
\=
\=
Sampai saat ini di benak Feng Syhun terus menggema pemberitahuan sistem tentang pendapatan poin kekayaan dan poin ki, tapi dia tetap bergerak membunuh beberapa orang yang masih selamat atas serangan pemusnah yang barusan di lancarkan.
Bahkan pendapatan poin kekayaan dan poin ki mencapai angka yang cukup tinggi!
Feng Syhun sebenarnya cukup senang tapi karena terbawa suasana yang marah dia tidak menggubris sama-sekali seberapa banyak dia mendapatkan poin.
Poin kekayaan yang di dapat 270 juta poin kekayaan dan 540 juta poin ki.
Itu di karenakan dia membunuh kurang lebih 300 orang dalam sekali serangan pemusnah, sedangkan rata-rata kultivasi mereka di ranah tubuh dunia tingkat rendah sampai sedang.
Pemimpin kelompok Gagak Hitam sangat terkejut karena gerakan Feng Syhun tidak bisa di ikuti oleh mata dan persepsinya.
"Apa dia monster, atau dewa yang turun ke alam ini!" ucap pemimpin kelompok Gagak Hitam.
Kini dia tahu bahwa Feng Syhun bukan orang yang normal dan setelah kejadian ini dia baru percaya dengan ucapan anak buahnya waktu itu!.
Baru ini dia merasa sangat menyesal telah menerima tawaran dari Lu Weng kala itu, dan bila dia mendengarkan ucapan anak buahnya watu itu pasti kejadian seperti ini tidak akan terjadi pada kelompok Gagak Hitam.
Feng Syhun langsung memandang ke arah pemimpin kelompok Gagak Hitam setelah membunuh sisa orang yang lolos dari serangan penghancur bumi dan langit.
Karena Feng Syhun memandang dengan sorot mata yang sangat tajam membuat pemimpin kelompok Gagak Hitam sangat tertekan.
"Tuan tolong maafkan hamba ini!" ucap pemimpin kelompok Gagak Hitam.
Dia langsung berlutut dan sujud beberapa kali hingga dahi dia berdarah karena terlalu keras membenturkan kepalanya ke tanah.
Sambil berlinang air mata dia terus berucap.
"Tuan ampuni nyawa hamba ini!"
"Ampuni nyawa hamba ini tuan!!"
Ucapan itu terus saja di ucapkan sambil berlutut dan bersujud karena dia tidak ingin nyawanya melayang.
Feng Syhun masih tidak menggubris sama sekali bahkan kini dia bertambah marah dalam dirinya.
"Minta ampun lah pada raja neraka sana!" ucap Feng Syhun pada pemimpin kelompok Gagak Hitam.
Setelah mendengar itu pemimpin kelompok Gagak Hitam langsung memandang Feng Syhun dengan sorot mata yang tajam juga.
__ADS_1
"Kurang ajar aku sudah meminta ampun dan merendahkan diri masih tidak di ampuni! Maka lebih baik mati membawa salah satu dari kalian!" ucap kelompok Gagak Hitam.
Dia mengambil senjata pedang lebar dari cincin penyimpanan miliknya, pedang itu memiliki tingkatan, emas tingkat tinggi.
Pedang itu cukup bagus dalam urutan ranah senjata termasuk senjata langka, dan hanya di miliki oleh sekte-sekte besar dan pemimpin kelompok.
Dan pemimpin kelompok Gagak Hitam berkelebat ke arah Ye Yue yang memang berdiri di barisan paling muka karena hanya Ye Yue, Liuliu dan Xi Jinping yang tidak mundur saat serangan pemusnah Feng Syhun lancarkan.
Untuk anggota kelompok bayangan Sekte Fajar Langit Dunia mundur jauh-jauh ketika serangan pemusnah Feng Syhun meluncur menghantam orang-orang kelompok Gagak Hitam.
Serangan pemimpin kelompok Gagak Hitam mengarah Ye Yue.
"Matilah bersama ku kau gadis cantik!" ucap pemimpin kelompok Gagak Hitam.
Dia pun mengira bahwa Ye Yue adalah orang biasa hanya Feng Syhun orang yang tadi normal.
"Mati saja sendiri!" ucap Ye Yue dengan lantang.
Feng Syhun sengaja tidak melindungi karena dia yakin untuk orang seperti pemimpin kelompok Gagak Hitam hanya semut di mata Ye Yue.
Ye Yue bergerak ke samping dan memukul dengan keras batok kelapa pemimpin kelompok Gagak Hitam.
Bammm..!!
Ledakan kecil terdengar di sekitar mereka, itu karena pukulan Ye Yue memecahkan kepal pemimpin kelompok Gagak Hitam itu.
Para anggota kelompok bayangan Sekte Fajar Langit Dunia Langsung melongo ada yang memeletkan lidahnya karena sangat kaget dan ngeri melihat cara Ye Yue membunuh pemimpin kelompok Gagak Hitam itu.
"Baiklah di sini sudah beres, maka kita jelajahi pedesaan kelompok Gagak Hitam!" ucap Feng Syhun.
Feng Syhun tahu ada desa di depan sana karena dia menyebarkan persepsinya sampai ke tahap maksimal yang bisa dia jangkau.
Dan Feng Syhun merasakan ada pedesaan yang banyak di depan sana.
Mereka semua termasuk kelompok bayangan Sekte Fajar Langit Dunia terbang mengikuti arah terbang Feng Syhun dari belakang.
*
Kejadian dalam waktu yang sama di kota Zang, tepatnya di alun-alun kota Zang. Tempat di mana kompetisi antara benua individu di mulai.
Di atas arena pertempuran, enam kapten sudah mengambil plakat nomor peserta tapi belum di perlihatkan pada penonton maupun yang lainya.
"Baiklah para peserta segera perlihatkan kepada semuanya, nomer peserta yang kalian dapatkan!" ucap pembawa acara kompetisi pertarungan antara benua.
__ADS_1
Semua kapten mengacungkan pelakat nomer peserta tinggi-tinggi agar semua orang bisa melihat nomer berapa peserta yang mereka favoritkan.
Semua penonton bersorak kegirangan karena melihat peserta favorit mereka bertarung di putaran pertama.
Siapa lagi kalau bukan Bing Zuan Shi!.
Orang-orang mengidolakan Bing Zuan Shi karena dia adalah peserta satu-satunya perempuan dan bahkan di perkirakan akan memenangkan kompetisi pertarungan antara benua individu ini! Seperti pada pertarungan kelompok tim dia yang memenangkan.
Bing Zuan Shi tidak memperdulikan teriakan penonton yang menyebutkan namanya berulang-ulang, dia terus melihat ke arah peserta benua barat bahkan melihat ke orang-orang dari Sekte Fajar Langit Dunia.
"Kemana perginya Kaka Feng, kenapa dia tidak hadir di kompetisi pertarungan antara benua?" gumam Bing Zuan Shi.
Lalu dia berfikir dan melihat sekeliling lagi, setelah itu dia baru sadar.
Bahwa Ye Yue, Liuliu dan seorang laki-laki yang selalu bersama Feng Syhun pun tidak ada di tribun peserta benua barat.
Sebelum dia panggil tiap-tiap peserta yang akan bertarung siapa melawan siapa! Para peserta kembali lagi ke tribun peserta masing-masing benua.
Bing Zuan Shi kembali duduk di tribun peserta, lalu dia bertanya kepada Ye Wan.
"Paman Ye Wan kemanakah kaka Ye Yue, kenapa dia tidak hadir di kompetisi pertarungan antar benua?" ucap Bing Zuan Shi.
Sebelum menjawab pertanyaan Bing Zuan Shi Ye Wan melihat ke arah istrinya Xiang Yun.
"Aku tidak tau, Bing Zuan Shi sepertinya dia bersama Syhun'er, tapi mereka entah kemana kami tidak pernah mencampur urusan mereka!" jawab Ye Wan.
Bing Zuan Shi mengangguk meskipun jawaban yang di utarakan Ye Wan tidak memuaskan dirinya, sedang untuk bertanya lagi dia sedikit segan pada Ye Wan maupun Xiang Yun.
Pembawa acara naik kembali ke arena setelah menunggu beberapa saat di papan pengumuman peserta siapa saja yang akan bertarung di arena pertarungan dan memperebutkan juara.
Setalah papan pengumuman sudah terpasang semua orang melihat itu dan mereka melihat sekema urutan pertarungan kompetisi pertarungan antara benua individu.
\=\=
Bersambung.
\=\=
LIKE' dan komentar yah.
Terimakasih buat para pembaca novel ini.
Tunggu terus update selanjutnya.
__ADS_1
Terimakasih.
...