
\=
\=
Para siluman masih bertarung satu sama lain semenjak tubuh dan kekuatan mereka mengalami transformasi, di tambah dukungan dari Genosida sebelumnya membuat mereka lebih semangat lagi saling bunuh satu sama lain.
Sudah cukup banyak dari mereka yang mati akibat serangan yang datang dari arah yang tidak di prediksi oleh mereka, karena tidak adanya suatu kelompok masing-masing sehingga para siluman menyerang dengan membabi-buta siapa yang ada di dekat mereka maka di anggap musuh.
Di setiap kota siluman yang tadinya banyak kini sudah menyusut hampir setengah dari jumlah aslinya, mereka bertarung sudah cukup lama jadi wajar banyak dari mereka yang sudah mati terkena serangan dari temannya itu.
Di kejauhan terlihat seperti portal dimensi yang terbuka, tapi kini cukup kecil beberapa detik terlewat akhirnya membesar dan setelah itu menghilang seketika.
Muncullah Genosida dari portal itu, baru saja muncul Genosida langsung terbang menghampiri tempat pertemuan dan menghentikan pertarungan banyak siluman di sana.
"Berhenti bertarung kalian semua!" bentak Genosida sambil mengeluarkan tekanan intimidasi yang kuat.
Para siluman yang awalnya tidak melihat dan memperdulikan kedatangan Genosida karena sedang sibuk dan asyik bertarung saling membunuh kini melihat ke sumber suara.
Setelah tahu siapa yang datang karena awalnya mereka semua tahu beberapa waktu yang lalu orang ini juga datang dengan cara yang hampir sama.
"Apa waktu pengujian saling membunuh yang di berikan sudah habis?" ucap salah satu siluman yang di sana.
Jika saja dia tahu apa yang di pikirkan Genosida menghentikan pertarungan itu niscaya semua akan terharu, karena Genosida tidak ingin mereka semua mati saling membunuh satu sama lain.
Dengan terpaksa para siluman yang ada di sana berhenti bertarung, karena takut dengan Genosida pastinya! Mereka pernah di kalahkan hanya dengan tekan aura dan sedikit perlawanan Genosida di kedatangan pertama sehingga di kedatangan kedua kali ini mereka langsung saja menurut.
"Tidak tahu, kita menurut saja pada tuan!" jawab temanya yang tadi saling serang tapi setelah kedatangan Genosida di sana mereka berdua langsung akur dan saling mengobrol berbagi pendapat.
Setelah berucap mengehentikan mereka semua dan langsung di turuti oleh mereka semua membuat Genosida senang di langsung tersenyum dengan sangat lebar.
"Cukup saling membunuhnya cepat kalian semua ikuti aku, dan kita akan berkumpul untuk melakukan penyerangan terhadap ras manusia di alam lain!" ajak Genosida pada mereka semua.
Mendengar itu para siluman langsung bersorak gembira karena mengalami peningkatan kekuatan membuat tubuh dan pikiran mereka selalu saja ingin membunuh dan membasmi apa saja, agar perasaan dan hasrat mereka yang bergejolak menjadi terpuaskan.
Genosida pergi ke kota lainnya dengan di iringi banyak sekali para siluman yang kini menjadi pengikut dirinya, meskipun mereka kuat tapi hanya semut di hadapan Genosida saat ini sehingga hanya bisa pasrah menurut apa yang di inginkan oleh siluman terkuat untuk saat ini.
Tak terasa beberapa banyak kota sudah di datangi dan di hentikan peperangan yang ada di masing-masing kota itu.
__ADS_1
Lalu para siluman langsung di suruh mengikuti dirinya untuk menuju istana yang pernah dia tinggali dahulu saat berkuasa di alam kegelapan sebelum kejadian dirinya di kalahkan dan di segel oleh Liu Xiaobo.
Meskipun tidak begitu puas oleh jumlah yang bertahan hidup sampai sekarang tapi Genosida tidak bisa berbuat banyak, dan pikiran saat ini juga sedang kacau karena belum mengetahui penyebab tidak adanya siluman di daratan demon saat ini.
Jika saja Genosida tahu bahwa itu adalah perbuatan Feng Syhun dan yang lainya pasti dirinya akan mengamuk dan mengejar orang itu.
Sesampainya di istana, Genosida masih saja kagum dengan kebesaran istana itu! Meskipun sekarang sedikit lapuk dan seperti di makan usia dalam bangunan luar maupun dalam Istana tersebut tapi tidak mengurangi kemegahan yang ada.
Genosida langsung menuju tempat pertemuan di dalam istana bagian tengah, dia langsung saja duduk di singgasana yang sudah sangat lama kosong tersebut.
Lagi-lagi melihat jumlah siluman yang bertahan dan mengikut dirinya kurang dari 10 RB siluman membuat dia lesu kemabli.
Genosida menunjuk 30 siluman yang menurut dia terbaik dari yang terbaik untuk di jadikan komandan pasukan penyerangan, karena dia ingin menjadikan 10 ribu siluman itu 3 grup untuk menyerang masing-masing dari alam yang ada di dunia kultivator saat ini.
Cukup lama dalam memilih 30 komandan yang terbaik, karena rata-rata kekuatan mereka hampir sama rata di antara semuanya! Meskipun begitu Genosida tetap memilih mereka semua karena adanya sebuah pemimpin kelompok pasti akan lebih efektif dalam penyerangan.
Terbentuklah tiga kelompok yang di inginkan Genosida, jumlah masing-masing dari kelompok adalah 3 ribu siluman yang di pimpin masing-masing oleh 10 komandan pasukan.
Di halaman tengah istana yang sangat luar berkumpul lah tiga kelompok siluman itu, sebelum Genosida mengirim mereka semua dia langsung memberikan pidatonya untuk memberikan semangat kepada mereka semua.
"Dengar kalian semua ras siluman yang terpilih! Aku akan mengirim kalian semua ke alam lain yang ada di dunia kultivator ini, alam yang kalian datangi adalah alam-alam lemah belaka. Dengan kekuatan kalian saat ini menghancurkan mereka adalah hal mudah sehingga lakukanlah dengan cepat bantai mereka sesuka kalian inginkan!" gema suara Genosida di telinga masing-masing siluman yang ada di halaman tengah istana milik Genosida dahulu.
"Baannntaii..!!"
"Baannntaii..!!"
Gema sorak Sorai di istana itu berkepanjangan, dari mulai mengutuk sampai melakukan aksi menghancurkan tanah yang ada di depan mereka sambil berteriak-teriak 'Bantai'!!
Semangat mereka sangat menggebu-gebu untuk melakukan pembantaian, dan pemusnahan terhadap alam yang ada di dunia kultivator ini.
"Jadikan alam kegelapan adalah alam satu-satunya yang berdiri di puncak dan tersisa di dunia kultivator ini..!!" bentak Genosida lagi untuk membakar amarah para siluman yang sudah hampir kehilangan akal sehatnya itu.
Setelah panjang lebar Genosida berpidato di sana, dia mengarahkan pada 30 komandan yang terpilih untuk membawa pasukan mereka masing-masing ke dalam areal portal dimensi yang akan mengantarkan mereka ke dalam alam yang ada mereka binasakan nantinya.
Kelompok pertama sudah masuk dan Genosida langsung mengaktifkan portal dimensi yang tersedia di sana dengan menggunakan kekuatan miliknya di bantu dengar Energi Ki hitam yang melimpah di alam kegelapan untuk sekarang.
Jika tidak ada Energi Ki hitam yang melimpah seperti sekarang pasti Genosida butuh melakukan teknik terlarang dan di bantu menggunakan batui kristal ki hitam tingkat tinggi yang sangat banyak.
__ADS_1
Wuuunnngg...!!
Portal dimensi aktif dan kelompok pertama 3 ribu siluman menghilang menuju ke alam lain yang ada di dunia kultivator.
"Ha-ha-ha-ha..!! Hancurkan mereka semua dan kembalilah dengan cepat!" gema tawa Genosida setelah kelompok pertama sudah di kirim ke alam lain.
Genosida menyeringai dan menatap lurus ke depan seakan mata itu menatap kebencian yang sangat mendalam terhadap sesuatu.
"Alam dewa, tunggulah kalian adalah mangsa ku yang terakhir! Akan ku gunakan kekuatan penuh ku saat ini!" gumam Genosida.
***
Sedangkan di alam Fana.
Feng Syhun yang sedang berada di desa Bianyuan yang kini sedang sibuk memasukkan orang-orang dari pasukan ayahnya dan para pegawai dari usaha ayah dan ibunya toko pil dan herbal bintang.
Ibunya Lin Ling sudah di masukkan terlebih dahulu ke dalam kota Haozhai kota megah dan mewah.
Dan Lin Ling sudah di tempatkan di gedung paling besar dan megah di jalan utama kota Haozhai itu, di tambah orang-orang yang mengikuti Lin Ling dan Feng Shui sudah banyak yang masuk dan membereskan apa yang sudah menjadi tugas mereka.
Lin Ling ingin menjadikan bangunan megah dan mewah itu sebagai pusat toko pil dan herbal bintang yang sekarang.
Meskipun dia tahu bahwa alam Fana tidak akan hancur begitu mudah, meskipun bakal di serang oleh ribuan siluman yang sangat kuat.
Feng Syhun, setelah memasukkan pasukan terakhir langsung menegang dengan kuat.
"Jangan-jangan mereka sudah bergerak?" ucap Feng Syhun tanpa sadar berbicara sendiri.
\=
\=
LIKE' 👍.
Terimakasih kepada para pembaca novel ini.
Tunggu terus update selanjutnya.
__ADS_1
Terimakasih.
...