
Feng Syhun, Ye Yue, Liuliu dan kedua marga Han masih berjalan dengan tenang di halaman depan, halaman beladiri murid luar no 15, mereka tidak menghiraukan bisik-bisik yang di bicarakan oleh orang yang mereka papasi.
Hanya Han Shou dan Han Shen yang tidak mendengar bisikan dari mereka semua, karena bisikan itu terlalu kecil dan pendengaran mereka tidak begitu menangkap suara bisikan orang-orang.
"Tuan apa kau merasakan merasakan Energi Ki yang begitu kuat dari arah belakang sana sepertinya, sepertinya dari pusat Sekte Langit Penguasa!" ucap Liuliu pada Feng Syhun.
"Ya aku merasakan itu tapi aura ini aku rasakan tidak terlalu besar seakan wajar-wajar saja seperti orang yang sedang memusatkan Energi Ki pada sesuatu hal!" ucap Feng Syhun.
Ya Feng Syhun dan Liuliu berbeda Ranah dan kekuatan sangat jauh sehingga Feng Syhun masih sulit merasakan kekuatan yang cukup jauh.
Apalagi kekuatan yang di rasakan mereka itu di pancarkan oleh Patriak Sekte Langit Penguasa dan kedua tetua Sekte Langit Penguasa, dan mereka mengeluarkan di ruangan bawah tanah aula pertemuan rahasia yang di lapisi oleh Aray penahan aura.
Sehingga Feng Syhun tidak begitu merasakan, sedang kan Liuliu bisa merasakan itu.
"Liuliu kenapa aku tidak bisa merasakan apa yang kalian bicarakan?" ucap Ye Yue.
"Nona Yue, Ranah anda masih sangat rendah untuk bisa merasakan ini!" ucap Liuliu menjawab pertanyaan Ye Yue.
"Berarti aku masih sangat lemah!" Ye Yue berguman.
"Tak mengapa Yue'er di alam ini kamu tak akan terkalahkan, yakinlah dengan kekuatan mu!" ucap Feng Syhun, dengan memenggang puncak kepala Ye Yue dengan tangan kirinya.
Han Shou dan Han Shen memandang mereka dengan heran karena mereka berdua tidak mengerti sama sekali apa yang ketiga orang itu bicarakan.
"Apa yang kalian bicarakan aku tidak mengerti sama sekali!" ucap Han Shen yang penasaran.
"Jangan seperti itu Shen kita tidak berhak tau dan pertanyaan mu sangat tidak sopan kepada mereka!" ucap Han Shou memarahi adikya yang menurut dia sangat lancang.
"Maaf kan adik ku! Kaka Feng, dia masih belum memahami sopan santun yang benar!" ucap Han Shou ke pada Feng Syhun.
"Ahh, tidak mengapa Shou! Bila dia ingin tahu makan akan aku beritahukan.!" ucap Feng Syhun dengan senyum ramah.
"Tidak-tidak maafkan adiku yang sangat lancang kaka Feng, dia memang orangnya susah di atur!" ucap Han Shou dengan ekspresi yang canggung.
"Apa hebatnya sih si Feng Syhun ini kenap Kaka Shou begitu menghormati nya?" ucap Han Shen dalam batinya.
"Tidak mengapa akan kami beritahukan!" ucap Feng Syhun.
__ADS_1
"Kami sedang membicarakan Sekte Langit Penguasa ini yang bersekongkol dengan siluman! Malah kami berfikir Patriak dan beberapa Tetua Sekte ini adalah siluman itu sendiri!" lanjut Feng Syhun memberitahu mereka.
"Kau jangan berbicara sembarangan di sini!" ucap Han Shen dengan nada tinggi.
"Bicaramu menjelek-jelekkan Sekte Langit Penguasa padahal kau salah satu anak murid di sini!" lanjut Han Shen.
Orang-orang yang berada tidak jauh dari mereka mendengar ucapan Han Shen yang lumayan tinggi menoleh pada Feng Syhun dan lainya.
Mereka juga sangat tersentak setelah mendengar ucapan Han Shen yang cukup keras bahwa Feng Syhun berbicara tidak baik terhadap Sekte Langit Penguasa ini.
"Shen'er kau tidak berhak membentak Kaka Feng di depan umum seperti ini!" ucap Han Shou menghalangi adiknya.
"Kaka Shou, apa hebatnya bocah sok tau ini! umurnya saja kira-kira masih di bawah ku!" ucap Han Shen sambil menunjuk Feng Syhun.
"Han Shen! Bila saja kau bukan adik dari Han Shou dan anak dari Han Chen! Sudah ku patahkan jarimu itu karena berani menujuk ke arah mukaku!" ucap Feng Syhun dengan mengeluarkan sedikit aura menekan pada Han Shen.
Brukk..!!
Uhuk, uhuk...!!
"Kaka Feng tolong ampuni adiku yang kurang ajar ini Kaka!" ucap Han Shou yang ikut berlutut di samping adiknya.
Han Shou memohon pada Feng Syhun agar dia memaafkan adiknya dan dirinya!.
"Baiklah Han Shou, aku memandang dirimu dan ayah Han Chen! Bila tidak memandang kalian sudah terpisah tangan yang di gunakan untuk menunjuk diriku dari badanya!" ucap Feng Syhun yang sudah menghilang aura menekannya.
"Tadi itu tekanan apa? Tekanan itu seperti gunung yang menimpali!" ucap Han Shen dalam batinya dan memandang Feng Syhun dengan lekat.
"Apa benar aura itu dari Feng Syhun?" lanjut Han Shen membatin.
Tidak lama kemudian beberapa bayangan hitam dengan gerakan sangat cepat berdiri di depan mereka berlima.
Bayangan hitam itu adalah 5 tetua dari dari tetua 15 Hinga 20 yang mengajak mereka adalah tetua 17 yang anaknya telah di bunuh oleh Ye Yue.
Mereka berlima tau informasi itu dari beberapa intelijen yang mengawasi di beberapa halaman beladiri.
Bahwa pelaku yang membunuh anak dari tetua 17 masih berada di halaman beladiri murid luar no 15.
__ADS_1
Tetua 15 yang merasa memiliki tanggung jawab pada halaman beladiri murid luar no 15 yang di ketuai olehnya merasa memiliki andil dalam masalah ini.
Tetua murid luar ada 20 orang dari tetua 1 hingga 20 dan murid dalam dan Inti tidak memiliki tetua yang bertanggung jawab, mereka hanya memiliki tetua sebagi gurunya pribadi.
Ada banyak dari murid dalam dan Inti yang tidak memiliki guru pribadi mereka hanya belajar melalui manual teknik teknik dan beberapa buku teknik senjata lainya yang mereka gunakan.
"Siap yang membunuh anaku dengan sangat sadis cepat bunuh diri sendiri dengan begitu aku tidak akan mengambil nyawanya dengan paksa!" ucap tetua 17 pada kelima orang di depanya.
Tetua 17 sudah tau yang membunuh adalah gadis cantik tapi di antara mereka ada 2 gadis cantik.
"Cepat siap di antara 2 wanita itu yang membunuh anak ku atau akan aku bantai kalian semua!" lanjut tetua 17 berucap.
"Apa kalian mampu melawan kami? Aku rasa kalian berlima melawan salah satu dari wanita ini saja tidak akan mampu!" ucap Feng Syhun berusaha memanaskan suasana.
Han Shen yang mendengar ucapan Feng Syhun sedikit tersentak bahwa 5 tetua tidak akan mampu melawan salah satu dari wanita di sampingnya.
"Apa dua wanita itu benar-benar hebat?" ucap Han Shen di dalam batin.
"Apa kau bilang? Kami berlima tidak akan mampu melawan salah satu dari mereka?" ucap tetua 17 dengan nada yang sangat marah.
"Bila tidak percaya buktikan saja!" ucap Feng Syhun acuh tak acuh.
"Aku yang membunuh anakmu yang sok narsis itu! Bila ingin membalas kematiannya majau saja, kau sendirian tau kalian berlima berbarengan aku tidak akan melarang!" ucap Ye Yue dengan nada mengejek.
Para Tetua yang ada di sana dan di tantang oleh Ye Yue sangat marah bahkan muka mereka sudah tidak enak di pandang.
"Cari mati kau!!" ucap tetua 17 dan langsung menerjang ke arah Ye Yue dengan jurus mematikannya.
\=
\=
LIKE' yah.
Terimakasih.
...
__ADS_1