
\=
\=
Feng Syhun, Ye Yue, Liuliu dan Xi Jinping masih setia mendengarkan penuturan dari pak tua penjaga gerbang kota teratai biru, dia tetep menemani dan saling tanya jawab apa saja yang mengenai kejadian kota ini.
Bagaimana bisa untuk saat ini tidak begitu banyak penghuni yang mampu bertahan! Hanya para penghuni tua dan Kultivator terdahulu saja.
Mereka terus menggali informasi kepada penjaga gerbang itu, apa saja yang menjadikan kota ini dulunya begitu terkenal.
Dan bagaimana bisa dulunya Sekte pertama malah menjadi kota, dan apa penyebab sekte itu sampai hancur.
Feng Syhun, dan yang lainya terus bertanya pada penjaga gerbang, tentang apa yang pak tua itu tahu di masa lampau saat Sekte teratai biru berjaya.
Tapi sayangnya pak tua penjaga gerbang tidak tahu, kenapa Sekte teratai biru yang dulunya menurut kabar sangat jaya tapi setelah sekian lama akhirnya menghilang dan sisa dari sekte itu di sebut kota teratai biru, dan memiliki sedikit sekali penghuni.
***
Di kejauhan segerombol pasukan sedang bersiap siaga, mereka memantau kota teratai biru dari kejauhan.
Mereka sengaja memantau kota teratai biru dari kejauhan, dan hanya beberapa orang saja yang di tempatkan dekat dengan kota itu.
Mereka tidak ingin rencana ini di waspadai oleh Feng Syhun dan yang lainya yang di targetkan oleh mereka.
"Ketua kelompok, orang yang kita tunggu sudah tiba di gerbang kota teratai biru!" ucap seseorang anggota yang membentuk aliansi.
Dia adalah salah satu orang yang di tugaskan oleh pemimpin kelompok aliansi prampok itu.
Dan sudah mendapatkan hasil penyelidikan di sana.
"Baiklah, pasukan segera berangkat dan serbu kota teratai biru itu, siapa saja yang menghalangi kita musnahkan saja termasuk kota teratai biru kita ratakan saja!" ucap pemimpin kelompok aliansi prampok.
Semua orang yang merasa tertantang langsung bersorak gembira, mereka menampakkan kebuasan dirinya kembali saat hendak melakukan perampokan di hutan mati maupun di pinggiran hutan mati.
Jumlah merak cukup banyak hampir 300 orang lebih, kebanyakan dari mereka adalah gabungan dari prampok hutan mati, sedang kultivator lepas hanya beberapa saja itu juga yang sering bergabung mengelabui pelanggan yang mereka kawal.
Sehingga setelah sampai di tengah hutan mati mereka beraksi dengan bekerja sama dengan perampok hutan mati.
Itulah kebusukan mereka, jadi yang bergabung sekarang adalah komplotan para orang-orang busuk, hanya memandang semuanya dengan uang dan barang berharga saja.
***
__ADS_1
Akhirnya Feng Syhun, masuk ke kota teratai biru! Dia membayar pajak masuk yang memang sangat murah akan tetapi Feng Syhun membayar cukup banyak untuk membayar penjaga gerbang itu.
Waktu sudah berjalan dengan cukup lama, dan dari kejauhan gerombolan kelompok yang sangat besar mendatangi gerbang kota teratai biru.
"Hey orang tua! Apa kau melihat kemana empat enak ingusan yang tadi di sini?" ucap salah satu orang dari kelompok aliansi prampok.
"Apa yang kalian maksud adalah anak yang tadi datang ke sini?" ucap penjaga gerbang kota teratai biru.
"Cepat katakan bila kau tidak ingin segera menemui raja Yama!" bentak salah satu kelompok aliansi prampok.
"Apa yang kalian inginkan dari anak-anak itu?" ucap penjaga gerbang kota teratai biru.
"Itu urusan kami, tidak ada urusannya dengan mu. Cepat katak kemana bocah itu pergi apa sudah masuk ke dalam kota?" ucap orang yang tadi berbicara pertama dari kelompok aliansi prampok.
"Sudah jangan banyak omong! Hancurkan saja kota tidak berguna ini dari daratan benua tengah!" ucap ketua kelompok aliansi prampok.
Orang tua penjaga gerbang kota teratai biru yang mendengar ucapan ketua kelompok aliansi prampok sangat terkejut, tapi dia bukan orang yang penakut dan sedari dulu selalu melakukan pertarungan yang mengundang maut.
"Meskipun sampai aku mati tidak akan aku izinkan kalian merusak kota teratai biru ini!" ucap penjaga gerbang kota teratai biru.
Feng Syhun sebenarnya sudah bisa merasakan pergerakan yang sangat besar, dan itu di rasakan cukup jauh dari kota teratai biru.
"Liuliu, apa kamu merasa aura yang cukup banyak bergerak ke arah kota ini?" ucap Feng Syhun pada Liuliu.
"Bagaimana bila kita temui mereka di gerbang masuk kota teratai biru saja! Dan kita lihat apa mau mereka." ucap Ye Yue yang mendengar percakapan Feng Syhun dan Liuliu.
Memang mereka baru saja meninggalkan gerbang kota teratai biru belum jauh, dan baru masuk beberapa jauh ke dalam kota teratai biru.
Feng Syhun dan yang lainya langsung bergerak dengan cepat kembali ke gerbang kota teratai biru.
"Siapa yang ingin menghancurkan kota yang di percayakan pada ku?" ucap seseorang dengan gerakan sangat cepat mendatangi gerbang kota teratai biru.
Yang datang dari dalam kota teratai biru adalah orang yang cukup tua, memiliki rambut putih dan panjang! Tapi masih memiliki paras yang cukup kencang dan terlihat paruh baya.
Dengan pakaian jubah yang panjang dan berwarna putih keseluruhan, dan memiliki jenggot yang panjang dan berwarna putih menyerupai kapas.
Gerakan dia sangatlah cepat dan ringan, bahkan turun ke tanah tidak menimbulkan getaran dan terjadinya gelombang! Menandakan bahwa kemampuan terbang dan gerakan cepat tanpa suaranya sangat tinggi.
Para kelompok aliansi prampok sangat terkejut dengan kedatangan orang yang sangat terlihat berwibawa itu.
"Siapa kau apa urusanmu dengan ini semua?" ucap ketua kelompok aliansi prampok.
__ADS_1
"Siapa aku? Bagaimana bisa aku diam dengan adanya orang-orang yang tidak memiliki pikiran Inging menghancurkan kota yang telah lama aku jaga ini!" ucap orang dengan rambut, jenggot dan jubah putih itu.
"Walikota kota teratai biru! Mereka akan menghancurkan kota kita ini!" ucap penjaga gerbang kota teratai biru itu.
Ternyata dia adalah walikota kota teratai biru, dalam hal kultivasi dia di bilang cukup tinggi hingga hampir sampai di keadaan puncak ranah roh dunia tingkat tinggi!
Dalam jajaran jabatan untuk orang setingkat walikota kota teratai biru, yang sudah hampir mencapai puncak kultivasi hanya menjadi walikota kota teratai biru itu sangatlah rendah.
Tapi entah apa yang di cari oleh orang tua itu di kota teratai biru ini, sehingga dengan bangga dan rela menggurus dan menjaga kota teratai biru yang sudah hampir tidak berpenghuni.
"Hemm, memang aku tadi mendengar apa yang mereka ucapkan!" jawab walikota kota teratai biru.
"Lalu bila itu benar, apa yang akan orang tua seperti kalian lakukan?" ucap salah satu anggota kelompok aliansi prampok.
Dia sebenarnya merasakan tingkat kultivasi orang tua yang ada di depannya sungguh membuat nyalinya melelahkan, tapi dia memandang ke belakang dirinya yang ada 300 orang berada di pihaknya.
Bahkan untuk memberi profokasi seperti itu cukup berani meskipun yang di profokasi adalah orang yang hebat sekalipun.
"Apa yang ku lakukan, tentunya untuk menagih nyawamu itu cukup mudah bagiku!" ucap orang tua berjubah putih yang tidak lain adalah walikota kota teratai biru.
Wosss..!!
Zlasss...!!!
Tukak..
Kepa dan tubuh terpisah dan terjatuh dari badannya, lalu di susul dengan suara benda jatuh kembali yaitu tubuh dan yang sudah tidak bernyawa lagi.
Walikota kota teratai biru, bergerak dengan sangat cepat dan tidak menimbulkan suara untuk mereka ikuti dan awasi, dengan mudahnya membunuh orang yang tadi berbicara sombong di hadapannya.
\=
Bersambung.
\=
LIKE DAN KOMENTAR YAH.
Terimakasih buat para pembaca novel ini.
Tunggu terus update selanjutnya.
__ADS_1
Terimakasih.