Absolut Sistem Pemandu Kultivasi

Absolut Sistem Pemandu Kultivasi
Sarang Kelompok Rubah Hitam


__ADS_3

Feng Syhun dan yang lainya berjalan dengan tenang entah kenapa keadaan kota malah semakin sepi di banding dengan pertama kali mereka datang ke sini.


Lalu mereka kembali lagi ke rumah makan daging panggang, mereka kembali lagi ke sana bertujuan untuk menanyakan di mana letak pemerintah Kota Tanpa Nama ini.


Di rumah makan itu masih sepi seperti tadi di sana hanya ada beberapa pelayan yang menjaganya.


"Selamat datang kembali tuan dan nona!" ucap pelayan yang tadinya melayani mereka.


Feng Syhun dan yang lainya menjawab sapaan pelayan itu dengan anggukan kepala setelah itu Feng Syhun angkat bicara.


"Nona, bisakah anda memberitahukan kepada kami di mana letak pemerintah Kota Tanpa Nama ini?"


Pelayan wanita itu mematung atas pertanyaan dari Feng Syhun karena menurut mereka para pelayan memberi informasi tentang letak di mana pusat pemerintahan kota ini adalah hal yang tabu.


Para pelayan itu saling pandang satu sama lain.


"Maafkan Kami tuan! Kami tidak bisa menjawab pertanyaan tuan barusan." ucap pelayanan yang tadinya pernah melayani mereka.


Bila saja posisi dia tidak bersama yang lain hati kecil pelayan itu ingin menceritakan dimana letak pusat penguasa kota ini dan kenap mereka ada di sini, itulah yang di pikirkan pelayanan wanita itu.


"Kenapa tidak bisa, apa penguasa di sini tidak termasuk bagian dari Kekaisaran Han?" tanya Feng Syhun karena pertanyaan yang pertama tidak mendapatkan jawaban dia akhirnya bertanya hal lain lagi.


"Itu..!! Itu juga kami tidak tau tuan!" yang menjawab masihlah pelayanan wanita yang tadi.


Beberapa pelayan di sana menunduk ketakutan tidak ada yang berani bersuara sama sekali.


"Banyak hal yang tidak beres di kota ini!" gumam Feng Syhun.


Setelah itu di meluaskan area persepsinya hampir menjangkau seluruh bagian kota meskipun kota ini terlihat kecil, karena jarangnya bangunan tapi jarak antara bangunan satu dengan yang lain begitu berjauhan jadi tetap saja area itu cukup luas.


Akhirnya Feng Syhun meresakan banyaknya perkumpulan orang-orang di suatu tempat yang cukup jauh di belakang kota, di sana ada bukit kecil dan di dalam bukit itu terdapat banyak ruangan.


Karena persepsi Feng Syhun masih kurang jelas akan hal ini, dia memberi perintah pada Liuliu.


"Liuliu coba kamu periksa di bawah bukit ada apa di dalam sana!" ucap Feng Syhun.


Tidak membutuhkan waktu lama Liuliu memeriksa itu semua dia langsung tau akan hal yang ada di dalam bukit kecil.


"Tuan di dalam bukit kecil ada ruang bawah tanah dan jumlah orang di dalamnya mencapai 100 orang lebih kekuatan mereka hanya berada di Ranah Penyempurnaan Inti Ki Tingkat Tinggi kurang dari 20 orang sedangkan yang paling kuat 2 orang berada di Ranah Tubuh Dunia Tingkat Menengah." ucap Liuliu pada Feng Syhun lewat telepati Sistem.

__ADS_1


"Baiklah kita menuju ke sana! Siap suruh mereka menyinggung kita." ucap Feng Syhun masih menyimpan kekesalan.


Feng Syhun masih sangat kesal karena di sebut sampah oleh orang dari Kelompok Rubah Hitam, dia yang sudah hampir melupakan masa kecilnya yang kelam dan menyakitkan kini terbuka kembali setelah ingatan-ingatan itu kembali muncul.


Mereka berempat sudah sampai di bukit belakang Kota Tanpa Nama di sana pepohonan tumbuh subur memenuhi bukit dan sekitarnya.


Baru juga menginjak wilayah bukit di belakang Kota Tanpa Nama 10 orang dari atas bukit melesat turun dengan cepat dan menghadang jalan mereka.


"Siapa kalian? Di larang untuk siapapun datang ke bukit ini!" Bentak salah satu dari mereka.


"Heh..!!" desah heran Feng Syhun.


Feng Syhun tau siap mereka semua, karena ke 10 orang itu memakai topeng rubah hitam, untuk memancing amarah merek. Feng Syhun balik bertanya pada mereka.


"Bila di larang untuk siapapun datang ke sini, Kenapa kalian bisa datang kesini? dan tidak ada yang melarang?"


10 orang itu seketika diam karena merasa salah dalam ucapnya barusan. Lalu orang yang paling pinggir sebelah kanan membentak.


"Anak ingusan seperti kalian tidak usah banyak bicara! Cepat pergi dari sini, atau tanggung akibatnya nanti."


"Aku ingin lihat ancaman yang kalian lontarkan apa benar adanya atau hanya bualan semata" ucap Feng Syhun.


Karena dia tidak bisa merasakan Energi Ki pada Feng Syhun dan dua lainya hanya satu orang yang di rasakan Energi Ki dan tingkat Ranah nya yaitu Bing Zuan Shi, itu juga hanya di Ranah Penyempurnaan Inti Tingkat Tinggi.


Tingkatan itu setara dengan mereka semua dan di pihak lawan hanya 1 sedang di pihaknya ada 10 orang karena merasa menang dalam jumlah Kelompok Rubah Hitam itu jadi besar kepala.


Tanpa kata-kata lagi yang terucap dari mulut anggota Kelompok Rubah Hitam yang tadi membentak, dia langsung menerjang ke depan.


Wosss..!!


Tubuhnya menghilang dan muncul di hadapan Feng Syhun hendak memukul tubuh bagian dada kiri Feng Syhun tepatnya di jantungnya, dia ingin menunjukan pada mereka semua bahwa ancaman yang di lontarkan benar adanya.


Terlihat di mata orang-orang kelompoknya dan Bing Zuan Shi itu memang gerakan yang sangat cepat! Tapi di mata Feng Syhun, Ye Yue dan Liuliu gerakan itu seperti orang yang berjalan mengantri di gerbang kota besar.


Hanya tersisa beberapa inci saja pukulan orang itu dari dada Feng Syhun, Feng Syhun bergerak sangat cepat yang sangat sulit di ikuti mata mereka! Dia bergerak ke belakang tubuh orang itu pukulan keras anggota Kelompok Rubah Hitam pun mengenai udara kosong.


"Hay...!! Aku di sini kau memukul arah yang salah." ucap Feng Syhun sebagai provokasi pada orang itu dan anggota Kelompok Rubah Hitam lainya.


Bing Zuan Shi yang tadinya sudah sangat khawatir dengan Feng Syhun karean hampir saja pukulan ganas orang itu mengenai jantungnya kini diam membeku karena saking terkejutnya nya! "Bagaimana cara Kaka Syhun menghindari pukulan ganas itu?" gumam Bing Zuan Shi.

__ADS_1


Hal yang sama seperti Bing Zuan Shi, di alami juga oleh semua anggota Kelompok Rubah Hitam apa lagi orang yang melakukan serangan. Dia tidak bisa merasakan gerakan menghindar dari Feng Syhun sama sekali.


Itu karena Feng Syhun menggunakan pergerakan menghindar dari tebasan pedang tanpa suara.


Apa lagi oleh ranah yang jauh di bawah Feng Syhun, bila lawan itu setara tingkat kultivasinya pun untuk merasakan gerakan menghindar itu harus dengan refleks dari tubuhnya yang begitu cepat bila saja Feng Syhun tidak bersuara maka orang itu tidak akan tau posisi Feng Syhun sekarang.


"Bagaiman bisa?" ucap orang yang tadi menyerang Feng Syhun dengan ganas.


Raut wajah bingung dan penuh amarah terbentuk di balik topeng rubah hitam yang orang itu kenakan.


Sesaat orang itu hendak menyerang kembali Feng Syhun sudah memukul pangkal leher bagian belakang dengan tangan kirinya dan orang itu seketika terkapar tidak sadarkan diri.


Feng Syhun mundur mendekat ke samping Ye Yue, Bing Zuan Shi dan Liuliu lalu dia mengatakan sesuatu.


"Bing Zuan Shi lawan lah sisa dari mereka semua, anggap saja ini adalah latihan!" ucap Feng Syhun pada Bing Zuan Shi dengan nada bicara yang lirih.


Bing Zuan Shi langsung menegang tubuhnya! Dia tidak menyangka di beri perintah seperti itu oleh atasan dari Kekaisaran Han dan sekaligus kaka angkat menurut anggapannya.


Dia akan menghadapi mereka semua sendirian tanpa bantuan dari Feng Syhun, Ye Yue maupun Liuliu.


Feng Syhun yang melihat keraguan dari Bing Zuan Shi langsung melanjutkan ucapannya.


"Kerahkan semua kemampuan mu aku yakin kamu akan menang Zuan Shi!"


"Baik Kaka Syhun." ucap Bing Zuan Shi.


"Tenang saja saudari Zuan Shi, bila ada hal-hal yang membahayakan tanpa kamu sadari. Akan aku bantu!" ucap Ye Yue.


Mendengar kata-kata Ye Yue yang akan membantu bila mengalami kesulitan Bing Zuan Shi menjadi sedikit lega.


"Baik lah akan aku lawan mereka semua!" ucap Bing Zuan Shi penuh tekad.


\=


\=


LIKE' yah.


...

__ADS_1


__ADS_2