
\=
\=
Shui Liu Xiang masih berada di hutan kematian bagian dalam sedikit ke timur, karena di sanalah bekas pertemuan Feng Syhun, Ye Yue, Liuliu, Xi Jinping dan Wang Long melawan 10 siluman serigala salju.
Shui Liu Xiang cukup bingung karena tempat bekas pertempuran tidak ada kerusakan yang besar.
"Pertarungan macam apa yang terjadi di sini?" gumam Shui Liu Xiang.
Dia bertanya demikian karena setahu dirinya, bila antara kultivator kuat bertarung pasti mengakibatkan kerusakan yang sangat parah, bahkan melebihi perang besar.
"Apa salah satu dari empat pemimpin daratan di benua langit yang bertarung di sini? Aku rasa tidak mungkin, karena mereka selalu berada di daratan kekuasaan sendiri!" gumam Shui Liu Xiang.
"Sedangkan Wu Lung sudah mati, maka bila mereka tidak mungkin!" lanjut gumam Shui Liu Xiang.
Karena tidak menemukan apa yang dia bayangkan di pikiran liar sebelumnya, akhirnya dia memilih pergi dari sana! Akan tetapi baru beberapa langkah dia bergerak pergi.
Dari arah belakang muncul portal dimensi yang sangat besar, bahkan aura itu sangat besar sampai Shui Liu Xiang terlonjak dan langsung berbalik arah melihat apa yang ada di belakang dirinya.
"Apa ini, aura penekanan yang sangat kuat!" ucap Shui Liu Xiang dengan cukup keras karena saking terkejutnya.
***
Feng Syhun dan yang lainya sudah sampai di kota Cahaya karena mereka terbang cukup capat, sehingga untuk samapi ke kota Cahaya cukup singkat dan akan segera masuk ke dalam penginapan yang di sewa sebelumnya! Berniat mengobrol antara mereka untuk membahas tentang Genosida sambil minum teh setidaknya di sana.
Namun baru juga hendak melangkah masuk, Feng Syhun dan mereka semua yang bersamanya. Langsung merasakan aura yang sangat besar dan mencekam.
"Liuliu, aura apa ini? Sepertinya aku pernah merasakan seperti ini sebelumnya?" ucap Feng Syhun pada Liuliu cukup keras.
"Tuan aura ini? Ini benar-benar aura dari Raja Kehancuran Genosida! Siluman Serigala Salju tidak membual tentang Genosida itu!" ucap Liuliu pada Feng Syhun.
Mereka semua mendengar itu cukup kaget, karena Feng Syhun bertanya sangat serius dan Liuliu menjawab lebih serius lagi.
Yang belum tau adalah Ye Yue dan Wang Long, sedang Xi Jinping meski tau dia tetap bersikap tenang.
"Capat kita segera ke sana! Aku cukup penasaran dengan Genosida itu!" ucap Feng Syhun pada Liuliu.
Feng Syhun hanya tahu Genosida ketika dia di ingatkan dengan ingatan masa lalu senior Liu Xiaobo, dan dia melihat sedikit saja bentuk dari Genosida itu seperti apa, sehingga dia cukup penasaran apa lagi dengan kekuatan dirinya yang begitu besar.
"Tuan dia sangat berbahaya, bila kita menghadapi dia lalu tidak sanggup! Maka dengan terpaksa Liuliu mengembalikan kita ke alam fana!" ucap Liuliu menegaskan.
__ADS_1
"Sedangkan kita belum mengetahui apa tujuan kita terlempar melintasi waktu ini!" lanjut Liuliu setelahnya.
"Tak apa Liuliu, mungkin kita terlempar melintasi waktu ini untuk melihat Genosida itu seperti apa!" ucap Feng Syhun deng melihat ke arah Liuliu.
Feng Syhun seakan yakin bahwa melintas waktu ke alam ini untuk melihat seperti apa sosok Genosida itu, dan Feng Syhun mengetahui dengan pasti kekuatan Genosida seperti apa, sehingga kelak tidak terlalu kaget bila menghadapi di kemudian hari kebangkitan dirinya.
"Baiklah, tuan kita segera kesana. Tapi ingat selalu waspada dengan segala sesuatu!" ucap Liuliu mengingatkan.
"Baiklah Liuliu, aku mengerti!" ucap Feng Syhun.
Liuliu mengingatkan karena dia tidak cukup yakin dengan kekuatan dirinya, meskipun sudah mendekati puncak kultivasi.
Setelah itu mereka berlima tidak jadi memasuki penginapan yang mereka sewa, Feng Syhun segera bergerak dengan cepat menuju ke hutan kematian yang dia rasakan aura hitam yang sangat besar itu.
***
Kembali ke hutan kematian.
Shui Liu Xiang sangat terkejut setelah membalikkan badan karena di sana ada sebuah portal dimensi yang sangat besar dan setelah itu berlesatan para siluman yang sangat kuat sekitar 30 siluman dan satu siluman yang sangat mengerikan dari aura dan wujudnya.
Shui Liu Xiang tidak bisa bergerak sama sekali dia cukup terkejut, karena mereka terlihat sangat garang dan begitu bengis.
Yang di bawa oleh Genosida adalah pasukan elit yang di pilih untuk berperang di garis paling depan.
"Tapi dari sisa aura aku bisa merasakan, adanya sisa aura orang-orang ku!" lanjut Genosida bergumam.
"Tuan, ada manusia penghuni alam ini di depan sana!" ucap kapten dari tim yang di bawa Genosida itu.
"Aku tau, hanya orang lemah apa yang akan dia lakukan." jawab Genosida tanpa menoleh sedikitpun pada siluman bawahan dirinya maupun Shui Liu Xiang yang di tunjuk oleh bawahan itu.
Genosida sedang mengaktifkan persepsi miliknya yang sangat jauh hampir seperempat dari benua langit dia bisa merasakan.
"Hem hanya ada beberapa orang kuat, apa salah satu dari mereka yang anak dari ramalan itu?" ucap Genosida lirih sambil mencerna apa yang dia duga-duga dalam benaknya.
Setelah cukup jauh dia merasakan hanya ada beberapa orang kuat dan dia hanya bisa merasakan dengan samar dan tidak begitu akurat sehingga dia hanya bisa menduga-duga.
"Kalian bantai saja semua orang yang ada di alam ini, terakhir akan ku hancurkan alam ini!" ucap Genosida pada bawahan dirinya.
"Baik tuan!" ucap mereka semua dengan serempak.
Salah satu dari mereka yang sedari tadi melihat Shui Liu Xiang langsung saja menerjang dia dengan ganas.
__ADS_1
Wosss..!!
Boommm..!!
Pukulan salah satu dari pasukan elit bawah Genosida langsung menyerang Shui Liu Xiang dengan pukulan mengandung Energi Ki hitam sangat tinggi.
Shui Liu Xiang terpental cukup jauh, dia menahan serangan itu dengan perisai Energi Ki yang dia miliki.
Untung saja dia menggunakan cukup banyak Energi Ki yang dia miliki untuk membentuk perisai itu, bila tidak! Pasti dia akan terluka dalam dan meridian yang ada pada dirinya langsung kacau dan menurunkan Energi Ki degan drastis.
"Apa... Dia tidak mati, bagaimana bisa?" ucap pasukan elite bawah Genosida yang menyerang Shui Liu Xiang.
Dia sangat kaget, karena siluman itu yakin dia sudah cukup untuk membunuh orang yang tadi dia serang karena dia hanya berada di aura dewa biasa.
Tapi yang membuat dia cukup terkejut orang yang di serang itu masih bisa berdiri dengan tegak dan tidak terlihat terluka apa lagi mati.
"Hai, apa kau hanya main-main saja di sini?" ucap salah satu dari mereka mengejek sesama rekannya.
Dia mengejek seperti itu berusaha memancing perhatian dari Genosida, agar dirinya lebih di pandang oleh Genosida pastinya.
"Serahkan dia kepada ku!" ucap salah satu dari anggota pasukan elit Genosida.
"Tidak perlu, tadi hanya pemanasan!" ucap siluman yang tadi menyerang Shui Liu Xiang.
Dia tahu bahwa salah satu rekannya akan mengambil perhatian dari tuan Genosida, karena mereka bersama sekarang.
Karen dia langsung tau akhirnya mencegah itu, dia pun ingin di lihat kehebatan dirinya oleh raja mereka yang paling di agungkan.
\=
Bersambung.
\=
LIKE' dan komentar yah jangan lupa.
Terimakasih buat para pembaca novel ini.
Tunggu terus update selanjutnya.
Terimakasih.
__ADS_1
...