Absolut Sistem Pemandu Kultivasi

Absolut Sistem Pemandu Kultivasi
Kematian Wu Lung


__ADS_3

\=


\=


Feng Syhun, Ye Yue, Liuliu, Xi Jinping dan Wang Long yang kini sudah berada di benua langit kembali, langsung merasakan tekanan Energi Ki yang sangat kuat sedang bertempur di jarak yang cukup jauh.


"Yue'er, apa kamu merasakan ada aura pertempuran di bagian timur?” ucap Feng Syhun mencoba memastikan apa yang dia rasakan.


Karena Energi Ki yang sedang bertarung berada di ranah dewa sehingga Feng Syhun masih belum yakin untuk memastikan ini.


Bila benar maka benua langit yang sedang mereka datangi ini tidak sesederhana yang kelihatannya.


"Benar Gege, aku merasakan dengan jelas pertarungan mereka!" ucap Ye Yue dengan cepat.


Feng Syhun memandang Ye Yue dengan tatapan menyelidik dan bertanya, "Apa kau bisa merasakan aura mereka di ranah apa Yue'er?" ucap Feng Syhun.


"Aura ini ranah dewa Gege, tapi untuk tingkatkan mereka berada di tingkatan apa aku tidak begitu jelas!" jawab Ye Yue apa yang dia rasakan.


"Yang aku rasakan mereka berada di ranah dewa hijau Yue'er!" jawab Feng Syhun.


"Mereka cukup kuat mari kita saksikan pertarungan mereka Gege!" ucap Ye Yue mengajak mereka melihat pertarungan antara Wu Lung dan Shui Liu Xiang.


Yang di rasakan Feng Syhun, Ye Yue dan yang lainya itu aura saat Wu Lung menggunakan pil Pengganda Kekuatan.


"Baiklah!" jawab Feng Syhun singkat.


Liuliu, Xi Jinping dan Wang Long hanya diam melihat tuan mereka saling mengobrol.


Setelah itu semuanya berkelebat terbang ke arah aura yang di rasakan.


***


Shui Liu Xiang sudah bangun terlebih dahulu dari jatuh terpental, hasil dari bentrokan kekuatan yang di lancarkan oleh Wu Lung pada dirinya.


Mereka berdua sama-sama terpelanting cukup jauh, karena efek dari pil Pengganda Kekuatan yang di gunakan oleh Wu Lung sudah habis efeknya! Sehingga Wu Lung tidak bisa langsung bangun begitu saja.


Dia merasakan tulang yang di miliki tanggal dari persendiannya, dan seakan ngilu semua dari persendian dan jalur meridian!.


"Kurang ajar, aku tidak bisa bergerak sekarang!" maki Wu Lung pada diri sendiri di benaknya.


"Apa ini efek samping dari pil itu?" ucap Wu Lung setelahnya.


Kutuk serapah dari mulut Wu Lung terus di lakukan meski hanya bisa memaki dalam benaknya sendiri, tapi tubuh dia sudah tidak bisa lagi di gerakan barang sedikit pun, untuk menggeser tangan yang terhimpit pedang miliknya saja sudah tidak sanggup.


Para pasukan dari daratan selatan yang melihat Wu Lung pemimpin mereka belum bangun dan terlihat oleh mereka sudah mulai khawatir di benaknya.

__ADS_1


"Apa tuan Wu Lung sudah kalah, kenapa tuan belum juga menampakkan dirinya dan bertarung lagi?" ucap salah satu orang dari pasukan daratan selatan.


"Gawat bila tuan kalah kita juga akan mati di sini!" jawab salah satu temannya.


Saling bertanya di antara mereka terus terjadi di kerumunan pasukan daratan selatan, sedangkan beberapa kapten dari pasukan daratan selatan yang masih hidup tapi mengalami luka cukup parah hanya bisa pasrah.


"Sepertinya daratan selatan akan kalah di perang ini!" ucap kapten pasukan daratan selatan.


Wu Lung mencoba menggerakkan tubuhnya sekuat tenaga, akan tetapi hasilnya nihil bahkan semakin lama Energi Ki semakin berkurang.


Woosss...!!


Bayangan di atas tubuh Wu Lung muncul dan menutupi terpaan sinar matahari pada muka Wu Lung.


Karena sinar matahari terhalang, dia membuka mata dengan lebar, wajah bayangan itu tidak terlihat jelas akan tetapi Wu Lung tahu betul siap dia.


"Wu Lung, kita akhiri saja perseteruan kita selama ini dengan kematian mu!" ucap orang itu.


Wu Lung dengan bersusah payah membuka mulut untuk berbicara.


"Kura-kurang ajar kau wanita ******!" ucap Wu Lung dengan terbata-bata.


Yang berbicara barusan adalah Shui Liu Xiang dia dengan geser setelah bangun dari bentrokan serangan dengan Wu Lung langung mencari keberadaan Wu Lung.


Dan dengan gerakan cepat dia menemukan dengan mudah karena Shui Liu Xiang menggunakan persepsi miliknya untuk melihat di mana Wu Lung terpental dan jatuh.


"Aku harap itu kata-kata terakhir mu!" ucap Shui Liu Xiang.


Slaazz..!!


Slaazz..!!


Setelah itu Shui Liu Xiang dengan cepat menebas leher Wu Lung dua kali dengan gerakan kilat.


Darah segar mengucur dari pangkal leher di bagian kepala dan badan, kini kepala dan badan itu terpisah Wu Lung mati seketika.


Shui Liu Xiang menebas dengan pedang miliknya yang di gabungkan dengan elemen cahaya yang dia miliki, sehingga pedang itu seakan lebih tajam di banding sebelumnya.


Dengan sigap, Shui Liu Xiang membawa tubuh Wu Lung yang sudah mati menggunakan Energi Ki dan dia terbang bersamanya.


Setelah hampir mendekati pasukan daratan selatan, Shui Liu Xiang langsung melempar tubuh Wu Lung dengan sekuat tenaga ke kerumunan pasukan daratan selatan.


"Bila masih mau berperang maka majulah semuanya bersama-sama!" ucap Shui Liu Xiang pada pasukan daratan selatan.


Para pasukan daratan selatan melihat tuan mereka yaitu Wu Lung bisa di bunuh meski dengan pertarungan sengit dan panjang, membuat mereka sangat ketakutan.

__ADS_1


Dari mereka tidak ada yang menjawab sama sekali, bahkan untuk bergerak membuka mulut saja mereka tidak bisa.


"Jika tidak ingin berperang lagi maka pulanglah, bawa sekalian tuan kalian!" ucap Shui Liu Xiang, ucapan itu seperti air dingin yang di siramkan pada tubuh yang kepanasan terasa sangat sejuk.


Tanpa pikir panjang ribuan pasukan daratan selatan langsung kalang kabut berlarian kembali ke kota Kabut dengan cepat.


Karena sudah di perintahkan pasukan inti dari daratan selatan langung membawa tubuh Wu Lung dengan memasukkan pada cincin penyimpanan miliknya.


Shui Liu Xiang dengan lega menghembuskan nafas berat dari mulutnya, dan langung duduk bersila untuk memulihkan Energi Ki miliknya yang sudah hampir habis.


Sebenarnya Shui Liu Xiang sudah sangat lelah setelah pertarungan dengan Wu Lung, dia hanya menggertakan semua pasukan daratan selatan! Bila beberapa orang dari mereka melawan Shui Liu Xiang pasti dirinya bisa di kalahkan lama kelamaan.


Tapi dengan gertakan itu pasukan daratan selatan langsung kalang kabut ketakutan, dan memilih langsung kembali ke kota Kabut dengan cepat.


Sisa pasukan dari daratan timur langsung menghampiri Shui Liu Xiang yang sedang bermeditasi memulihkan kondisi dirinya, dan menunggu di sana sambil menjaga Dewi mereka.


***


Para pencari informasi dari daratan utar datang lebih cepat, dia sedikit melihat pertarungan antara Shui Liu Xiang dengan Wu Lung, mereka tidak berani ikut campur hanya melihat dari kejauhan, setelah melihat Wu Lung di kalahkan dan mati dia sedikit terkejut.


Apa lagi setelah melihat pasukan daratan selatan langsung lari kalang kabut karena di gertak oleh Shui Liu Xiang.


Dia hanya tetap memantau karena itu hanya tugasnya, dan sudah di larang untuk ikut campur dalam urusan dua daratan itu.


Sedangkan pencari informasi dari daratan barat lebih sedikit terlambat, dia hanya melihat pasukan dari daratan selatan sudah kalang kabut kabur, sehingga dia mempunyai pikiran bahwa perang ini di menangkan dengan telak oleh daratan timur.


Para pasukan dari daratan selatan, terbang kabur tanpa henti yang mereka pikirkan sampai dulu ke kota kabut setelah di kota baru memikirkan selanjutnya.


Feng Syhun, Ye Yue, Liuliu, Xi Jinping dan Wang Long melihat dan berpapasan dengan para pasukan daratan selatan.


Feng Syhun dan yang lainya hanya melihat tanpa memperdulikan itu semua, begitupun dengan pasukan daratan selatan yang mereka pikirkan cepat sampai ke kota Kabut.


\=


Bersambung.


\=


LIKE' dan komentar yah.


Terimakasih buat para pembaca novel ini.


Tunggu terus update selanjutnya.


Terimakasih.

__ADS_1


...


__ADS_2