Absolut Sistem Pemandu Kultivasi

Absolut Sistem Pemandu Kultivasi
Sarang Rampok Di Rampok


__ADS_3

Feng Syhun melihat mayat yang begitu banyak hanya tersenyum kecut lalu dia memperluas wilayah persepsinya dan merasakan bahwa si Kate masih hidup, dan ada sekitar 60 orang di ruangan lain!


Feng Syhun melangkah ke tubuh kate ketua kelompok elit ketiga dan langsung menginjak dengan kuat tubuh itu seketika remuk masuk dalam cekungan lantai akibat tekan besar yang di keluarkan Feng Syhun.


[Tuan membunuh kultivator Ranah Penyempurnaan Inti Ki Tingkat Tinggi mendapatkan 800 ribu Poin Kekayaan dan 1,6 juta Poin Ki]


Setelah menginjak tubuh kate itu Feng Syhun berjalan memasuki lorong yang ada di tengah dan di ikuti oleh Ye Yue, Liuliu dan Bing Zuan Shi.


Baru juga memasuki lorong tengah beberapa langkah, Feng Syhun langung berhenti dan nenepak jidatnya.


"Aku kelupaan!" ucap Feng Syhun sambil membalikkan badan pada ketiga wanita di belakangnya yang mengikuti.


"Hal apa itu Gege Syhun?" ucap Ye Yue.


Tanpa menjawab pertanyaan Ye Yue, Feng Syhun kembali lagi ke ruang yang barusan di tinggalkan.


Setelah sampai di ruangan itu Feng Syhun menajamkan persepsi dan menarik semua cincin penyimpanan dari jari para Kelompok Rubah Hitam dengan Energi Ki miliknya seketika semua cincin penyimpanan beterbangan dan Feng Syhun langsung memasuki pada cincin penyimpanan miliknya.


"Untung aku masih sempat ingat akan hal ini, bila lupa rugi besar! hehehe" gumam Feng Syhun.


Ketiga wanita di sana hanya melongo melihat tingkah Feng Syhun yang merampok di sarang perampok Rubah Hitam.


Tanpa memperdulikan tatapan Ye Yue dan Bing Zuan Shi yang begitu anah, Feng Syhun langsung melangkah ke lorong tengah yang tadi sempat di lalui dengan tenang.


"Gege apa rencana selanjutnya?" Ye Yue bertanya karena menurut dia di sekeliling ruangan bawah tanah sudah tidak ada yang berbahaya.


"Pertama kita menuju ruang harta, itu hal yang tidak boleh di lupakan!" ucap Feng Syhun asal ceplos.


Ye Yue yang mendengar itu mendengus pasrah!


"Lagi-lagi hal itu yang di dulukan!" ucapnya sambil menggelengkan kepala.


Feng Syhun berjalan menuju ruang harta yang menurut dia berada di salah satu ruangan di jalur lorong itu.


Setelah beberapa saat mereka berempat berjalan! Mereka berhenti di depan pintu yang cukup besar dan begitu tebal tanpa banyak bicara Feng Syhun langsung memukul pintu itu dengan begitu keras.

__ADS_1


Buummm...!!


Suara dentuman yang begitu keras menggema di lorong dan ruangan yang pintunya di pukul hancur oleh Feng Syhun.


Debu beterbangan kesegal arah belum juga debu itu hilang empat orang itu sudah mulai melangkah memasuki ruangan yang pintunya baru di hancurkan.


Benar saja ruangan itu adalah ruangan harta.


Setelah debu menghilang barulah ruangan itu terlihat begitu jelas apa saja isinya.


"Mengecewakan, harta rampok penguasa kota hanya sebanyak ini saja?" desah Feng Syhun sedikit kecewa.


Ini semua tidak sesuai yang di bayangkan dalam pikiran Feng Syhun, bahwa harta perampok penguasa Kota Tanpa Nama bakal menggunung dari batu Kristal Ki tingkat rendah, koin emas, tanaman herbal, aterfak atau senjata.


"Bing Zuan Shi apa yang kamu perlukan ambilah sesukamu! Ini harta tanpa tuan." ucap Feng Syhun setelah debu menghilang total.


"Baik Kaka Syhun!" ucap Bing Zuan Shi lalu dia mengambil yang menurut dia perlu, dia tidak mengambil senjata sama sekali hanya beberapa batu Kristal Ki tingkat rendah dan herbal yang bisa meningkatkan kultivasi nya.


"Yue'er apa kamu tidak mau mengambil sesuatu yang menurutmu perlu?" Feng Syhun menegur Ye Yue yang masih diam di tempatnya.


"Tidak Gege! di sini tidak ada yang menarik, bila butuh sesuatu tinggal minta sama Gege!" ucap Ye Yue sambil nyengir kuda pada Feng Syhun.


Setelah Bing Zuan Shi mengambil yang dia butuhkan, Feng Syhun mengambil semua harta yang ada di ruangan itu tanpa sisa dan di masukan ke dalam ruang penyimpanan Sistem.


Liuliu hanya mengekor saja dari belakang tanpa mengatakan sepatah katapun.


Mereka berempat keluar dari ruangan itu dan menelusuri semua lorong dan membebaskan sekitar 60 orang tahanan yang di tahan oleh Kelompok Rubah Hitam.


Yang di bebaskan kebanyakan dari mereka adalah wanita yang di jadikan budak nafsu oleh para anggota Kelompok Rubah Hitam bila sudah tidak menarik menurut mereka, para tahanan itu di keluarkan dan di jadikan pekerja kasar di Kota Tanpa Nama.


Mereka di pekerjakan jadi pelayan, pekerja di penginapan dan pedagang di kios-kios di pinggir jalan, tanpa di gajih yang layak.


Ye Yue dan Bing Zuan Shi setelah mendengar penuturan itu dari salah satu orang yang di tahan jadi senang karena mereka membantai orang yang seharusnya musnah.


"Gege pastas saja Kelompok Rubah Hitam mengincar kita untuk di jadikan budak, ternyata di sini banyak sekali yang sudah di perbudak oleh mereka!" ucap Ye Yue pada Feng Syhun yang berdiri di sampingnya.

__ADS_1


"Benar Yue'er mereka pikir kita orang-orang yang bisa di tindas sesuka jidatnya!" ucap Feng Syhun enteng saja.


"Tapi sayang mereka menargetkan orang yang salah." lanjut Feng Syhun berucap ke Ye Yue.


Ye Yue hanya mengangguk kecil sambil tersenyum manis ke arah Feng Syhun sebagai tanggapan untuk omongan nya.


"Akan kita apakan mereka semua Kaka?" ucap Bing Zuan Shi pada Ye Yue maupun Feng Syhun.


"Kita akan bawa mereka ke kota tanpa nama dan akan memberikan nama kota baru pada Kota Tanpa Nama kedepanya!" jawab Feng Syhun.


"Nama kota baru, apa bisa di ubah seenaknya kak?" ucap Bing Zuan Shi karena baru pertama kali mendengar kota yang bisa di ubah namanya.


"Tetap bisa Zuan Shi, kita akan membawa nama Kekaisaran Han untuk merubah ini semua bila tidak membawa nama Kekaisaran Han dan Kerajaan Wu yang memegang wilayah bagian ini memang terdengar sulit!" jelas Feng Syhun pada Bing Zuan Shi maupun Ye Yue.


"Benar juga!" ucap Ye Yue singkat.


"Aku sampai lupa kalo Kaka adalah petinggi dari Kekaisaran Han! hihihi." ucap Bing Zuan Shi sambil tertawa cekikikan karena lupa akan hal itu.


"Baiklah kita harus mengurus orang-orang ini dan Kota Tanpa Nama secepatnya!" ucap Feng Syhun sebagi akhir kata agar mereka bergerak cepat.


Setelah Kelompok Rubah Hitam di musnahkan oleh Feng Syhun, Ye Yue, Liuliu dan Bing Zuan Shi mereka membawa para tahanan keluar dari perut bukit dan si bawa ke Kota Tanpa Nama.


Para tahanan sangat senang karena di bebaskan dari sana dan melihat banyak mayat-mayat yang sangat mereka kenali, saat melawati ruangan hendak keluar untuk menuju Kota Tanpa Nama.


Karena mayat itu adalah orang-orang yang selama ini menyiksanya dan selalu melakukan hal bejat bila nafsunya sedang melambung.


Melihat orang yang selama ini sering menyiksa mati dengan begitu mengenaskan membuat dendam yang sudah berakar begitu dalam seakan sudah terbalas.


Di Kota Tanpa Nama kini ramai orang berkumpul di ruangan terbuka melihat orang-orang baru yang belum mereka terlalu kenal dan ada yang mereka kenal beberapa dari mereka karena dulunya adalah seangkatan pas sedang di tahan di perut bukit belakang Kota Tanpa Nama.


Mereka yang saling mengenal bertemu satu sama lain berpelukan menangis histeris dan saling menceritakan tentang kisah kepahlawanan empat orang yang menyelamatkan mereka, Feng Syhun dan lainya pada mereka semua.


\=


\=

__ADS_1


LIKE' yah.


...


__ADS_2