
\=
\=
Kini Feng Syhun, Feng Ying, Ye Yue, Liuliu, Xi Jinping dan Wang Long sudah sampai di kota kedua yang di bangun oleh Feng Syhun dan yang lainya.
Kota ini tidak memiliki tembok yang tinggi hanya tembok setinggi 5 meter saja, sebenarnya 5 meter itu termasuk tinggi tapi tembok itu begitu terlihat pendek karena kota itu memiliki gedung besar dan letaknya ada yang di atas bukit kecil dan beberapa yang di tanah datar tapi benar-benar gedung di sini sungguh besar dan lebar.
Bahkan tembok yang terlihat pendek itu hanya separuh menutupi kota di bagian utara dan timur saja, sedangkan bagian selatan dan barat memiliki tembok alami! Gunung tinggi yang curam bagian barat, sedangkan bagian selatan adalah hutan bambu yang lebat dan luas.
Banyak sekali gedung di dirikan, yang nantinya untuk sebuah penginapan yang besar dan rumah makan yang mewah namun klasik! Gedung itu banyak menggunakan kayu dalam bahan utamanya, ini membuat menambahnya penyajian pemandangan yang memanjakan mata di tangan pemandangan gunung, hutan bambu dan danau yang besar! Membuatnya semakin terlihat menenangkan.
"Gege apa sudah memberikan nama pada kota ini?" ucap Ye Yue yang lebih antusias lagi.
Feng Syhun juga sangat senang melihatnya, dia tidak menyangka bahwa kota yang kedua ini meskipun menggunakan bangunan yang di sediakan di sistem tidak lah mewah melainkan klasik tapi dia tidak menyangka akan semegah ini kotanya.
"Belum Yue'er, apalagi kota ini! Bahkan kota yang satunya saja belum ku berikan nama!" jawab Feng Syhun.
Ye Yue yang sudah sampai di tepi danau dan melihat bangunan paling megah di pulau yang ada di tengah-tengah danau menjadi memiliki inspirasi nama untuk kota ini.
"Gege, semuanya apa aku boleh memberikan nama pada kota ini?" tanya Ye Yue pada Feng Syhun dan semuanya meminta izin memberikan nama pada kota ini.
"Apa itu Yue'er?" tanya Feng Syhun penasaran.
Yang lainnya juga menunggu apa yang Ye Yue pikiran atas nama kota ini.
"Apakah itu istana?" tanya Ye Yue menunjukan bangunan besar pada pulau di tengah danau.
"Ya, itu rencananya aku buat untuk istana Kekaisaran di alam dimensi ini!"
"Aku ingin nama kota ini 'Gong Dao' bagaimana menurut Gege semuanya apa kalian setuju?" tanya Ye Yue yang sudah memutuskan namanya untuk kota kedua yang Feng Syhun bangun itu.
"Gong Dao yaah? Nama yang tidak buruk!" jawab Feng Syhun.
Yang lain langsung setuju karena menganggukkan kepalanya secara antusias!.
"Baiklah Yue'er, nama kota ini 'Gong Dao' sesuai apa yang kamu inginkan!" ucap Feng Syhun akhirnya memutuskan menyetujui usul dari Ye Yue.
"Apa hanya kota ini? Kota pertama tidak sekalian Yue'er berikan nama?" lanjut Feng Syhun bertanya.
__ADS_1
"Kota pertama yah, aku melihat kota itu begitu mewah! Cocoknya bernama 'Haozhai'!"
"Jika Yue'er sudah memutuskan, maka aku hanya bisa setuju saja!" jawab Feng Syhun.
"Nama yang cukup bagus nona Ye Yue!" ungkap Wang Long.
Xi Jinping dan Liuliu hanya diam dan sedikit memasang senyum pada interaksi mereka.
Akhirnya Feng Syhun mengajak mereka berempat untuk menyebrang ke pulau yang ada di tengah danau menggunakan kapal yang sudah tersedia di pelabuhan itu, untuk melihat istana yang ada di sana.
Feng Syhun memasang pelindung di luar tembok istana menggunakan formasi pelindung yang kasat mata dan susah untuk di deteksi menggunakan Energi Ki seorang kultivator.
Sehingga hanya bisa di masukin menggunakan kapal yang sudah di sediakan, bila ada seorang kultivator memaksa masuk maka akan terkena serangan dan bila dia tidak kuat dengan serangan itu maka akan mati dan masuk ke dalam danau.
Meskipun ini tidak begitu berguna kedepannya tapi untuk berjaga-jaga Feng Syhun lakukan, karena pelindung untuk kota ini, dia belum memasang apapun.
Kapal yang di naiki mereka cukup besar! Meskipun kapal di gunakan dalam perjalanan singkat tapi perlengkapan kapal cukup mewah.
Karena kapal ini bukan hanya kapal penyeberangan singkat tapi kapal yang di sediakan sistem untuk perjalanan jauh menyebrangi samudra.
***
Maka dari itu daratan ini di huni banyak sekte besar dan daratan kedua terpadat setelah daratan utama.
Karena Tian dan delapan kesatria dewa lainnya mendatangi daratan lain menggunakan portal dimensi sehingga hanya membutuhkan waktu sekejap untuk sampai di tujuan masing-masing setelah berpisah dengan Feng Syhun.
Kini Tian sedang berada di sekte Harimau Putih, karena sete Harimau Putih adalah sekte paling besar dan paling berpengaruh di daratan Laohu ini.
Karena Tian baru saja datang setelah sekian lama tidak pernah berkunjung kembali membuat Patriak Sekte Harimau Putih dan para tetua lainnya bersemangat.
"Tuan Tian! Sudah begitu lama anda tidak berkunjung ke Sekte kami ini?" ucap Patriak Sekte Harimau Putih itu cukup antusias.
Mereka kini sedang di dalam ruang perjamuan tamu di gedung utama dari Sekte Harimau Putih! Sekte ini menempati wilayah paling luas di tengah-tengah dari daratan Laohu.
Meskipun di daratan ini kurang dari 3 sekte yang di sebut sekte besar tapi banyak sekte kecil yang memiliki orang-orang berbakat.
Membuat daratan Laohu ini menjadi rangkaian kedua dari populasi dan kekuatan di alam dewa.
"Benar Patriak, aku hampir lupa kapan aku terakhir berkunjung kemari!" jawab Tian meladeni basa-basi Patriak Sekte Harimau Putih.
__ADS_1
"Ada gerangan apa sampai tuan Tian mendatangi Sekte Harimau Putih ku yang kecil ini?" ucap Patriak Sekte Harimau Putih karena dia penasaran sampai Tian salah satu sembilan kesatria dewa datang menemuinya pasti ada hal yang sangat penting.
"Ahh, seperti biasa analisa Patriak Sekte Harimau Putih sangat tajam!" Tian berucap dengan senyum canggung karena sudah tertebak atas kedatangan dirinya ke daratan Laohu.
"Aku ke sini atas perintah dari Kaisar Dewa! untuk menyampaikan sesuatu yang sangat penting!" lanjutnya menjelaskan.
Deeggg..!!
Patriak Sekte Harimau Putih langsung kaget mendengar ada sesuatu yang penting yang datang dari kaisar dewa, dia tentu tahu bahwa kaisar dewa yang baru telah datang sedangkan pas pengenalan kaisar dewa yang baru dirinya tidak bisa hadir karena bada keperluan yang sangat penting.
Patriak Sekte Harimau Putih termasuk sesepuh yang dulunya ikut bergabung melawan alam kegelapan yang menyerbu beberapa alam termasuk alam dewa, sehingga dia juga mengharapkan datangnya kaisar dewa baru.
Dia tahu akan cerita dari leluhurnya, bahwa setiap ada kaisar baru di alam dewa maka akan terjadi sesuatu yang besar!.
Awalnya dia tidak percaya tapi setelah melihat Liu Xiaobo menjadi kaisar beberapa puluh tahun berikutnya alam kegelapan menyerang hampir semua alam, termasuk alam dewa.
Tapi untunglah Liu Xiaobo bisa mencegah kehancuran itu, tapi setelah Liu Xiaobo mengatakan bahwa dia hanya bisa menyegel saja tanpa bisa membunuh.
Setelah kejadian itu barulah dia percaya.
"Tuan Tian, jangan bilang bahwa kejadian besar akan terjadi lagi di alam dewa ini?" ujar Patriak Sekte Harimau Putih dengan memandang tajam pada Tian yang ada di depannya itu.
"Anda masih tetap saja mengesankan bagiku Patriak Sekte Harimau Putih! Seperti sudah bisa membaca pikiran ku saat ini!" jawab Tian sambil tersenyum lebar.
"Tuan Tian tidak perlu seperti itu, aku sama saja seperti yang lain!" jawab Patriak Sekte Harimau Putih.
Setelah itu mereka berdua berbicara dan tertawa bersama, sambil mengenang masa lalu!.
Karena mereka adalah teman dari masa lalu hingga sekarang, tapi setipa obrolan mereka selalu menuju dan membahas apa yang di perlukan untuk membendung gelombang yang akan menerpa mereka yang entah itu sebesar apa.
\=
\=
LIKE' 👍.
Terimakasih.
...
__ADS_1