
Tubuh Ye Yue masih di penuhi keringat dan suara erangan kesakitan masih terdengar, desahan dan erangan yang tidak pernah Feng Syhun dengar sebelumnya membuat dia merasa merinding mendengar nya.
Sementara Liuliu masih duduk di depan Ye Yue membantu menyeimbangkan energi yang bergejolak karena penyatuan senjata Busur Cahaya Matahari dengan tubuh Ye Yue, sedangkan Xi Jinping diam dengan tenang seakan tidak punya emosi sama sekali.
"Liuliu apa proses penggabungan nya masih lama?!" ucap Feng Syhun karena sudah tidak tahan mendengar desahan kesakitan Ye Yue.
"Tinggal sedikit lagi tuan maka penyatuan senjata Busur Cahaya Matahari dengan tubuh nona Ye Yue sempurna!." jawab Liuliu tanpa menoleh karena masih fokus membantu Ye Yue.
"Bertahan lah Yue'er!!" ucap Feng Syhun keras, sedikit gemetar berharap Ye Yue mendengarnya.
Setelah beberapa lama akhirnya tubuh Ye Yue bercahaya kembali, suara erangan kesakitan terhenti dan keringat yang menempel pada tubuhnya langsung hilang entah kemana!!.
Tubuh Ye Yue terangkat ke udara dengan posisi masih bersila dia mengambang setinggi dua jengkal orang dewasa, cahaya yang keluar dari tubuh Ye Yue semakin terang!.
Baangg.....!!
Baangg.....!!
Baangg....!!
Suara ledakan teredam dari tubuh Ye Yue terus menggema di dalam tenda milik Feng Syhun, sampai suara ledakan itu terhenti dan tingkat kultivasi Ye Yue berada di Ranah Raja Perak Tingkat 3.
Tak lama setelah itu Ye Yue membuka matanya dan tubuhnya kembali bersila di atas tanah, cahaya yang tadi keluar dari tubuhnya terserap kembali.
Ye Yue langsung tersenyum manis pada Feng Syhun dan Liuliu yang posisinya berada di depanya.
"Liuliu Terimakasih telah membantuku!" ucap Ye Yue.
"Sudah tugasku nona Ye Yue! Karena ini perintah tuan Feng Syhun." jawab Liuliu pada Ye Yue.
"Selamat Yue'er kamu sudah berhasil menahannya!." ucap Feng Syhun seraya tersenyum lega.
"Terimakasih Gege Syhun!" ucap Ye Yue seraya bangkit dari duduknya dan menghambur ke pelukan Feng Syhun.
Feng Syhun yang belum tau apa yang di lakukan Ye Yue dan tidak siap hanya diam, Ye Yue semakin erat memeluk dan tangan merangkul pada leher Feng Syhun.
Feng Syhun membalas pelukannya dan mengelus punggung Ye Yue dengan halus.
"Sudah Yue'er, jangan seperti ini! mari lanjutkan pelatihan tekniknya!." ucap Feng Syhun memberitahu Ye Yue, dia ingin lebih cepat Ye Yue kuat karena waktu pertempuran sudah sangat dekat.
__ADS_1
"Baik Gege!!" ucap Ye Yue lalu melepas pelukan dan duduk kembali di hadapan Liuliu.
"Untuk mempelajari teknik Cahaya Penghancur, nona Ye Yue bisa menggunakan Poin Pemahaman!" ucap Liuliu kepada Ye Yue.
Ye Yue pun mengangguk mengerti apa yang di sarankan pada Ye Yue dan setelah itu di benak Feng Syhun bergema notifikasi pengambilan Poin Pemahaman.
Untuk memahami teknik Cahaya Penghancur menghabiskan Poin Pemahaman 300 ribu Poin Pemahaman.
Seketika di benak Ye Yue terpampang Teknik Cahaya Penghancur dan cara menggunakannya dari gerakan pertama hingga gerakan ke 3.
Gerakan Tekni Cahaya Penghancur terbagi menjadi 3 gerakan, yang mana semuanya adalah gerakan penyerangan jarak jauh, dan memiliki daya hancur yang sangat tinggi! Bila kultivasi Ye Yue berada di puncak kultivasi menghancurkan satu benua bukan hal sulit.
Ye Yue setelah mempelajari teknik Cahaya Penghancur merasakan pondasi kultivasi nya semakin kuat, lalu membuka mata dan menghirup udara dalam-dalam dan membuang lewat mulutnya.
"Gege aku semakin kuat! aku akan terus berusaha agar semakin kuat dan bisa berdiri di samping Gege nantinya." ucap Ye Yue dengan keteguhan yang kokoh.
"Iyah Yue'er!" jawab Feng Syhun dengan senyum kecil di wajahnya.
"Liuliu apa masih ada yang perlu di lakukan lagi setelah ini?" ucap Feng Syhun.
"Sudah selesai tuan!" Liuliu menjawab dengan singkat karena untuk hari ini sudah cukup.
"Terimakasih Gege, untuk hadiah senjatanya!"
Lalu mereka berempat melanjutkan dengan mengobrol santai, meski Xi Jinping tidak ikut mengobrol dia lebih banyak diam.
***
Di Benua Utara Pasukan besar dari Kekaisaran Han bergerak ke arah tenggara untuk menerobos ke Benua Barat, karena bagian tenggara di batasi hutan mati yang tipis tidak begitu luas seperti bagian selatan dan di bagian selatan juga terdapat lautan luas yang mengganas ombaknya.
Para warga dari Benua Utara gempar, mendengar pasukan Kekaisaran Han akan menyerang Benua Barat!.
Kebanyakan dari mereka banyak yang mengeluh atas keputusan Kaisar yang baru di Kekaisaran Han, belum juga memperbaiki krisis di Benua Utara sudah hendak menyerang Benua Barat.
Menurut para rakyat Benua Utara! Itu adalah tindakan yang sembrono yang akan mengancam keamanan rakyat Benua Utara sendiri nantinya.
___________
3 hari telah berlalu.
__ADS_1
Karena adanya berita yang gempar dari Benua Utara dan Benua Barat akan pecahnya peperangan, hingga kabar itu sampai ke belahan Benua Tengah!
Karena di Benua Tengah banyak para kultivator hebat di Ranah Tubuh dunia yang mengembara ke berbagai Benua untuk mencari pengalaman dan mencari herbal atu barang langka lainya, yang bisa meningkatkan kultivasi nya.
Di karenakan Benua Tengah banyak kultivator di Ranah Tubuh Dunia sehingga sumber daya di sana terbatas dan lebih banyaknya kekurangan untuk memenuhi permintaan para kultivator tersebut.
Walaupun tersedia di toko-toko herbal di Benua Tengah harganya sangat mahal hanya orang kalangan atas yang bisa membelinya.
***
Di desa Xiangrikui Ye Wan dan Xiang Yun selama 4 hari mereka fokus berkultivasi dan menyerap Pil Esensi Inti Ki, selama 4 hari ini mereka berhasil menaikan 6 tingkatan kecil pada kultivasi nya.
Meski hanya tingkatan kecil, mereka sangat senang karena sudah sangat lama mereka tidak mengalami kenaikan! Karena tidak adanya bantuan external yang membantu mendorong kenaikan kultivasinya.
Setelah di berikan Pil Esensi Inti Ki oleh Feng Syhun mereka tidak akan menyia-nyiakan kesempatan langka seperti itu.
Maka dari itu selama 4 hari penuh mereka fokus berkultivasi, sehingga tidak mengetahui kabar gempar yang tersiar seantero Benua Utara.
Setalah di rasa cukup berkultivasi nya untuk sekarang, mereka pun keluar dan membaur seperti biasa ke orang-orang desa lainya, pada saat mengetahui adanya berita akan terjadinya perang antar benua, mereka berdua langsung mengingat anak dan menantunya yang akan menghadang dan terjun langsung dalam peperangan itu.
"Yue'er, Syhun'er semoga kalian baik-baik saja." gumam Xiang Yun.
Ye Wan yang mendengar gumaman istrinya lalu berucap, "Tidak perlu di cemaskan Yun'er! mereka akan baik-baik saja, aku yakin akan hal itu!"
Ucapan Ye Wan membuat hati Xiang Yun sedikit lega, sebenarnya Xiang Yun tau anaknya bukanlah anak yang lemah! bahkan kekuatanya melebihi dirinya dan suaminya.
Tapi tetap saja kekhawatiran melanda dirinya karena dia adalah orang tuanya.
\=\=\=
LIKE' yah.
\=\=\=\=
Terimakasih buat para pembaca novel ini.
Dan terimaksih juga yang sudah bantu like, komentar dan dukungan vote maupun hadiah!
Untuk yang memfavoritkan novel ini semoga kalian terhibur😉.
__ADS_1
...