Absolut Sistem Pemandu Kultivasi

Absolut Sistem Pemandu Kultivasi
Pertarungan Sangat Singkat


__ADS_3

\=


Arena pertarungan yang luas itu berdiri dua orang yang beda jauh dalam segi umur, yang satu adalah pemuda yang cukup dewasa yang satu lagi masih bisa di katakan remaja bahkan bocah bila di pandang dari umur dan postur wajah.


Pemuda dewasa itu sudah sangat siap untuk bertempur bahkan di tangan kanannya sudah memegang tombak cukup panjang dan senjata tombak itu memiliki tingkatan Platinum, tingkatan ini sangat tinggi bila berada di dunia fana ini hanya segelintir orang yang mempunyai senjata tingkat platinum.


Sedangkan anakmu muda yang berdiri di hadapan pemuda dewasa itu tidak memegang senjata apapun, dan berdiri dengan tenang tanpa ekspresi ketakutan di wajahnya.


Para penonton yang sangat padat itu sangking antusias nya banyak yang berbisik-bisik menebak-nebak siapa yang akan menang dari salahsatunya, tapi hampir semua orang menebak yang akan menang adalah anak muda itu.


"Apa kau yakin murid langsung Patriak sebelumnya bisa menang melawan tuan Feng Syhun?" ucap salah satu penonton.


"Hey apa kau bodoh mana bisa orang sombong dan banyak omong seperti dia bisa menang melawan tuan Feng Syhun, bahkan gurunya saja yang Patriak terdahulu hanya di buat mainan saja olehnya bagai mana dengan dia?" ucap penonton salah satu murid luar.


"Aku rasa belum juga melakukan gerakan sudah di bikin mampus dia!" lanjut murid luar itu.


"Gila..!! Jangan berlebihan kau mengambil prediksi!" ucap penonton yang awal bertanya.


"Kita lihat saja apa omonganku benar atau tidak!"


"Baiklah..!"


Mereka berdua sangat serius melihat ke depan dan mata mereka seakan tanpa berkedip memandang dua orang yang ada di tengah arena yang sangat luas itu.


"Apa kau sudah siap bocah kemaren sore untuk menerima kekalahan mu?" ucap murid langsung Patriak Sekte Langit Penguasa.


"Harusnya aku yang mengatakan kata-kata itu bukanya kau!" ucap Feng Syhun.


"Punya kehebatan apa kau bisa berkata demikian?" ucap murid langsung Patriak Sekte Langit Penguasa.


"Jangan banyak omong lagi cepat lah mulai, jangan biyarkan aku menunggu lama!" ucap Feng Syhun, memancing amarah lawannya.


"Keluarkan senjatamu, aku tidak ingin membunuh lawan tanpa senjata sedangkan aku menggunakan senjata!" ucap murid langsung Patriak Sekte Langit Penguasa.


"Hanya melawan kau perlu senjata kah? hanya tangan kosong sudah cukup!" ucap Feng Syhun.

__ADS_1


"Baiklah bila ingin mati konyol tanpa perlawanan!" ucap murid langsung Patriak Sekte Langit Penguasa.


Dia berani berkata demikian karena dia sama sekali tidak merasakan Energi Ki dan tingkat apa Ranah Feng Syhun ini.


Sehingga mempunyai keberanian dan keyakinan kemenangan yang tinggi, bahkan bayangan dia akan menang tanpa susah payah! Apa lagi di menggunakan senjata andalan nya sejak menjadi murid langsung Patriak Sekte Langit Penguasa.


"Harus berbangga lah bila kau mati di ujung senjata platinum ku ini, dan kau adalah korban ke sepuluh yang akan mati di ujung tombak ku ini!" lanjutnya.


"Buktikan jangan hanya di mulut kotor kau saja itu kata-kata bersarang!" jawab Feng Syhun.


Karena sudah sangat marah dan sedari tadi dia sudah menahan amarahnya akhirnya di mulai melakukan pergerakan.


Dia memusatkan Energi Ki pada tombak di tangan kanan dan di bagi kedua kaki agar bisa bergerak sangat cepat, sehingga di lupa melakukan pertahanan pada tubuh tubuh.


Murid langsung Patriak Sekte Langit Penguasa bergerak menyerang dengan sangat cepat dan ingin langsung membunuh Feng Syhun dengan cara menusuk bagian dada hingga tembus ke belakang punggung.


Hanya berjarak beberapa inci lagi tombak itu dari tubuh Feng Syhun.


Slooopps...!!


Suara benda tajam tertusuk kedalam badan hingga tembus ke punggung, dan batuk di sertai muntahan darah dari dalam mulut.


"Ti-ti-tidak mungkin, aku kalah tanpa bisa menyentuh lawan!" ucapnya murid langsung Patriak Sekte Langit Penguasa.


Dia saking kagetnya dan tidak tau apa yang terjadi kepada dirinya sekarang dan matanya sudah mulai kabur dalam pandangan nya bahkan pikiran dia sudah tidak bisa berfikir apa penyebab dia yang terserang dan tertusuk di bagian jantung nya.


Pada saat tombak murid inti itu tinggal beberapa inci lagi mengenai jantungnya Feng Syhun bergerak dengan sangat cepat bergeser ke arah kanan satu langkah dan mengangkat tangan kirinya lurus ke depan, tangan itu sudah di alirkan Elemen petir yang sangat padat sehingga tangan itu membentuk seperti pedang yang sangat tajam.


Tangan kiri Feng Syhun, menembus dengan sempurna dari depan dada sebelah kiri hingga punggung bahkan beberapa tualang rusuk itu patah dan hangus terbakar.


Klintring...!!


Suara tombak tingkat platinum jatuh di lantai arena pertarungan yang luas itu, karena tangan dan tenaga dari murid langsung Patriak Sekte Langit Penguasa, sudah sangat lemah bahkan untuk bernafas sudah hampir tidak bisa.


Setalah Feng Syhun menjabut tangan kiri itu dari tubuh murid langsung Patriak Sekte Langit Penguasa, darah merah kehitaman langsung mengucur dari lubang yang sebesar tangan orang dewasa.

__ADS_1


Dan murid langsung Patriak Sekte Langit Penguasa tewas di tempat, di arena pertarungan saat ini.


"Lihat apa yang ku bilang tuan Feng itu tidak perlu gerakan yang sia-sia hanya dengan satu langkah lawan langsung tumbang?" ucap orang yang tadi bertanya pada temanya.


Orang-orang yang menonton pertandingan ini sangat di buat terkejut oleh Feng Syhun, dia tidak melihat Feng Syhun bergerak sama sekali.


Dan tahu-tahu Feng Syhun sudah menang dengan serangan tunggal dan sangat mengerikan menurut dia, hanya dengan tangan kosong bisa membunuh dengan cara yang sangat sadis, tangan kiri itu seperti senjata yang sangat tajam bahkan lebih tajam dari pedang maupun tombak yang mereka gunakan saat ini.


Orang yang tadi di awal berbicara bahwa Feng Syhun membunuh murid langsung Patriak Sekte Langit Penguasa dengan hanya satu gerakan, kini mulai senyum-senyum sendiri bahkan dia tidak lagi bisa berkata kepada semua orang yang berusaha memandang nya.


"Ha-ha-ha,,!!" tawa yang cukup keras dari murid luar itu.


"Yakan sudah ku katakan tuan Feng bisa membunuh orang itu tanpa susah-susah bergerak dan sekarang terbukti kan?" ucap murid luar itu dengan sedikit keras.


Orang-orang yang tadi meremehkan Feng Syhun kini di buat diam mematung meskipun dia mengira Feng Syhun akan menang tapi dengan usaha yang susah payah.


Tapi nyatanya omongan yang tadinya seperti hanya bualan belaka kini menjadi kenyataan dan benar-benar mereka saksikan dengan mata kepala sendiri dan itu sangat mengerikan bagi mereka.


"Hanya seperti ini kemampuan kau? Dan bermimpi ingin mengalahkan ku dengan cepat!" ucap Feng Syhun.


"Seharusnya belajarlah seribuan tahun lagi baru melawanku itupun belum tentu bisa menang melawan nya dengan mudah!" lanjut Feng Syhun.


Orang-orang murid luar, murid dalam bahkan murid inti yang tadinya sedikit ragu terhadap kemampuan Feng Syhun kini sudah mulai percaya dengan sangat penuh keyakinan yang tinggi!.


\=


\=


LIKE' yah.


Terimakasih banyak buat para pembaca novel ini, tunggu terus update selanjutnya.


Jangan bosan untuk menunggu meski menunggu itu membosankan.


...

__ADS_1


__ADS_2