Absolut Sistem Pemandu Kultivasi

Absolut Sistem Pemandu Kultivasi
Mencoba Merubah Keadaan


__ADS_3

\=


\=


Mata Genosida kini jatuh pada Feng Syhun, dia bisa merasakan ada kekuatan besar pada anak muda itu! Setelah mengamati sebentar dia baru tahu yang di panggil kaisar dewa adalah bocah tersebut.


"Jadi bocah itu kaisar dewa yang baru? Cukup menarik, akan ku lihat kemampuan apa yang di miliki kaisar dewa yang baru!" gumam Genosida


Dia terus memperhatikan Feng Syhun dari atas langit, karena dia belum bergerak sama sekali setelah portal dimensi yang di buat dirinya tertutup dan posisi dirinya kini berada di atas langit dengan posisi duduk bersila di udara.


Jika tingkat kekuatan Genosida tidak tinggi maka dirinya tidak akan bisa berbuat demikian, itu hanya di lakukan oleh orang-orang yang memiliki kemampuan tinggi saja.


Feng Syhun tahu bahwa dirinya sedang di perhatikan, dia juga tidak ada niat untuk menyerang Genosida terlebih dahulu! Jika Genosida tidak bergerak maka itu adalah keuntungan dirinya untuk mencoba merubah keadaan yang sekarang memberatkan pihak dirinya.


Kesempatan seperti ini tidak akan Feng Syhun sia-siakan begitu saja, sehingga dia lebih memilih untuk membunuh para siluman bawah lebih banyak lagi.


Kini Feng Syhun mengeluarkan pedang merah inti api miliknya, dia langsung di kepung ratusan siluman yang tadi sedang melawan para pasukan dewa lainnya.


Tapi setelah Feng Syhun membunuh beberapa siluman, para siluman lainya langsung tertarik dengan Feng Syhun! Mereka ingin menunjukkan bahwa dirinya hebat dan harus mencari lawan yang tepat.


Yaitu Feng Syhun, Liuliu dan yang lainya.


Liuliu dan yang lainya juga di kepung oleh beberapa puluh siluman, sekarang para pasukan alam dewa dari master generasi muda dan master dari sekte besar maupun sedang sudah lebih sedikit siluman yang menyerang mereka, sehingga mereka punya kesempatan untuk mundur perlahan.


"Untung saja Kaisar Dewa dan yang lainya sudah datang, kita sekarang bisa bernafas lega!" ucap salah satu master yang kini sudah terbebas dari kematian.


Dia tadinya terkepung oleh beberapa siluman, jangankan beberapa, hanya melawan satu saja dia sudah kuwalahan apalagi melawan lebih dari satu.


Pada saat kritis, dirinya hampir di habisi oleh salah satu siluman! Wang Long datang membantunya dan membunuh dua siluman dengan cepat menggunakan senjatanya yaitu tongkat besi panjang berwarna emas.


Dalam dua kali ayunan tongkat besi Wang Long sudah berhasil memecahkan kepala dari siluman itu.


Sebenarnya siluman itu termasuk yang paling lemah di antara siluman lainya, tapi master dari sekte menengah itu tidak bisa melawannya sama sekali.


"Cepat kita mundur lebih jauh, jangan sampai terkena serangan yang menyasar!" ucap temannya yang mendekati master itu.


"Baiklah, kita menjauh!" jawab master itu.


Para master alam dewa kini melihat pertarungan Feng Syhun dan yang lain sangat mengerikan langsung tertunda malu di kejauhan.

__ADS_1


Terutama para generasi muda yang dulu melihat, kaisar dewa di tentang oleh tuan muda dari salah satu sekte besar! Awalnya mereka sedikit mendukung aksi dari tuan muda itu.


Tapi setelah tuan muda di bunuh di tempat pertarungan hidup dan mati, mereka sedikit takut pada Feng Syhun! Tapi tidak menutup kemungkinan di hatinya masih sedikit meremehkan kekuatan anak muda yang mengaku sebagai kaisar dewa.


Tapi setelah pertempuran ini berlangsung dan melihat kehebatan kaisar dewa yang di pilih oleh sembilan kesatria dewa, mereka menjadi sadar bahwa dirinya begitu meremehkan seseorang kaisar dewa.


Feng Syhun sambil menyerang siluman kelas bawah, sambil memperhatikan Genosida di atas sana! Dia mengunci aura yang Genosida miliknya.


Itu berguna bila Genosida bergerak secara mendadak dan sembunyi-sembunyi, dirinya bisa menghindar atau membendung serangan mendadak itu.


"Sampai kapan kau akan diam saja Genosida! Sementara bawahan dirimu ku bantai satu persatu." gumam Feng Syhun di sela-sela tebasan dirinya membunuh para siluman bawahan.


"Saial, bocah itu sangat kuat! Bahkan paling banyak membunuh bawahan ku!" ucap salah satu komando pasukan yang sedang melawan Tian.


"Apa kau bilang? Dia bocah?" bentak Tian sangat marah.


Tain tahu bahwa yang di katakan bocah adalah Feng Syhun, sehingga dirinya yang mendengar itu sangat marah.


Wooss..!


Tian bergerak cepat ke arah komandan itu lalu langsung menebas dengan kecepatan kilat!.


Suara benda logam berbenturan dengan sangat keras, gelombang kejut langsung menyebar ke segala arah tapi orang-orang dan siluman di sekitar mereka tidak terpengaruh sama sekali.


Karena mereka juga sama-sama kuat dan memiliki kekuatan yang hampir setara dengan Tian dan komandan siluman! Sehingga tidak akan berpengaruh jika itu bukan serangan langsung ke arah dirinya.


"Hanya segitu kekuatan mu, dan ingin membunuh ku? Kau hanya bermimpi!" ucap komandan siluman itu.


Tian tidak menjawab melainkan menyerang dengan sangat gencar dan tajam.


Kini yang tersisa di pertarungan itu hanya sembilan kesatria dewa, Feng Syhun dan teman-temannya lalu para master yang sudah veteran di alam dewa.


Sisanya adalah para master dari sekte besar hingga kecil, mereka di bawah cukup jauh! Mereka hanya melawan para siluman yang sudah lemah karena terkena pukulan dari para master veteran dan sembilan kesatria dewa.


Sedangkan untuk Feng Syhun, Xi Jinping, Wang Long, Liuliu dan Ye Yue tidak membiarkan para siluman kabur dan jatuh dalam keadaan hidup.


Ye Yue setelah mengasah kemampuan dirinya di alam dimensi milik Feng Syhun dan berkultivasi di sana terus menerus membuat kekuatan saat ini meningkat pesat.


Dalam pemahaman elemen cahaya dirinya sudah sangat tinggi.

__ADS_1


Saat menggunakan tebasan cahaya, langsung membunuh siluman kelas bawah! Membuat Guang (dewa cahaya) terpana.


"Maharani, Ye Yue! Sangat ahli menggunakan elemen cahayanya!" gumam Guang (dewa cahaya) itu.


Dia sangat paham terhadap kemampuan seseorang dalam menggunakan elemen cahaya, dirinya cukup sempurna menggunakan elemen cahaya maka dari itu mendapatkan julukan dewa cahaya dari sembilan kesatria dewa di alam dewa ini.


Padahal dirinya untuk membunuh siluman kelas bawah yang sedang bertarung dengan dirinya saat ini harus menggunakan beberapa kali tebasan beruntun agar siluman itu langsung mati.


Bila hanya sekali tebasan, maka siluman itu hanya sekarat dan jatuh ke daratan lalu di pungut oleh master dari beberapa sekte besar maupun menengah untuk di habis bersama-sama.


Itu adalah strategi usulan dari master veteran dari sekte besar alam dewa, karena bila tidak maka para siluman akan beregenerasi dengan cepat dan sepenuhnya sembuh total.


Jika seperti itu maka tidak akan ada habisnya, sehingga ide itu keluar dan segera di setujui oleh para master lainnya! Setidaknya mereka berkontribusi dalam perang besar ini.


Sedangkan untuk master generasi muda sudah mundur sangat jauh, mereka hanya menonton dari kejauhan dari tempat yang aman! Paling hanya terkena tekanan yang cukup besar, tapi bagi mereka tidak seberapa dan hembusan gelombang angin yang besar yang menerpa mereka itu juga tidak begitu masalah.


Genosida cukup geram, setelah kemunculan orang yang di anggap bocah oleh dirinya! Keadaan sudah mulai sedikit membaik di pihak lawan ini membuat dia tidak begitu percaya.


"Bocah ini benar-benar membawa semangat bagi yang lainnya!" ucap Genosida sambil memegang perutnya yang masih sedikit belum membaik.


"Kenapa regenerasi ku sangka lambat hanya luka dalam karena menggunakan teknik terlarang kutukan darah saja sampai selama ini?" lanjutnya Genosida mengoceh.


"Tunggu sebentar lagi bocah kau akan ku buat mengerti kekuatan penghancur yang sebenarnya!" gumam Genosida setelah itu dia langsung menyeringai dengan sangat tajam.


Seketika Genosida langsung ingat saat dirinya berhadapan dengan Liu Xiaobo dahulu kala! Genosida sanggat ingat saat pertama kali dirinya menyerang Liu Xiaobo dia begitu terkejut dengan kekuatan besar yang di lepaskan oleh Genosida.


Apabila sekarang kekuatan dirinya seakan bertahan hampir tiga kali lipat dari saat melawan Liu Xiaobo dahulu.


Maka dari itu dia sudah membayangkan bahwa bocah itu akan sangat terkejut dengan apa yang ada.


Setelah itu Genosida tertawa terbahak-bahak di sana seakan dirinya tidak sedang berada di medan pertempuran besar.


\=


\=


Bantu LIKE' 👍.


Terimakasih.

__ADS_1


...


__ADS_2