
\=
\=
Ke 7 dewa-dewi itu masih saja bertengkar, setelah mulai mereda dan selesai akhirnya salah satu dari mereka mulai melihat ke arah Feng Syhun dan Liuliu.
"Kalian berdua siap, kenapa menonton kami?" ucap saudara perempuan yang ke enam.
Dirinya tidaklah terlalu cantik, lebih pendiam tapi karena penasaran dengan Feng Syhun dan Liuliu akhirnya berkata demikian.
"Ya siapa kau, jika tidak menjawab akan ku robek-robek mulutmu agar mau menjawabnya pertanyaan kita!" bentak wanita yang paling cantik.
"Ha-ha-ha-ha, dia lucu sekali! Sampai tidak bisa jawab pertanyaan segampang itu!" ucap saudara laki-laki ke 3 yang berperut buncit.
Feng Syhun yang merasa mereka sudah mulai memperhatikan dirinya, akhirnya mulai berbicara.
"Aku Feng Syhun dan ini temanku Liuliu! Kalau boleh tau ini alam apa yah?" ucap Feng Syhun bertanya pada mereka semau.
"Aku sedih ada orang yang tidak tahu ini alam apa, padahal kami tinggal di sini sudah lama!" ucap saudara laki-laki ke empat.
"Kami di kenal sebagai 7 dewa-dewi alam dewa sejati!" ucap saudara laki-laki ke dua yang sepertinya paling waras.
"7 dewa-dewi alam dewa sejati!" ucap Feng Syhun mengulangi.
"Ya, ini Kaka pertama di kenal sebagai dewa pemalu, aku dewa perkasa, ini dewa ketawa, dan saudara ke empat dewa sedih, adik ke lima dewi kemarahan, adik ke enam dewi kesederhanaan dan yang terakhir dewi manja!" dewa perkasa mencoba menjelaskan siapa diri mereka.
Sebenarnya dewa-dewi jika sedari dulu tidak di buli oleh teman-teman masa kecilnya, pasti dirinya hidup dengan damai.
Tapi setelah di buli banyak orang dan di singkirkan, akhirnya dewa Zius yang pemberani dan ambisius mengambil mereka untuk di jadikan pilar utama! Meskipun mereka aneh bagi semua orang tapi bagi Zius mereka adalah bawahan langsung yang penurut tanpa membantah.
Bila di perintahkan untuk membunuh, maka mereka bertujuh melakukannya tanpa berkedip, karena yang mereka pikirkan adalah ucapan Zius adalah perintah.
"Terimakasih sudah memberi tahukan kalian ini siapa!" jawab Feng Syhun pada mereka semua.
Yang bikin bodohnya, mereka bertujuh tidak menanyakan asal usul Feng Syhun dan Liuliu! Padahal salah satu dari mereka tahu dua orang ini muncul bersama ledakan besar yang membuat mereka semau terpental jauh.
"Baiklah, sampai jumpa lagi! Kami akan pergi karena tugas kami gagal dan akan melapor pada Yang mulia Zius!" ucap dewa perkasa.
"Bodoh kenapa kau beritahu mereka tentang Yang mulia Zius adalah raja kita!" bentak Dewi kemarahan.
Dirinya juga secara tidak sadar malah memberitahukan lebih banyak dari dewa perkasa.
__ADS_1
"Aku malau ada orang lain yang mengenal ku selain kalian dan Yang mulia Zius!" ucap dewa pemalu sambil menutup mukanya dengan telapak tangan miliknya.
"Ha-ha-ha-ha-ha, kalian semua lucu, buat aku tertawa saja!"
Dewa tertawa langsung menyambung dalam obrolan, dan di sambung bergantian dengan yang lainnya.
"Sudah-sudah bubar, jika tidak! Akan ku bunuh kalian semua! Termasuk kau, kau juga!" bentak dewi kemarahan.
Dia berucap sambil menunjuk ke semuanya termasuk arah Feng Syhun dan Liuliu.
Feng Syhun yang di tunjuk seperti itu hanya bisa tersenyum saja, dirinya merasa mereka aneh tapi menarik.
Setelah perdebatan di lanjutkan akhirnya mereka para dewa-dewi pergi untuk menemui Yang mulia Zius.
Feng Syhun dan Liuliu, hanya bisa saling pandang satu sama lain setelah itu Feng Syhun langsung bertanya! "Kita hendak ke mana Liuliu? Sepertinya alam ini bernama alam dewa sejati!"
"Ya tuan benar, dan alam ini sejak dahulu kala menghilang dari susunan alam di dunia kultivator, karena beralasan mengisolasi diri!" jawab Liuliu setelah mengetahui dari informasi sistem.
"Kenapa mereka melakukan isolasi Liuliu?" Feng Syhun ingin tahu lebih dalam.
"Mereka mengisolasi karena orang di sini di kenal sangat hebat, tapi memilih kedamaian! Dan mereka tidak ingin peperangan terus berlanjut, hinga akhirnya raja pada saat itu menghilang bersama dengan alam terkuat di susunan alam dunia kultivator. Berarti alam itu di masukkan ke dalam labu penyimpanan semesta, oleh raja terdahulu!" ucap Liuliu cukup kaget.
Dirinya juga sangat kaget mendengar informasi ini, bahwa alam dewa sejati adalah alam paling kuat terdahulu, dan kini di temukan di dalam labu penyimpanan semesta.
"Mereka saja yang terkuat, tidak tahu jalan keluar! Apa kita akan bisa keluar dari sini Liuliu?"
Feng Syhun merasa bahwa dirinya akan sangat sulit keluar dari sini nantinya.
"Belum tentu tuan, mungkin orang-orang di sini tidak ingin keluar karena di sini mereka sangat damai!" jawab Liuliu.
"Kalau begitu, mari kita cari petunjuk bagaimana kita keluar dari sini!" ajak Feng Syhun.
"Baik tuan!"
Mereka berdua akhirnya melesat pergi dari sana dan mencari orang yang bisa di tanyai bagaimana cara keluar dari alam ini menuju alam lain.
Salahnya Feng Syhun dan Liuliu, tidak mencoba menggunakan teleportasi sistem antar alam yang di milikinya, jika saja mereka berdua mencoba pasti akan berhasil.
*
*
__ADS_1
Tujuh dewa-dewi itu kembali ke istana langit semesta, dewa-dewi langsung berlutut di depan singgasana seorang raja.
"Yang mulia Zius, maaf kita tidak bisa menghancurkan langit yang retak di bagian timur!" ucap dewa perkasa.
"Apa, kalian tidak mampu? Bagaimana bisa?" ucap Zius dengan membentak.
Ketujuh dewa-dewi langsung menundukkan kepalanya, mereka yang selalu bertingkah aneh di hadapan Zius langsung diam seperti anak-anak anjing yang bertemu dengan tuannya.
"Maaf Yang mulia, karena langit timur meledak dengan kuat setelah itu menutup kembali serapat mungkin! Kami langsung terluka parah!" ucap dewa perkasa kembali menjelaskan.
"Benar Yang mulia, apa yang di katakan Kaka kedua!" jawab dewi kesederhanaan.
Bila di hadapan, Zius hanya dua orang ini yang berani berbicara! Karena suara mereka saja yang di anggap normal sedangkan yang lainnya bila berbicara pasti di ikuti dengan kebiasaan buruk masing-masing.
"Baiklah, aku mengerti dan memaafkan kali, pergi semua!" ucap Zius akhirnya berucap sambil melambaikan tangan untuk memberikan tanda agar mereka semau pergi.
Dengan cepat ke tujuh dewa-dewi langsung bergegas pergi sebelum dewa semesta Zius kembali berubah pikiran dan murka.
Sebenarnya anggota dan pasukan di istana langit semesta sangat banyak dan kuat-kuat, tapi Zius lebih mengandalkan tujuh dewa-dewi karena bekerja cepat meskipun mereka cukup aneh bagi yang lain.
Zius duduk kembali ke singgasana dengan sangat kasar, dia kembali berpikir tentang mimpi dirinya dan ambisi dirinya yang sampai sekarang belum terlaksana.
"Sial, apa mimpi itu hanya mempermainkan diriku, tapi kenapa selalu muncul di setiap aku tidur di malam purnama?" ucap Zius masih tidak mengerti dengan mimpi yang selalu menghantui dirinya.
Akhirnya Zius kembali merenung tentang mimpi yang menurutnya sangat misterius dan aneh.
Jia saja dirinya tidak mendapatkan mimpi itu, maka menjadi raja di istana langit semesta sudah sangat mengerikan menurutnya, bagaimana tidak seluruh alam dewa sejati tunduk padanya.
Meskipun itu hanya di depannya saja, ketiak di belakang mereka semua banyak yang tidak sudi di atur oleh orang yang sangat arogan dan tidak memiliki etika maupun sopan santun.
Sedangkan di alam dewa sejati sejak dulu di wajibkan sopan santun dalam bertutur kata, apalagi anggota kerajaan di istana langit semesta pasti anggap sopan dan berbudi luhur.
Setelah Zius memimpin itu semua sirna, di ganti dengan kearoganan yang di tonjolkan.
\=
\=
Bantu LIKE'👍.
Terimakasih.
__ADS_1
..