
\=
\=
Banyak orang dari kota Zang yang mengikuti rombongan dari Patriak Sekte Fajar Langit Dunia dan walikota kota Zang, mereka cukup penasaran dengan banyaknya orang-orang penting dari jajaran benua tengah khususnya Sekte Fajar Langit Dunia dan lima benua lainya.
Sehingga merek membututi dari belakang, agar tahu apa yang akan mereka lakukan! Karena mereka bukanya menuju pintu keluar dari kota Zang malah menjauh dari pintu keluar kota Zang.
Inilah yang membuat banyaknya penduduk kota Zang maupun orang pendatang kota Zang dan para kultivator lepas dari berbagai daerah penasaran.
Tempat yang mereka tuju dari alun-alun pusat kota Zang memang tidak begitu jauh sehingga tidak membutuhkan waktu lama.
Para kaisar dari benua lain keheranan, kenap mereka hendak pergi ke benua asal mereka. Tapi malah menjauh dari pintu gerbang keluar kota Zang, dan kini mereka berada di lahan kosong padang rumput.
"Apa yang akan Patriak Sekte Fajar Langit Dunia lakukan di padang rumput seperti ini?" ucap salah satu orang dari benua timur.
"Sudah tidak perlu banyak bertanya, kita lihat saja apa yang akan mereka lakukan!" ucap teman satu timnya dari benua timur.
Mereka berdua akhirnya memperhatikan dengan tenang, akan tetapi banyak dari kelompok dan orang-orang dari anggota benua lain berbisik-bisik.
"Tuan Feng apa yang akan kita lakukan setelah sampai di sini?" ucap Bai Lian.
Feng Syhun yang memang berdiri tidak jauh dari Bai Lian, walikota kota Zang dan yang lainya sehingga di tanya oleh mereka demikian.
Dia sedang memperhatikan tempat yang di tunjukkan oleh walikota kota Zang, dan hendak di buat seperti apa.
"Apa tempat ini nantinya boleh di bangun banyak bangunan di sekitarnya?" ucap Feng Syhun pada walikota kota Zang.
"Silahkan saja tuan, lahan ini boleh di bangun apa pun bila itu akan bisa memajukan kota Zang lebih maju lagi nantinya!" jawab walikota kota Zang.
Setelah Feng Syhun mendengar jawaban dari walikota kota Zang, dia dengan gerakan sangat cepat melesat terbang ke bagian paling tengah dari lahan padang rumput itu.
Wosss..!!
Feng Syhun bergerak dengan gerakan begitu cepat sampai orang-orang di sana sangat sulit untuk melihat gerakan tadi.
"Gerakan macam apa yang di gunakan dia, benar-benar sangat cepat!" ucap Kaisar benua timur, dia setelah melihat itu begitu terpukau dengan gerakan yang di perlihatkan Feng Syhun.
__ADS_1
Bahkan dirinya yang sudah cukup tua dalam hal usia belum tentu bisa melakukan hal semacam itu, entah kapan dia bisa mencapai itu seratus tahun apa duaratus tahun lagi! Itu pun belum pasti.
Feng Syhun di tengah-tengah padang rumput berdiri melihat sekeliling, dengan gerakan dapat di lihat mata dia menggerakkan kedua tangan dan menyentuh permukaan tanah di padang rumput itu.
Reeggg..!!
Suara tanah bergetar dan bergerak, membentuk tanah datar dan luas hampir menyamai padang rumput itu, getaran itu bisa di rasakan oleh semua orang yang ada di sana, bahkan sampai ke beberapa bagian kota Zang yang memang dekat dengan padang rumput itu.
Semua orang melongo, melihat itu! Kecuali Liuliu dan Xi Jinping. Bahkan Ye Yue yang sebelumnya tidak pernah kaget dengan apa yang di lakukan Feng Syhun, sekarang cukup tertegun melihat pengontrolan elemen tanah yang Feng Syhun lakukan.
"Ternyata, aku dengan Gege Syhun masih terpaut sangat jauh!" gumam Ye Yue dengan sedikit nada sedih.
Bing Zuan Shi hanya bisa diam termenung melihat kemampuan Feng Syhun dalam mengontrol elemen tanah, dia sudah cukup bangga dengan elemen es yang di kuasai saat ini tapi setelah melihat Feng Syhun melakukan itu. Membuat dia ingin berlatih lebih keras lagi.
Orang tua Feng Syhun saja cukup kaget dengan kemajuan Feng Syhun selam dia pergi dari kediaman dirinya di desa Bianyuan benua tengah.
Belum juga semua orang sadar dari keterkaguman itu, Feng Syhun dengan mudahnya mengeluarkan tugu portal dimensi dari penyimpanan sistem miliknya.
Wuuzzt..!!
Bluumm..!!
Tugu itu seperti berbentuk gerbang besar sedangkan tidak memiliki daun pintu, hanya tiang pembatas saja yang di lilit oleh naga besar.
Suara dentuman seperti tertimpa Baban berat menggema di sana.
Semua orang kini terkaget-kaget lagi dengan itu, karena mereka baru pertama kali melihat tugu yang menyerupai pintu gerbang suatu kota.
"Untuk apa tuan Feng Syhun memasang gerbang kota apa hendak membuat gerbang batu di bagian sini?" ucap salah satu orang Sekte Fajar Langit Dunia yang pergi bersama wakil Patriak Sekte Fajar Langit Dunia.
"Cukup lihat saja, apa fungsi gerbang besar itu nantinya!" jawab wakil Patriak Sekte Fajar Langit Dunia.
"Hemm, apa ini yang di namakan portal dimensi kuno?" gumam Bai Lian.
Bai Lian bergumam seperti itu bukan hanya asal saja, tapi dia pernah membaca di perpustakaan Sekte Fajar Langit Dunia bahwa di alam fana ini ada sebuah portal dimensi kuno yang bisa menghubungkan dengan alam lain.
"Apa Patriak Sekte pernah melihat itu sebelumnya?" ucap walikota kota Zang yang memang mendengar gumaman Bai Lian.
__ADS_1
"Tidak tapi aku pernah melihat dari catatan kuno, peninggalan seorang master dari alam fana. Dia pernah melihat portal dimensi itu! Tapi untuk membuka portal itu menggunakan Energi Ki yang sangat besar, bila saja orang-orang satu kota Zang menyatukan Energi Ki miliknya dan menyalurkan ke portal dimensi kuno itu maka itu tidak akan cukup untuk mengaktifkan!" ucap Bai Lian dengan sangat serius berucap demikian.
Walikota kota Zang hanya bisa tertegun kaget, bila itu benar maka portal dimensi yang sekarang taun Feng Syhun keluarkan akan sia-sia belaka.
"Berita portal dimensi yang ada di depan kita ini akan sia-sia tidak bisa di gunakan?" ucap walikota kota Zang, dia berucap demikian karena mengasumsikan omongan Patriak Sekte Fajar Langit Dunia barusan.
Bluumm!!
Bluumm!!
Bluumm!!
Suar tiga dentuman kembali terdengar lagi dai seantero padang rumput itu, yang kini sudah rata karena ulah Feng Syhun.
Belum semua orang tau maksud dari gerbang besar itu di tempatkan di sana, kini tiga gerbang lainya menyusul bertebaran keluar dengan berdiri berderetan satu sama lain.
Empat gerbang besar itu berbentuk sama semua bahkan tidak ada perbedaan!.
Orang yang tadi bertanya untuk apa Feng Syhun membuat gerbang baru untuk kota Zang kini tambah hancur pikiran dirinya.
Kenapa tidak dia berfikir bahwa akan di bangun gerbang lagi di bagian sini, tapi sekarang muncul tiga gerbang dengan bentuk sama pasti bila orang itu normal berfikir seperti itu bisa jadi gila, gerbang satu saja sudah cukup ini di beri empat.
"Sudah lah aku tidak akan menebak-nebak lagi apa yang akan di lakukan tuan Feng Syhun setelah ini!" ucap orang itu dengan nada putus asa.
"Sudah ku katakan, cukup lihat dan perhatikan kau otak mu yang kerdil itu tidak akan mampu memikirkan apa yang tuan Feng Syhun rencanakan!" jawab wakil Patriak Sekte Fajar Langit Dunia.
\=
Bersambung.
\=
LIKE DAN KOMENTAR.
Terimakasih buat para pembaca novel ini.
Tunggu terus update selanjutnya.
__ADS_1
Terimakasih.
...