarah dari nada bicaranya dan tidak keras, tapi suara yang tenang itu seperti mengiang di telinga masing-masing orang yang ada di aula pertemuan itu.
Apalagi terhadap Patriak Sekte Awan Perak, Jian Ming! Kata-kata itu seperti ancaman yang sangat mengerikan.
Dada Jian Ming berdetak sangat cepat melihat tatapan tenang dan tegas dari Feng Syhun yang mengarah pada dirinya dan anaknya.
Akan tetapi Jian Kun tetap terlihat tenang walaupun di hati dirinya ada getaran ketakutan, tapi dasar sifatnya yang angkuh dia kembali berkata.
"Aku tak percaya jika bocah sepertimu menjadi kaisar dewa di alam dewa ini!" ucap Jian Kun setelah berdiri dari duduknya.
"Lancang!" bentak Tian yang di kenal sebagai kesatria dewa langit!.
Setelah dapat bentakan dari Tian semua orang yang ada di sana sudah meyakinkan bahwa tuan muda Jian tidak akan selamat, karena Tian adalah salah satu dari sembilan kesatria dewa yang di anggap paling tinggi! Dalam segala hal suara tian di anggap hukum oleh orang-orang di alam dewa.
Mendengar bentakan Tian perasaan Jian Kun juga berdebar, ini yang sebenarnya dia takutkan tapi mengingat tujuan terselubung dirinya dia mencoba menguatkan tekadnya.
"Aku hanya tidak percaya bahwa bocah kecil itu bisa menjadi kaisar dewa, apa yang dia miliki untuk menduduki tahta kaisar dewa di alam ini? Jika berani maka berduel lah dengan ku sekarang!" ucap Jian Kun mengukuhkan niatnya.
"Bunuh dia di tempat, sangat lancang menantang kaisar dewa seperti itu!" bentak Tian ulang.
Para bawahan yang ada di sana termasuk jendral besar yang pertama tadi sudah sangat marah atas kejadian ini! Dia sudah mencabut pedang dari sarungnya untuk menyerang, dia mulai akan bergerak hendak membunuh tuan muda lancang itu.
__ADS_1
"Tetap di tempat kalian masing-masing!" ucap Feng Syhun mengangkat tangannya.
Jenderal besar dan pasukan lain terhenti di tempat mereka yang baru hendak melangkah karena ucapan Feng Syhun.
Jian Ming hanya bisa pasrah dengan kelakuan anaknya dan keras kepala anaknya itu, dia sudah tidak punya muka untuk memohon ampunan pada Feng Syhun maupun Tian untuk anaknya.
"Aku terima tantangan mu, tapi jika kau kalah dan mati! Itu bukan salah dan kekejaman diriku!"
Sambil berucap Feng Syhun memandangi Jian Kun dan Jian Ming bergantian, setelah itu Feng Syhun mengedarkan pandangannya ke semua orang yang ada di sana.
"Itupun jika kau mampu membunuh ku, bocah kecil!" ucap Jian Kun sambil menunjuk Feng Syhun.
Feng Syhun di tunjuk seperti itu dalam hatinya bergejolak amarah, karena dia sudah berjanji pada diri sendiri tidak boleh ada lagi orang yang berani menunjuk seperti itu! Cukup di masa kecil saja.
Sembilan kesatria dewa sudah sangat marah dengan kelakuan Jian Kun itu, jika Feng Syhun tidak menghalangi mereka! Sudah pasti mereka membunuh Jian Kun di tempat beserta klan yang membesarkan dirinya.
__________________
Di arena pertarungan.
Feng Syhun sudah berdiri di arena pertarungan, dengan di hadapan dirinya ada Jian Kun yang berdiri dengan sombong.
Jian Kun yakin setelah ini dia akan di anggap tuan muda paling hebat di alam dewa dan berita akan menyebar, bahwa tuan muda Jian dari Sekte Awan Perak mengalahkan kaisar dewa.
Hanya orang-orang yang memiliki hubungan dengan sistem yang dapat merasakan kekuatan besar Feng Syhun, tapi meskipun sembilan kesatria dewa tidak bisa merasakan kultivasi Feng Syhun, tapi dia pernah setara dengan dirinya sebelum memasuki pagoda sembilan tingkat.
Tapi setelah pagoda sembilan tingkat menjadi senjata mereka lebih percaya lagi dengan mutlak, meskipun sekarang kultivasi Feng Syhun tidak bisa mereka baca.
Yang dia yakini itu pasti kultivasi yang sangat tinggi untuk orang yang di takdirkan!.
Semua orang melihat dengan antusias, meskipun mereka tahu bahwa kaisar dewa yang baru muncul itu akan mengalahkan tuan muda Jian, meskipun gagal pasti sembilan kesatria dewa tidak akan mengampuni tuan muda arogan itu.
Banyak dari mereka yang sedari dulu tidak suka atas sifat tuan muda itu, tapi karena dia anak yang jenius dan kuat serta di besarnya oleh sekte besar di alam dewa mereka tidak bisa banyak berbuat.
"Siap-siap kau menemui raja Yama tuan Jian!" ucap Feng Syhun setelah menatap Jian Kun.
"Terlalu sombong, apa yang kau andalkan!" jawab Jian Kun.
Wasiat pertandingan yang di wakili orang luar dari istana kaisar dewa, yaitu Patriak Sekte Dao!.
"Pertandingan di mulai!" ucap wasit pertandingan.
__ADS_1
Wosss..!!
Zyuttt...!!
Uhuk, uhukk..!!
Jian Kun batuk lalu berlutut dan muntah darah segar sangat banyak, dia memegangi dada sebelah kiri dirinya dengan tangan dari sela tangan itu mengalir darah sangat banyak.
"Kau..? Uhuk uhukk..!!" hanya ucap itu yang bisa di ucapkan oleh Jian Kun dan dia terbatuk kembali lalu jatuh dan mati.
Semu master yang ada di sana yang menyaksikan duel pertarungan mereka sangat terpana! Mereka terpana melihat kapan Feng Syhun bergerak dan pukulan apa yang di gunakan Feng Syhun pada Jian Kun itu.
Jian Ming hanya bisa menatap nanar tubuh putranya itu dari luar arena, dia sudah ambruk dan terduduk di lantai! Entah apa yang ada di dalam pikiran dirinya.
Yang pasti dia begitu kecewa dengan sifat anaknya kali ini, dia hendak marah tapi itu semua kelakuan anaknya dan itu kebodohan dia sendiri sehingga hanya bisa terdiam dan hanya bisa mengalirkan air mata sedih saja.
Dia sedih karena menurutnya sudah gagal mendidik anaknya itu.
Feng Syhun menoleh kepada Jian Ming dan dia hanya tersenyum pahit karena hanya itu yang bisa dia lakukan, jika tidak maka akan lebih banyak lagi orang yang meremehkan dirinya kelak.
Tidak ada yang bisa melihat gerakan Feng Syhun saat membunuh Jian Kun di arena pertarungan, karena jarak Feng Syhun dan Jian Kun berdiri cukup jauh sekali 20 meter dan pada saat Jian Kun jatuh Feng Syhun hanya berdiri berjarak lima langkah saja.
Itu yang terlihat janggal dari pertarungan mereka dan di telunjuk tangan kanan Feng Syhun kini terlihat noda darah.
Sembilan kesatria dewa, para master dan orang-orang besar dari sekte ternama yang sudah mengantongi pertarungan hidup dan mati yang cukup banyak hanya bisa menyimpulkan bahwa Feng Syhun menusuk jantung dengan jari telunjuk tangan kanannya.
Penyimpulan itu tidak semuanya salah karena sedikit benar, tapi Feng Syhun mengalirkan Energi Ki murni cukup besar untuk menekan dan menghancurkan dantian dan maridian milik Jian Kun!.
Dia menggunakan kemampuan dewa logam untuk mengeraskan telunjuk tangannya dan mengalirkan Energi Ki dari jari itu, tidak ada Energi Ki biasa yang menolak Energi Ki murni Feng Syhun sehingga seperti tidak mengalami benturan sesama Energi Ki.
Dewa logam (Jin) hanya tersenyum melihat itu, dia sedikit merasa Energi Ki yang sama unsurnya dengan dirinya tapi sangat tipis, sehingga dia hanya senyum kecil menanggapi pertarungan itu.
Semua orang yang menyaksikan itu heboh, dan mengira-ngira sehebat apa kaisar dewa baru mereka, Karen Jian Kun adalah seorang jenius dari Sekte besar dan memiliki kultivasi tidak rendah! Tapi oleh kaisar dewa mereka hanya di buat seperti semut.
"Kultivasi tuan muda Jian adalah di ranah Dewa Langit *1 tapi di buat tidak bergerak selangkah pun jangankan selangkah, berkedip saja tidak di berikan oleh kaisar dewa!" bisik salah satu penonton pada temannya.
\=
\=
LIKE'👍
__ADS_1
Terimakasih.
...