
Hari berlalu dengan cepat Kaisar Han Chen, Ye Wan, Xiang Yun, Feng Syhun dan Ye Yue mupun Liuliu kini sedang duduk di ruang pertemuan istana. Lubang di sana sudah di perbaiki oleh Elemen Tanah milik Feng Syhun karena yang menjebol dirinya maka dia merasa wajib memperbaiki kerusakan itu. Sedangkan Permaisuri memilih untuk menemani anaknya Han Shou di kamar kediaman anaknya.
Kini Kaisar Han mengangkat Ye Wan dan Xiang Yun sebagi Tetua Istana Kekaisaran Han, karena Kaisar Han Chen sendiri sudah menganggap keduanya adalah saudara! Ye Wan, Xiang Yun dan yang lainya sudah banyak membantu dirinya bahkan Kaisar Han Chen menyuruh pada Ye Wan dan Xiang Yun untuk memanggil Kaisar dengan sebutan Kaka atau saudara saja.
Ye Wan menyarankan pada Kaisar Han Chen untuk merekrut pasukan, dan Feng Syhun menyarankan untuk merekrut pasukan Kekaisaran tidak memerlukan standar ranah agar orang-orang yang hidupnya kekurangan uang maupun kesusahan dengan ekonominya bisa mengikuti seleksi meski merak lemah di kultivasi sekalipun.
Tapi umur dari mereka Feng Syhun malah membatasi, harus di bawah 35 tahun saja! bila lebih tua dari itu maka ranah kultivasi harus di atas Penyempurnaan Tubuh Nyata Tingkat Rendah. Bila di bawah itu maka lebih baik jadi penjaga gerbang Istana Kekaisaran atau pelayan di Keraton.
Awalnya Kaisar Han Chen bingung dan mengerutkan keningnya karena heran dengan usul Feng Syhun. Setelah Feng Syhun menjelaskan secara merinci maka Kaisar Han Chen bisa memahaminya.
Feng Syhun menjelaskan bahwa banyak sekali generasi muda yang kesulitan di luar sana padahal generasi mudalah yang akan memajukan bangsa ini! Tapi mereka seakan di telantarkan dan hanya mempekerjakan prajurit maupun pejabat kawakan yang menurut mereka memiliki kemampuan, padahal bangsa yang di pegang oleh orang-orang kawakn itu tidak akan maju karena hanya menjalankan hal monoton tanpa ada inovasi baru yang di munculkan.
Tujuan utama Feng Syhun memberi saran seperti itu agar generasi muda dari Kekaisaran Han dapat berkembang pesat dan membuat Kekaisaran Han semakin kuat! karena hasrta generasi muda sangat menggebu-gebu.
Setalah saran di setujui semua oleh Kaisar Han Chen, Kaisar memberi perintah pada Jendral dan 2 Mentri untuk menyebarkan pengumuman melalui selembaran yang di tempel di kota-kota maupun desa-desa yang di bawah kekuasaan Kekaisaran Han.
*
Para masyarakat yang membaca akan selembaran itu sangat senang bahkan berita ini paling heboh di selurih kota bahkan plosok Benua Utara, pasalnya Kekaisaran Han Merekrut pasukan lebih dari 100 ribut pasukan berarti kelolosan untuk menjadi perjurit Kekaisaran Han itu mencapai 80%.
Ini adalah kesempatan langka dan yang paling membuat generasi-generasi muda bersemangat tidak adanya batasan kultivasi terendah! ini hal yang pertama terjadi di dalam perekrutan pasukan Kekaisaran.
Mereka yang mengalami kesulitan akibat kerisis bersemangat setelah membaca bayaran saat menjadi prajurit Kekaisaran Han.
Para Raja dari 3 kerajaan besar mencemooh kebijakan Kaisar Han Chen, mereka menilai standar kualitas Pasukan Kekaisaran Han menurun drastis.
"Apakah itu bisa di sebut pasukan Kekaisaran? Bahkan dengan setandar perekrutan Pasukan Kerajaan saja tidak seburuk itu!" Raja dan para petinggi dari 3 Kerajaan besar meremehkan, mengomentari pada saat melihat selembaran itu beredar luas di masyarakat.
15 hari setalah selembaran di sebar luas.
Kini di alun-alun kota Kekaisaran Han hampir jutaan orang berkumpul dari segala penjuru Benua Utara meski yang mendaftar ingin jadi prajurit Kekaisaran Han hanya sepertiganya saja tapi orang-orang yang mengantar sanak saudaranya begitu banyak dan ingin melihat juga proses perekrutan yang akan di laksanakan.
Kini di tengah-tengah alun-alun kota Kekaisaran Han terpasang panggung arena yang sangat besar meskipun bukan untuk bertarung duel ataupun perlombaan pertarungan antara kultivator.
__ADS_1
Bangku dan meja berderet di tengah panggung dengan Kaisar Han Chen dan Permaisuri berada di tengah-tengah deretan tempat duduk, di samping kanan kiri ada Penasehat, Jendral, Mentri dan rombongan Ye Wan.
Feng Syhun berfikir untuk mempermudah perekrutan dan mengetahui kekuatan khusu yang di miliki anak muda Kekaisaran Han dia akhirnya bertanya pada Liuliu.
"Liuliu apa ada aterfak yang bisa mendeteksi kemampuan khusus?" ucap Feng Syhun pada Liuliu yang duduk di sebelahnya dengan telepati tentunya.
"Ada tuan! nama aterfak itu Batu Jantung Jiwa." ucap Liuliu.
"Belikan aterfak itu Liuliu!"
"Baik tuan!"
Lalu Feng Syhun melihat di layar hologram dan membelinya dengan cepat karena dia sangat percaya akan saran Liuliu yang termasuk bagian dari Sistem.
[Selamat tuan telah membeli Aterfak Batu Jantung Jiwa memotong 1,5 juta Poin Kekayaan]
Feng Syhun langsung mengambil batu itu dan batu itu berwarna putih cerah seperti awan di hari yang indah.
"Tuan batu itu akan berubah warna bila di pegang dengan kedua tangan oleh kultivator yang akan di tes kemampuan khusus bawaan lahir! Warna ada 5 dari batu itu." ucap Liuliu pada Feng Syhun.
"Warna pertama yang terendah adalah Merah lalu kuning, hijau, biru dan tertinggi ungu!" penjelasan Liuliu.
Feng Syhun tanpa bartanya lagi dan dia menaruh Batu Jantung Jiwa ke meja di hadapannya dan memegang batu itu.
Setelah beberapa lama batu itu tidak berubah warna apapun seperti tidak merespon sentuhan Feng Syhun, akhirnya Feng Syhun bertanya.
"Apa hanya menyentuh dengan kedua tangan tanpa mengalirkan Energi Ki sama sekali?"
"Tidak tuan, kenapa batu itu tidak merespon pada tubuh tuan karena tubuh tuan itu tidak memiliki kemampuan khusus!"
Jeder...!!
Seperti petir menyambar di benak Feng Syhun, "apa banr aku tidak memiliki kemampuan khusus?" gumam Feng Syhun.
__ADS_1
"Tubuh tuan itu tubuh kekosongan jadi tidak akan terdeteksi oleh aterfak Batu Jantung Jiwa. Tubuh seperti tuan itu sangat langka dan muncul di dunia ini ribuan tahun sekali itu pun belum pasti bahkan sampai ratusan ribu tahun." Liuliu berucap karena melihat raut wajah Feng Syhun seakan tertekuk lemas.
"Baiklah tak apah meski aku tidak memiliki kemampuan khusus bawaan lahir, tapi aku memiliki Sistem, Xi Jinping, kamu Liuliu dan Ye Yue!" ucap Feng Syhun lalu wajahnya kembali cerah.
Setelah itu Feng Syhun mendekati Kaisar Han Chen dan memberi saran!.
"Kaisar Han Chen, para peserta yang mendaftar seleksinya cukup menyentuh Batu Jantung Jiwa ini!" Feng Syhun sambil menyodorkan batu itu pada Kaisar Han Chen.
Meski batu itu hanya seukuran buah kelapa tapi batu itu sangat berat Feng Syhun memegang dengan satu tangan setelah di berikan pada Kaisar Han Chen dia menerima dengan satu tangan hingga merasakan keberatan dan hampir jatuh, akhirnya Kaisar Han Chen memegang dengan dua tangan!.
Seketika batu itu berubah warna menjadi hijau cerah setelah di pegang oleh Kaisar Han Chen!. Feng Syhun yang melihat itu baru percaya akan omongan Liuliu.
"Kenap batu ini berubah warna seperti ini nak Feng?" ucapan Kaisar Han Chen karena merasa bingung.
"Itu adalah pendeteksi kemampuan khusus cara menggunakanya cukup di pegang dengan kedua tangan saja! dan Kaisar memegang dengan kedua tangan maka batu itu akan bekerja dengan sendirinya. Batu itu berwarna hijau berarti kemampuan khusus Kaisar Han Chen berada di tingkat 3." Feng Syhun menjelaskan.
Lalu dia menjelaskan tentang tingkatan dari warna yang di pancarkan oleh batu itu dari merah yang terendah lalu kuning di susul hijau dan biru yang paling tinggi adalah warna ungu.
Kaisar Han Chen mengangguk mengerti lalu menyerahkan batu itu pada Jendral yang akan menjalankan perekrutan Pasukan Kekaisaran di masa depan, dan batu itu di taruh di atas meja di tengah-tengah panggung yang berada di alun-alun kota Kekaisaran Han.
Acara perekrutan belum di buka dan orang masih banyak yang berdatangan untuk ikut ujian perekrutan Pasukan, ada pula yang hanya menonton dan ada yang membuka kios dari makanan ringan sampai ada yang berjualan pil maupun herbal. Alun-alun itu sudah seperti tontonan dan pasar di jadikan satu.
Orang-orang yang akan mengikuti ujian di atur berbaris lurus menjadi beberapa barisan dari urutan nomer pendaftaran yang mereka telah terima dari orang Kekaisaran Han.
Kini perekrutan pun akan segera di mulai, Feng Syhun dan rombongannya duduk santai di bangku yang berjejer dengan Kaisar Han Chen dengan tenang sambil memperhatikan suasana di sekitar alun-alun, Ye Yue hanya memperhatikan saja dia masih tidak percaya bahwa dirinya akan mengalami ini semua setelah bertemu Feng Syhun dan itu adalah keberuntungan dalam hidupnya.
"Aku dulu hanya gadis desa yang tidak tau luasnya dunia ini! Jangankan dunia Kekaisaran tempat aku di lahirkan saja baru ini aku melihatnya." gumam Ye Yue.
\=\=\=
LIKE' yah.
\=\=\=
__ADS_1
Tunggu terus update selanjutnya.
...