
\=
\=
Dari arah Sekte Fajar Langit Dunia Feng Syhun bersama Ye Yue, Liuliu dan Xi Jinping datang ke tempat di mana kompetisi pertarungan antar benua. Mereka datang langsung memasuki tribun peserta di benua barat tanpa memperdulikan keributan yang sedang terjadi di atas arena pertempuran.
Sedangkan di atas arena pertempuran sedang terjadi pertempuran yang sangat menarik karena saat Feng Syhun datang Bing Zuan Shi sedang mengajar habis-habisan perwakilan benua selatan.
Tapi itu tidak membuat Feng Syhun dan yang lainya minat untuk melihat pertempuran itu, mereka langsung saja duduk.
"Syhun'er, kemana saja kamu nak. Kenapa baru datang sekarang?" ucap Lin Ling yang sedang duduk dan langsung berdiri memeluk anaknya.
Itu di karenakan sudah hampir 3 hari ini Lin Ling tidak melihat anaknya itu, padahal mereka berada di satu benua yang sama.
"Ibu sudah lah jangan seperti ini, banyak yang melihat kita di seantero alun-alun ini!" ucap Feng Syhun.
Tapi dia tidak berani melepas pelukan ibunya hanya berani mengucapkan omongan seperti itu saja, karena memang dia tidak pernah membantah omongan maupun perilaku orang tuanya terhadap dirinya.
Akhirnya Feng Syhun di lepaskan dari pelukan, setelah itu mereka semua duduk kembali! setelah duduk barulah Feng Syhun mulai melihat pertarungan di arena.
"Hemm, cukup mengerikan perkembangan Zuan Shi." gumam Feng Syhun.
Baru saja omongan Feng Syhun selesai Bing Zuan Shi di atas arena akhirnya memenangkan pertarungan itu dengan mudah.
Karena Bing Zuan Shi berjalan kembali ke tribun peserta dengan menundukkan wajahnya sehingga dia tidak melihat Feng Syhun, tapi setelah sampai di tempat duduk semulanya, barulah dia melihat Feng Syhun yang sudah berkumpul bersama orang-orang benua barat.
"Apa tadi Kaka Feng Syhun, melihat pertarungan ku barusan?" ucap Bing Zuan Shi di dalam benaknya.
Han Shen yang hendak menyapa dengan memberi selamat kepada Bing Zuan Shi, karena sudah berhasil memenangkan pertarungan dengan benua selatan! Kini malah terlihat termenung.
Han Shen melihat arah pandang Bing Zuan Shi ke arah Feng Syhun dan yang lainya.
"Apa Bing Zuan Shi memiliki rasa terhadap Kaka Feng Syhun?" gumam Han Shen.
Akhirnya Han Shen lebih memilih kembali duduk di tempat duduknya, karena merasa bahwa Bing Zuan Shi menyukai Feng Syhun.
*
Di atas arena kompetisi pertarungan, pembawa acara kompetisi pertarungan antara benua sudah mulai berbicara dan memanggil peserta selanjutnya.
"Pertarungan selanjutnya ialah, benua tengah (1) melawan benua timur!" ucap pembawa acara itu.
Karena merasa di panggil, kapten tim benua tengah (1) memasuki arena pertarungan dengan langkah yang sangat garang, dan terlihat seperti kesombongan yang nyata.
__ADS_1
Dari belakang di ikuti oleh kapten tim benua timur, dia tidak begitu percaya diri karena melawan orang yang di bicarakan paling kuat sebelum munculnya Bing Zuan Shi dari benua utara.
Mereka berdua kini berdiri berhadapan-hadapan, melihat mereka sudah naik dan sudah terlihat sangat bersemangat untuk bertarung, pembaca acara kompetisi itu langsung turun dari arena pertarungan.
Wasit pertarungan itu segera memberi aba-aba dan mengucapkan "Pertarungan Antar Benua Tengah (1) Melawan Benua Timur di mulai."
Karena sudah mendengar tanda di mulainya pertarungan itu, kapten tim benua tengah (1) langsung menyerang dengan kekuatan penuh.
Woosss..!!
"Tusukan tombak dewa perang!" ucap kapten tim benua tengah (1).
Bommmm..!!
"Uhukk. uhukk..!!" suara batuk kapten tim benua timur.
Suara ledakan terdengar langsung menggelar di atas arena, dengan sangat besar gelombang kejut terbentuk di sana.
Sebenarnya kapten tim benua timur sudah sangat siap dengan serangan itu tapi entah kenapa tetap saja dia terdorong sangat jauh ke belakang. Bahkan untuk menahan dirinya agar tidak ambruk saja sangat tidak bisa.
"Cukup kuat juga bisa menahan serangan Tusukan tombak dewa perang ku?" lanjut kapten tim benua tengah (1) berucap.
Kapten tim benua timur tidak lagi bisa berucap mengatakan kata-kata untuk membalas omongan kapten tim benua tengah (1), jangan kan berbicara? Dia hanya terus menekan dada kirinya untuk meredam rasa sakit yang terus berdenyut di jantungnya.
Pukulan kuat tombol kapten tim benua tengah (1) sangatlah keras, dia memukul menggunakan gagang rombak miliknya.
Baammm..!!
Suara ledakan cukup besar, karena gagang tombak itu menganai lantai arena pertarungan! Hingga lantai arena pertarungan itu mengalami cekungan besar dan retak besar di bagian pinggiran di mana bekas kapten tim benua timur tergeletak berlutut.
Kapten tim benua timur cukup pintar dengan hanya menghindari serangan itu, karena bila dia menyambut serangan itu bisa jadi jantung miliknya tidak akan kuat menahan tekanan itu.
Sehingga dia akan terluka parah di bagian dalam, bahkan akan mengalami cidera berat! Dan sangat susah untuk di selamatkan oleh tabib di benua tengah ini. Kecuali oleh Feng Syhun.
Kapten tim benua tengah (1) sangat marah karena serangan darinya tidak mengenai sasaran padahal serangan tadi menggunakan cukup banyak Energi Ki miliknya.
Bila saja serangan itu kena, maka pertarungan itu akan berakhir dengan cepat, dengan cepat dia merubah posisi jongkok setelah melakukan serangan tadi.
Sekang kapten tim benua tengah (1) mengejar kembali lawannya dengan tendangan menderu mengarah pada samping kanan tubuh kapten tim benua timur, tak ayal lagi tendangan itu mengani lengan kanan kapten tim benua timur, karena dia sudah tidak sanggup lagi bergerak dengan cepat.
Kraakkk..!
Tendangan itu mengenai lengan kapten tim benua timur dengan telak, bahkan lengan itu sampai patah hingga terkulai dan senjata yang di pegang olehnya kapten tim benua timur sampai terlepas.
__ADS_1
Kapten tim benua timur terpental ke samping cukup jauh.
"Serangan terakhir ku, mampus lah kau!" ucap kapten tim benua tengah (1).
Kapten tim benua tengah (1) kembali mengejar jatuhnya kapten tim benua timur yang jatuh telungkup dan dia menginjak bagian punggungnya dengan sangat kuat.
Krakk..!!
Aaahhhkk..!!
Suara tulang punggung yang patah dan jeritan melolong kapten tim benua timur, karena merasakan kesakitan yang amat sangat!.
Bahkan sampai memuntahkan darah segar begitu banyak dan akhirnya kapten tim benua timur tidak sadarkan diri.
Wasit kompetisi pertarungan antar benua langsung memberikan instruksi menghentikan pertarungan itu, dan mengumumkan bahwa pemenang pertarungan itu adalah kapten tim benua tengah (1).
Tim medis langsung berlarian memasuki arena pertarungan dan memeriksa tubuh kapten tim benua timur, lalu langsung mengangkat tubuh kapten tim benua timur dengan cepat dan membawa ke ruang pengobatan.
Karena sudah di umumkan kemenangan atas dirinya oleh wasit kompetisi pertarungan antara benua dia langsung berteriak heboh.
"Huuuhhh...huuhhh!!" teriakan kapten tim benua tengah (1).
Setelah itu di memandang tribun peserta dan menunjuk Bing Zuan Shi dengan gaya arogan.
"Selanjutnya giliran mu merasakan itu!" ucap kapten tim benua tengah (1), sambil menunjuk ke arah Bing Zuan Shi.
Bing Zuan Shi hanya diam saja tanpa merespon perkataan itu.
\=
Bersambung.
\=
LIKE' dan komentar yah.
Terimakasih buat para pembaca novel ini.
Tunggu terus update selanjutnya.
Maaf untuk kemarin hanya bisa update satu capter.
Terimakasih...
__ADS_1
...