Absolut Sistem Pemandu Kultivasi

Absolut Sistem Pemandu Kultivasi
Mengunjungi Desa Salju Perak Kembali


__ADS_3

\=


\=


Feng Syhun sudah sampai ke halaman tengah istana Kekaisaran Han, dia melihat jumlah orang-orang yang berkumpul sangat sedikit hanya bisa geleng-geleng kepala dan pasrah.


Feng Syhun mendekati Kaisar Han Chen dan jenderal pasukan, yang sedang duduk di tribun yang sudah di sediakan. Yang biasanya untuk keluarga Kekaisaran Han menonton pertunjukan jika sedang ada latih tanding maupun duel pertarungan antar petinggi Kekaisaran.


"Salam hormat Ayah angkat Kaisar Han Chen!" Feng Syhun memberi hormat pada Kaisar Han Chen maupun jendral yang memang sedang ada di sana maupun permaisuri.


Mereka pun membalas salam hormat Feng Syhun.


"Ayah angkat Kaisar Han Chen, apa hanya segini orang-orang yang akan kita ungsikan?" lanjut Feng Syhun berucap pada Kaisar Han Chen.


"Yah, seperti itu lah Syhun'er! Orang-orang tiga kerajaan menolak ajakan itu, daripada menumbuhkan gejolak keren unsur pemaksaan, mending kami tidak memaksa mereka!" jawab Kaisar Han Chen cukup lesu.


Kaisar Han Chen sebenarnya tidak ingin terlihat lemah lagi di hadapan Feng Syhun, tapi mau bagaimana lagi! Selama dua tahun lebih dirinya membentuk pasukan yang kuat tapi.


Tiga kerajaan tetap saja melakukan delegasi, di tiap-tiap masyarakat dan daerah kekuasaan yang langsung Kekaisaran Han kuasai! Meskipun pengaruh Kekaisaran Han cukup besar tapi setelah adanya masalah internal dan perang saudara, kini hanya tinggal nama Kekaisaran Han dari luar saja yang terlibat kuat.


Pertahanan di dalamnya sudah cukup di remehkan oleh ketiga kerajaan yang sedari dulu ingin berkuasa di benua utara.


"Tida mengapa ayah angkat Kaisar, untuk masalah yang akan timbul di belakangnya biarkan mereka yang menanggung sendiri!" jawab Feng Syhun.


"Apa tidak bisa menunggu lebih lama lagi Syhun'er, karena Bing Zuan Shi dan Han Shen sedang menjemput keluarga Bing di bagian utara?"


Ungkap Kaisar Han yang sedari tadi memikirkan anaknya yang sedang pergi keluar cukup jauh bersama komandan pasukan Bing Zuan Shi dan beberapa pasukan senior.


Sebenarnya Kaisar Han Chen tidak terlalu berani untuk mengungkapkan ini, tapi sudah dalam keadaan mendesak akhirnya memberanikan diri.


"Nanti saja itu urusanku!" jawab Feng Syhun singkat.


Dia langsung saja memasukkan semua orang-orang yang ada di sana ke dalam alam dimensi miliknya dan Feng Syhun menempatkan mereka semua di kota yang belum memiliki nama, yang di buat setelah kota Gong Dao.


Saat ini Feng Syhun tidak ikut masuk mengikuti orang-orang itu, dia tidak peduli di sana akan terjadi keributan apa, yang Feng Syhun yakini bahwa Kaisar Han Chen dan pasukannya pasti bisa mengatasi itu semua.


Dirinya masih berdiri di tempat pelatihan pasukan Kekaisaran Han, dan mulai mengingat di mana letak desa klan Bing.


Setelah mengingat dia langsung menghilang tanpa melakukan pergerakan sedikitpun.


*


Hanya dalam sekejap mata Feng Syhun sudah muncul dan berdiri tidak jauh dari desa salju perak tempat tinggal dari klan Bing.

__ADS_1


Kini Feng Syhun memandangi jauh di depan pegunungan yang selalu di selimuti salju abadi, setelah cukup lama dia memandangi gunung yang tinggi dan curam itu dia merasakan adanya sesuatu yang menarik keberadaan dirinya.


"Apa itu, seperti ada sesuatu yang menarik keberadaan ku di sini?" gumam Feng Syhun masih terus lurus memandang ke arah gunung yang menjulang tinggi.


Tapi di segera menepis apa yang telah menarik keberadaan dirinya saat ini.


"Biarkan lah, aku harus buru-buru. Bila tidak maka akan repot nantinya!" ucap Feng Syhun.


Segera saja dia langsung berkelebat ke arah di mana desa itu berada, hanya membutuhkan beberapa tarikan nafas Feng Syhun sudah sampai di desa salju perak.


Desa itu masih saja tetap sepi dan tidak memiliki banyak perubahan, yang berbeda hanya ketebalan saljunya saja yang semakin meninggi di saat terakhir kali Feng Syhun berkunjung.


Baru saja mendarat di sebelah desa salju perak Feng Syhun langsung di kepung oleh penjaga desa itu.


"Siapa kau?" ucap salah satu penjaga desa yang muncul di hadapan Feng Syhun.


Ketiga penjaga desa itu masih muda belia dan yang menodongkan pedangnya pada Feng Syhun adalah pemimpin penjaga desa itu yang sedikit lebih tua.


Sekitar umur 17 tahun, dan memiliki ranah kultivasi pembentukan inti Ki tingkat tinggi!.


Feng Syhun sebenarnya sudah mengetahui bahwa kedatangan dirinya sudah ada yang mengintai, mungkin akan di cegat bila mendekati desa di pintu gerbang dan ternyata tebakan dirinya cukup akurat.


Saat berjalan ke pintu gerbang desa salju perak, Feng Syhun segera di hentikan oleh penjaga desa itu.


Padahal dirinya tahu Bing Zuan Shi masih belum tiba di desa itu mungkin sebentar lagi mereka akan sampai.


"Siapa itu Feng Syhun?" ucap salah satu penjaga desa salju perak.


"Aahh, kau tidak perlu tahu siapa aku! Panggilkan saja tetua desa ini, aku ingin bicara dengan mereka kerena ada hal penting!" sanggah Feng Syhun dia tidak ingin menjawab pertanyaan yang tidak ada gunanya.


Meskipun di jelaskan bahwa Feng Syhun adalah ini dan itu, juga tidak akan mengerti karena umurnya yang masih sangat belia.


Ketiga penjaga desa itu saling lirik satu sama lain dan memberikan kode lalu mengangguk kepalanya kecil.


"Baiklah, ikuti kami!" jawab penjaga desa salju perak yang tadi menghunuskan pedangnya pada Feng Syhun.


Dengan cepat dia langsung berjalan memimpin rombongan yang kini bertambah satu yaitu Feng Syhun.


Sesampainya di aula desa salju perak yang kini sangat ramai karena orang-orang desa sudah berkumpul semuanya di sana, mereka menunggu kedatangan dari Bing Zuan Shi.


Karena beberapa hari yang lalu kepala keluarga Bing mendapatkan surat dari Kekaisaran Han untuk segera mengumpulkan orang-orang desa dan menunggu di jemput oleh Bing Zuan Shi dan beberapa pasukan Kekaisaran, ternyata sampai hari ini mereka belum juga datang.


Penjaga yang berperan sebagai pemimpin tadi melaporkan pada kepala keluarga Bing!.

__ADS_1


Dari dalam aula seorang laki-laki paruh baya datang dengan cepat menemui Feng Syhun yang sekarang sedang berdiri di pintu aula itu.


"Maafkan kami yang tidak tahu akan kedatangan tamu penting, silahkan masuk tuan Feng Syhun!" ucap Bing Lan ayah dari Bing Zuan Shi yang kini sudah menjadi kepala keluarga klan Bing.


Bing Lan memberikan hormat pada Feng Syhun, meskipun Feng Syhun muda tapi kekuatan dirinya sangat tinggi dan sudah menyembuhkan istrinya pada saat itu sehingga rasa hormat padanya cukup tinggi.


Penjaga desa salju perak cukup terkejut mendapati kepala keluarga Bing yang mereka agung-agungkan kini memilih menunduk di hadapan anak muda yang tadi di hunuskan pedang olehnya.


"Untungnya saja aku tidak bertindak berlebihan terhadapnya!" gumam penjaga gerbang yang tadi mengunakan pedang pada Feng Syhun yang kini berada di belakang Bing Lan.


Dia berulang kali mengelus dada dan menghapus keringat yang muncul di dahinya, padahal tempat itu salju sangat tebal seharusnya tidak wajar berkeringat tapi entah mengapa setelah melihat kepala keluarga klan Bing menundukkan kepalanya dia langsung berkeringat dingin.


"Tidak, apa-apa Paman! Apa kabar paman selama ini?" ucap Feng Syhun untuk mencarikan suasana.


Sambil membalas penghormatan kepada keluarga klan Bing.


"Baik tuan Feng Syhun, mari masuk tidak baik berbicara di luar seperti ini!" jawab singkat Bing Lan.


"Baiklah! Apa Bing Zuan Shi dan pangeran Han Shen belum juga tiba di desa Salju Perak ini paman?" tanya Feng Syhun sambil jalan masuk ke dalam ruang aula pertemuan milik klan Bing itu.


"Belum tuan Feng, apa tuan juga datang dari Kekaisaran Han?" tanya Bing Lan cukup penasaran.


Karena jika Feng Syhun tahu bahwa anaknya dan pangeran Han Shen akan datang berkunjung berarti Feng Syhun dari Kekaisaran Han juga.


"Ya benar paman!" jawab Feng Syhun singkat.


Akhirnya mereka berdua mengobrol tentang apa rencana mereka di kumpulan karena di surat hanya bahasa sekilas saja dan kurang jelas pastinya.


Cukup lama mengobrol, dari luar penjaga yang tadi masuk kembali ke dalam aula.


"Maaf kepala klan, nona Bing Zuan Shi dan pangeran Han Shen sudah tiba di desa!" ucap penjaga desa salju perak itu.


"Suruh masuk dan temui aku di sini!" jawab Bing Lan memberi perintah.


Dia tidak menjemput langsung meskipun itu ada pangeran Han Shen yang bersama anaknya, karena dia tidak ingin meninggalkan meja pertemuan di saat di sana ada Feng Syhun.


\=


\=


LIKE'👍.


Terimakasih.

__ADS_1


...


__ADS_2