Absolut Sistem Pemandu Kultivasi

Absolut Sistem Pemandu Kultivasi
Sedikit Masalah


__ADS_3

*


Suasana masih sangat ramai dengan sorak-sorai di kerumunan para murid luar dan murid dalam maupun murid inti.


Setelah Feng Syhun meju beberapa langkah dari berdirinya semua, semua orang mulai diam.


"Apa dia orangnya yang menguasai Sekte ini sekarang?" ucap salah satu murid luar bertanya pada temanya yang kebetulan pas kejadian itu dia ada di sana.


"Benar dia orangnya, dia sangat hebat bahkan Patriak Sekte Langit Penguasa hanya mainan baginya!" ucap anak murid luar lainya.


"Apa itu benar? Bila benar dia sangat berbakat!" ucap yang tadi bertanya.


Feng Syhun baru saja maju dan belum berbicara sepatah katapun tapi dari depan kerumunan murid inti ada seseorang yang membentak dengan sangat garang.


"Hay kau, anak kemaren sore!" ucapnya.


"Dapat keberanian dari mana kau? Hendak bicara sok hebat di depan!" bentak lanjutnya.


Murid inti itu adalah murid langsung dari Patriak Sekte Langi Penguasa, setelah Patriak Sekte Langit Penguasa tidak ada dirinya kini tidak lagi di anggap penting oleh orang-orang Sekte.


Sehingga timbul lah amarah dalam dirinya, maka dari itu setelah melihat Feng Syhun yang banyak di perbincangkan sangat hebat setelah melihat langsung hanyalah anak kemaren sore, dan hati angkuhnya muncul dengan sendirinya langsung membentak tanpa melihat situasi.


"Kau, siapa yang memberimu keberanian berbicara seperti itu pada tuan Feng Syhun?" ucap Bai Lian dengan ucapan yang sama.


"Maaf tetua apa kau tidak melihat dia itu siapa? Hanya anak kemaren sore tetua sudah sangat berlebihan menyanjungnya!" ucap murid Patriak Sekte Langit Penguasa.


Dari belakang kerumunan banyak sekali bisik-bisik yang mengeritik murid langsung Patriak Sekte Langit Penguasa.


"Dia sudah gila setelah di tinggal gurunya!" ucap salah satu murid inti lainya di belakang.


"Mungkin berbicara seperti itu dia merasa di rugikan sekarang tidak bisa semena-mena terhadap kita!" ucap yang lainya.


Banyak dari murid inti yang senang dengan perubahan ini karena setelah perubahan ini mereka lebih bebas tanpa aturan dan tanpa di rampas beberapa sumberdaya yang di berikan pihak sekte secara adil.


Siap lagi pelakunya bila bukan murid langsung Patriak Sekte Langit Penguasa terdahulu, dan beberapa geng yang berdiri di belakangnya.


Mereka semua sudah seperti raja kecil dalam sebuah sekte, dan ini menyiksa semua murid inti maupun murid dalam.

__ADS_1


maka dari itu semua murid rata-rata lebih memilih bertugas di luar sekte ketimbang di dalam sekte yang kurang kebebasan.


Bai Lian akan angkat bicara lagi tapi di tahan oleh Feng Syhun, dengan menahan geram akhirnya dia Bai Lian diam.


"Apa yang kau inginkan sehingga berbicara demikian?" ucap Feng Syhun menghadap pada lawan bicaranya.


Hahaha..!!


Murid langsung Patriak Sekte Langit Penguasa itu tertawa terbahak-bahak dan dengan angkuh mengangkat dagunya sedikit lebih tinggi.


"Bocah lembek seperti ini yang bermimpi ingin menguasai Sekte Langit Penguasa!" ucapnya.


"Akan jadi seperti apa kedepannya Sekte ini?" ucapnya dengan nada bentakan.


"Ucapkan tidak perlu bertele-tele apa yang kau inginkan?" ucap Feng Syhun masih dengan sikap tenang.


"Aku akan menantang mu bertarung hidup mati di arena ini!!" tantang murid langsung Patriak Sekte Langit Penguasa.


Dari segi umur memang murid inti ini lebih tua bahkan hampir dua kali lipat dari umur Feng Syhun sekarang dan dengan impiannya dia sedari dulu adalah menjadi pengusaha tunggu Sekte Langit Penguasa.


Pikir dia bila dia menantang Feng Syhun yang sudah di akui sebagi penguasa sekte ini, dan dia menang maka dengan mudah tujuannya akan tercapai.


"Tapi dengan satu syarat dariku!" lanjutnya.


"Syarat apa yang kau inginkan? Akan aku setujui bila masuk akal!" ucap Feng Syhun.


Feng Shui dan Ye Wan hanya diam saja melihat sedikit masalah sepele itu, dia yakin anaknya tidak akan di kalahkan dengan mudah.


Hanya saja Xiang Yun memegang erat tangan Ye Yue dan sedikit gemetar.


"Yue'er, apa Syhun tidak akan di kalahkan?" ucap Xiang Yun.


"Ibu tenang lah jangankan hanya satu murid inti! Bahkan bila satu Sekte ini bergabung menyerang Gege tidak akan kalah!" ucap Ye Yue menghibur ibunya, meski ucapnya terdengar membual bila di dengar orang tapi itulah kenyataannya.


"Bila kau kalah dariku maka semua orang Sekte Fajar Langit Dunia harus tunduk padaku, dan akulah penguasa tertinggi Sekte ini! Apa kau setuju dengan syarat ku ini?" ucap murid langsung Patriak Sekte Langit Penguasa.


Semua anak murid dari luar, dalam dan inti menahan nafas mendengar ucapan orang itu, tapi para penatua sangat geram dan ingin langsung membunuh murid inti itu di tempat.

__ADS_1


Apa lagi para tetua yang sudah hampir di puncaknya kultivasi, melihat orang yang sombong yang kekuatannya masih di bawah dirinya! Membuat dia geram setengah mati.


"Bangsat...!! Kau kira kau itu siapa berani bicara seperti itu apa kau mau mampus sekarang?" ucap salah satu tetua yang sudah tidak bisa menahan amarahnya yang meluap-luap.


Baru saja kata-kata itu selesai terucap tetua itu sudah hampir menerjang tapi langkahnya tertahan oleh cengkraman tangan di pundaknya dan seketika tubuhnya sangat berat untuk bergerak, akhirnya tetua itu duduk kembali.


Yang menahan adalah Feng Syhun, dia bergerak secepat kilat menahan gerakan tetua itu dengan mencengkeram pundaknya.


"Tenang lah tetua, aku tidak akan kalah oleh seorang murid inti!" ucap Feng Syhun sedikit berbisik kepada tetua itu.


"Aku tidak akan membiarkan hal yang sudah terbebas menjadi terkurung kembali!" lanjut Feng Syhun berucap.


Setelah itu Feng Syhun kembali ke tempat semula, dan mulai memandang murid langsung Patriak Sekte Langit Penguasa terdahulu.


"Baiklah bila itu mau kau! Tapi bila kau mati di sini jangan menyesal di kehidupan berikutnya!" ucap Feng Syhun.


Semua orang setelah mendengar perkataan penerimaan dari Feng Syhun yang di tantang oleh murid inti Sekte Langit Penguasa, langsung menyebar menepi ke pinggir arena dan terbentuk lah arena yang cukup luas untuk bertarung.


Kini yang berdiri di tengah-tengah arena kosong itu hanya lah orang yang tadi menantang Feng Syhun pertarungan hidup dan mati, dia langsung mengeluarkan senjata tombaknya yang berada di tingkat platinum.


Dia menggunakan tombak seperti yang di ajarkan oleh Patriak Sekte Langit Penguasa yang dulunya adalah guru langsungnya.


Dan dia sudah mahir dalam hal memainkan senjata tombak bahkan bisa di bilang sebagai urutan teratas murid yang paling mahir dalam menggunakan senjata tombak.


Feng Syhun berjalan dengan perlahan menuju arena pertarungan yang sudah terbentuk dan banyaknya penonton yang menonton di pinggir arena itu.


\=


\=


LIKE' yah.


Terimakasih.


Tunggu terus update selanjutnya, jangan bosan untuk menunggu meski menunggu itu membosankan.


...

__ADS_1


__ADS_2