Absolut Sistem Pemandu Kultivasi

Absolut Sistem Pemandu Kultivasi
Batu Zamrud Merah Darah Hancur


__ADS_3

Setelah Feng mendapatkan harta mereka berlima dia melangkah masuk kedalam ruang bawah tanah yang ada di bawah ruang pertemuan rahasia petinggi Sekte Langit Penguasa.


Liuliu, Ye Yue dan kedua marga Han mengikuti Feng Syhun dari belakang, mereka tidak menanyakan. Apa tujuannya kembali lagi ke ruang bawah tanah itu.


Sedangkan siluman sudah di kalahkan dan Sekte Langit Penguasa sudah di kuasai sepenuhnya oleh Feng Syhun.


Kini Feng Syhun, Ye Yue, Liuliu dan kedua marga Han sudah memasuki ruang bawah tanah Sekte Langit Penguasa.


"Liuliu tolong kamu periksa apa ada yang menarik di dalam ruangan bawah tanah ini?" ucap Feng Syhun.


"Baik tuan!" jawab Liuliu dengan singkat.


Setalah di perintahkan oleh tuanya Liuliu langsung memeriksa segala sudut ruangan itu dengan persepsi nya yang sangat tajam dan akurat.


Han Shou maupun Han Shen hanya diam mematung melihat Liuliu yang sedang fokus memeriksa setiap sudut ruangan bawah tanah Sekte Langit Penguasa.


Mereka sangat penasaran dengan apa yang sedang di lakukan Liuliu itu.


Karena tingkat kultivasi kedua marga Han masih sangat rendah hanya setingkat murid luar halaman beladiri Sekte Langit Penguasa.


Jadi dia hanya bisa merasakan persepsi hanya dalam jangkauan puluhan meter saja dan tidak begitu tajam.


"Tuan di beberapa ruangan hanya ada beberapa harta yang meningkatkan Ranah Raja Emas kebawah saja!." ucap Liuliu dengan nada tenang.


"Tidak ada yang lebih istimewa kah Liuliu?" ucap Feng Syhun.


Nada bicara Feng Syhun sudah sedikit kecewa dan kurang semangat karen dia fikir di ruang bawah tanah ini ada harta berharga yang tersimpan.


"Ada sesuatu yang cukup menarik tuan!" ucap Liuliu.


"Apa itu cepat beri tahu aku!!"


"Itu ada di ruangan kedua di depan ruangan ini, di sana terdapat batu zamrud merah darah, yang di gunakan sebagi alat pacu teleportasi!" ucap Liuliu menjelaskan keadaan ruangan itu.


"Lantai batu zamrud merah darah itu sudah sangat banyak menyerap Energi Ki yang ada di alam ini, bila tuan bisa menyerap itu semua maka kenaikan kultivasi tuan bisa lumayan tinggi!" lanjut Liuliu menjelaskan.


"Baiklah mari kita ke sana untuk melihatnya langsung, aku sangat penasaran!" ucap Feng Syhun.


Setelah ucapan itu jatuh dari mulut Feng Syhun, Liuliu langsung berjalan menuju ruangan itu dan di ikuti oleh Feng Syhun, Ye Yue dan kedua marga Han dari belakang.


Mereka semua sampai di ruangan yang tadi di sebutkan oleh Liuliu.

__ADS_1


Ruangan itu adalah ruangan di mana Patriak Sekte Langit Penguasa dan kedua tetua Sekte Langit Penguasa meneleportasikan Yuan Yu ruang kegelapan abadi.


Feng Syhun cukup tercengang dengan apa yang dia lihat di ruangan itu, karena di ruangan itu lantai yang di tengah-tengah terbuka dari Batu zamrud merah darah yang sangat besar.


Dan yang bikin dia tercengang adalah aura yang terpancar dari batu itu sangat kuat dan cukup murni, bahkan Feng Syhun merasakan itu adalah Energi Ki yang cukup murni.


"Liuliu apa yang kamu maksud menarik adalah batu lantai ini?" ucap Feng Syhun dengan menunjuk lantai batu zamrud merah darah.


"Iyah tuan batu ini menyimpan banyak Energi Ki alam yang sangat banyak!" ucap Liuliu.


"Cara untuk menyerapnya bagai mana Liuliu?" ucap Feng Syhun.


Ye Yue dan kedua marga Han hanya diam saja tanpa mengucapkan sepatah katapun hanya fokus mendengar kan obrolan Feng Syhun dan Liuliu sedangkan matanya melihat apa saja yang ada di ruangan itu.


Han Shou dan Han Shen hanya berni memandang saja tidak berani melakukan apa pun tanpa seizin dari Feng Syhun.


"Tuan hanya cukup menarik semua Energi Ki alam yang terkandung pada batu zamrud merah darah ini!" ucap Liuliu.


"Maka tubuh kehampaan tuan akan menariknya secara kuat dan Sistem akan menyalurkan ke dantian tuan dan sebagainya ke bagian kecil Sistem itu sendiri!" lanjut Liuliu memberitahu Feng Syhun, tapi kali ini dia berbicara lewat telepati Sistem.


Liuliu melakukan itu agar kedua marga Han tidak mengetahui keistimewaan apa yang di miliki Feng Syhun dan Ye Yue.


Tanpa banyak tanya Feng Syhun langsung menuruti perkataan Liuliu dan dia duduk bersila dengan tenang di tengah-tengah batu zamrud merah darah di ruangan itu.


"Nona Ye Yue, Anda juga duduk berhadapan dengan tuan!" ucap Liuliu.


"Aku juga ikutan Liuliu?" ucap Ye Yue.


Ye Yue menanyakan itu karena dia heran dan penasaran, kenapa dia juga harus ikut?.


"Sudah lah Yue'er ikuti saja apa arahan dari Liuliu itu!!" ucap Feng Syhun menyela omongan Ye Yue dan Liuliu.


"Baiklah Gege, aku mengikuti saja apa kata Gege!" ucap Ye Yue pasrah.


Dia akhirnya majau berjalan dan duduk di depan Feng Syhun dengan posisi yang sama.


Kini Feng Syhun dan Ye Yue duduk berhadapan-hadapan setelah itu mereka berdua melirik lagi ke arah Liuliu untuk meminta pendapat apa lagi yang harus mereka lakukan!.


Liuliu tahu apa yang di maksud pandangan mereka berdua kepadanya lalu di menjelaskan detail nya.


"Tuan dan nona Ye Yue, mengait kan tanganya satu sama lain dan fokuskan untuk merasakan aura di sekitar ruangan ini!" Liuliu menjelaskan.

__ADS_1


Feng Syhun dan Ye Yue melakukan apa yang di arahkan oleh Liuliu barusan dan kini mereka berdua memejamkan mata untuk merasakan Energi Ki alam yang ada di ruangan itu.


Kini Feng Syhun maupun Ye Yue sudah bisa merasakan tebalnya Energi Ki alam yang terkandung dalam batu zamrud merah darah di lantai itu.


Dari dalam tubuh Feng Syhun membentuk seperti pusaran yang sangat besar dari Energi Ki alam yang ada di ruangan itu.


Energi itu sekarang seakan tersedot dengan sangat cepat seakan ruangan yang di masuki itu ruangan kosong melompong, Energi Ki alam yang ada di batu itu kini tertarik enah keman itu.


Batu zamrud merah darah yang ada di ruangan itu kini berguncang dengan sangat kencang, tubuh Feng Syhun dan Ye Yue tidak ikut terganggu karena Feng Syhun dan Ye Yue tubuhnya mengapung beberapa inci dari batu itu.


Setelah cukup lama Feng Syhun dan Ye Yue bermeditasi di ruangan itu, sampai Han Shou dan Han Shen sudah sangat bosan menunggu mereka berdua berhenti dari meditasinya.


Sedangkan Liuliu memperhatikan mereka berdua dengan sangat fokus dan tanpa bergerak dari tempatnya.


Han Shou dan Han Shen hanya bisa geleng-geleng kepala karena melihat Liuliu yang begitu fokus melihat Feng Syhun dan Ye Yue bermeditasi di atas batu zamrud merah darah.


Sampai saat bunyi berderak sngat hebat di ruangan itu!.


Trekkk..!! Suara benda yang sangat keras retak.


Brakkk..!! Suara pecah yang sangat besar.


Setelah batu zamrud merah darah retak kini malah pecah berkeping-keping seperti seonggok batu kerikil saja.


Han Shou dan Han Shen bergetar hebat karena ruangan itu hampir mirip gempa yang cukup besar.


Han Shou dan Han Shen gemetar hebat karena mereka berdua memikirkan bagaimana bila ruang bawah tanah ini runtuh.


\=


\=


LIKE' yah.


Terimakasih buat para pembaca Noval ini.


Jangan lupa untuk vote dan beri hadiah😁, komen bila ada saran yang menarik.!!


Sekali lagi terimakasih.


...

__ADS_1


__ADS_2